Menjelajah Wisata Gratis Singapura


Every life is a pile of good things and bad things. The good things don’t always soften the bad things, but vice versa, the bad things don’t always spoil the good things and make them unimportant

By Unknown

 

Hello World!

Singapura, September 2017

Dari museum air force Singapura, kami menuju Orchad Road, salah satu tempat di Singapura yang membuatku penasaran karena di tahun 2013 silam tidak sempat ke Orchad Road. Katanya Orchad Road ini surganya bagi si penyuka shopping dengan brand terkenal.  Cara kami ke Orchad dengan MRT menuju ke Orchad. Bus yang kami naiki berbeda dengan bus 94 yang pertama menuju museum.

Sesampai di stasiun MRT, kami masuk dan naik MRT North South Line (Jurong East-Marina South Pier, Red) bisa di NS22-Orchard atau NS23-Somerset turun di EW14+NS26-Raffles Place Stn.

Sesampai di area Orchad maka kesan “Plaza Indonesia”, “Grand Indonesia” alias PI GI Jakarta langsung dibenakku. Mall megah dengan pertokoan lengkap dengan barang bermerek dari berbagai negara. Untungnya aku tidak terlalu suka membeli barang bermerk tapi kalau dikasih sih mau 😀

Keluar dari area Mall yang menyatu dengan MRT, aku dan Bang David duduk di salah satu bangku yang ada di depan Orchad Road. Nah di Orchad Road perhatian kami tertuju kepada keramaian turis yang antri. Eh rupanya adalah penjual es krim potong Singapura. Akhirnya kami berdua pun membeli es krim potong rasa mangga seharga 1,5 Dollar Singapura. Makan es krim di salah satu temapt duduk di Orchad Road ternyata seru juga!

Walau cuma sebentar di Orchad Road rasa penasaranku terbayarkan. Cukup tahu kalau Orchad Road Singapura luamyan OK untuk bersantai dengan pepohonan rimbunnya.

Orchad Road
Orchad Road

Dari Orchad Road kami menuju ke Marina Bay Sands tempat wisata gratis lainnya di Singapura. Caranya dengan naik MRT North South Line bisa di Orchard/Somerset (Jurong East-Marina South Pier, Red) turun di Raffles Place. Dari Stasiun MRT Raffles kami berjalan ke Merlion Park, iconnya Singapura. Meski kedatangan jam 2 siang namun lumayan ramai turis disekitar Patung Merlion untuk sekedar berphoto.

Kami sempat juga bersantai sebentar di dekat Patung merlion lalu kami lanjutkan berjalan ke arah jembatan unik dekat Marina Bay Sands “Helix bridge Singapore”. Kami menuju Esplanade kemudian belum sampai di helix bridge kami malah berhenti disebuah foodcourt. Wow, hal baru bagiku mengetahui ada jajanan disekitar Esplanade, masih dekat-dekat dengan kawasan Marina Bay Sands.  Jajanan tersusun rapi lengkap dengan bangku serta beraneka ragam makanan mulai dari seafood sampai mie. Bang David malah memilih makan mie seharga 5 Dollar Singapura dengan minuman Calamary 1.8 Dollar Singapura dan aku memilh minum Leci blended seharga 2.5 Dollar Singapura.

Tempat Makan dekat area Esplanade Marina Bay Sands

Setelah kenyang barulah kami melanjutkan perjalanan kami menuju ke Herlix Bridge Singapura. Jembatan dengan bentuk yang melengkung. Jujur baru pertama kalinya aku berjalan menuju arah jembatan Marina Bay Sands. Jalan kaki sepanjang jembatan. Dan kalau dipikir-pikir lumayan jauh juga kami jalan kakinya.

Setelah sampai di ujung jembatan kami  turun tangga ke arah kanan menuju ke wisata gratis Singapura lainnya, berupa Taman.

Lah kok taman?

Iya taman yang juga termasuk icon nya Singapura karena berbentuk pohon dengan lampu lucu-lucu.

Marina Bay Sands
Singapura

Taman yang kami kunjungi itu bernama Gardens by The Bay yang lumayan luas. Kalau hanya di luar saja gratis namun ada beberapa taman yang jika masuk harus bayar. Kami malah duduk santai di taman Gardens by the Bay sampai menunggu magrib.

Bersantai di taman Gardens by the Bay seolah tidak ada beban hidup!

Lumayan agak lama kami berada di Gardens by the Bay, tapi kami begitu menikmati suasana Singapura sore itu.

Gardens by the Bay

Di Gardens by the Bay ini memiliki aneka hiasan yang lucu-lucu dengan cahaya lampu yang bagus. Penataan tamannya bagus, bahkan botol plastik dibuat hiasan disekitar taman. Tak heran kenapa begitu banyak turis yang menikmati senja di Gardens by the Bay. Sebagian ada juga yang berolah raga disekitar taman.

Sayang waktu kami di SINGPURA hanya sehari dan tidaklah cukup di Singapura jika ingin ke beberapa tempat sekaligus. Apalagi kalau berbicara taman begini yang lumayan luas. Akhirnya jam 7 kami meninggalkan taman Gardens by the bay menuju ke Bugis karena kami hendak ke Malaysia. Nah pulangnya kami berjalanan mengikuti jembatan sambil keliling taman. Dari jembatan kami masuk ke Mall Marina Sands Bay yang diatasnya berupa kasino. Kami berjalan menuju MRT terdekat karena kami berburu waktu ke Kuala Lumpur, Malaysia via Johor Baru artinya kami mau tak mau harus pergi dari Gardens By the Bay.

Gardens By The Bay

Trip bakcpacker ke Singapura dengan Bang David akhirnya berakhir di Taman. Yang paling tidak aku dapat menjelajah 3 wisata gratis Singapura yang di trip pertama Singapuraku aku tidak kunjungi yaitu Air Force Musuem Singapura, Helix Bridgde Singapore dan Gardens By The Bay. Dan itu cukup membuatku bahagia, simple banget kan bahagianya?

Salam

Winny

Iklan

Backpacker ke Batam, Singapura dan Kuala Lumpur dalam 3 Hari


Never be afraid to try something new, because life gets boring when you stay within the limits of what you already know

By Unknown

Hello World!

