Makan Apa di Bengkulu


To be happy, we must not be too concerned with others.”
By Albert Camus

Tugu Thomass Parr
Tugu Thomass Parr

Hello World!

Bengkulu, Desember 2016

"Kak Win, makan apa di Bengkulu?" kata Yuni

"Yang pasti aku kalau di Bengkulu suka makan gorengannya Yun, 
yang lain belum tahu, kataku.

Hal yang tersulit bagiku saat wisata di Bengkulu adalah mencari makanan khas daerah Bengkulu. Karena memang aku suka banget paling tidak mencoba makanan khas daerah jika berkunjung. Sehingga pas trip Dinas ke Bengkulu kedua kalinya saat ditanya makanan apa di Bengkulu itu agak sulit bagiku. Yang pasti di trip pertama kami makan seafood yang lumayan dan yang kedua adalah gorengannya yang berada di simpang Lima Bengkulu. Lah kok makan gorengan udah jauh-jauh ke Bengkulu?

Habisnya gorengan di Bengkulu itu termasuk murah meriah hanya bermodalkan Rp1000/buah dapat deh gorengan. Gorengannya juga beraneka ragam mulai dari goreng pisang, tahu goreng, tempe goreng, sampai ke Bakwan. Yang unik bukan dari gorengannya namun kepada kuah gorengannya. Kalau gorengan pada umunya kan biasanya hanya dikasih sambal atau cabai maka di Bengkulu, gorengan memiliki kuah khusus terdiri dari kuah sate padang dan kuah sambal. Bahkan yang paling seru ada tempat duduk dan dikasih minum, jadi kita nongkrong didepan penjual gorengan sambil menikmati gorengan dalam sebuah piring kecil. Hal seperti ini tentu saja mengingatkanku kepada kota kelahiranku, Padangsidempuan. Dimana gorengan itu memang cemilan yang disaji dengan duduk manis pada bangku sambil menatap orang yang hilir mudik di jalanan. Sama halnya dengan Kota Bengkulu tepatnya di Simapng Lima karena area ini banyak penjual makanan serta penjual baju dan peralatan lainnya. Bahkan aku dan Yuni sengaja banget mencoba makanan yang dijual Abang-abang kaki lima mulai dari Sate Padang, Empek-empek, sampai kepada Nasi Padang. Namun gorengan selalu menjadi yang utama bagi kami.

bandrek-bengkulu

"Mbak Win, nanti mau wisata kuliner apa di Bengkulu? 
tanya mbak teman satu kantor di Bengkulu

"Gorengan mbak", jawabku

"Wah bahagianya sederhana sekali ya", makan gorengan saja sudah cukup,
 lanjutnya

Bisa dibilang sih selama di Bengkulu selama 5 hari tiap malam sepulang kerja dipastikan kami selalu makan gorengan sampai-sampai si penjual hapal muka kami. Nah selain gorengan wisata kuliner Bengkulu yang juga aku suka adalah dari segi minumannya yaitu Bandrek.

Bandrek?

Iya bandrek, aku juga sempat heran kenapa bisa Bandrek di daerah yang termasuk Pantai ini karena kan biasanya minuman Bandrek di daerah yang dingin-dingin atau pegunungan namun malah di ada juga di Kota Bengkulu. Rasa Bandrek di Bengkulu juga lumayan khas, dan harganya yang murah. Bandreknya masih dari bahan alami tanpa pengawet serta ada tambahan telur kampung. Aku sempat berpikir kalau dengan penambahan telur kampung akan menjadikan Bandrek itu amis, ternyata tidak malah tidak ada sama sekali amis dalam Bandrek tersebut. Harga segelas Bandrek juga lumayan murah Rp8000 saja tanpa telur dan jika pakai telur kampung Rp11.000.
minuman-khas-bengkulu

"Yun, pokoknya dirimu harus coba Bandrek di Bengkulu, rasanya enak kataku

"Seriusan kak?", kata Yuni

Walau akhirnya Yuni baru mencoba Bandrek di Bengkulu pada malam kedua di Bengkulu dan akhirnya dia jatuh cinta dengan Bandrek di Bengkulu.

