Backpacker ke Malaysia sehari


Best way to not get your heart broken, is pretend you do not have one

(Charlie Sheen)

batu caves
Kami di batu caves

Hello World!

Kualalumpur, 2 Maret 2015

Waktu menunjukkan jam 8 malam di Hatyai, waktunya aku, Ade, Ilham, Sarta, Sarah dan Reza bersiap perjalanan malam kami menuju ke Kuala lumpur. Sengaja kami memilih bus malam untuk menghemat biaya penginapan serta lama perjalanan kurang lebih 10 jam. Sebelumnya jam 7:30 menit kami sudah dijemput menuju ke kantor pusat bus berada dimana para wisatawan yang rata-rata bule berada. Mungkin hanya kami saja warga Asia yang berada di bus malam pada waktu perjalanan ini. Kami di drop di pusat bus untuk mengumpulkan penumpang dan di kantor ini bisa sholat magrib karena ada musholla. Ade dan Reza sempat sholat di kantor travel bus, sedangkan yang lainnya asyik di dunianya sendiri bermain HP memanfaatkan fasilitas wifi yang ada. Memang perjalanan selama di Hatyai kami paling banyak menggunakan wifi karena si Reza yang sok gaya mau membeli kartu perdana malah tidak jadi beli lantaran persedian Bhatnya yang terbatas. Berbeda dengan saat di Malaysia, ada Ade yang menjadi bank kami sekaligus pusat wifi kami karena dia membeli kartu dana Malaysia.

Batu Caves Kuala lumpur
Batu Caves Kuala lumpur

Setelah kami mengumpulkan pasport kami untuk pengisian nomor urut bangku di dalam bus, kamipun satu persatu memasuki bus malam menuju ke Kuala lumpur. Dalam perjalanan kami menuju Malaysia, ada satu bule yang menarik perhatian kami karena keanehannya. Kalau dari segi muka dia kelihatan seperti Justin Timberlake tapi dari segi sifat agak “aneh”, dan “nyentrik”. Kenyentrikannya ketika dia membawa kotak dari plastik diseret kemana-mana saat di imigrasi Thailand dan Malaysia. Dia sempat jadi bahan ceritaan teman-temanku, walau sepanjang perjalanan kami lebih banyak tidurnya. Bus malam kami sempat berhenti untuk makan malam, tapi kami memilih di dalam bus saja karena keajaiban perjalanan kami ketika uang Bhat kami habis total terpakai di Hatyai dan koin receh terakhirpun kami beli aqua untuk diminum bersama-sama sehingga pas makan malam kami memilih tidur cantik. Untungnya aku, Sarta, Ilham dan Reza makan nasi goreng ayam dari pasar apung sebelum berangkat sehingga perut kami agak terisi.¬†Untuk kesan selama perjalanan malam dari Hatyai ke Kuala lumpur ketika di imigrasi. Jadi kami disuruh untuk membawa tas kami saat di imigrasi tapi ada satu cewek bule yang meninggalkan tasnya di bus, nah tiba-tiba sang kondekur bus melemparkan tas si perempuan bule saat di imigrasian. Serem kan? Syukurnya kami patuh taat akan aturan sehingga kami tidak mengalami hal tersebut.

 

KL Sentral
Sarah dan Bang Hamydy di KL Sentral

Untuk bus malam Hatyai agaknya kurang senyaman bus dari Kualalumpur ke Penang. Masih ingat ocehan Ade “Nya, gak bisa sandar kayak bus di Penang itu”. #plak hahahah ūüėÄ

Tapi walau tidak nyaman akhirnya selama perjalanan kami malah tertidur hanya bangun ketika bus berhenti di tempat makan, imigrasi Thiland lalu imigrasi Malaysia. Terakhir berhenti kami sudah sampai di Pudu Sentral jam 4 pagi. Agak kasar membangunkan penumpang apalagi wajah-wajah bangun tidur kami yang menyedihkan ditambah harus mencari penginapan. Lengkaplah luntang-lantung kami di negeri orang, terus si Reza dan Sarta dengan idenya untuk nongki cantik di Seven Eleven Malaysia eeh ternyata tidak ada tempat duduk. Sarah langsung berkata “lue kate Jakarta yang punya tempat duduk”. Alhasil kami berjalanan mencari penginapan disekitar Pudu walau dalam listku tempat yang kami tuju agak jauh jalan kaki. Untungnya Ade dan Reza menemukan uncle yang baik hati yang membolehkan kami check in jam 5 pagi tapi bayarnya sehari saja. Mungkin dia sedih melihat kegembelan kami. Untuk penginapan kami berjumlah 1 saja untuk 5 orang saudara-saudara karena Sarah akan pulang hari ini juga sementara kami baru pulang keesokan harinya. Untuk biaya penginapan kami yang check in jam 5 pagi check out jam 12 siang keesoakna harinya seharga 120 RM/5 orang. Not too bad lah ya! apalagi penginapannya ada AC dan TV, terdiri dari dua kasur, aku dan Sarta sekasur sementara Ade, Ilham dan Reza sekasur. Untuk syarat penginapan kami tidak boleh berisik tapi untuk gaya teman-temanku tidak meyakinkan. Oh ya aku dan Sarta malah dianggap kebo karena kami tidak menyahut ketika kami dibicarakaan, maklum kami kecapean sekali.

Batu caves KL Malaysia
Ade di Batu caves KL Malaysia

Jam 9 akhirnya kami bersiap pergi untuk sarapan karena Sarah harus ke Bandara jam 2 siang. Kami munuju ke KL sentral dari Pudu dengan MRT seharga 1,3 RM untuk sekali perjalanan. Kl Sentral terhubung dengan Mall, tempat kami untuk sarapan pagi merangkap siang. Di tempat ini pulalah kami menunggu Bang Hamydy sebelum akak Sarah pulang ke tanah air. Untuk tempat yang kami pilih adalah food station untuk makan dan mie nya sangat sedap, kami sempat bercanda sampai akhirnya Banga Hamydy muncul lalu bersama-sama mengantarkan Sarah dengan kereta cepat ke KLCC. Well, satu anggota jalan-jalan kami pulang ke tanah air dan kami mengajak Bang Hamydy untuk nongki di Bukit bintang nanti malam yang segera bang hamydy iyakan.

Untuk mengisi kekosongan hari, akhirnya aku mengajak teman-temanku ke batu Caves walau aku pernah ke Batu Caves Malaysia waktu Thaipusam tapi pasti temanku belum pernah kesana kecuali Ade. Paling tidak, pasti akna menarik membawa mereka ke dua tempat iconic dan wisata gratis Malaysia dalam sehari. Kalau diingat ocehan Reza yang paling lucu “Pahala Winny paling banyak ya bawa kita jalan-jalan hemat”, lalu Ade menimpali “Lu ada maunya yah Za muji Winny” ahhaha ūüėÄ

Kocak dan mereka!

batu caves
Batu caves

Untuk menuju ke Batu Caves dari KL Sentral kami memilih naik commuter line Malaysia seharga 2 RM. Cukup mudah menuju ke Batu Caves karena petunjuk jalan jelas sehingga kami tidak perlu khawatir untuk nyasar saat. Sementara pemberhentian batu caves memang paling akhir sehingga saat turun dari kereta cukup berjalan sedikit sampailah kami. Di stasiun Batu caves terdapat keran air yang bisa diminum langsung dan sebelum menjelajah kami sempat sholat Zuhur di stasiun Batu Caves.

Berjalan menuju ke patung emas, kami mengamati keadaan sekitar karena aku penasaran dengan Patung Hanoman yang ada di tempat ini, karena waktu Thaipusam dulu aku tidak melihat Hanoman yang ternyata dekat dengan arah ke stasiun Gombak. Di sekitar area itu ada patung Dewa-dewa Hindu tapi karena harus bayar lagi terus malas bayar sehingga kami tidak jadi masuk malah berjalan menuju ke patung utama. Terdapat merpati disepanjang jalan yang membuat kebinalan Ade untuk berphoto semakin menjadi-jadi!

Reza di batu caves
Reza di batu caves

Tepat di patung maka teman-temanku memutuskan naik tangga menuju ke Puncak masuk ke dalam Gua. Aku tidak ikut naik tangga karena malas sehingga aku memilih untuk menunggu mereka dibawah saja hingga akhirnya aku memutuskan untuk minum buah kelapa segar seharga 4RM. Kira-kira 30 menit aku menunggu mereka untuk bergabung denganku minum saat panas matahari itu sesuatu!

Nah saat di tempat minum ada anak bule cakep banget sehingga kami meminta photo dengannya. Untung ibunya baik hati sehingga kami boleh berphoto dengan anak bule itu.

Srta dengan anak bule di Batu caves kl
Sarta dengan anak bule di Batu caves kl

Puas berada di batu caves akhirnya kami balik ke Pudu Sentral karena kami ingin ke Petronas soalnya aku penasaran melihatnya di sore hari. Maklum dulu kesana waktu malam hari itupun KLCC nya sudah tutup. Dari Batu caves kami ke KL Sentral lalu langsung ke Pudu. Dari Pudu lah kami jalan kaki menuju ke menara kembar Petronas mengikuti petunjuk jalan. Walau sore tapi jalan dari Pudu ke Twins Tower Petronas cukup menguras tenaga juga. Alhasil kami masuk ke dalam mall KLCC yang lucunya ocehanya si Reza ‚Äúgila ya mall nya biasa saja malahan bagusan GI/PI katanya‚ÄĚ hahaha yup dipastikan mall nya biasa saja bahkan rata-rata yang dijual merek terkenal banyak ditemukan di Indonesia juga.¬†Keluar dari mall KLCC maka kamipun menuju ke Menara Kembar petronas yang juga biasa saja! Disinilah kami menghabiskan sore hari serta hari-hari terakhir kebersamaan dalam menggembel ria di negeri orang!

Beranjak dari Menara Petronas akhirnya kami mencari makan malam karena lapar sangat. Pilihan kami ialah resturan atau bisa dikatakan warung FS Nasi Kandar Corner yang tak jauh dari KLCC yang salah satu karyawannya ternyata orang Aceh yang awalnya kami kira orang Malaysia. Kami makan nasi biryani lagi disini dengan teh tarik serta makan martabak satu untuk semua. Dari segi rasa lumayan enak dan yang paling membuat kami kaget ialah harganya yang cukup murah yaitu sekitar 31,5 RM untuk kami berlima sudah termasuk minum berbeda dengan sarapan pagi kami tadi pagi yang di Mall yang rata-rata perorang paling murah 10 RM/orang. Pokoknya makan disini menyenangkan sekali rasanya serta pas dikantong! Satu hal mengenai perjalanan kami yang kebangetan ketiak soal makan sok susah sehingga makan pagi dirangkap makan siang lalu makan siang dirangkap makan malam. Itupun kami bisa survive, hebat kan?