Batam, Singapore, Kuala Lumpur September 2017

Temani abang ke Singapura ama Malaysia ya, kata Bang David
Iya kataku kepadaku

Tiba waktunya ternyata janji jalan-jalan ditagih Bang David. Untuk pertama kalinya aku melakukan trip dadakan tanpa mencari tiket murah seperti biasa atau booking dari jauh-jauh hari. Biasanya aku paling anti dengan membeli tiket pesawat mahal tapi memenuhi janji dan kapan lagi jalan dengan orang yang sangat aku kagumi serta timingnya pas banget maka perjalananpun kami lakukan. Pilihan terbaik dengan membeli tiket pesawat ke Batam dari Jakarta kemudian dengan naik kapal menyeberang ke Singapura lalu dengan jalur darat ke Kuala Lumpur kemudian dari Kuala Lumpur ke Jakarta. Awalnya aku ingin sekali ke Vietnam dan Laos karena kedua negara inilah yang belum aku kunjungi di ASEAN selain Filipina dan Brunei tentunya, namun karena budget Bang David hanya 3 juta dan aku juga ogah mahal-mahal alhasil yang masuk akal adalah ke Malaysia dan Singapura via Batam. Untuk ke Singapura dan Malaysia aku sudah pernah tapi untuk Batam baru pertama kalinya bagiku. Dalam benakku akan sangat membosankan mengunjungi tempat yang sama berulang-ulang terutama Singapura dan Malaysia namun ternyata aku keliru, meski sudah sering ke tempat yang sama namun jika teman perjalanannya asik maka perjalanan itu sendiri pun seru juga.

Batam

Untuk kategori perjalanan kami pun sebenarnya tidak backpacker-backpacker amat karena kami masih bisa nginap di tempat yang layak, makan di restauran dan mengunjungi tempat apa yang kami mau. Perjalanan kami lebih fleksibel dan santai. Meski Bang David baru pertama kali ke Luar negeri, nyatanya dia tahu betul jalannya, bahkan yang aku sering jalan saja masih kalah.

Hal menarik lainnya adalah ketika si Bang David mengalah untuk 1 hari di Batam karena dia sudah pernah ke Batam sebelumnya sementara aku belum pernah sama sekali. Bahkan yang lucu dia menemanin demi mencari icon Batam  “Welcome Batam” dengan latar belakang Gunung itu yang pernah aku lihat di Blog kak Indri dan betapa seringnya Danan nulis tentang Batam. (Danan dan Kak Indri adalah dua blogger kesukaanku :))

Secara umum perjalan kami yaitu 1 hari di Batam, 1 Hari di Singapura dan 1 Hari di Malaysia. Memang perjalanan cepat seperti ini tidak terlalu asik karena tidak puas dalam menjelajah tempat namun karena waktu terbatas dan ingin ke semua tempat maka jadilah perjalanan kilat. Lucunya perjalanan ke 3 Kota 3 Negara dalam 3 hari ini aku lakukan sehari setelah aku resign dari Semen Merah Putih, tempatku bekerja selama 5 tahun 6 bulan. Sensi meninggalkan kantor lama itu terasa banget namun demi masa depan yasudahlah ya pindah kerja aja. Untungnya jalan-jalan dengan kesayangan dapat menghilangkan rasa sedih.

Tiket Ferry ke Singapura dari Batam

Secara total biaya backpacker kami ke Batam, Singapura dan Malaysia adalah Rp 4,757,280.45/ 2 orang. Porsi terbesar perjalanan kami adalah di tiket pesawat, hal ini wajar karena belinya bukan pas promo naun harga standar. Sistemnya kami sharing cost sehingga semua biaya perjalanan beserta struknya kami simpan. Jujur baru kali ini aku mendapatkan partner traveller yang sejenis, alias suka rincian. Biasanya kalau jalan-jalan aku yang rinci namun sebelumnya aku sudah membuat itinerary Batam-Malaysia-Singapore secara umum kemudian dilengkapi dengan itin baru yang dibuat bang David. Dalam prakteknya kami memang masih jauh sih dari kata “perjalanan murah”, kami lebih cocok kepada “perjalanan hemat”.

Menurutku pribadi walau perjalanan 3 hari namun lumayan membuatku lelah juga tapi seru. Lelahnya karena memang kami banyak jalan sambil membawa tas. Disini aku ingin membuang bawaan baju yang banyak karena pada kenyataannya baju yang aku bawa tidak semua kepakai. Bahkan kami ada momen tidak mandi, sampai si Bang David yang tak pernah jalan-jalan ala kere harus menahan tidak mandi. Well, untung anaknya fleksibel, tapi itu kalau jalan samaku biasanya harus bisa jadi gembel dadakan misalnya Yosi yang harus menahan toilet bau di India, Ade Putra, Reza, Sarta dan Ilham (Kamseupay) harus jalan kaki banyak demi hemat di pennag dan Hatyai terus ada Melisa yang harus tidak mandi di Myanmar dan kali ini Bang David harus tidak mandi. Namun demikian justru disitu letak serunya perjalanannya.

Perjalanan Ferry ke Singapura dari Batam

Hari 1 Batam

Karena kedatangan bang David jam 10 maka tidak terlalu banyak yang dapat kami lihat di Batam. Namun menariknya aku ditemanin Bang David ke Nagoya, Mall terkenal di Batam. Di Nagoya Hill kami makan kemudian si Bang David menukarkan uang ke Dollar Singapura. Dari Bandara Batam ke Nagoya kami naik Damri, lumayan seru untuk mengetahui bagaimana Batam. Kemudian kami sempat nyasar sedikit mencari penginapan, maklum Google map memberikan rute yang aneh berantah. Kemudian sorenya kami ke Tulisan Batam yang ada Welcome Batam yang rupanya terletak di dekat Batam Center. Lalu malamnya dinner di tempat romantis di Jalan Duyung dengan pemandangan malam Singapura dari Batam. Makan di Cafe ini makannya lumayan enak dan wajar untuk harganya.

Hari 2 Batam-Singapore

Untuk sampai ke Singapura kami menggukan ferry fast dari Batam Harborbay. Menuju ke Singapura dari Batam cukup singkat hanya 45 menit saja. Naik kapal ferry ini entah kenapa menginagtkanku akan perjalanan Karimun Jawa karena kapal cepat Batam ini mirip-mirip dengan kapal yang pernah aku naiki di Karimun. Untuk bagaimana cara ke Singapura dari Batam sebenarnya ada beberapa pelabuhan namun kami memilih Harbour Bay Batam karena dekat dengan penginapan. Sayangnya harga sekali jalan Batam-Singapura itu harganya itu sungguh mahal bila dibandingkan dengan harga kapal BATAM-SINGAPURA pulang pergi. Bayangkan sekali jalan saja Rp250.000 sementara kalau bolak balik Batam-Singapura naik kapal dapat Rp360.000-390.000 artinya mahal Rp70.000.

Bagaiman cari membeli tiket kapal ke Singapura dari Batam?