"Kak benar ya, enak juga bandrek telur susu

"Aku mikirnya kayak abang-abang loh minum Bandrek gitu, katanya

"Yaudah Yun, anggap aja kita Abang-abang kataku menimpali

Yah paling tidak dua wisata kuliner Bengkulu berupa gorengan dan Bandrek meski bisa ditemukan di wilayah lain di Indonesia namun ada cita rasa berbeda di Bengkulu. Mungkin karena kami yang suka berjalan kaki sepanjang jalan mulai dari  Jl. Letjend Soeprapto hingga ke Jl. Sudirman Bengkulu demi mencari makan apa di Bengkulu lebih suka dengan makanan ringan sambil duduk santai.  Karena mungkin Wisata kuliner di Bengkulu susah-susah gampang!

Tapi yang buat pertama kali berkunjung ke Bengkulu, maka wisata kuliner di area Simpang Lima bisa menjadi pilihan!

Salam

Winny

Iklan

Akhirnya Icip Kuliner Tip Top Medan


Who lives sees, but who travels sees more

By Unknown

Tip Top Medan

Hello World

Medan, Juni 2016

Pernah lama tinggal di Medan bukan jadi jaminan bahwa aku telah menaklukkan setiap sudut Kota Medan. Tak jauh-jauh, untuk Kuliner Medan yang tergolong Tua saja aku baru mencoba setelah meninggalkan Medan dan kembali lagi ke Medan untuk singgah sebentar. Sebut saja Es krim Legendaris Tip Top Medan yang berada di area Kesawan Medan baru aku pernah coba di tahun 2016 setelah mencoba es krim Legendaris Ragusa di Jakarta, Es Krim Toko Oen di Semarang tapi untuk di Medan baru saja. Tapi mending telat daripada tidak sama sekali bukan? Sebenarnya aku sudah lama mengetahui Restauran Tip Top ini sejak kuliah di tahun 2007 silam, hanya saja aku tidak pernah tahu kalau Es Krimnya sudah ada sejak zaman dulu alias Legendaris. Jadi pas ke Medan 2016 aku jadwalkanlah makan es krim dengan Adikku dan Keponakanku. Untuk tempatnya aku suka karena vintage serta gambar-gambar jadul di dinding kemudian harganya juga cukup ramah lah alias not too bad lah.

Kuliner Es krim Medan
Kuliner Es krim Medan

Waktu itu aku mencoba Java Ice seharga Rp21.000 rekomendasi si Mamas Penjaga tapi pada akhirnya aku tidak suka dengan rasanya. Sementara adikku mencoba es krim rasa Moorkop sehaga Rp20,000 dan rasanya lumayan punya adikku dan sepupuku mencoba  es Krim Pukler Rp21000. Memang ya rumput tetangga selalu lebih hijau! Es Krimnya sih lumayan lembut, salahnya cuma satu aku salah memilih rasa es krim karena aku tidak suka rasanya seperti makan gula! Duh! Beda selera sih tapi lumayan lah mencoba sensasi es krim Legendaris di Medan.

Es Krim Tip Top
Es Krim Tip Top

Satu lagi restaurant Tip Top Medan lumayan banyak juga pengunjungnya karena memang dekat dengan objek wisata Medan Jong Afie, jadi kalau lagi di Medan dan main di Kesawan Square dan penasaran es krim Jadul yang masih eksis, jadul maksudnya udah ada dari dulu maka bolehlah mencoba kuliner es krim Tip Top.

Es Krim Tip Top Medan
Es Krim Tip Top Medan

Alamat es krim Tip Top Medan

Jl. Jendral Ahmad Yani No. 92 A-B, Kesawan

Medan, Sumatera Utara

Jam Buka Es Krim Tip-Top

Senin-sabtu: 09.30-13.30 dan 17.00-21.30 WIB

Minggu es krim Tip-Top tutup

Salam

Winny

Berburu Kuliner Jakarta di Ketan Susu Kemayoran


Sometimes it’s the journey that teaches you a lot about your destination

By Drake

Ketan susu kemayoran
Ketan Susu Kemayoran

Hello World

Jakarta, 6 Mei 2016

Sejak pindah ke Jakarta tahun 2013 maka untuk pertama kalinya saya ke Kemayoran itupun hasil bantuan teman kuliahku si Regha. Padahal keinginan untuk icip kuliner Jakarta yang terkenal salah satunya ketan susu Kemayoran rencananya sudah dari lama hanya saja baru kesampaian sekarang. Untuk lokasi Ketan Susu Kemayoran di dekat pool Bus Damri di  Jalan Garuda Ujung, Jakarta dan sudah ada sejak tahun 1958.