Petronas Towers
Ilham di Petronas Towers

Kenyang dan bego lalu kami berjalan menuju ke penginapan. Itupun jalan kaki saudara-saudara untuk mandi lalu istirahat sejenak karena kami hendak ke Petailing street, China Town nya Malaysia untuk mencari oleh-oleh murah khas Malaysia. Dari tempat kami menginap Petailing street cukup dekat sehingga bisa berjalan kaki. Untuk oleh-oleh di Petailing street cukup banyak variasinya mulai dari gantungan kunci hingga ke kaos. Lucunya persediaan Ringgit kami banyak sekali bila dibandingkan dengan Bhat yang miris sekali. Sehingga untuk membeli oleh-oleh masih bisa walaupun ujung-ujungnya minjam Ringgit nya Ade untuk membeli miniatur menara petronas. Untuk di petailing street ini teman-temanku bahagia, simple sekali membuat mereka bahagia yaitu belanja.

Untuk oleh-oleh, maka makanan menjadi pilihan utama kami seperti roti, teh tarik. Untuk kemasan teh tarik Malaysia itu enak sekali. Yang paling enak itu namanay teh tarik chek Hup malaysian 3 in 2 teh tarik seharga 14,9 RM sebungkus besar jauh lebih enak dari teh tarik Thailandnya Reza karena dia tetes darah penghabisan untuk mencari teh tarik Thailandnya saat di Hatyai, itupun dapatnya di Robinson. Tapi jangan sampai si Reza tahu kalau teh tarik Malaysia jauh lebih enak daripada nestle teh tarik Hatyainya, bisa-bisa di menjerit marah ahhaha ūüėÄ

Cukup lama kami berada di Petailing street lau jam 11 malam Bang Hamydy datang untuk nongkrong bareng dengan kami. Kami diajak ke Bukit bintang, dan disana makanannya enak dan murah sekali. Sayangnya aku tidak makan karena masih kenyang saat di Restauran nasi Kandar dekat KLCC. Lama juga kami nongkrong di Bukit Bintang sampai jam 2 pagi. Gila kan?

menara petronas
Kami di menara petronas

Untuk tempat makan murah meriah dan enak memng Bukit bintang tempatnya! Karena mata sudah 5 Watt akhirnya kami pulang untuk persiapan besok menuju ke tanah air. Besoknya kami tidak kemana-mana hanya sekitar petailing street saja yang buka jam pagi atau sekedar membeli jajajan makanan karena itulah oleh-oleh paling murah yang cukup untuk semua umat. Perjalanan backpacker Malaysia kami tuntas dan menyenangkan bareng geng kamseupay!

Rincian biaya pengeluaran di Kuala lumpur

1. Harga penginapan 120 RM/5 orang

2. Makan siang mie kuah 10,4 RM/1 orang

3. Harga MRT dari Pudu ke KL Sentral pp seharga 2,6 RM

4. Harga kereta dari KL Sentral ke Batu caves pp seharga 4RM

5. Makan kelapa di batu caves 4 RM

6. Makan malam nasi kandar 31,5 RM

Catatan ngengembel ke dua negara Thailand-Malaysia selesai ūüėÄ

Salam

Weeny Traveller

Iklan

Sehari Keliling George Town Penang, Bisa!


Don’t limit yourself to someone else’s opinion of your capabilities. Be you. Dream, plan, execute!

– Steve Maraboli

George Town Malaysia
George Town Malaysia

Hello World!

Penang, 27 Februari 2015

Hari pertama di Malaysia dengan teman-temanku yang gokil. Setelah perjuangan panjang dari Kuala Lumpur yang berakhir dengan kesalahan kecil tanpa mengikuti itenary perjalanan yang membuat waktu hilang dan extra biaya. Kesalahan mengambil jalur Sungai Nibong bukan dari Butterworth padahal naik ferry dari Butterworth hanya 0.4 sen saja dan pulangnya gratis tapi karena pengalaman calo di Pudu Sentral yang mengikutin kami kayak bebek sehingga keputusan untuk ke Penang dari jalur darat “Sungai Nibong” pun terjadi. Kami harus ikhlas kehilangan moment pengalaman naik ferry serta extra biaya ke KOMTAR seharga 2 RM.

Tips buat pemula yang ingin ke George Town pilihlah jalur Butterworth jangan ke Pulau Penang dari Sungai Nibong karena jika ingin melihat objek wisata utama Penang ada di George Town dan dekat dengan KOMTAR. Komtar adalah singkatan dari Komtar Penang mall karena memang berupa mall yang cukup terkenal di George Town.

Buat yang belum tahu tentang George Town, adalah ibukota dari Penang yang masuk di dalam daftar UNESCO Heritage Site yang. Keunikan dari objek wisata George Town terletak pada banyaknya tempat menarik gratis di kota ini yang bisa dilalui dengan jalan kaki atau bersepeda atau bahkan menggunakan bus gratis khusus pengunjung.

Georgetown is the capital of the state of Penang which was designated as UNESCO World Heritage Site in 2008, in recognition of its unique architectural and cultural gifts¬†. Named after Britain’s King George III. Georgetown. ¬†

Penang
Ade di Penang

Sesampai di KOMTAR pada sore hari, teman segeng yang terdiri dari Ade, Sarta, Ilham, Reza dan Sarah sudah kecapean apalagi penginapan kami belum dapat. Dari itenary yang aku buat kami akan menginap di Guest in muntri di Jl. Muntri No. 17 Georgetown, Penang, Malaysia. Syukurnya si Ade membeli paket internet sehingga kami bisa mencari penginapan dengan bantuan google map. Karena hasil searchingsebelumnya salah satu penginapan murah di George Town cocok banget buat kantong backpacker terletak disini.

Nah saat dilihat di peta, ternyata alamat tersebut agak lumayan jauh tapi untuk naik angkutan tidak tahu naik apa. Apalagi kami sudah nyasar di Sungai Nibong dan menunggu bus ditambah muka lelah serta kelaparan dari teman-temanku. Akhirnya melewati mall Komtar Penang, kami melihat restauran India sehingga kami memutuskan untuk makan terlebih dahulu untuk menghilangkan esmosi dari teman-temanku. Karena¬†slogan kita,‚ÄúLapar bego, kenyang dongok”! Parah gak tuh hahahah ūüėÄ

Muntri In Malaysia
Penginapan murah di Penang “Muntri In Malaysia”

Hal yang paling aku suka selama jalan-jalan keliling George Town Penang Malaysia ialah teh tarik super lezat. Aku suka teh tariknya. Saat makan sore disebelah mall KOMTAR berupa restauran India kami makan nasi briyani dan teh tarik dan kami menghabiskan biaya sebesar 64,8 RM/7 orang. Enaknya ketika teman Ade si Sultan yang ikut dengan tim kami, porsi makanannya sedikit sehingga akulah yang menghabiskan makanannya berupa nasi goreng ahhaha…

Oh ya sistem perjalanan kami ialah dengan murni sharing cost artinya kami kumpulkan uang misalnya masing-masing 50RM kemudian dipakai untuk bayar makanan sama-sama, transportasi dan penginapan. Kalau tidak salah kami 3 kali mengumpulkan uang untuk dibayarkan masing-masing. Itulah sisi enaknya dari perjalanan trip keliling Malaysia-Thailand ala setengah backpacker kali ini karena orangnya tidak pelit dan baik hati dan mudah diatur.

Saat perut sudah kenyang barulah kami menemukan penginapan murah di Jl. Muntri. Tempat kami menginap bergaya china kuno. Enaknya di Muntri biaya penginapan permalan cukup murah berupa dormitory 28,5 RM dan 0,5RM untuk biaya pajak plus ada gratis sarapan roti dan buah apel. Sayangnya yang aku tidak suka ketika melewati lorongnya yang berkesan angker sehingga kesan horor langsung terjadi. Bahkan untuk ke toilet saja aku harus minta ditemanin Sarta saking aku penakutnya. Sebenarnya tempatnya bagus cuma aku agak parno saja mungkin kebanyakn nonton film Jiang-Shi sih akunya heheheh:D

wisata george town
Wisata George Town

Oh ya buat calon backpacker yang mencari penginapan murah di Penang sebenarnya banyak cuma harus sabar mencari. Waktu malam-malam mengelilingi Penang aku melihat hostel bernama Peace Hostel yang harga penginapannya hanya 20RM semalam, lumayan kan murahnya?

Intinya jika ingin mencari penginapan murah atau hostel/guesthouse murah di George Town tidak usah khawatir karena mudah di dapat. Salah satu tempat lain bisa dicoba didaerah Lebuh Chulia. I

Ok kembali ke pengalaman keliling Penang dalam semalam, setelah kami sampai di penginapan jam 7 malam, akhirnya kami memutuskan untuk mandi lalu jam 8 berkumpul kembali untuk mengelilingi Kota George Town di malam hari dengan tujuan utama mencari wisata murah meriah di George Town berupa Street Art George Town yang fenomenal!

Tepat jam 8 malam, kami pun berkumpula untuk mengelilingi Kota George Town beramai-ramai. Ada satu art street yang berada di sekitar penginapan kami berupa “Kungfu girl” yang malam hari kelihatan horor bahkan kami tidak berani memphotonya, padahal Kungfu Girl ini sangat iconic sekali. Akhirnya kami malah berjalan ke arah sebaliknya dan menemukan tulisan yang lucu berupa¬†welded iron wall caricatures marking George Town, yah sama seperti namanya berupa gambar dibuat dalam besi berupa orang dengan pesan yang terkandung didalamnya. Salah satu yang lucu ialah tulisan “Hello Orang kaya, Hello Tauke” yang menurut kami lucu sehingga kami sempat berphoto dengan tulisan itu.

objek wisata Penang Malaysia
Sarta di Art Street yang merupakan objek wisata Penang 

Awal-awalnya teman-temanku semangat 45 mencari gambar-gambar iconic yang menjadi icon George Town yang terkenal dari Penang. Sayangnya karena kami salah jalur sehingga perjalanan kami terasa jauh alias mutar-mutar tidak jelas. Oh ya selama perjalanan di malam hari di George Town, Sultan pergi dengan temannya yang mirip banget dengan artis Raffi Ahmad. Sampai kami mengatakan kalau dia adalah KW nya Raffi Ahmad sambil bergurau hahaha…

Dia juga sempat memberikan arah dimana sebenarnya letak dari gambar-gambar iconic dari George Town, sayangnya kami nyasar sehingga kami membutuhkan waktu 3 jam memutari George Town dengan jalan kaki dari Jl. Muntri.