Bisa langsung ke pelabuhan. Kami memilih ferry dengan Batam fast datang ke loket bawa passport kemudian bayar lalu dikasih tiket dan langsung berangkat. Jamnya berbeda-beda namun kami berangkat jam 9 pagi dan sampai di Singapura jam 11 an karena ada pemeriksaan oleh Polisi Singapura saat kapal kami mendekat ke Singapura serta antrian Imigrasi. Di Singapuranya itu ternyata berada di Harbour Front dekat dengan Sentosa, Singapura.

Singapore

Masih di Hai ke 2, kami menuju ke Air Force Museum Singapura yang aku baru tahu dari Bang David. Museumnya cukup menarik berisi sejarah serta kapal Singapura. Bukan cuma itu kerennya masuk ke dalam Museum juga gratis. Aku kalau tidak dikasih tahu bakalan tidak tahu kalau di Singapura ada tempat menarik gratis.

Dari Museum kami ke Orchad street karena memang aku belum pernah ke Orchard. Di Orchad kami minum es krim potong Singapura yang lumayan enak. Selain itu kami juga menemukan makan murah di Singapura seharga 3 dollar Singapura saja dekat dengan Eunos Singapura. Yang jualan bahkan lancar berbahasa Indonesia. Menemukan makanan muriah ceria di Singapura rasanya bahagia. Kemudian perjalanan kami lanjutkan ke Marina Sand terus jalan ke Merlion Park.

Makanan Murah di Singapura
Singapura
Singapura

Dari Merlion Park kami jalan ke jembatan dengan lekuk indahnya terus jalan ke Garden Bay tepat di belakang Marina. Walau sudah pernah ke Singapura sebelumnya namun aku baru pertama jalan ke Garden Bay nya Singapura serta jalan ke jembatan unik ini. Entah kenapa sesuatu yang belum aku kunjungi itu membuat excited.

Khusus Garden Bay sebenarnya dibutuhkan waktu yang agak lama, karena belum puas nyantai disini. Tamannya indah serta warna lampu-lampu di Singapura pas malam hari memang juara. Setelah dari Garden Bay kami menuju ke Bugis karena kami hendak ke Malaysia melalui Larkin, Johor. Jadi kami naik bus 3,3 Dollar sampai ke Larkin via Woodland yang lumayan lama di imigrasi. Jam 8 kami jalan eh sampai di Larkin malah jam 11 malam dan kami malah sempat makan malam di stasiun Larkin karena jadwal bus kmai jam 1 malam ke Kuala Lumpur meski datangnya jam 2 pagi.

Hari ke 3 Malaysia

Kami sampai di Malaysia jam 6 an dan kami langsung menuju KL Sentral. Sebelumnya kami sudah jalan-jalan sejenak keliling dari terminal terpadu kemudian sarapan pagi di NU Plaza, Kuala Lumpur. Kemudian kami menuju ke Bukit Bintang masuk ke jalan Alor kemudian menuju ke KLCC. Kami bahkan sempat jalan ke Petailing street kemudian balik lagi ke KL Sentral dan memutuskan menginap di KL Sentral. Serunya di KL Sentral dekat dengan Little INDIA sehingga serasa berada di India. Di Kuala Lumpur kami kebanyakan kulineran dan aku puas makan Nasi Kandar dengan harga 15 RM (harga nasi kandar termahal yang pernah aku makan).

Overall perjalanan Backpacker ke Batam, Singapura dan Kuala Lumpur seru, banyak yang dilihat, kaya pengalaman dan hati senang serta i found my partner travel 🙂