Yang lucu ketika si Rega bilang tempatnya anak alay dan makannya sampai ke trotoar saking ramainya. Nah aku sendiri pergi ama Regha jam 10 malam, gokil dah! Untung dia pernah kesana sehingga mudah untuk menuju ke Kemayoran via Stasiun Senen mentok ke Gardu.

ketan susu kemayoran jakarta
Ketan Susu Kemayoran Jakarta

Sesampai di Jl. Garuda Ujung tempat Ketan Susu Kemayoran ternyata pengunjungnya ramai sekali. Terus kami mencoba ketan susu seharga Rp4000. Lucunya ketannya dikasih susu plus kelapa yang kami kira keju. Selain Ketan susu kami juga mencoba teh susunya seharga Rp4000 yang rasanya sangat enak. Manisnya pas! Walau untuk mendapatkan sepiring ketan dan segelas susu kami harus antri untuk itu. Tapi overall pengalaman menocba kuliner Jakarta di Kemayoran lumayan berkesan sendiri padaku karena malam-malam niat banget gitu demi Ketan Susu!

ketan susu legendaris jakarta
Ketan Susu Legendaris Jakarta

Menu Makanan di Ketan Susu Kemayoran:

Gorengan (Tempe/Pisang/Tahu Goreng) Rp. 500
Teh Susu Rp4000

Ketan Susu Rp 4000

Alamat Ketan Susu Kemayoran
Jalan Garuda Ujung
Kemayoran, Jakarta Pusat

Salam

Winny

Wisata Kuliner Puncak Bogor, Sate PSK


Get busy living or get busy dying

By  Stephen King

Bogor
Bogor

Hello World

Bogor, April 2016

Jam 11 malam ide gila si Bang Peterus untuk mengajakku dan Yosi ke Cisarua, Puncak Bogor demi makan kuliner ala Bogor. Alhasil kami bertiga naik mobil ke Bogor dari Jakarta pas tengah malam hingga kami sampai di salah satu kuliner Bogor. Pilihan kami untuk makan sate, dan lucunya tempat makan sate kami di Puncak Bogor bernama SATE PSK (Pojok Sate Kiloan), yang menurutku namanya gokil habis. Terus yang ngajakin juga niat banget dan yang diajak juga sama niatnya 😀

Pas sampai tengah malam di Bogor, cuaca Puncak amat sangat dingin karena ajakan dadakan akhirnya udara itu begitu terasa dan yang membuatku takjub adalah ternyata banyak juga orang yang makan sate Kiloan pas malam hari. Bubar dah niat diet, niat melulu!

Sate PSK Puncak
Sate PSK Puncak

Di Sate Pojokan Puncak Bogor kami bertiga makan sate kambing makan bertiga. Ternyata cukup seru sekali-kali melakukan kegiatan antimaintsream, karena buatku makan tengah malam dari Jakarta ke Bogor demi sate saja itu antimainstream. Untung yang pergi orang asyik jadi walau ngantuk jadinya seru-seru saja.

Anehnya walau aku pernah tinggal di Cisarua selama 3 bulan, untuk mencoba kuliner tengah malam di Puncak Bogor baru pertama kali aku lakukan. Dulunya tahu kalau di Puncak Bogor banyak makan jagung bakar saja ternyata sate juga ada sampai tengah malam. Untuk sate sendiri untuk ¼ kg nya kalau tidak salah harganya Rp48,000 dan kami makan ramai-ramai, bayar ramai-ramai. Untuk rasa sate menurutku standar tapi yang membuat menarik justru pada niat makan dan kebersamaan saja. Serta yang tak kalah ialah namanya itu loh, nama satenya!