PS sebenarnya jalan Muntri dekat dengan tempat art street ini berada cuma karena kami salah ambil jalur jalan sehingga kami berputar dan berpusing-pusing ria! Walau kami membawa peta wisata George Town ditangan tapi tetap saja susah mendapatkan art street Penang. Kebanyakan yang kami temukan berupa gambar besi biasa yang temanku tidak suka. Satu lagi catatan mengenai Penang jangan ekpektasi terlalu tinggi apalagi yang tidak suka dengan kota tua karena George Town ini tidak ada bedanya dengan Melaka atau Kota Tua Jakarta jadi yang tidak suka dengan kota tua sebaiknya jangan kesini karena tidak sesuai dengan tujuan wisata kamu. Kalau aku suka dengan wisata Kota Tua sehingga saat di Penang aku senang-senang saja bahkan aku belum puas rasanya karena kami belum ke Penang Hills. Satu lagi yang harus dicontoh wisata tua Indonesia ialah bagaimana orang Malaysia menghargai wisata dan merawatnya contoh kecilnya sampah yang jarang aku lihat di jalanan. Semoga ke depan wisata Indonesia semakin baik dan kesadaran wisatawan untuk menjaga kebersihan juga semakin meningkat ya ūüėČ

Ilham di depan art street George Town
Ilham di depan art street George Town

Oh ya untuk art street yang pertama kali temukan ialah gambar anak kecil yang melambaikan tangan dengan jendala. Art Street George Town sebenarnya ialah berupa lukisan 3D yang dilukis di dinding rumah sehingga yang penyuka photo cocok untuk bernarsis ria dengan lukisan tersebut. Yang membuatnya terkenal menurutku terletak di bangunan yang kuno antara perpaduan Eropa dan Asia yang membuatnya menarik plus wisata George Town nya sendiri yang gratis.

Satu lagi pengelaman seru kami saat mengelilingi George Town pada malam hari ketika kami melihat the House 179 yang di depannya ada sebuah mobil meriam dari kertas lengkap dengan lambang love di depannya. Saat kami terkesima dengan meriam tersebuh simepunya menyalakan lampu bagi kami untuk bisa kami photo dari rumahnya sehingga kami merasa dihargai banget, istilahnya welcome banget ūüėÄ

Art Street Dua anak melambai yang pertama kali kami temukan saat keliling Geoge Town!

objek wisata penang
Kami di depan objek wisata penang

Setelah dari dinding tempat bocah yang melambai dari jendela kami menemukan lukisan 3D kucing besar. Sayangnya kami tidak menemukan seluruh gambar karena temanku yang lain sudah lelah berjalan. Nah saat adegan lelah inilah ada adegan si Sarah mengambek karena kecapean. Mungkin dia sudah bosan sehingga pas mencari art street yang lain dia sudah kelihatan Bete. Bahkan saat berjalan, dia jalan sendiri di belakang. Terakhir perjalanan kami hanya di tempat bocah bersepeda lalu kami memutuskan mengakhiri perjalanan mencari art street yang lain.

Ketegangan terjadi ketika kami bimbang memutuskan akan tetap mengelilingi George Town sehari lagi atau balik ke Kuala Lumpur atau pergi ke Hatyai. Akhirnya kami sampai disebuah warung yang banyak sekali pengunjungnya yang membuat kami penasaran kenapa banyak sekali orang mengantri untuk membeli makan padahal jam sudah jam 11 malam. Dipikiran kami pasti tempat tersebut enak atau murah sehingga banyak orang. Tempat tersebut tak jauh dari sebuah Masjid Tua yang mirip sekali dengan Masjid Raya Medan tapi Masjid raya Medan jauh lebih kece dong bangunannya. Sama tapi beda! Nama masjid itu Masjid Kapitan Keling Penang, nah disekitar masjid ini ada sebuah restauran nasi kandar yang didirikan sejak tahun 1943 dan hanya buka dari jam 10 malam saja. Disinilah kami berunding seperti konfrensi meja bundar  1949 untuk memutuskan kemana tujuan wisata kami esok harinya. Tentu saja sambil menikmati teh tarik kecuali Sarah yang tidak memesan apa-apa dan kami hanya memesan minum saja berhubung kami sudah kenyang. Nah saat berunding aku menanyakan kemana tujuan esoknya apakah ke Hatyai atau tidak. Kalau Sarta fifty-fifty, Ade ingin mengelilingi George Town lagi karena sudah nanggung di george Town dan belum melihat apa-apa yang sama persis dengan keinginanku, Ilham ikut kemana saja sementara Reza lebih memilih tidak ke Hatyai. Nah karena belum mendapatkan hasil apa-apa akhirnya aku memutuskan untuk melanjutkan diskusi keesokan harinya karena berdebat lama tidak akan menghasilkan apa-apa. Nah saat aku memutuskan melanjutkan diskusi keesokan harinya barulah si Sarah mengeluarkan pendapat untuk ke Hatyai padahal sejak dari Gambar anak kecil bersepeda dia sudah diam. Dia menyarankan untuk tetap ke Hatyai. Untuk jam keberangkatan dari Penang ke Hatyai yaitu jam 8, jam 1 dan jam 4 sore. Untuk pilihan berangkat dari Penang ke Hatyai jam 8 pagi tidak akan mungkin bagi kami karena aku tidak yakin kami akan bangun pagi sekali mengingat pasti kami kecapean, sementara jika berangkat jam 4 sore konsekuensinya ialah sampai di Hatyai malam sekali belum lagi kami tidak tahu apa-apa tentang Hatyai. Akhirnya kami memutuskan ke Hatyai jam 1 siang keesokan harinya. Dan keputusan inilah akhirnya yang mencairkan hati si Sarah dan untungnya teman yang lain setuju! Masalah pun clear!

Reza di George Town

Reza di George Town

Oh ya untuk lama perjalanan dari Penang ke Hatyai kurang lebih 3 jam perjalanan. Nah keputusan dibuat maka kamipun pulang karena rencana kami esok harinya jika sempat kami ingin ke Penang Hill kalau sempat jika tidak sempat maka kami besok kami akan melanjutkan mencari gambar-gambar 3D yang lain yang belum sempat kami temukan sebelum ke Hatyai.

Akhirnya kami berjalan pulang ke penginapan sambil menemukan beberapa gambar lainya sambil melewati little India Penang dan waktu telah menunjukkan jam 12 malam.

Saatnnya untuk istirahat!!

NB: Untuk bocoran pada akhirnya kami tidak pergi ke Penang Hill dan tidak mencari gambar 3D lainnya keesokan harinya!

Biaya pengeluaran pertama di Kualalumpur dan Penang Malaysia

– Harga naik bus dari Bandara KLIA 10 RM

– Ongkos kereta api Angkasa Puri ke KL Sentral 1 RM

– Sarapan nasi lemak di KL Sentral seharga 49,9RM/7 orang = 6,5 RM/orang

РOngkos MRT KL Sentral ke Pudu Sentral seharga 1.3 RM

– Biaya cemilan sandwich dan minumam selama perjalanan Penang seharga 16,8 RM/7 orang = 2,5 RM

РHarga bus dari Malaysia ke Sungai Nibong Penang 35 RM

– Harga bus dari Sungai Nibong ke KOMTAR seharga 2 RM

– Makan sore di KOMTAR berupa nasi briyani seharga 64,8 RM/7 orang = 9,3 RM

– Snack malam seharga 9,5 RM/7 orang = 1,4

– Harga penginapan Muntri in 196RM/7 orang = 28,5 RM/orang

Total Biaya hari pertama di Malaysia = 71, 5 RM

Di meja tempat warung nasi kandar inilah kami berunding tujuan wisata kami berikutnya!

Peta wisata george Town
Peta wisata george Town

 

Tips travelling di Penang

1. Jangan lupa untuk mengunjungi Penang Hills

2. Jangan mencoba jalur darat Sungai Nibong kalau ingin mengelilingi Penang dalam sehari alias kejar tayang objek wisata Penang

3. Daftar Street Art in George Town yaitu

a. Welded iron wall caricatures marking George Town : Jimmy Choo, win win situation, Mr. Five Footway, one leg kicks all, bullock cart wheel, cheating husband, tok tok mee, wrong tree, too hot, ting ting thong, labour to trader, kopi O, untrained parakeet, three generations, rope style dan masih banyak lagi.

b. Street art by Ernest Zacharevic : boat, kids on bicycle, old motorcycle, boy on chair, kungfu girl dan masih banyak lagi. Lihat list nya disini!

Salam

Weeny Traveller

Hari Pertama Backpacker di Malaysia


“Work hard for what you want because it won’t come to you without a fight. You have to be strong and courageous and know that you can do anything you put your mind to. If somebody puts you down or criticizes you, just keep on believing in yourself and turn it into something positive”

by Leah

Malaysia
Malaysia

Hello World!

Kuala Lumpur, 26 Februari 2015

Aku dan Reza bergegas ke Bandara Soekarno Hatta karena penerbangan kami dari Jakarta ke Kuala Lumpur jam 20:30 malam. ‚ÄúWin keburu gak ya kalau dari Thamrin jam 5 ke Soeta‚ÄĚ?, tanya Reza padaku dengan polosnya lalu dengan tenang aku mengiyakan pertanyaannnya. Kami memutuskan naik Damri dari depan Mall Thamrin City karena biaya transportasi ke Bandara yang cukup murah yaitu Rp40.000 saja. Awalnya kami janjian dengan Sarta untuk berangkat sama tapi karena salah lihat waktu terbang sehingga aku dan Reza duluan ke Bandara mengingat betapa macetnya daerah Slipi saat hari kerja usai. Sarta sendiri berangkat dari Rawamangun sambil saling komunikasi dengan kami. Travelling ke Malaysia ala setengah backpacker atau setengah backpacker dengan jumlah beserta 6 orang memang waktu keberangkatannya tidak sama. ¬†Hanya aku, Sarta dan Reza memiliki jam penerbangan yang sama sementara yang lainnya berbeda. Sebut saja Sarah yang berangkat awal sekali kemudian disusul oleh Ade dan Ilham.

Karena kami paling akhir maka aku, Sarta dan Reza memiliki adegan lari-lari padahal sebenarnya kami masih memiliki waktu. Butuh 2 jam perjalanan dari Thamrin karena macet yang biasanya hanya 1 jam. Sesampai di Bandara Soeta betapa kagetnya kami melihat si Ilham masih di Bandara karena notabenenya dia seharusnya berangkat sama seperti Ade. Ternyata eh ternyata si Ilham ketinggalan pesawat sehingga kami berempat berangkat sama-sama. Kasihan sekali si Ilham, udahlah paling bontot ketinggalan pesawat pula!