Menara Kembar Petronas

Rincian Biaya Perjalanan Batam, Singapura dan Kuala Lumpur dalam 3 Hari

Tanggal Jam Kegiatan Keterangan HARGA
21/09/2017 9:25 BIM-Batam BTH Dengan Lion air perjalanan 1jam 5 menit 1131844
21/09/2017 11:00 Perjalanan Bandara Hang Nadim-Jodoh Damri  Bandara Hang Nadim-Jodoh Rp22.000 Jadwal : 08:30-09:30–10:30–11:30. Cb turun di Nagoya 44000
21/09/2017 14:00 Keliling Nagoya Makan Siang @Nagoya Tukar Uang SGD130+RM200 140012
21/09/2017 15:00 Ke HarbourBay naik Trans Batam Koridor 03 (Sekupang-Jodoh) turun di BRI Jodoh, trus jalan kaki. 0
21/09/2017 19:00 Ke Land Mark, Barelang, dll ONGKOS TRANS BATAM+ANGKOT 19000
21/09/2017 21:00 Makan Malam Patroz+BELI RANSUM 281829
22/09/2017 7:30 Istirahat-Sarapan-Beres2 0
22/09/2017 8:15 Ferry HarbourBay – HarbourFront (45 menit) Horizon S$32 (06:00-07:30-08:45-10:15-11:30-12:45-14:00-15:20-16:40-17:50-19:15-20:45) Batam Fast S$25 (9:30-14:15-19:00-21:20) BATAM FAST 500000
22/09/2017 10:00 HarbourFront (Basement Mall Vivo City) Imigrasi – Cari Maps – beli EZlink Card S$12-S$5 card atauTourist Pass  S$20-S$10 deposit 147537.6
22/09/2017 11:00 Henderson Waves (Telok Blangah Hill Park – Mount Faber Park) Dari HarbourFront Stn Exit B/Vivo Mall naik Bus SBS Transit 145/131  Sekali belok dan dua halte saja (After Telok Blangah Heights).  Menyeberanglah dengan hati-hati. 0
22/09/2017 12:00 Bugis Street Dari Before Telok Blangah Heights, naik Bus SBS Transit 145/131, turun di HarbourFront Stn Exit A. 145 bisa lsg ke Bugis Stn. Naik MRT NE1+CC29-HarbourFront Stn, North East Line (HarbourFront-Punggol, Purple) transit di NE7+DT12-Little India Stn. Pindah ke MRT Downtown Line (Bukit Panjang-Chinatown, Biru) turun di EW12+DT14-Bugis Stn. 0
22/09/2017 14:00 Sultan Mosque Shalat Jumat, Kampong Glam & Arab Street, Haji Lane +MAKAN SIANG 59015.04
22/09/2017 15:00 Orchard EW12+DT14-Bugis Stn, naik MRT Downtown Line (Bukit Panjang-Chinatown, Biru) transit di NS21 DT11-Newton Stn. Pindah ke MRT North South Line (Jurong East-Marina South Pier, Red) turun di NS22-Orchard Stn. 0
22/09/2017 16:00 Keliling Orchard, Snacking @Orchard, ke Singapore River dan Raffles Landing Site Naik MRT North South Line (Jurong East-Marina South Pier, Red) bisa di NS22-Orchard atau NS23-Somerset  turun di EW14+NS26-Raffles Place Stn, BELI ES POTONG. 11803.008
22/09/2017 17:00 Merlion Park Jalan Kaki Esplanade Bridge. MAKAN+MINUM FOOD COURT 91473.312
22/09/2017 18:00 Esplanade The Esplanade punya Roof Terrace yang bisa kamu kunjungi secara gratis 0
22/09/2017 20:00 Gardens by the Bay Jalan Kaki Helix Bridge 0
22/09/2017 21:00 Marina Bay Sands “Wonder Full—Light & Water Spectacular”, pertunjukan efek visual, laser dan atraksi cahaya selama 13 menit, setiap jam 8 dan 9.30 malam. 0
22/09/2017 23:00 Ke Golden Mile Complex : Makan Malam-Shalat-Bersih2 Naik MRT Circle Line (Kuning) DT16+CE1-Bayfront turun di CC5-Nicoll Highway Sambung Jalan Kaki. Atau Naik Bus 100 di Fullerton Sq atau nyebrang singapore river (Fullerton Rd) naik Bis 100 di Victoria Concert Hall turun di Opp Golden Mile Cplx-Makan S$15 0
22/09/2017 5:00 Bus Singapore-KL (5-7jam) ke KL TBS atau Berjaya Times Square(kalo sdh terang) Golden Mile Complex : Star Qistna (S$20), Sri Maju (S$20), Seasons (S$25). Golden Mile Tower : StarMart (S$30). easybook.com-redbus.sg 0
22/09/2017 23:00 Bugis Stn-Queen Street Terminal Bus SBS Transit 133 from MBS Theatre bus stop to Bugis Station for 5 stops, then walk to Queen Street Terminal(Singapore Johor Express Terminal).  Causeway Link Bus CW2 (6:00-23:45 S$ 3.30 cash) Singapore-Johor Express/SJE (S$ 3.30 cash), SBS Bus 170 red plate (S$ 1.97 EZ-Link, 2.50 cash) 0
22/09/2017 1:00 Woodland CIQ-Causeway-JB CIQ-JB Larkin Terminal Woodland CIQ bisa naik CW1/CW2/CW5 ke JB CIQ. Naik CW1/CW2 ke JB Larkin Terminal (Cari tiket-Makan Malam-Shalat-Bersih2) NAIK CW2 64916.544
23/09/2017 5:00 JB Larkin Terminal- KL TBS (Terminal Bersepadu Selatan) (4-5jam) 1.Pelangi Express/Transtar-TC37 (RM40, 01:00) 2.Yellowstar Coach Travel/Billion Star Exp-TC49 (RM35, 22:30-00:30-01:00) 3.Transnasional-BT 21-24 (RM34.30, 22:00-23:59-01:00) 4.Starmart Express (RM35, 21.50-22.00-23:59) 5.City Express-Counter 5(RM34.30, 06:30-07:30-23:00-00:30-00:00) 6.Konsortium Bas Ekspres-Counter 31 (RM35, 06:30-07:30-22:15) 7.Meridian Holidays-TC23 (RM34.30, 23:30-00:30)  8.Super Coach Express(RM35, 22:30-00:01) 9.Pacific Express/JB (RM50, 23:59) 10.JB Transliner-TC07 & TC22 (RM35, 21:45-23:55) +ONGKOS BUS+MAKAN+BELI AIR 295003.9
23/09/2017 6:00 KL TBS (Terminal Bersepadu Selatan) Shalat-Bersih2-Sarapan-naik KTM Komuter Seremban/Blue Line ke KL Sentral (Surau  Level 1, 3, 4) (Rest & Go Motel RM20 p/h, RM80 p/n Lot 20 Level 4 TBS) 15160.8
23/09/2017 7:00 KL SENTRAL KL Sentral Shower Room, located along a long corridor which you can enter from Guardian pharmacy at Level 1. RM5+2towel. 6am-9pm. Fasilitas shower juga letaknya dibelakang Concierge juga kok, tidak jauh dari loker, tempat penitipan barang. Kalau kamu mau ke toilet, beloknya ke kanan, ini beloknya ke kiri. SARAPAN DI NU SENTRAL 46114.1
23/09/2017 9:00 Taman Tasik/Perdana Botanical Garden Jalan kaki ke Masjid Negara, RM Police Museum, National Planetarium, Deer Park, KL Orchird Garden, Herbarium 0
23/09/2017 10:00 Dataran Merdeka Jalan kaki ke Sultan Abdul Samad Building, KL Main Library, Music Museum, Textile Museum, Masjid Jamek 0
23/09/2017 12:00 Chinatown/Petaling Street Illusion 3D Art Museum, Keliling China Town 0
23/09/2017 14:00 KL Tower Naik GoKL Bus Purple Line di KotaRaya/Pasar Seni/Bangkok Bank, turun di KL Tower. KL Forest Eco Park, KL Upside Down House RM15 for 15mins (Moghul Mahal’s RM 15 Set Lunch 11.30-14 Naan Set-Two Naan served with Chicken Karahi Aloo Gobi Dal Tadka & salad/ Promotion RM35-2 Pax). Observation Deck RM53, Sky Deck RM105  MONOREL KL SENTRAL-BUKIT BINTANG+BELI KELAPA 31585
23/09/2017 16:00 KLCC Petronas Twin Tower Sky Bridge=RM85, PETRONAS Art Gallery, Petrosains Discovery Centre=RM30 BELI AIR+MAKAN 30005.75
23/09/2017 18:00 KLCC Park KLCC Lake Symphony Light and Sound Water Fountain showtimes are 8pm, 9pm and 9.45pm daily.  MONOREL RAJA CHULAN-KL SENTRAL+PERSEDIAAN 35059.35
23/09/2017 20:00 Bukit Bintang Naik GoKL Bus Purple Line di KLCC, turun di Bukit Bintang. Makan Jalan Alor-Bukit Bintang, (Indian Food @Changkat at the side of Havana) HOTEL 379020
23/09/2017 23:00 Little India (Brickfield, KL Sentral) Naik Monorail di Raja Chulan/AirAsia Bukit Bintang/Imbi ke KL Sentral +MAKAN+MANISAN 124129.05
23/09/2017 23:59 KL  Sentral ke Bandara KLIA2 KLIA Ekspres @KL Sentral RM55(05:00-00:40, every 20m/15 m peak TT 30m). AeroBus RM9 @KL Sentral (03.00-00.30 63 trip daily only to KLIA2, TT 1 hour). Express Airport Coach RM10 @KL Sentral bus station area in Level G (05.00-23.00, every 30m, TT 1 hour). Skybus @KL Sentral/1-Utama only to KLIA2 (05.00-24.00, every 30m, TT 1 hour). Star Shuttle RM10 @Jalan Ipoh Batu 3/Counter 21 (PuduSentral)/in front of MyDin opposite Puduraya (03.00-23.55, 36 trip daily, TT 1 hour) 75804
24/09/2017 5:00 Istirahat KLIA 2, Sebelum gate keberangkatan domestik, ada 1 toilet+shower, tepatnya berada disamping KK – Mart.   Free cold water showers are available on the 4th floor, past the eateries 0
24/09/2017 7:50 Bersih2-Shalat-Sarapan Setelah imigrasi, turun ke ruang tunggu P&Q, sebelah kanan dari eskalator ada toilet+shower. Sama-Sama Express RM42 0
24/09/2017 9:00 Kuala Lumpur-BIM Air Asia 1233968