Salam

Winny

 

Kuliner Jakarta di Soto Legendaris Cikini


Don’t ever empty the bucket of mystery. Never let people define what you do. It’s not about zigging when you should zag. It’s not about doing something unprecedented and unpredictable. It’s just about never being a word, or something that is not in the process of transformation.

By Marilyn Manson
Soto Cikini

Hello World

Jakarta, April 2016

Gegara korban salah Majalah waktu di penerbangan kesuatu tempat tepatnya ngiler baca tentang Kuliner Legendaris di Jakarta akhirnya niat untuk mencicipi kuliner Legendaris Jakarta dari 3 bulan barulah dapat direalisasikan di bulan April. Setelah mencicip Gado-Gado di Bonbin, dengan hasil “rasa lumayan enak tapi harga mahal”. Maka akupun mencoba untuk kuliner Legendaris Jakarta yang lain yaitu Soto Betawi yang juga masih di area Cikini. Berhubung aku penyuka kuah dan sangat suka Soto Betawi akhirnya aku niatinlah untuk makan Soto Betawi H. Ma’ruf yang populer bahkan untuk kalangan pejabat.

Lokasi Soto Legendaris Betawi H. Ma’ruf tepat di dalam TIM (Taman Ismail Marzuki), waktu itu hasil tanya orang. Lalu masuk ke dalam ruangannya sederhana dan terdapat photo Presiden dan Wakil Presiden Indonesia yang juga pernah mencicipi Soto Betawi.

Soto Legendaris
Soto Legendaris

Aku sendiri hanya memesan nasi dan Soto Betawi daging dan segelas teh tawar. Untuk ukuran Soto legendaris ternyata rasanya tidak selegendaris namanya. Kuahnya pecah dan untungnya dagingnya lembut.Untuk harga Soto Betawi Rp36,000 plus nasi Rp6000 dan teh tawar  Rp3000 sehingga sekali makan di Soto Betawi H.Ma’ruf Rp45.000. Pas makan rasanya zonk banget tapi tetap senangnya karena paling tidak rasa penasaran terobati.

Kadang menurut orang lain enak belum tentu cocok dilidah! Tapi ini hanya sekedar pengalaman pribadi loh bukan maksud untuk menjelakkan Soto Betawi ini karena pada dasarya cukup ramai kok yang datang.

Soto Legendaris
Soto Legendaris

Ada yang pernah mengalami pengalaman seperti saya?

Salam

Winny

Laksa dan Kuliner Pasar Lama Tangerang


Prepare for the unknown by studying how others in the past have coped with the unforeseeable and the unpredictable

By George S. Patton

tangerang

Hello World!

Tangerang, April 2016

Pasar lama Tangerang cukup menarik untuk dikunjungi karena selain nuansa kota lama serta banyaknya wisata juga memiliki kuliner yang enak. Salah satunya adalah Laksa yang aku coba beberapa waktu lalu. Sebenarnya ke Pasar Lama Tangerang untuk bertemu dengan temanku Evelin yang sudah 1 tahun tidak berjumpa akhirnya karena lapar kami mecoba kuliner di Pasar lama Tangerang. Waktu itu aku melihat ada warung Laksa akhirnya kami menentukan pilihan untuk makan Laksa yang ada di pasar lama Tangerang. Untuk harga laksa berdua dan minuman Rp48.000 tapi waktu itu ditraktir si Evelin karena katanya jarang jumpa 😀

Lucunya rasa laksa yang kami makan itu mengingatkan kami akan lontong Sidimpuan yang kuah santannya manis. Maklum sebagai penyuka makanan berkuah, maka kualitas kuah dari makanan itu jadi penentu rasa makanan buatku.

Sebenarnya dulu sebelum Laksa, aku juga pernah melakukan kuliner di Tangerang bersama Rinta dan Defi serta Indra waktu lontong yang terkenal di Tangerang. Jadi cukup banyak makanan khas Banten yang bisa ditemukan di Tangerang, kan lumayan cukup dekat dengan Jakarta serta sekedar mengisi liburan. Hanya saja kata temanku yang tinggal di Tangerang, mencari kuliner di Pasar Lama Tangerang lebih seru pas malam hari karena berhamparan makan yang bisa dicoba.