Sedikit saran buat yang mengaku backpacker jika ingin melakukan perjalanan ke luar negeri harus mempersiapkan passport kalau sudah mendekati 6 bulan expired alias masa berlaku habis sebaiknya segera di perpanjang passportnya. Satu lagi web check in sangat bermanfaat sehingga tidak perlu datang di badara 3 jam sebelum penerbangan hanya untuk check in saja.

KL sentral
KL sentral

Setelah sampai di ruang tunggu kami sempat cerita-cerita hingga jam 9 malam kami berangkat. Sesampai di Kuala Lumpur International Airport 2 jam 23:30 lalu kami berjalan mencari bus menuju ke KL sentral karena kami berjanji dengan Bang Hamydy bertemu di KL Sentral.

Cukup mudah mempelajari transportasi di Kuala Lumpur karena semua tandanya jelas. Walau ke Malaysia yang ketiga kalinya tapi untuk membawa orang sebanyak ini ke luar negeri walau Malaysia saja baru pertama bagiku, jadi agak was-was gitu. Ternyata rasa kekhawatiranku hilang karena mudah sekali mempelajari transportasi public di Malaysia. Jadi jalan-jalan ke Kuala Lumpur tanpa guide mudahlah!

Dari bandara KLIA kami menuju ke ground floor blok C dari KLIA 2  untuk membeli tiket bus menuju ke KL Sentral. Nama bus yang kami tumpangi ialah Sky bus dengan harga tiket bus 10 RM.  Selain naik sky bus, cara lain naik bus ke Kuala Lumpur dari dari Bandara KLIA dengan airport coach ke KL sentral sampai jam 00:30 malam. Yang lucu saat memilih naik bus ialah si Reza yang sok miskin memutuskan antara 1 RM naik yang merah atau kuning padahal harganya sama-sama 10 RM saja. Mirip harga Damri ya?

perjalanan ke penang
perjalanan ke penang

Sesampai di KL Sentral waktu menunjukkan jam 1 malam maka kami berempat mencari wifi untuk menghubungi Bang Hamydy yang akan menjemput kami di KL Sentral sementara Sarah dan Ade sudah di rumah Bang Hamydy. Saat menunggu aku sempat bercanda ketika mengira orang lain yang merupakan bang Hamydy tapi bukan hingga akhirnya kami dijemput dengan mobil bang hamydy. Jadi beramai-ramailah kami ke rumah Bang Hamydy!

Bang Hamydy sangat baik pada kami mulai dari menyiapkan kasur hingga handuk sampai roti. Baik sekali, beruntungnya kami mendapatkan host sebaik dia ūüėÄ

Kuala Lumpur, 27  Februari 2015

Pagi-pagi kami sudah bersiap, orang-orang yang aku bawa kali ini seru walau mulutnya ember hahahaha…

Rencana kami di hari kedua di Kuala Lumpur menuju ke Penang karena aku sangat penasaran dengan wisata George Town. Stasiun kereta api yang terkenal dari tempat bang Hamydy Angkasa Puri yang cukup dengan dengan KL Sentral dengan harga 1 RM saja. Pagi hari bang Hamydy telah mengantar kami ke Agkasa Puri, baiknya!

Oh ya kami sempat sarapan nasi lemak di KL Sentral seharga 49,9RM/7 orang alias 6,5 RM perorang sudah termasuk minum, nah saat di KL Sentrallah ada satu anggota bernama Sultan, temannya Ade yang ngikut kami ke Penang. Untuk menuju ke Penang dari Kuala Lumpur maka harus ke Pudu Central sehingga dari KL Sentral kami menuju ke Puduraya dengan mengggunakan MRT Malaysia dengan harga 1.3 RM. Di KL Sentral kami sempat membeli sandwich dan minumam seharga 16,8 RM/7 orang untuk bekal menuju ke Penang. Untuk harga bus ke Sungai Nibong Penang seharga 35 RM dengan jam berangkat jam 11 siang dan sampai di Penang jam 16:30.

Pengalaman yang tidak menyenangkan saat di Puduraya ketika banyak sekali calo yang menawarkan naik bus sampai kami diikuti sehingga agak gimana gitu. Untungnya petugas di Puduraya sangat baik hati dan hal yang aku suka di Puduraya ialah adanya wifi gratis hahahha.. Sehingga walau pengalaman kurang sreg saat di Pudu kami masih bisa santai paling tidak tiket sudah di tangan menuju Penang,

Oh ya kesalahan yang kami lakukan dalam perjalanan ke Penang dari Kualalumpur dengan membeli tiket ke Sungai Nibong bukan ke Butterworh padahal KOMTAR, lebih dekat dari Butterwoth. Kami kehilangan moment naik ferry serta tambah biaya dari Sungai Nibong tapi mendapatkan pengalaman berharga nyasar sama-sama, bau sama-sama, panik sama-sama, dan bahagia sama-sama.

Di Penang tepatnya di Sungai Nibong kami berkenalan dengan Kakak dari Indonesia yang membantu kami menacariakn bus menuju ke KOMTAR nama sebuah mall yang sangat dekat dengan George Town UNESCO heritage world!

Mau tak mau kami membayar 2 RM menuju KOMTAR. Saat di Komtar kami agak panik, mencari penginapan yang susah belum lagi teman-temanku pasti esmosi kalau belum makan hahaha..

Akhirnya kami memutuskan makan sore di salah satu restauran India dan menu yang kami coba ialah nasi briyani dan teh tarik. Senangnya mengisi perut sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya,..

To be continue

Salam 

Weeny Traveller

Keliling Kuala Lumpur-Penang-Hatyai 2,5 juta


‚ÄúAll the pathos and irony of leaving one‚Äôs youth behind is thus implicit in every joyous moment of travel: one knows that the first joy can never be recovered, and the wise traveler learns not to repeat successes but tries new places all the time.‚ÄĚ ‚Äď Paul Fussell

Petronas
Menara Twin Tower Petronas

Hello World!

Malaysia, Thailand 26 February-3 Maret 2015 Edisi trip perjalanan Malaysia-Thailand kali ini, aku membawa teman-teman backpacker pemula selama 5 hari dengan budget perjalanan awalnya berkisar dengan modal 1,5 juta. Tiket pesawat sudah kami beli dari bulan Desember 2014 lalu dengan harga tiket pulang pergi Jakarta-Kuala Lumpur seharga kurang lebih Rp500.000. Yang sudah membeli tiket untuk ngetrip denganku yaitu Aku, Sarta, Sarah, Reza, Ade, Ilham, Irwan dan Reza Tanjung. Tapi Irwan dan Reza Tanjung membatalkan niat jalan-jalan bersama kami sehingga terkumpullah geng kamseupay yang terdiri dari Aku, Sarta, Sarah, Reza, Ade dan Ilham. Ada cerita lucu dibalik nama geng perjalanan “kamseupay” saat kami di Thailand. Akan aku ceritakan kenapa nama kelompok perjalanan ini kamseupay di cerita perjalanan berikutnya.

Kami dengan host Hamidy di kuala lumpur
Kami dengan host Hamidy di kuala lumpur

Overall perjalanan kami sangat menyenangkan karena orang-orang yang aku bawa sangat lucu dan gila ūüėÄ Perjalanan dimulai dari Kuala Lumpur ke Penang hingga ke Hatyai kemudia Songkhla kemudian balik ke Kuala Lumpur habis 2,5 juta termasuk tiket pesawat dan oleh-oleh. Biaya perjalanan seharusnya bisa lebih hemat lagi tapi karena temanku tidak bisa susah sehingga budget perjalanan kami menjadi 2,5 juta. Kira-kira murah tidak ya biaya 2,5 juta keliling Kuala Lumpur-Penang-Hatyai selama 5 hari? Karena murah itu relatif tapi bagiku bolehlah apalagi salah satu penyumbang biaya hemat kami karena saat berada di Kuala Lumpur kami memiliki host yang baik sekali yang mau menampung kami tidur semalam sehingga menghemat biaya penginapan selama semalam. Terimakasih kepada teman sesama blogger yaitu Bang Hamidy yang telah menampung kumpulan kangseupay melancong ke Kuala Lumpur ūüėÄ Oh ya dalam perjalanan kami mengelilingi Malaysia-Thailand, tujuan wisata utama yang aku ingin kunjungi ialah Penang yang membuatku penasaran dari lama serta Krabi. Tapi karena waktu yang tidak memungkinkan sehingga travelling ke Krabi kami batalkan sehingga hanya sampai Hatyai saja. Perjalanan kami berakhir di menara Kembar Petronas atau  yang terkenal dengan sebutan Twin Tower Petronas/ Kuala Lumpur Tower, landmark dari Kuala Lumpur.

Penang
Penang

Untuk keliling Asia Tenggara khususnya dua negara Malaysia-Thailand, aku sudah menyiapkan itenary perjalanan Malaysia-Thailand selama 5 hari 4 malam yang semoga bermanfaat sebagai panduan itenary perjalanan bagi backpacker pemula. Rencana perjalanan Malaysia-Thailand buat pemula

Date Time Activity Price Remark
26-Feb-15 20:25 – 23:25 Soekarno Hatta International Airport (Terminal 3) to Kuala Lumpur International Airport 2 (klia2) Rp150.000 Uang pajak bandara ke LN
26-Feb-15 23:25 – 24:00 Imigrasi
27-Feb-15 24:00-05.00 Tidur di bandara
27-Feb-15 05.00-06.00 Dari KLIA ke stasion KL Sentral. 10 RM Terminal bus KLIA Ground Floor, Blok C dan di Terminal kedatangan internasional KLIA (Lantai 3). Naik SKYBUS / AEROBUS
27-Feb-15 06.00-08.45 Makan pagi di Medan Selera KL Sentral RM 5 Menu : Nasi Lemak Rendang Ayam (RM 5), Nasi Ayam Roasted (RM 4.5), dan nasi putih (RM 1.5).
27-Feb-15 08.45-16:45 KL sentral ke Butterworth – George Town RM 35.5 KL-ke George Town 10 jam. Untuk menuju ke Penang, naik Fery ke Pelabuhan di George Town.Tiket Fery hanya 1.5 RM. Harga bus RM34
27-Feb-15 16:45-17:20 Ke penginapan di Guest Inn Muntri RM 28 Dorm campur, kamar mandi luar dan ada sarapan
27-Feb-15 17:20-22:00 Explore George Town
28-Feb-15 05:00-07.00 makan pagi persiapan Pusat transportasi umum di Georgetown terletak di KOMTAR, Pragin Mall Komtar.
28-Feb-15 07:00-12:00 Explore George Town Wisata Penang: Kek Lok Si Temple di Air Itam,  Sri Mahamariamman Temple, Penang Bridge, Penang Hill , Penang Toy di Jalan Tanjung Bungah, Penang
28-Feb-15 12:00-14:00 checkout makan siang
28-Feb-15 14:00-16:00 Menuju ke Hatyai RM 30  Perjalanan dari Penang ke Hat Yai normalnya ditempuh dalam waktu 4 sampai 5 jam
28-Feb-15 16:00-22:00 Penginapan di Hotel Cholatarn di Jalan Aengchan 550 Bhat
28-Feb-15 22:00-05:00 istirahat
1-Mar-15 05:00-18:00 Explore Hat yai 30 Baht Objek wisata Hatyai :  Klong Hae Floating Market, pasar terapung di bagian utara Kota Hatyai yang menjual berbagai macam makanan khas Thailand di atas perahu-perahu kecil. Hat Yai Municipal Park, Ton Nga Chang Waterfall, Hat Yai Observatory, Hat Yai Ice Dome dan pasar malam murah di Greenway Market dan ASEAN Market.
1-Mar-15 18:00-04.00 Menuju ke KL 104 RM Kereta malam
2-Mar-15 04:00-12:00 Ke Petronas dan Bukit bintang  Cara ke Petronas dari KL Sentral naik LRT Kelana Jaya menuju Gombak turun di KLCC.
2-Mar-15 12:00-18:00 Menuju Klang dan keliling KL
3-Mar-15 18:50 – 19:55 Kuala Lumpur International Airport 2 – Soekarno Hatta