Salam

Winny

Keliling Clarke Quay Singapore


Move out of your comfort zone. You can only grow if you are willing to feel awkward and uncomfortable when you try something new

By Brian Tracy

Qluarke Singapore
Qluarke Singapore

Hello World

Singapore 2012

Demi mencari lokasi Patung Raffles di Singapura membuatku berkenalan dengan Anna seorang turis asal Prancis. Bersama Anna kami berjalan kaki dimulai dari Merlion Park hingga ke Clarke Quay tempat dimana Patung Raffles berada. Dan ternyata area Clarke Quay sangat menarik untuk dikunjungi ketika berada di Singapura karena adanya daya tarik tarik dari Singapore River. Dan jangan tanya apakah aku mencoba perahu sepanjang Sungai Singapura karena aku dan Anna hanya duduk manis sambil menikmati pemandangan Singapore River dengan latar bangunan tinggi yang tersusun rapi.

Clarke Quay Singapore
Clarke Quay Singapore

Waktu itu aku dan Anna juga berkenalan dengan turis Jepang akhirnya kami sama-sama heboh berphoto dengan latar belakang Sungai Clarke. Entah apa yang membuatku terobsesi dengan sebuah patung tapi dipastikan berkat niat ke patung Raffles malah punya teman baru. Anna sendiri menginap disekitar Clarke karena memang banyak peninapan di Clarke Singapura. Terus disekitar Clarke Quay juga terdapat tempat makan untuk nongkrong jadi sepanjang Sungai terdapat resto serta adanya live musik juga.

Aku dan Anna juga sempat melewati resto yang ada disekitar Clarke walau pada akhirnya kami hanya duduk di luar sambil berbagi photo karena kami berdua keliling Singapura dari Patung Merlion hingga ke Patung Raffless. Kalau sekarang malahn aku pikir-pikir ya entah apa bagusnya patung Merlion ama Raffless ini tapi tetep kesana, maklum turis norak :D!

Clarke Quay Singapore
Raffless Statue Clarke Quay Singapore

Keliling Singapura seharian sebenarnya cukup saja kalau yang dikunjungi yang umum karena memang kotanya tidak terlalu luas apalagi fasilitas transportasi umumnya cukup memadai. Kalau bukan kurs mata uangnya yang agak membuat nyesek menurutku Singapura cocok buat turis penyuka kota modern.

Nah kalau berkunjung ke Singapura boleh jugta ditiru gaya kami berdua berjalan kaki dari Merlion Park ke Clarke Quay yang cukup membuat keringat bercucuran tapi pengalamannya sebanding dengan cucuran keringat itu.

Patung Raffless
Patung Raffless

 

Salam

Winny

 

Travelling di Singapore


Live as if you were to die tomorrow. Learn as if you were to live forever By Mahatma Gandhi”

Universal Studio Singapore (1)

Hello World, Hello Universe!
 

Hari terakhir travelling di Singapura setelah semalam aku mengalami kejadian aneh dalam hidupku selama perjalanan berlangsung. Jadi aku dari Melaca, Malaysia itu nyampenya malam di Singapura karena aku ketinggalan bus yang jelas-jelas di depanku dan membutku harus membeli kembali tiket bus di jam berikutnya dan aku kehilangan RM19.

Oh God, this was my nightmare in travelling!! Missed my bus in Central Bus Melaca and made me arrived in Singapore around 12am.

Untungnya imigrasi Malaysia tutup jam 12 dini hari dan akulah orang terakhir yang diperiksa sehingga imigrasi Singapura reseh banget. Makanan pop mie di bagasi aja dia tanyain dan benar-benar apes dah di Imigrasi Singapura saat membawa makanan.

Tip jalan-jalan di Singapore khususnya saat di transmigrasi, usahakan jangan membawa makanan berlebih ntar dikira malah jualan dan jangan sekali-kali membawa minuman di dalam botol kecuali di dalam tempat minum pribadi gak apa-apa.

Nah dari Imigrasi akupun menuju ke Kranji Singpura dan MRT S yang aku naiki merupakan MRT terakhir yang beroperasi. Saat lagi asyik-asyik naik MRT eeh malah berhenti tapi aku belum sampai di tujuan akhirku yaitu Kampung Arab Singapura. ‘duh apes dah! Belum lagi kenderaan umum totally habis, jadi dengan uang yang tinggal $30 aku harus memikirkan cara ke Kampung Arab padahal harga menginap hostel termurah di Singapura minimal itu $19.

Universal Studio Singapore
Universal Studio Singapore
 Saata perjalanan di hari terkahir Singapura ada orang Singapura yang aneh banget dan berkata “Do you want to marry me because you are beautiful?”! hahaha aje gileee dah nih orang, kenal aku aja nggak udah ngajak nikah aja.. 
Tapi gak apa-apalah hitung-hitung pengalaman lucu. Paling tidak aku bisa sampai di Kampung Arab meski itu sudah jam 2 malam dan jauh banget dari rencana perjalanan Singapura yang telah aku susun dalam itenary Singapura.
Ah aku tidur dengan masa bodoh dan menikmati liburan di Singapura yang mengasikkan dan penuh tantangan! Yea,, i was travelled alone, by my self in other country!

Keesokan harinya aku bersiap-siap karena aku ingin melihat Merlin Park di siang hari karena aku hanya melihat suasana Merlion Park di malam hari. Merlin Park masuk ke dalam daftar tempat berwisata gratis di Singapura. Singapura emang jago banget menarik perhatian turis dengan cara menyediakan tempat-tempat wisata yang gratis alias tidak perlu bayar sehingga turis jadi senang.