Laksa di Tangerang Pasar Lama
Laksa di Tangerang Pasar Lama

Aku sendiri walau mencoba di pagi hari dan hanya mencicipi laksa saja di kuliner Tangerang cukup puas untuk merasakan kuliner khas Tangerang.

Salam

Winny

Kuliner Legendaris Jakarta Gado Gado Bonbin


People who lack the clarity, courage, or determination to follow their own dreams will often find ways to discourage yours. Live your truth and don’t EVER stop!
By Steve Maraboli

Gado-gado Bonbin

Hello World

Jakarta, Maret 2016

Sejak membaca tentang kuliner legendaris Jakarta di pesawat beberapa waktu lalu, aku jadi penasaran ingin mencicipi kuliner ala Jakarta. Salah satunya ialah Gado-Gado Bonbin yang berada di Cikini. Walau mengajak orang sudah berapa lama akhirnya keinginan utuk mencoba kuliner legendaris Jakarta akhirnya kesampaian juga. Waktu itu aku mengajak Angel, teman kampus untuk mencoba kuliner Gado-gado Bonbin yang sudah ada sejak tahun 1960, cukup tua untuk ukuran kuliner. Berdua kami berjalan kaki dengan bantuan Om Google Map menuju ke Gado-Gado Bonbin. Lokasi Gado-gado Bonbin berada di Jln. Cikini IV No 6 Jakarta Pusat dekat dengan simpang Pizza Hut Cikini.

Gado-Gado Bonbin
Gado-Gado Bonbin

Memasuki warung Bonbin, tempatnya dari luar terlihat biasa namun dalamnya cukup sejuk. Terus yang membuat lucu ketika aku pernah melihat review dari TV tentang Gado-Gado Bonbin. Setelah itu kami berdua lalu memesan gado-gado. Untuk harga seporsi Gado-Gado Bonbin Rp30.000 cukup mahal untuk ukuran Gado-gado. Tapi untungnya rasanya enak, memiliki kuah bumbu yang khas, serta sayurannya segar dan yang pasti kerupuk dan sambelnya makjos. Yah ada harga ada rupa sih, walau jujur untuk balik lagi mikir soalnya mahal diharga sih 😀

PS: harga belum termasuk pajak restauran

Untung teman yang aku bawa asyik dan tidak mengeluh soal harga, lumayanlah pengalaman untuk mencicipi dan mengetahui rasanya kuliner legandaris Jakarta.

Ada yang sudah pernah mencicipi Gado-Gado Bonbin?

Salam

Winny

Kuliner di 7 Kota India


Le secret d’ennuyer est celui de tout dire

The secret of being a bore is to tell everything

By Unknown

Indian Food

Hello World

India, Maret 2016

Saat mencoba kuliner India itu rasanya sungguh enak bila dibandingkan dengan kuliner India yang ada di Indonesia. Bukan kenapa pernah punya pengalaman makan makanan India yang ada di Indonesia rasanya itu aneh dan berempah. Sebelum ke India sempat berpikir “mati dah gua kelaparan secara tidak suka makanan India”, dan ternyata persepektif itu berubah ketika berada di India malahan aku menjadi “sangat suka masakan India”. Walau dua kali terkena diare tepatnya saat hari pertama di India tepatnya Kota Kolkata serta hari ke lima di India tepatnya di Jaipur tidak mengurungkan niatku untuk mencoba kuliner ala India apalagi street food India yang harganya murah dan enak. Saking murah dan enaknya malahan aku doyan jajan makanan India.

manisan India
Manisan India

Dari semua tempat yang aku kunjungi berupa Kolkata, Varanasi, Agra, Jodhpur, Jaisalmer, Jaipur dan New Delhi kuliner yang paling aku suka dan enak itu ketika makan Kabooli di Jodhpur berupakan makanan khas Rajashtan dengan buah dan sayur seperti anggur, apel, nenas. Makanan India kedua yang aku sangat suka ialah makan kari di depan Masjid Jama Old Delhi.

Untuk minuman khas India yang aku suka Chai dan Lassi. Bahkan selama di India, Chai dan Lassi adalah minuman wajib sepanjang perjalanan. Namun walau sering minum, Lassi dan Chai terbaik yang pernah aku coba berada di Kota Jaipur.