Oh ya rencana  perjalanan diatas hanyalah awal perencanaan yang aku buat karena pada aplikasinya ada yang tidak sama diantaranya tidak jadi menginap di bandara karena kebaikan bang Hamydy yang manampung kami serta beberapa kesalahan perjalanan kami seperti tidak ke Butterworth hingga kami yang tidak bisa “sok cucah” alias kami makan apa saja yang membuat kami. Lucunya orang-orang yang aku bawa akan esmosi kalau belum makan tapi mereka bisa juga diajak tidak mandi bahkan tidur di bus demi menghemat biaya penginapan. Orang yang aku bawa kali ini emang manusia keren walau gak cocok backpacker tapi asyik untuk diajak jalan.

standing buddha hatyai
Standing Buddha Hatyai

To be continue.. Salam Weeny Traveller

Seharian Keliling Melaka, Malaysia


Melacca, Malaysia is a¬†historical city centre and listed one of¬†UNESCO World Heritage Site¬†. Some popular historical attractions in Melcca are St. John’s Fort, Fort A Famosa, St. Peter’s Church, St. Pauls’s Church, Christ Church, Francis Xavier Church, Stadhuys, Cheng Hoon Teng Temple and Jonker Street and many more!

Kincir Melaka

Hello World, Hello Universe!!

Hari kedua di Melaka, Malaysia aku ditemani oleh temanku Shaikh Nayeem Ahmed yang menjadi tour guide¬†selama di Melaka. Sebenarnya teman yang aku kenal di hostel adalah Yu Wang tapi sepertinya dia sudah bosan tinggal di Melaka selama 1 bulan. Untungnya ¬†Nayeem mengetahui tempat-tempat menarik di Melaka. He is a nice guy ūüôā

Melaka merupakan destinasi menarik untuk dikunjungi karena Kota Melaka memberikan atmosfer yang membuat kita kembali ke masa era zaman dahulu dan  jika berada di Melaka akan merasakan suasana perpaduan antara budaya Asia-Eropa.

Jarak antara satu tempat wisata ke tempat wisata lainnya tergolong dekat dan bisa dikunjungi dalam satu hari atau beberapa hari karena lokasinya yang mudah dijangkau dengan jalan kaki.

Kincir Belanda
Kincir Belanda

Saya menginap di ¬†salah satu hostel murah Melaka yaitu Discovery Cafe and Guesthouse¬†yang berada di Jl Bunga Raya, No.3 Melaka Malaysia. Awalnya temanku ¬†Citra menyarankanku untuk menginap di Tidung-tidur Guesthouse. Tapi ada seorang penduduk lokal Melaca bernama Nadya yang mengizinkan menginap di rumahnya meskipun akhirnya tawaran itu berupa tawaran PHP alias pemberi harapan palsu!! ckckc…¬†Untungnya mencari penginapan murah di Melaka itu mudah kok jangan khawatir ūüôā Everything is ok!! hehehee..

Tempat  pertama yang aku kunjungi di Melaka ialah St. Francius Xaviers Church yang tak jauh dari penginapan di Melaka. Gereja yang berwarna putih memancarkan suasana yang apik nan unik.

St. Francis Xavier Church was built by French priest in 1849 to commemorate St.Francis (Catholic missionary during 16th Century)

St Francius Xaviers Church
St Francius Xaviers Church

Tempat menarik lainnya di Melaka ialah Sri Poyyataha Vinayagar Moorthi Temple. Vihara ini sebenarnya aku temukan karena tidak sengaja berjalan sendirian mengitari Melaka di malam hari.

Sri Poyyataha Vinayagar Moorthi Temple
Sri Poyyataha Vinayagar Moorthi Temple

Tempat menarik lainnya yang paling aku suka di Melaka ialah Jonker Street. Di jonker street ini aku membeli gantungan kunci murah dan salah satu pusat benda dan bangunan antik di Melaka berada di Jonker Street. Jonker street juga menyediakan beberapa tempat makan serta berjajar pusat untuk membeli oleh-oleh seperti gantungan kunci.

Aku membeli gantungan kunci khas Malaka di Jonker Street ini dengan harga yang murah banget sekitar RM5 untuk 6 buah gantungan kunci serta Bapak yang baik hati memberikan kartu post gratis karena aku membeli banyak oleh-oleh ūüėÄ

Jonker Street
Jonker Street

Di pagi hari aku mengunjungi Stadthuys yang merupakan icon Melaka. Stadthys pada tahun 1650 merupakan kediaman Belanda. Disamping Stadhuys ada Museum serta sebuah air mancur yang unik dan di depan Stadthuys terdapat kincir Belanda. Aku paling suka kincir Belanda yang berada di depan Stadthuys.

The Studthuys
The Studthuys

Dari Satdthyus, aku dan Nayeem menuju ke ¬†St Paul’s Church yang berada di Bukit. Gerja St. Paul dibuat oleh masa Portugis yang sering disebut juga sebagai “Our Lady of The Hill“. ¬†Pemandangan laut Melaka terlihat jelas dari bukit gereja St. Paul ini. Dan cukup menaiki beberapa anak tangga saja maka kami pun melihat sisa bangunan zaman dahulu serta makam dengan alphabet dari zaman dahulu yang unik.

St. Paul’s Church is a the oldest Catholic church in Malaysia which¬†constructed in 1710 under the Dutch administratio. Decorative embellishment is a mix of both eastern and western architecture.

St Pauls Church
St. Pauls Church, Melaca

Kemudia aku dan Nadeem menuju Replika of Melakas Sultanate Palace yang berada di dekat St. Pauls Church.

This photo below is my photo with Melaca Sultanate Palace Replica was taken by my friend Nadeem. He is a good photographer”

Replika of Melakas Sultanate Palace
Replika of Melaka Sultanate Palace

Dari Replika Istana Sultan Melaka, kami menuju Porta de Santiago. Pora de Santigo merupakan puing bangunan yang di depannya terdapat meriam tua.

Porta de Santiago
Porta de Santiago

Bangunan Porta de Santiago tersusun dari batu bata merah dan di dalamnya terdapat musisi jalanan serta pelukis jalanan. Sayangnya aku tidak menggunakan jasa pelukis jalanan namun karena aku merasa menarik sehingga aku hanya mengambil photonya saja.

Porta de Santiago, Melaka Malaysia
Porta de Santiago, Melaka Malaysia

Biasanya pengunjung di Melaka suka juga berphoto di dekat meriam yang ada di Porta de Santiago.

Pariwisata di Melaka, rata-rata tidak memungut biaya alias gratis kecuali jika ingin mengunjungi Museum.

Nadeem in Porta de Santiago, melaka
Nadeem in Porta de Santiago, Melaka

Aku yang ditemani oleh teman yang didapat secara acak akhirnya bisa mengelilingi Melaka dalam sehari dan hampir semua tempat menarik di Melaka bisa kami kunjungi dalam sehari dengan berjalan kaki.

Untuk mengelilingi wisata Melaka yang paling penting ialah menyediakan peta melaka yang bisa di dapatkan di Pusat Informasi yang tak jauh dari Stadthyus.

Saranku saat travelling ke Melaka, jangan membeli peta Melaka di Melaca center karena disana dipungut biaya sedangkan di pusat informasi Melaka diberikan secara gratis.

Dari Peta Melaka maka semua wisata menarik di Melaka dapat dikunjungi secara lengkap dan menurutku perjalanan ke Melaka merupakan perjalan murah dan ekonomis karena hampir semua wisata yang ada di Melaka di dapat secara cuma-cuma alias gratis ūüôā

Peta Wisata Melaka (Sumber: Lakashop)
Peta Wisata Melaka (Sumber: Lakashop)
Salam Blogger dan Backpacker Indonesia
Winny Alna-

Perjalanan dari Singapore ke Melaka


‚ÄúFor everything in this journey of life we are on, there is a right wing and a left wing: for the wing of love there is anger; for the wing of destiny there is fear; for the wing of pain there is healing; for the wing of hurt there is forgiveness; for the wing of pride there is humility; for the wing of giving there is taking; for the wing of tears there is joy; for the wing of rejection there is acceptance; for the wing of judgment there is grace; for the wing of honor there is shame; for the wing of letting go there is the wing of keeping. We can only fly with two wings and two wings can only stay in the air if there is a balance. Two beautiful wings is perfection. There is a generation of people who idealize perfection as the existence of only one of these wings every time. But I see that a bird with one wing is imperfect. An angel with one wing is imperfect. A butterfly with one wing is dead. So this generation of people strive to always cut off the other wing in the hopes of embodying their ideal of perfection, and in doing so, have created a crippled race by C. JoyBell C.‚ÄĚ

Melaka Malaysia
Melaka Malaysia

Hello World, hello Universe!!

Perjalanan dari Singapura ke Melaka, Malaysia sebenarnya aku lakukan di akhir Agustus, tapi karena rutinitas yang menyita waktu akhirnya catatan usang pengalaman keliling Singapore dan Melaka dalam beberapa hari baru bisa di update lagi.

Penasaran dengan wisata Melaka serta lokasinya yang mudah di tempuh dari Singapore membuatku ingin travelling. Dengan panduan refensi dari blogger akhirnya aku memutuskan solo travelling ke Melaka.