Nah di perjalanan ke Melrion Park inilah aku bertemu dengan teman baruku, my travel mate girl “Anne dari Francis”. Yah

Travelmate in Merlion Park
Travelmate in Merlion Park

Bersama Anne kami mengelilingi Singapura dengan jalan kaki. Mulai dari Raffles hingga ke Patung Sir Raffles. Capek dan sangat menyenangkan! 🙂

To be continue

Weeeny Traveller-

Suasana Marina Bay Sands di Malam Hari


“It doesn’t matter what you did or where you were…it matters where you are and what you’re doing. Get out there! Sing the song in your heart and never let anyone shut you up!!”  By Steve Maraboli

Marina Bay Sands in the night
Marina Bay Sands in the night

Hello World, Hello Universe!!

Malam hari ketika aku dan para Backpacker  dari kawasan Little India menelusuri jalanan Singapura dengan menggunakan MRT Singapura menuju ke kawasan Raffles Place. Little India Singapura yang kami lalui mengeluarkan aroma khas bunga Melati dan semerbak bunga lainnya menambah aura malam yang panjang di Singapura. Dari peta MRT Singapura yang untuk menuju ke Raffles maka harus melalui Dhouby Ghaut .

Sesampai di kawasan Raffles kami berjalan menuju Marina Bay Sands. Suasana Marina Bay Sands di malam hari sangat indah dan menarik perhatian karena perpaduan lampu berwarna-warni yang dibuat seapik mungkin ditambah  dengan suasan mewah nan elegan membuat kami tercengang!!

Marina Bay Sands Singapore
Marina Bay Sands Singapore

Padahal kalau di perhatikan Marina Bay Sands itu hanyalah bangunan yang di puncak Sky Park terdapat  taman landskap. Tapi perpaduan dan permainan lampu membuat suasana Marina Bay Sands menyenangkan untuk jalan-jalan di Singapura pada malam hari. Kalau menurutku suasa Marina Bay Sands lebih indah dibandingkan pada siang hari pada siang hari kelihatan biasa saja.

Hal yang paling disukai pengunjung dan dinanti oleh pengunjung pada malam hari di Marina Bay Sands ialah pertunjukan lagu dengan permainan lampu dari Marina Bay Sands.

Awalnya aku tidak ‘ngeh’ kalau ada song show di Marina Bay :D.. apatis banget yah!! Sampai ada yang menanyakan kepadaku kapan pertunjukan dimulai barulah aku tahu ada pertunjukan disitu hehe 😛

Aku dan Tim Backpacker
Aku dan Tim Backpacker

Oh ya, icon Singapura “Merlion” terdapat di kawasan Raffles yang masih satu area dengan Marina Bay Sands. Merlion Park sendiri hanyalah patung singa putih yang merupakan symbol Singapura. Pengunjung ramai sekali berburu photo di area Merlion dan Marina Bay Sands di malam hari. Disekitar Marina Bay terdapat beberapa cafe yang berjejer serta terdapat hotel mewah sekelas The Fullerton Bay.

Aku dan teman-teman Backpacker pun tidak lupa untuk berphoto di depan Marina Bay Sands dan Merlion, karena katanya tidak apdol kalau belum berphoto dengan Singapore’s icon jika berkunjung ke Singapura (Padahal sebenarnya mau eksis doang  😀 ntar dibilang “no photo, hoax” hihi)

Merlion Park Singapore
Merlion Park Singapore

Puas menikmati suasana Marina Bay, aku dan tim menuju City Hall untuk mencari fountain raksasa tapi tidak semua ikut, hanya aku, Ikhsan dan Tommy. Rahmat, Saleh dan lainnya pulang karena hari sudah larut. Padahal aku keesokan harinya harus melanjutkan pengalaman ke Melaca seorang diri eeh malah begadang di Singapura, “tanda-tanda cewek geblek” 😀

Akhirnya fountain raksasa Singapura yang kami lihat sudah tutup dan kami pulang dengan rasa kekecewaan. Padahal nyari air mancur raksasa susahnya minta ampun, kami harus jalan kaki dari Marina Bay menuju City Hall.

Sepulang dari City Hall, aku, Ikhsan dan Tommy pun melanjutkan ke Mustafa Center di Little India. Mustafa Center Little India Singapura ialah salah satu pusat belanja murah di Singapura. Mustafa Center terdapat beberapa cokelat dan mainan kunci ala Singapura.

Aku yang mengamati cokelat Singapura malah nyengir melihat
“manufacturer” yang terdapat di kemasan cokelat Singapura. Made in Malaysia katanya!! Akhirnya aku malah tidak membeli karena harganya 1 kotak cokelat itu seharga $10, aku hanya mengambil cokelat yang seharga $3 saja, maklum kere 😀

Dari Mustafa Center, eeh aku, Ikhsan dan Tommy malah nyasar di kawasan Little India saat menuju hostel. Rasanya kami berjalan selama 2 jam dan hari menunjukkan pukul 2 pagi sementara pagi hari aku harus ke Melaca. Saat menuju ke Mustafa Center tidak ada halangan saking mudahnya nah saat pulanglah terjadi insiden “lost in the early night of Singapore”.  

Beginilah kalau tidak melihat peta Singapura, tapi untungnya we made it walau jam menjukkan jam 3 pagi..

Yeah 1 hari yang melelahkan di Singapura dengan pengalaman nyasar di Singapura serta pengalaman 1 hari Singapura yang luar biasa 😀

-Salam Backpacker dan Blogger Indonesia-

Winny Alna

Jalan-Jalan ke Singapura “Catatan Perjalanan Singapore”


“Everything ends, and everything matters. Everything matters not in spite of the end of you and all that you love, but because of it. Everything is all you’ve got…and after Everything is nothing. So you were wise to welcome Everything, the good and the bad alike, and cling to it all. Gather it in. Seek the meaning in sorrow and don’t ever turn away, not once, from here until the end. Because it is all the same, it is all unfathomable, and it is all infinitely preferable to the one dreadful alternative by  Ron Currie Jr.”

Merlion Park
Merlion Park

Hello World, Hello Universe!!

Perjalanan ke Singapura tahun 2013 memang memiliki kesan tersendiri bagiku. Bahkan kenaikan kurs Dollar terhadap Rupiah tidak mempengaruhi niatku untuk mengunjungi  Negeri Singa Putih tersebut. Dengan bantuan Eloisa, wanita asal Filipina yang aku temui di Bandara Changi, akhirnya aku dapat menaiki Sky train dilanjutkan dengan MRT Singapura menuju Little India, tempat dimana teman backpacker Indonesia lainnya menungguku.