Beberapa makanan India yang pernah aku coba di 7 Kota

1. Kolkata

Chai
Chai

Di Koklata alias Calcutta banyak sekali makanan street food India yang aku coba mulai dari Chai, Susu, Lassi sampai dengan Sattu. Tapi dari semua makanan yang aku coba di Kolkata yang aku suka pertama kali Lassi, karena yogurt menyegarkan. Waktu itu pertama kali minum Lassi di Stasiun Howrah.

Untuk harga makanan dan minuman yang aku coba di Kolkata yaitu:

Patata Rs3

Chai Rs 300/3 orang

Susu Rs 20/2 orang

Kasta Katchuri Rs10

Lassi Rs20

Lassi
Lassi

2.Varanasi

Laddu
Laddu

Sewaktu di Varanasi kami makan di madhur Milan Café dekat Dasameth Gates dam warung berupa Paneer Chowmie . Di Varanasi lah untuk pertama kalinya aku makan manisan India yang super manis. Walau waktu di Kolkata aku suka dengan manisan tapi saat di Varanasi lumayan manis sekali jadi kurang cocok di lidah.

Laddu Rs50

Paneer chowmie (mie tahu) Rs 90

3. Agra

Menu makan malam kami di Agra
Menu makan malam kami di Agra

Karena keasyikan mengelilingi Taj Mahal, akhirnya kami hanya makan seadanya pas malam hari di stasiun Agra Fort dengan menu ngasal pilih dan rasanya tidak terlalu wow tapi lumayan enak untuk rotinya. Waktu itu si Yosi sempat geli lihat nasi India yang panjang katanya kayak “ulet”, tapi menurutku biasa saja 😀

Makanan India yang kami coba di Agra yaitu:

Chamsala Rs70

Chicken curry Rs90

Egg kel Rs50

Zeera rice Rs70

2 Roti Rs 8

4. Jodhpur

Makanan favorite selama di India
Makanan favorite selama di India

Jodhpur merupakan surga makanan bagiku dan Yosi karena kami berdua sangat suka makannya. Bahkan sampai dua kali ke restorant yang sama bernama Shivam. Untuk menu makanan yang sangat aku rokomendasikan untuk mencoba kuliner di Shivam Guesthouse ialah Kabooli.

Untuk makanan India yang kami coba saat di Jodhpur

Mixed vegetable Rs140

Kabooli Rs 140

Pineapple lassi Rs 55 = Rs385/2 orang

Omelet terenak di Jodhpur rs110/ 2 orang

Veg meal Rs270

Strawberry lassi Rs 55

Mango Lassi Rs55

5. Jaisalmer

Vege Food
Vege Food

Di Jaisalmer makan dengan pemandangan spektakuler itu sangat menakjubkan. Untungnya Mix patatanya enak dan mengenyangkan.

Makam pagi di Pakwan Restauran Rs 380/ 2 orang dengan pemandangan Jaisalmer Fort

Veg biryani Rs 80

Mix patata Rs 50

6. Jaipur

Chai
Chai

Karena di Jaipur kami makan siang dengan orang lokal jadi kami hanya makan roti saja terus sempat makan di depan stasiun pagi hari berupa roti juga dan cemilan kecil di depan Danau Jal Mahal pas sore hari.

Makan potta Rs70

Samosa Rs12

Paneer Parantha Rs40

7. New Delhi

Indian food yang kami coba di New Delhi
Indian food yang kami coba di New Delhi

Untuk makanan yang kami suka selama di India terdapat di depan Masjid Jama, Old Delhi karena untuk pertama kalinya selama di India kami puas makan daging. Maklum di India kebanyakan makannya ialah sayuran jadi pas nemu makanan kari enak langsung khilap makan banyak.

Makanan India yang kami coba di New Delhi ialah

Matton Rs150,

Chicken biryani rs150.