Dari Little India, Singapore aku menuju MRT terdekat kemudian menuju ke Kranji. Dengan e-money akupun mudah ke Kranji tapi sayangnya ada hal bego lagi yang aku lakukan, yaitu saat salah menaiki mobil SBS subway yang menuju stasiun Larkin di Johor Baru.  Mengurus imigrasi di keluar dari Singapore dan masuk ke Johor Baru harus dua kali masuk kantor imigrasi. Di kantor imigrasi Singapore aku harus membayar sebesar $1 tapi begonya karena tidak tahu ditunggu dan mobilnya aku gak hapal akhirnya aku menaiki Cause Link menuju Imigrasi Johor Baru lalu menaiki SBS Transit yang lain, akhirnya aku harus kehilangan $8 dalam 4 kali ganti busway!! Damn, it was so annoying!! 

Sampai di stasiun Larkin Johor Baru sekitar jam 1 siang dan aku menyempatkan makan di stasiun Larkin seharga RM 4 berupa nasi lemak. Wuih seperti di surga makan murah dan enak di Johor Baru karena standar harganya sama dengan di Indonesia berbeda dengan di Singapura yang harus mikir kalau beli hehehhe ūüėÄ

Stasiun Larkin, Johor Baru
Stasiun Larkin, Johor Baru

Di stasiun Larkin, aku bertemu dengan teman backpacker dari China yang aku kenal di Litte India dan dia mengatakan dia hanya membayar $2 saja dari little India ke Stasiun Larkin!! what?¬†¬†Padahal menuju ke Kranji merupakan hal terhemat dari Singapura ke Johor namun ternyata justru sebaliknya.. Aku benar-benar merasa bego!! hiks ūüė¶

Backpacker asal China itu tertawa melihat ekspresi kecewa dan cemburuku melihat mereka membayar hemat untuk transportasi ke Johor Baru dari Singapura. Kemudian dengan membayar harga tiket bus ke Melaka seharga ¬†RM19 akupun menuju Melaka. Bus yang ada di Malaysia begitu nyaman dan harus menunggu oersis di depan terminal ¬†agar tidak ketinggalan bus. Untuk tiket dan akses ke Melaka sangat mudah dari Stasiun Larkin di Johor Baru. Jika ada yang bertanya mungkinkah ke Melaka dari Singapura jika liburannya hanya 4 hari? Totally bisa untuk short trip to Melacca from Singapore!! ¬†Mudah aksesnya ūüôā

Lama perjalanan dari Stasiun Larkin ke Melaka ditempuh 4 jam saja sampai ke Melaka Central. Hati-hati jika membeli oleh-oleh di Melaka Central yang berupa gantungan kunci karena harga di Melaka Central itu mahal. Lebih baik membeli cenderamata di Melaka serta jangan kaget jika menggunakan fasilitas toilet di Melaka Central harus bayar. Aku juga kaget, kok mirip Indonesia yah!! ckckkcc

Melaka River
Melaka River

Dari Central Melaka akupun menaiki bus menuju Melaka. Wisata favorite di Melaka yang aku suka ialah Melaka River yang mirip dengan little Venice.

 

To be continue

The Magical of Selangor


Hello World!

Aku Winny seorang Alumni Teknik Industri yang beruntung mengikuti My Selangor Story 2013. Bersama 19 blogger lainnya: Huda, Farah, Rusli, Umadevi, Andika, Citra, Hijrah, Husni, Syauqie, Ridha, Wulan, Helga, Marintan, Rika, Kasri , Beni, Kusmianto, Ericka, Mujtahid.

Kami menjelajah Selangor, ‚Äúthe richest country in Malaysia‚ÄĚ. ¬†Banyak tempat yang bisa dinikmati di Selangor dan setiap distrik memiliki keunikan tersendiri.

Selangor terdiri dari 9 distrik: Gombak, Hulu Langkat, Klang, Kuala Langat, Kuala Selangor, Petailing, Sabak Barnam dan Sepang.

Inilah ringkasan dari My Selangor Story 2013:

My Selangor Story¬†Day -1 :‚ÄúKEMEWAHAN PREMI√ąRE HOTEL DI BALIK KEMERLAP KLANG‚ÄĚ

Kami menginap di  Première Hotel di Klang Malaysia dan merasakan nikmatnya kemegahan Klang di balik Première Hotel, sebuah hotel yang servicenya excellent, makannya delicious.

Dan kami ke Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan, sebuah tempat makan yang menyediakan berbagai macam seefood yang lezat dengan harga yang terjangkau, sangat terkenal di Klang, Malaysia dan di tempat ini bisa menikmati  keindahan pelabuhan Klang.

Hari Pertama di Klang
Hari Pertama di Klang

My Selangor Story Day -2,Surga Wisata, Klang Malaysia

Kami menjelajah destinasi yang menarik di Klang yang terdiri dari:

  1. Stasiun Kereta Api Klang yang dibangun di tahun 1980 yang disekeliling stasiun bisa melihat bangunan bersejarah  yang dibangun tahun 1941.
  2.  Gedung Raja Abdullah merupakan penyimpanan senjata tapi Kerajaan dan kedeppannya dijadikan museum.
  3. Klang Fire Station, sebuh stasiun pemadam kebakaran yang bersejarah.
  4. Kuil Sri Nagara Thendayuthapani Klang, sebuah kuil  Hindu  yang unik
  5. Museum Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz, The Royal Gallery  Klang  dan menambah wawasan tentang kerajaan Selangor serta sejarah dan peninggalannya.
  6. Lady of Lourdes Klang, sebuah gereja yang berdiri tahun 1928, berwarna putih dan unik.
  7. Vihara Kwan Imm, Klang, vihara untuk umat Buddha dan terdapat beberapa patung Buddha dan design bangunan yang menarik serta megah.
  8. Little India Klang yang kita akan merasakan atmosfer seperti tinggal di India. Disini kami makan masakan khas India di Arcahana Curry House, mendapatkan aksesoris India dari Toko Madura Little India, Klang, mendapatkan sari dari Gayatri sebuah toko besar yang menjual pakaian di Little India Klang.
Tourism Klang
Tourism Klang

Di Petailing, kami merasakan sensari hiburan air yang seru yaitu Sunway Lagoon merupakan  Asia’s Best Attraction dan kami mencoba area water park dan melihat kebun binatang mini.

Kami menginap di Arenaa Star Luxury Hotel yang tempatnya sangat strategis dekat dengan Petailing Street  dan kami mendapatkan kartu member Astutexperience adalah perusahaan bergerak dibidang  deals dan voucher yang menawarkan harga yang lebih murah seperti  restaurant, hotel, spa,  shopping, pendidikan dan kecantikan.

Serta menikmati suasana malam di Petailing Street merupakan chinatownnya Malaysia.

Hari ke 2 My Selangor Story
Hari ke 2 My Selangor Story

My Selangor Story Day -3: Thaipusam, Antara Ritual dan Festival Kebudayaan yang Mendunia

Kami menimati festival Thaipusam di Batu Caves, tempat yang didirikan sebagai kuil bagi umat Hindu di Malaysia. Festival Thaipusam merupakan ritual keagamaan Hindu yang mistis dan menarik  diadakan untuk menyembah salah satu dewa Hindu, Dewa Murugan. Dewa Murugan merupakan Dewa Pelindung dan juga Dewa Perang bagi Masyarakat Tamil. Memiliki 272 anak tangga dan sampai ke Puncak Gua Batu Caves dan berdiri sebuah Patung yang ada di Batu Caves Gombak dinamakan Patung Maruhan yang tingginya 42,7m.

Thaipusam Batu caves
Thaipusam Batu caves

Di daerah Sepang selain terkenal dengan ¬†Sepang International Circuit ¬†F1 race juga memilki tempat wisata menarik yaitu Golden Palm Tree Resort, sebuah resort ditepi laut yang didesign sesuai dengan namanya ‚ÄúGoldenPalmTree‚ÄĚ, sangat unik, villa kamar yang disusun sedemikian rupa membentuk pohon kelapa sawit. Kami beruntung karena kami bisa menginap dan merasakan suasana villa yang megah dan elegan.

My Selangor Story Day -4:¬†‚ÄúRahasia Pariwisata dari Sepang Goldcoast hingga ke Kuala Selangor‚ÄĚ

Kami mencoba yoga dan cycling mengitari Golden Palm Tree Resort dan melihat keadaan alamnya.

Di Kuala Selangor wajib mencoba Cendol Bakar milik pak Bahri ini terdiri dari 6 pilihan rasa  Cendol VIP, Cendol VVIP, Cendol Tapai, Cendol Pulut+Tapai, Cendol Durian, dan cendol Durian+Pulut.

Salah satu tempat pariwisata menarik di Kuala Selangor  yaitu Bukit Melawati , objek wisata yang terdapat berbagai peninggalan sejarah dan museum serta kera yang jinak.

Hal lain yang bisa dinikmati di Kuala Selangor yaitu River View Restaurant yang khusus menyediakan seafood yang enak dan lezat dan pemandangan Sunset yang indah di tepi sungai.

Di Kampung Kuantan  kami menikmati keunikan Kelap-kelip yang singgah di pohon bakau yang tumbuh liar di tebing Sungai Selangor. Kegelapan sungai diterangi oleh keindahan kelap-kelip, Kampung Kuantan.

Hari ke 3 My selangor story
Hari ke 3 My selangor story

My Selangor Story Day -4: Stay and Happy Shopping Vivatel

Kami menginap di Vivatel, Kuala Lumpur, Offers Luxurious 4-star Boutique Touches  dan satu-satunya hotel yang menyediakan fasilitas mesin untuk self check in sendiri. Dan kami merasakan shopping day di Kenanga Whole Sale City, sebuah mall yang menyediakan belanja dalam ukuran grosir maupun eceran.

Hari ke 5 My Selangor Story
Hari ke 5 My Selangor Story

My Selangor Story telah memberikan pengalaman yang luar biasa dan merasakan pariwisata yang menarik serta menjelajah pariwisata di Selangor mulai dari Klag, Petailing, Gombak, Sepanghingga ke Kuala Selangor. Perjalanan yang penuh pengalaman, memilliki keluarga baru, teman baru yang menyenangkan serta mempelajari budaya yang ada di Malaysia.

Thanks to Miss Chai, Miss Alison, Mr. Safri, Mr. Hafiz, Mr. Ramli, and many more who guide us and help us during our trip!

Selangor gives me everything!!

So come and visit Selangor, the interesting place in Malaysia!