Filipina woman
Eloisa on Sky Train Singapore

Hal yang membuatku kagum akan Singapura ialah public transport yang benar-benar memanusiakan manusia.  Petunjuk di setiap jalan jelas, negaranya bersih serta teknologi yang maju.  Jadi tidak heran kalau Changi International Airport menjadi salah satu bandara internasional terbaik di dunia. Karena fasilitas pendukung yang memadai yang mampu memanjakan pengunjungnya.

Changi airport
Changi airport

Buat para traveler/backapcker pemula yang pertama kali ke Singapura, jangan khawatir atau takut nyasar di Singapura karena tips mengelilingi Singapura tanpa nyasar, cukup bermodalkan “Peta Singapura”. Dengan berpedoman kepada peta Singapura yang diambil di Bandara atau tempat lain di Singapura maka kita bisa mengelilingi Singapura dengan mudah karena dalam peta Singapura berisi arah dan tempat menarik seseantaro Singapura  dan pengunjung mendapatkan peta Singapura secara gratis.

Little India
Little India

Dengan berpedoman kepada peta Singapura, aku mengikuti setiap jalan yang ada di kawasan Litte India Singapura. Ternyata jarak antara jalan ke jalan yang lainnya di peta Singapura, kalau realitanya mirip antara gang ke gang di Indonesia. Berkat map Singapore akhirnya aku bisa bertemu dengan Iksan dan Tommy yang kemudian kami menuju Raffless untuk bertemu dengan backpacker lainnya seperti Rahmat, Saleh, dan lain-lain.  Aku sendiri memilih tinggal di kawasan Little India di Crown Inn dengan biaya hostel dormitory $20/night. Crown Inn di Little India merupakan salah satu hostel murah di Singapura. Tapi jangan banyangkan hostel yang private yah tapi sekelas dormitory yang orang lain yang tidak kamu kenal akan sekamar denganmu.  Fasilitas di Crown In memiliki free wifi dan breakfast serta minum sepuasanya. Lumayan hemat untuk tidak membeli air dalam kemasan botol. Karena harga air kemasan di Singapura itu mahal, karena air di Singapura itu di import sehingga sebaiknya harus membawa botol untuk air minum.

Mesin Tiket MRT Singapura
Mesin Tiket MRT Singapura

Setelah check in, lalu aku dan Tommy menuju ke Stasiun Raffles untuk melihat suasa Marina Sands Bay di siang hari. Sesampai di Raffles, kami melihat patung Thinker yang menarik perhatian kami. Si Ikhsan langsung berceloteh mengenai patung Thinker yang tak jauh dari Harliburton Hotel Singapura itu “kalau di Indonesia patung kayak gini itu patung galau kan?, kalau di sini (Singapura, red) malah jadi patung Berpikir” … hahaha #kuplak!!

Sambil menunggu tim backpacker lainnya, aku, Ihksan dan Tommy malah eksis di sekitar Marina Bay. Hingga anggota berkumpul kami kemudian balik ke Little India yang kemudian kami mencari makanan murah walau tidak dapat yang membuat kami malah nyasar ke China Town Singapura. Karena lapar, akhirnya kami makan di pasar depan Duxton Plain Park. Makan siang di Singapura itu seharga $4 per menu dan rata-rata segitu paling murah ‘duh kalau di Indonesia bisa makan di Mall hhihi..

Setelah kenyang kamipun mengelilingi China Town Singapura karena salah satu tempat membeli oleh-oleh murah di Singapura itu berada di China Town. Bisa dibilang China Town itu pusat belanja murah berburu oleh-oleh di Singapura. Kami berburu manik-manik, gantungan kunci hingga miniatur patung Merlion. Harga gantungan kunci di China Town Singapura bervariatif ada yang harganya $1 per buah hingga $5 per 6 buah tergantung toko, tapi rata-rata harga antara satu toko dengan toko lainnya di kawasan China Town hampir sama bedanya cuma di kelengkapan barang yang dijual.

Puas dengan China Town serta menyempatkan berphoto sejenak, akhirnya kami menuju keLittle India lagi karena malam hari kami ingin melihat Parade Sing of Song Marina Bay Sands.

(To be Continue)

-Salam Blogger Indonesia dan Backpacker Indonesia-

Winny Alna

Catatan Perjalanan Newbie ke Singapura


“Singapore is a modern country in Asia. The Thinker (1902), a nude male figure at about life-size sitting on a rock with his chin resting on one hand as though deep in thought,”

The thinker

Hello World, Hello Universe!!

Perjalanan pertama ke Singapura memiliki kesan yang tersendiri bagiku, Pengalaman perjalanan perdana Newbie ke Negara Orang penuh kesan dan pengalaman lucu serta bertemu dengan orang-orang yang unik dan baru. Setelah merasakan sensasi tidur di Terminal Changi Airport berselimutkan tas backpackku yang gede ditambah suhu AC yang mungkin saja 15 derajat Celcius serta derita amandel yang kumat, akhirnya subuhpun tiba. Ternyata tidak hanya aku saja yang tidur di Terminal 3 Bandara Changi, tiga wanita lainnya juga sudah ada diseklilingku padahal awalnya ruang tunggu yang aku pilih sebagai tempat menginap kosong, aku megira hanya akulah wanita gila yang tidur sendiri di ruang tunggu Bandara Changi dengan ransel gede sebagai bantal. Agak sedikit puas dengan hati ketika bangun melihat orang lain mengikutiku khususnya teman-teman wanita yang entah seiapa, aku merasa “trend center” hehe 😀

The Furlerton Bay Hotel
The Furlerton Bay Hotel

Nah kemudian aku bertemu dengan wanita asal  Philipina yang kemudian mengajari serta menuntun cara menggunakan MRT Singapura :D.. Bandara udara Changi memang bagus dan modern, untuk menuju terminal yang satu ke terminal lainnya kita cukup menggunakan sky train dan free. Kami sempat nyasar untuk mencari stasiun MRT dan akhirnya kami menemukannya di terminal 2. Akupun membeli kartu Ez-Link Card di ticket office stasiun MRT bandara Changi Airport di . Kartu Ez-Link ialah e-money sama seperti BCA Flash atau Mandiri e-money  yang digunakan untuk pembayaran MRT, bus, LRT dan beberapa outlet di Singapura.  Harga kartu ez-Link sebesar $12 dengan rincian harga kartu Ez-Link $5 dan deposit $7. Canggihnya lagi, kartu Ez-Link Singapura berlaku 5 tahun dan uang yang telah disimpan tidak dapat dikembalikan.