Kolkata

sattu
Sattu

Jadi selama di India tidak usah khawatir untuk mencoba kuliner India, kapan lagi mencoba makanan India apalagi jajanannya 🙂

Salam

Winny

Sensasi Mie Seulawah Kuliner Legendaris Jakarta


Very sensitive person who perceives many subtleties that others miss. Compassionate, understanding and always trying to help the weak and oppressed. Intuition and emotions are key words of your life. Occasionally you may be quite reserved and aloof despite your empathy, but that is the time you need to retreat and collect energy. This revitaliztion is necessary for you because you like to fight for freedom and justice. You are very interested in psychology and mysticism. All mysteries of life attract and peak you interest. People you come into contact with you, either become your friend or will be tottally left out of your life. Intermediates hardly ever exist in your life. Great desire to help others, can sometimes go too far. You then immerse yourself so much in relief operations for strangers in that you can forget about your immediate surroundings. If you feel unhappy you can be characterized by special moodiness. This can even result into being quite aggressive, especially when someone dares to have a different opinion than to agree with yours. These negative moods, which you sometimes get can alienate and offend others. Sometimes you also tend to overestimate your own ability.  For this take advantage of your good eye and the ability to perceive. Many people only see the line where you perceive subtleties that can not be seen by others for months or never at all. Try your great ability to dream and making plans to use professionally. It is a rare gift nowadays, where the imagination is more and more replaced by rational data, figures and scientific findings. Sometimes you may feel that your power is not unlimited, especially if you are fully engaged for someone, a thing or a group.

(By Unknown)

Mie aceh seulawah jakarta
Mie aceh seulawah Jakarta

Hello World

Jakarta, 2016

Aku merupakan penggemar mie, salah satunya Mie Aceh. Karena kuliah di USU (Universitas Sumatera Utara) dan pernah tinggal di Medan salam hampir 5 tahun maka kebiasan mencicipi kuliner Medan sudah biasa. Salah satu kuliner Medan yang aku paling suka itu Mie Aceh yang berada di Titi Bobrok Medan. Nah sejak pindah ke Jakarta maka kerinduan akan makan mie Aceh begitu menggebu. Beberapa Mie Aceh yang pernah aku coba di Jakarta kebanyakan tidak enak sama sekali, jauh berbeda dengan Mie Aceh yang sering aku makan. Maklum standar makananku itu agak tinggi, harus enak dan kalau bisa murah. Barulah hampir 3 tahun di Jakarta baru aku tahu kalau ada Mie Aceh enak di Jakarta yang merupakan salah satu kuliner Legendaris Jakarta yaitu Mie Seulawah Bendungan Hilir. Aku tahu Mie Aceh Seulawah sebenarnya dari majalah saat di pesawat terus aku niatin catat. Awalnya pernah teman kantor menyarankan untuk kulineran di Benhil. Tapi karena tidak ngeh jadinya yah lewat begitu saja. Padahal aku ama temanku sering ke Benhil untuk berburu kulineran dan aku pikir mie Aceh Seulawah sama dengan Mie Aceh yang sering aku makan di Benhil yang rupanya beda.

Mie aceh seulawah jakarta
Mie Aceh Seulawah Jakarta

Terus aku pun mengajak temanku Sarta mencoba Mie Aceh Seulawah Benhil dengan bantuan GPS yang rupanya berada di depan Rumah Sakit. Sesampai di Mie Aceh Seulawah Benhil tempatnya jadul tapi keren karena banyak sekali tanda tangan artis di piring di dinding jadi terasa otentik. Yang kami pesan ialah Mie Aceh tumis, dan rasanya wow enak! Mie Aceh di Jakarta terenak yang pernah aku makan!

Untuk hargan satu porsi Mie Aceh Seulawah Benhil Rp32000, dan menurutku lumayan mahal untuk Mie Aceh dan untungnya rasanya enak jadi tidak apalah! Terus teh tariknya juga enak seharga Rp15000 terasa harum. Tapi untuk sambal ganjanya tidak begitu aku suka tapi karena penasaran akan namanya malah pesan satu. Lumayanlah untuk menghilangkan kerinduan akan Mie Aceh!

Ternyata kulineran Jakarta cukup menarik!

mie aceh selawah benhil
Mie Aceh Selawah Benhil

Alamat Mie Aceh Seulawah Benhil

Jl. Bendungan Hilir Raya No. 8,

Tanah Abang Jakarta

Salam

Winny