Thanks to the all sponsor

premiere hotel

Première Hotel
Bandar Bukit Tinggi 1/KS6
Jalan Langat 41200 Klang
Selangor Darul Ehsan
Malaysia +60 3 3325 6868
+60 3 3325 6869

http://www.www.premiere-hotels.com

sunway lagoon

Sunway Lagoon Sdn Bhd
3, Jalan PJS 11/11 Bandar Sunway, 46150 Petaling Jaya
Selagor Darul Ehsan Malaysia
(603) 5639 0000
http://www.sunwaylagoon.com

arenaa luxury hotel

Arenaa Star Luxury Hotel
No.49-51, Jalan Hang Lekiu

Kuala Lumpur 50050, Malaysia

goldem palm treeGolden Palm Tree Iconic Resort & Spa Sdn Bhd
Sepang Goldcoast, Jalan Pantai Bagan Lalang, No. 67
Kg. Bagan Lalang 43950 Sungai Pelek,
Selangor Darul Ehsan, Malaysia
+603 3182 3600

vivatelVivatel Hotel
85, Jalan Loke Yew, 55200 Kuala Lumpur, Malaysia
+603 9205 8888 / +603 9285 8210

astuteXperienceAstutexperience
208 Block A, Mentari Business Park
Jalan PJS 8/5, Bandar Sunway
Petaling Jaya 46150
Selangor Darul Ehsan, Malaysia

My Selangor Story Day-5: Stay and Happy Shopping Vivatel


Hello World!!

Hari terakhir di MySelangorStory yaitu Hari ke-5. Dan aku pun kembali melihat jadwal yang diberikan Miss Chai. Dan Pak Safri dan Pak Ramli dengan setia menemani perjalanan terakhir kami mengelilingi Selangor yang penuh dengan keindahannya.

29/01/13 (Tue)

8.00am Breakfast in the Hotel
9.00am Hotel Briefing
10.00am Shopping at Viva Home Shopping Mall
11.30pm Check out and depart to the airport
12.30pm Airport Check in
1.00pm Lunch (from allocated fund)
2.00pm Blogger flight back to Indonesia

Sepulang dari Kampung Kuantan dan melihat keindahan Kelap-Kelip, kami blogger pun menginap di Vivatel, sebuah hotel yang juga menyediakan Mall yaitu Kenanga Whole Sale City.

Vivatel berlokasi di Jalan Loke Yew No.85 55200 Kuala Lumpur, Malaysia. Keunikan dari vivatel ini ialah ‚ÄúVivatel Kuala Lumpur Offers Luxurious 4-star Boutique Touches‚ÄĚ dan satu-satunya hotel yang menyediakan fasilitas mesin untuk self check in sendiri. Vivatel merupakan salah satu parner hotels dari¬†AstuteXperience, ¬†bagi yang belum taau apa itu¬†AstuteXperience, sebuah¬†perusahaan bergerak dibidang ¬†deals dan voucher yang menawarkan harga yang lebih murah seperti ¬†restaurant, hotel, spa, ¬†shopping, pendidikan dan kecantikan. Nah berkat¬†AstuteXperience kami bisa merasakan betapa menyenangkan menginap di Vivatel, dan memudahkan kita loh! Jadi bagi yang belum punya card AstuteXperience wajib dimiliki karena memudahkan kita untuk mendapatkan penawaran khusus untuk menginap di hotel!

Saya sangat senang tinggal di Vivatel karena pemilik yang ramah juga sangat strategis dan berada di Kuala Lumpur. Vivatel ialah hotel business 4-star yang terdiri dari 302 ruangan dan memilliki design unik yaitu water, fire, wood, earth dan metal dan menariknya tamu bisa memilih thema sendiri sesuai dengan keinginan dan ketersediaan ruangan. Vivatel hotel memang dirancang khusus untuk merefleksikan eleman alam.

Untuk informasi lengkap mengenai hotel ini yaitu:

Yusri Mohamad Yusof

Director of Sales-Government

Telp: +60 19 2513 575

Email: yusri@vivatel.com.my

Fax Vivatel: +603 9205 8889

http://www.vivatel.com.my

http://www.khasenggroup.com.my

Kamipun berada di thema water sehingga ruangan kamar kami disulap layaknya berada di dunia air dan aksesoris ruangan pun sangat nyaman dan berbeda. Aku dan Wulan sangat menikmati di kamar 940 yang bertema air itu.

Keesoakan harinya kamipun mengelilingi Vivatel hotel dan harga menginap di Vivatel berkisar 400RM-1400RM/Room per Night dan hanya 45 menit dari Kuala Lumpur Internasional Airport(KLIA).

Kami diajak melihat standard room, deluxe room, supreme deluxe room, junior suites, executive suites dan duplex suites. Dan vivatel memiliki high speed internet sehingga tamu bisa leluasa berselancar di dunia maya,

Fasilitas yang ada di Vivatel ialah SPA, fitness centre, swimming pool, 24 hours room service, a business centre, a 1000 seater Grand Ballroom, multi sized event rooms dan masih banyak lagi.

Vivatel hotel terhubung dengan supermarket sehingga dari hotel bisa langsung belanja dan membeli perlengakapan yang dibuuthkan tamu.

Untuk room reservation silahkan klick disini

Kami sangat puas mengelilingi Vivatel hotel dan setelah itu kamipun ke Viva Home Shopping Mall diantar oleh pihak Hotel.

Viva home shopping mall adalah sebuah mall yang menyediakan berbagai macam brands yang terkenal seperti Lorenzo, Star Living, Bina Warehouse, Kitchmate, Home’s Harmony, Getha, Vilano, dan Cosway. Seperti yang dikatakan oleh Kenny Cgin, Manager dari Viva Home Shopping Mall, they were answering a demand of market.

Keunikan dari viva home shopping mall ialah kita bisa belanja grosir dan eceran tergantung toko. Dan saya sendiri membeli beberapa kaos sebagai oleh-oleh dan sangat murah hanya 10RM saja dan saya sangat senang belanja di Viva Shopping Mall khususnya belanja baju dan ada beberapa baju korea yang bagus dan murah. Di Viva Shopping Mall kami dijamu dengan kopi putih yang sedap dan kue yang lezat.

Lokasi Viva Mall ialah:

No 85. Jalan Loke Yew, 5200 Kuala Lumpur

Telp: +60 39281 1988

Fax: +603 9281 7998

http://www.vivahome.com.my

Viva home shopping buka jam 10am-10pm dan memiliki kategori seperti: living and dining, bedroom, fabric  and furnishing, electronic and automation , kitchen, bathroom and sanarity, home director, hardware, specialist service, lighting and fan, kid’s durniture, electric, flooring dan landscape.

Sayangnya waktu kami sangat terbatas untuk menelusuri viva shopping karena kami para blogger harus kembali ke tanah air.

Meskipun perjalanan kami sangat singkat di MySelangorStory namun banyak sekali pengalaman yang luar biasa yang kami dapat khususnya new friends, wawasan tentang kebudayaan serta dapat merasakan pariwisata yang ada di Selangor.

The last but not the least : ‚ÄúSelangor is awesome place and made me feel alive and breakaway Selangor‚ÄĚ

Catatan Penting Tentang Selangor

Selangor Shines 10 Icon:

  1. The Blue Mosque
  2. Malawati Hill
  3. Sultan Abdul Aziz Royal Gallery
  4. Sunway Lagoon
  5. Firefly Parks
  6. Dong Zen Monestery
  7. Sepang Gold Coast
  8. Batu Caves
  9. Forest Research Institute of Malaysia (FRIM)
  10. Kanching Recreation Forest

10 Wonders of Selangor

  1. Homestay
  2. M.I.C.E
  3. Sport
  4. Education
  5. Medical
  6. Heritage
  7. Theme Park
  8. Shopping
  9. Nature
  10.  Food & Dine

My Selangor Story Day-4: “Rahasia Pariwisata dari Sepang Goldcoast hingga ke Kuala Selangor”


Hello World

Sebelum saya  memaparkan tentang Hari ke-4 di MySelangorStory ada baiknya saya memaparkan sedikit tentang Hari-3 seusai perayaan Thaipusam yang luar biasa.

Siangnya kami sarapan  Restoran Jejantas SG. BULOH yang sangat popular di Malaysia karena menyediakan beberapa tempat makanan. Dan kami para blogger dan team My Selangor Story sperti Miss Chai, Pak Safri, Pak Hafiz, Pak Ramli, Pak Fazly mencoba makan di Kopitiam dan makanan disini sangat enak. Saya mencoba culiner yang ayam gorenganya yang sedap serta Lemon Tea. Intan mencoba Nasi Kerabu Rendang Berempah yang nasinya berwarna biru dan menurutnya makanannya sedap nian :D.. Tempat ini unik karena ada dua ruangan yang khusus smoking dan non smoking jadi pengunjunga nyaman.

Restauran jejantas
Restauran jejantas

Lalu kami melanjutkan Perjalan ke Golden Palm Tree Resort . Golden Palm Tree Resort berlokasi di Jalan   Pantai Bagan Lalang Kg. Bagan Pelek Selangor  Darul Ehsan Malaysia. Kami tiba di Golden Palm Tree Resort jam 3:00 sore dan disambut dengan welcome drink yang segar dan tarian yang menarik. Cik Hasri dan Raja Murni Bt Raja Baharuddin selaku marketing & Communication Manager menyambut kami dengan seyuman manis.

Ketika kami memasuki  Golden Palm Tree Resort kami sangat senang dan berdecak kagum dengan Golden Palm Street karena  selain kemewahan dan keunikannya, Golden Palm Tree Resort is a five-start haven of peace and tranquility within driving distance of the Kuala Lumpur International Airport (KLIA), the country’s  administrative centre-Putrajaya, the nerve centre of Malaysia’s Multimedia Super Corridor-Cyberjaya, the Sepang International Circuit-home to the Malaysian leg og the F1 race and Kuala Lumpur City Centre (KLCC).

Satu hal yang membuatku terkesan dengan Golden Palm Tree Resort letak resort yang ditepi laut yang didesign sesuai dengan namanya ‚ÄúGoldenPalmTree‚ÄĚ, berbentuk kelapa sawit.¬† Sangat unik, villa kamar yang disusun sedemikian rupa membentuk pohon kelapa sawit. Kami berjalan di Lobbi dan ada sebuah mobil khusus tamu untuk diantar ke penginapannya.

Pihak Golden Palm Tree Resort membagi kami ke dalam 3 kelompok untuk mengelilingi Resort dan Ibu Murni memberikan jadwal acara kepada kami selama di Golden Palm Tree Resort.