Aku sendiri menambah deposit $10 buat jaga-jaga dan cara penggunaan ez-link sangat mudah, caranya dengan meletakkan kartu di mesin yang tersedia dan secara otomatis akan menghitung biaya perjalanan. Nah bagi pemula yang baru ke Singapura, tidak usah khawatir akan nyasar atau tidak mengerti karena Singapura kota yang memberikan kemudahan kepada turis karena rambu yang ada disetiap jalan membuat orang awam mengerti. Tips dari saya hal penting yang harus dilakukan pertama kali di Singapura ialah mengambil semua brosur berupa peta yang ada di terminal karena peta yang disediakan gratis dapat menuntun untuk menjelajah Singapura secara mudah.

Mesin Tiket MRT Singapura
Mesin Tiket MRT Singapura

Setelah banyak bicara dengan wanita Philipina yang aku kenal di Bandara, akupun mengambil peta yang ada untuk melihat rute MRT karena tujuanku ialah bertemu dengan Ihksan dan Tommi yang sudah duluan di Little India padahal awalnya aku ingin menginap di Bugis Street. Tapi karena sudah pagi jadi saya memutuskan untuk mengubah jadwal destinasi ke Litte India. Dari rute MRT Singapura, bagi yang pertama kali maka untuk mengetahui kemana aku harus pergi selama di Singapura sangat mudah. MRT Singapura memiliki 4 jalur utama  dan setiap jalur utama memeliki attraksi menarik. Kalau di peta Singapura (place should visit).

4 jalur utama MRT Singapura ialah  East West Line ,  North South Line, North East Line dan Circle Line.

1. East West Line (jalur hijau) menuju ke Bandara Changi menuju Pasir Ris dan akhirnya Joo Koon.

2. North South Line (jalur merah) menuju ke Marina Bay hingga ke Jurong East. Jalur North South merupakan jalur favorite karena di jalur ini orchard road berada.

3. North East Line (jalur ungu) menuju  Punggol hingga ke Harbour Front. Jalur ini kami gunakan menuju ke Little India dan Chinatown Singapura.

4. Circle Line (jalur kuning) yang memutari pusat kota Singapura dari Harbour Front hingga ke Marina Bay.

 

One Raffless Quay
One Raffless Quay

Dengan peta MRT akhirnya aku menuju Little India dan bertemu ikhsan dan Tommi. Akupun mencari tempat penginapan semalam di Crown in di litte India yang harga kamar dormitory nya $20/night. Jangan kira kita nginapnya di hotel yang wah dengan seharga segitu karena merupakan dormitory berisi orang alias entah siapa dan campur. Untungnya saat d dorm, di atas dan sebelahku wanita asal German dengan 3 orang yang aku lupa namanya.

Di Crown in, harga tersebut sudah termasuk brekfast berupa roti dan teh yang bisa diambil dibawah. setelah check in dan barang aku titip, aku, Ihksan dan Tommi ke One Raffles Quay menuju Marina Sands Bay untuk menunggu teman-teman yang backpacker yang lain.

 

To be continue

 

 

Ngegembel di Singapura


Hello World, Hello Universe!

So i took my bag and my slipper then travelling! I could being whatever i want to and travelling to everywhere! I enjoyed my life!

Marina Sands Bay

Perjalanan perdana ke Singapura memiliki kesan tersendiri. Beberapa pengalaman gila, lucu, bego dan nekad bercampur aduk. Sebagai newbie traveller dunia kayaknya penuh pengalaman unik selama perjalanan khususnya pengalaman perjalanan Jakarta-Singapura.

Travelling ke Singapura sudah direncanakan dari oktober 2012 dan berangkat ke Singapura Agustus 2013 karena tiket promo murah Rp550.000 pulang pergi, Jakarta-Singapura-Jakarta.  Seharusnya perjalanan ke Singapura bersama sahabatku Monica Indriani, tapi karena dia tidak bisa ikut sehingga perjalanan pertama kali ke Singapura harus aku lakukan sendiri. Solo traveller!! 😀
Untuk jakarta ke Singapura memang aku lakukan sendiri tapi saat di menjelajah Singapura aku bergabung dengan anak Newbie Bacpakcker Indonesia dengan masuk ke situs serta merencanakan perjalanan dari 1 bukan sebelum hari-H. Pas di hari H keberangkatan rupanya aku melakukan kesalahan terbego yang pernah aku lakukan dan itu aku sadari setelah mengalami yang namanya jadi gembel di negeri orang :P.

Sabtu itu dimana seharian Aku dan Daboo jalan-jalan ke Kota Tua, Jakarta untuk melihat hasil blusukan Jokowi yang telah menyulap Kota Tua menjadi bersih dan rapi. Keadaan Kota Tua tampak bersih meski masih ada beberapa pedagang yang membuang sampah sembarangan. Kami menelusuri tempat Sejarah Batavia hingga tak terasa waktupun sudah menunjukkan jam 2 siang. Dalam ingatanku, aku akan berangkat ke Singapura pada pukul 10 malam hari ini juga. Mungkin perjalanan ke Singapura antara mau tak mau bagiku karena dari Kota Tua, kami masih sempat ke Mangga Dua buat membeli modem. Ketika jam menunjukkan jam 4 lah aku sampai di kosan dengan terburu-buru. Daboo telah menyarankan untuk naik taxi, tapi karena aku ngeyel maka aku naik busway, alhasil disinilah disaster itu terjadi. Bayangkan saja waktuku habis 1 jam hanya menunggu busway, malangnya saat naik Damri tidak terkejar. Sesampai di Bandara Soekarno Hatta jam 6 pas, pesawat telah berangkat. Yah i missed my flight for the first time!!

Perasaan gundah, kedal, emosi bercampur aduk!! Rupanya aku salah, aku berangkat seharusnya jam 6 sore, pulang dari Singapura baru jam 6 sore. Bayangkan 1 tahun kesilapan untuk jam berangkat. :-[
Alhasil aku berburu next fligth yang akhirnya jatuh ke Jet Star seharga 65 usd. Itulah yang termurah, sempat kaget ditawarkan naik Singapore Airline seharga 500usd. Dan jam berangkatnya ialah jam 9.30 malam, ckkckckckc apes banget. Atas saran teman aku pergi dan nekat membeli kembali tiket ke singapura. Karena sesampai di Changi airport, Singapura telah larut malam, dan akhirnya aku tidak berhasil menemukan teman backpacker yang lain serta MRT yang telah tutup, akhirnya mau tak mau aku tidur di bandara alias menggembel!

Changi Airport
Changi Airport

Tidur di bandara Changi, Singapura dengan berbantal tas backpack ku ditemani dengan kesejukan AC, ahhaha aje gila, inilah pertama kali dalam sejarah perjalananku yang ngebolang menjadi gembel but the journey should continue!!!

To be continue

Salam Backpacker dan Blogger Indonesia

-Winny Alna-