Susunan Acara dari Golden Palm Tree Resort untuk peserta My Selangor Story 2013 ialah sebagai berikut:

Sunday, 27 January 2013

3.00pm: Arrival

3.30pm: Resort Tour

6.00pm: Tour ends at Lobby. Check in

7.30pm: Dinner at @Bila-Bila

8.00pm: Entertainment @Club

9.30pm: End of the day

Setelah kami dibagi kedalam 3 group dan groupku didampingi oleh Cik Hasri dan kelompokku dengan Rusli, Tahid, Farah, Wulan, Dicko, Kusandi dan Miss Allison diajak tour dan melihat tipe-tipe kamar yang ada.  Ada 5 tipe villa yang ada di Golden Palm Tree Resort yaitu:

  1. Travelers Palm Villas
  2. Premiere Travelers Palm Villas
  3. Canary Palm Villas
  4. Ivory Palm Villas
  5. Royale Palm Villas

Keunikan dari Villa yang ada di Golden Palm Tree Resort ialah atapanya yang berupa Alang-alang yang mirip dengan Suasana Bali dan bahkan Ibu Murti mengatakan ada satu orang Bali yang khusus didatangkan untuk mendesign Golden Palm Tree Resort ini, begitu mewah dan nuansa alam.  Perbedaan dari tipe villa ialah berdasarkan dari luas ruangan makin tinggi tipe villanya makin luas dan lengkaplah fasilitas villanya. Hal yang membuatku terkagum lagi ialah dari lantai villa aku air laut dibawahnya dan disekelilingnya terdapat hamparan laut.

Fasilitas yang ada di Villa ialah: flat screen TV, multiple Satelite Channels, Select tv Vidio on deman library, Electric Safe, Hair Dryer, Ceiling Fan, Air-Conditioning, Bathroom Amenities, Coffe & Tea making facilities, Mini bar, 24 hour in room dining, IDD telephone and voice mail, working desk, free high speed internet , day bed, private sea view balconies with chairs dan table.

Setelah melihat semua villa, kamipun kembali ke kamar masing-masing. Aku, Wulan, Uma dan Ericka menginap di Canary kamar 802. Jam 7.30 kami makan malam di Bila-Bila dan kami mendapat sambutan hangat dari Golden Palm Tree Resort yaitu melihat performa khusus buat kami yaitu dancer Malaysia, Pantomim, dan Nyanyian dari Biduan yang bisa di request lagunya.

Pengalaman yang tidak aku sangka such as surprised sewaktu dancer mengajak kami dansa dan mengikuti penari, momen yang sangat berharga bagiku karena kami mengikuti gerakan dancer.. Seru sekali dan kami para blogger terhanyut dalam tarian,..

Golden Palm Tree Resort memang seru!!!

Setelah makan malam, akupun kembali ke villa dan terlelap,,,,

Keesokan harinya di Hari ke-4 MySelangorStory dan akupun melihat jadwal yang diberikan

Monday, 28 January 2013

7.00am: Breakfast

8:30am: Yoga activities by Leisure team

9:45am: Cycling experience follows with watersport activities

12.00noon: Check out

12.30pm: Lunch at Sepoi-Sepoi Restaurant

1.20pm: Group Photo

Pagi-pagi, kamipun sarapan, ada beberapa restaurant dan bar yang ada di Golden Palm Tree Resort yaitu:

  1. Perahu
  2. Stimbot
  3. Bila-bila
  4. Hai Sang Lou
  5. Buloh Bar
  6. Sepoi Sepoi Café
  7. Selat Bar

Dan kami pun sarapan pagi di Bila-Bila. Pemandangan yang indah dari Bila-bila melihat laut lepas yang berbentang sebuah kolam renang dan villa seakan tercermin di dalam air, pemandangan yang sangat aku suka di Golden Palm Tree Resort.

Usai sarapan, kamipun mengikuti  Yoga. Terus terang,  baru pertama kali aku merasakan Yoga dan semua blogger ikutan Yoga sampai Miss Chai dan Miss Lou juga ikut Yoga,,,

Yoga di Golden Palm Street
Yoga di Golden Palm Street

Kesan yang lucu ialah ketika aku dan Intan yang setengah mati mengikuti gerakan coat karena kami tidak terbiasa dengan Yoga. Hal yang menyenangkan ialah kami melakukan aktifitas Yoga doi Balkon sehingga kami dapat melihat jelas pemandangan Golden Palm Tree Resort.

Usai Yoga.. kamipun berfoto dan mengabadikan momen berharga kami dan setelah itu Ibu Murni telah memberik instruksi untuk melakukan aktivitas sepeda. Memang di Golden Palm Tree Resort ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan yaitu:

  1. Water Sport yang terdiri dari sailing, cart sailing, speed sail, canoeing, windsurfing, stand-up-padding, aqua gym, optimist sail boat
  2. Land Sport yang terdiri dari biking, beach soccer, beach volleyball, petanque, pingpong, golf
  3. Fitness yang terdiri dari gym, yoga, beach footing, stretching
  4. Extreme Pak yang terdiri dari go-kart, All Train Vehicle, Paintball dan achenery

Kamipun mengikuti bersepeda.. Rame-rame kami naik sepeda dan lucunya ialah Intan yang tidak bisa naik sepeda harus dibonceng oleh Ridha dan Farahpun dibonceng oleh Citra ūüėÄ

Senang sekali mengelilingi Golden Palm Tree Resort dengan bersepeda khusunya dengan teman-teman blogger dan Tourism Selangor dan emlihat keindahan pantai. Setelah itu kami makan siang di Sepoi-sepoi dan menikmati kelapa, makan siang dan es krim.

Pelayanan  Golden Palm Tree Resort sangat menyenangkan dan kamipun harus bergegas Check out dan menuju ke Melawati  sesuai dengan jadwal yang ada.

28/01/13 (Mon)

8.00am Breakfast in the resort
9.00am Activities arranged by Golden Palm Tree Resort
12.00am Luch in the resort
1.30pm Check out and depart to Kuala Selangor
3.30pm Visit Melawati by Tram
5.00pm Depart to Pasir Penampang
6.00pm Seafood Dinner at River View Restaurant, Kuala Selangor
7.00pm Depart to Kampung Kuantan
8.00pm Firefly Watching
9.00pm Depart to Vivatel
10.00pm Chek in

Setelah check out dari Golden Palm Tree Resort kamipun singgah di Cendol Bakar Kuala Selangor. Cendol ini sama dengan cendol yang ada di Indonesia Cuma bedanya cendol bakar, gula merahnya dibakar dulu. Cendol Bakar milik pak Bahri ini terdiri dari Cendol VIP seharga 2RM, Cendol VVIP seharga 2,5RM, Cendol Tapai seharga 2,8RM, Cendol Pulut+Tapai seharga 3,3 RM, Cendol Durian seharga 3RM, dan cendol Durian+Pulut seharga 3,5RM.

Akupun mencoba cendol durian dan kami bisa langsung melihat proses pembuatan cendol.. Pengalaman yang cuma bisa didapatkan di MySelangorStory. Cendol ini sangat famous di Malaysia dan penuh dengan mobil serta ada beberapa turis mancanegra yang menikmati Cendol.

Setelah dari Cendol Bakar, kamipun melanjutkan perjalanan ke Bukit Melawati di Kuala Selangor.

Melawati ialah salah satu objek wisata yang ada di Kuala Selangor yang di dalamnya terdapat berbagai peninggalan sejarah seperti tembok kota yang masih berdiri teguh, tangga seratus, perigi beracun serta beberapa meriam yang diletak menghadap ke muara sungai Selangor. Kota Melawati merupakan monument lama dan banyak terdapat kera disekitar Melawati dan ada sebuah museum dan sebuah mercu suar yang berwarna putih dan museum yanga da namanya ialah ‚ÄėMuzium Sejarah Daerah Kuala Selangor ‚Äú . Dari sejarah, bukit ini merupakan pusat Kerajaan Selangor sebelum pindah ke Klang. Untuk sampai di Bukit Melawati kami harus menaiki mobil yang mengangkut kami keatas bukit. Sesampai di bukit, kami melihat beberapa kera yang imut. lucu dan cute. Kata Pak safri monyet nya ratusan monyet dan benar moenyetnya ratusan dan jinak sehingga kita bisa bermain dengan monyet. Bahkan aku bermain dengan moneyt yang jinak dan bersahabat itu dan ada seekor monyet yang naik ke punggung Intan.

Alangkah puas kami bermain dengan monyet dan kami pun pergi ke River View Restaurant yang khusus menyediakan seafood yang enak dan lezat dan pemandangan Sunset yang indah di tepi sungai.

Sehabis kenyang kami melanjutkan perjalanan Kampung Kuantan yang penuh dengan kunang-kunanag yang di Malaysia disebut dengan Kelap-kelip.

Kampung Kuantan ini memang terkenal dengan Kelap-kelip. Ada yang mengatakan bahwa keajaiban kelap-kelip di dunia hanya ada dua tempat saja dan salah satunya ialah di Kampung Kuantan.

Dan benar bahwa betapa Kampung Kuantan menghipnostisku dengan keajaibannya kelap-kelipnya. Untuk melihat kelap-kelip ini hanya bisa di malam hari dan tidak boleh menggunakan cahaya.

Kami naik perahu dan melihat keindahan dari kelap-kelip yang beribu bergantungan di pohon dan menerangi pohon seperti lampu lip-plop. Kelap-kelip adalah sejenis serangga dari kumpulan kumbang spesies jenis ‚Äúpteroply‚ÄĚ yang mengeluarkan cahaya yang Cuma berukuran 6 cm saja. Kelap-kelip ini habitatnya sangat cocok denagn pokok berembang, sejenis pohon bakau yang tumbuh liar di tebing Sungai Selangor.

Aku, Pak Faiz, hijrah tidak bisa menagmbil poto kelap-kelip dan satu hal yang menakjubkan di tempat ini saat rembulan bersinar indah dan menambah keindahan Kelap-kelip di Kampung Kuantan.

Setelah itu kami menuju ke Vivatel untuk istirahat.

Tips Untuk Backpaker:

-Jika ingin mengambil foto kelap-kelip saat di Kampung Kuantan sebaiknya bawalah camera yang canggih karena disana tidak dibolehkan menggunakan lampu dan sangat susah mengambil foto kelap-kelip jadi saya sarankan bawalah kamera SLR yang canggih agar mendapatkan foto kelap-kelip

-Jagalah kebersihan dan jangan menggunkan lampu dan mari melestarikan alam

Catatan Penting dari Selangor:

-Salah satu pariwisata menarik yang ada di Sepang ialah Sepang Goldcoast silahkan klick TourismSelangor

-Pariwisata yang menarik yang bisa dinikmati di Kuala Selangor ialah Bukit Melawati dan Kelap-kelip di kampung Kuantan

-Untuk pariwisata yang menyenangkan hubungi Tourism Selangor:

Mohd Hafizuddin

Eksekutif Acara

Lot P7 jalan Indah 14/12 Seksyen 14, 4000 Shah Alam Selangor Darul Ehsan, Malaysia

info@tourismselangor.my

fax: 603-5513 6268

telp: 603-5513 2000