Bagusan mana Pasar Baru Jakarta daripada Petailing Street Kuala Lumpur


For what it’s worth.. it’s never too late, or in my case too early to be whoever you want to be. There is no time limit. Start whenever you want. You can change or stay the same. There are no rules to this thing. We can make the best of it. I hope you make the best of it. I hope you see things that startle you. I hope you feel things you never felt before I hope you meet people who have a different point of view.  Hope you live a life you’re proud of, and if you’re not. I hope you have the courage to start all over again.

By F. Scott Fitzgerald

 

Pasar baru jakarta
Pasar baru jakarta

Hello World

Jakarta, 3 September 2015

Siapa yang tidak kenal Pasar Baru Jakarta atau sering dieja pasar baroe yang merupakan pusat perbelanjaan tertua di Jakarta didirikan tahun 1820. Nah siapa juga tidak tahu jalan Petailing Kuala lumpur yang bergitu terkenal bagi backapacker atau penjelajah atau pelancong jika ke Negeri Malaysia. Lalu pertanyaan klisenya bagusan mana? Kalau aku sebagai orang INDONESIA dan cinta tanah air Indonesia pasti menjawab bagusan Pasar Barulah tapi itu karena “sense belonging” semata. Kalau dari sisi kemas atau “package” yang pasti Petailing dong.

Ok aku tidak akan membandingkan keduanya karena menurutku keduanya sama-sama sebagai pasar. Bedanya kalau di Petailing banyak sekali orang Indonesia berburu souvenir khas Malaysia disana sementara pelancong asing yang hendak ke Jakarta jarang membeli oleh-oleh khas di Pasar Baru. Uniknya bagiku suasana di pasar baru itu seperti kembali ke masa dulu. Di pasar baru banyak sekali penjual dan aku paling suka mecoba kuliner tradisional di Pasar Baru seperti otak-otak ikan atau kerupuk. Terus jalan sepanjang jalan baru kemudian tawar menawar atau hanya sekedar cuci mata. Semua ada disana ada jam, kacamata brand terkenal dengan harga lebih manusiawi daripada di Mall. Terus alat salon, makanan, tas KW, sepatu dan semua nya ada sampai tukang pijit bahkan tukang tipu juga ada ahhahahahah 😀

Nah dulu waktu pertama kali ke Malaysia tepatnya heboh ke Petailing Street atau jalan Petailing maka begitu senang lihat pasar malam lengkap semuanya. Tapi kesan di dalam hati “mirip pasar baroe Jakarta”. Cuma yah itu Pasar baru kurang kemasannya cuma terakhir ke pasar baru sudah lumayan menarik.   Di pasar baru juka bisa mencoba kulineran makan di warung terus antar gang terhubung dengan penjual dan ramai. Kalau menurutku Pasar Baru sebelas dua belaslah dengan Petailing cuma mungkin harus terus ditingkatkan siapa tahu Pasar baru bisa menjadi surga belanja menarik di Jakarta yang meminat antusias pelancong untuk berkunjung.

Jadi gimana teman-teman bagusana mana pasar baru atau Petailing?

Salam

Winny

Iklan

The Magical of Selangor


Hello World!

Aku Winny seorang Alumni Teknik Industri yang beruntung mengikuti My Selangor Story 2013. Bersama 19 blogger lainnya: Huda, Farah, Rusli, Umadevi, Andika, Citra, Hijrah, Husni, Syauqie, Ridha, Wulan, Helga, Marintan, Rika, Kasri , Beni, Kusmianto, Ericka, Mujtahid.

Kami menjelajah Selangor, “the richest country in Malaysia”.  Banyak tempat yang bisa dinikmati di Selangor dan setiap distrik memiliki keunikan tersendiri.

Selangor terdiri dari 9 distrik: Gombak, Hulu Langkat, Klang, Kuala Langat, Kuala Selangor, Petailing, Sabak Barnam dan Sepang.

Inilah ringkasan dari My Selangor Story 2013:

My Selangor Story Day -1 :“KEMEWAHAN PREMIÈRE HOTEL DI BALIK KEMERLAP KLANG”

Kami menginap di  Première Hotel di Klang Malaysia dan merasakan nikmatnya kemegahan Klang di balik Première Hotel, sebuah hotel yang servicenya excellent, makannya delicious.

Dan kami ke Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan, sebuah tempat makan yang menyediakan berbagai macam seefood yang lezat dengan harga yang terjangkau, sangat terkenal di Klang, Malaysia dan di tempat ini bisa menikmati  keindahan pelabuhan Klang.

Hari Pertama di Klang
Hari Pertama di Klang

My Selangor Story Day -2,Surga Wisata, Klang Malaysia

Kami menjelajah destinasi yang menarik di Klang yang terdiri dari:

  1. Stasiun Kereta Api Klang yang dibangun di tahun 1980 yang disekeliling stasiun bisa melihat bangunan bersejarah  yang dibangun tahun 1941.
  2.  Gedung Raja Abdullah merupakan penyimpanan senjata tapi Kerajaan dan kedeppannya dijadikan museum.
  3. Klang Fire Station, sebuh stasiun pemadam kebakaran yang bersejarah.
  4. Kuil Sri Nagara Thendayuthapani Klang, sebuah kuil  Hindu  yang unik
  5. Museum Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz, The Royal Gallery  Klang  dan menambah wawasan tentang kerajaan Selangor serta sejarah dan peninggalannya.
  6. Lady of Lourdes Klang, sebuah gereja yang berdiri tahun 1928, berwarna putih dan unik.
  7. Vihara Kwan Imm, Klang, vihara untuk umat Buddha dan terdapat beberapa patung Buddha dan design bangunan yang menarik serta megah.
  8. Little India Klang yang kita akan merasakan atmosfer seperti tinggal di India. Disini kami makan masakan khas India di Arcahana Curry House, mendapatkan aksesoris India dari Toko Madura Little India, Klang, mendapatkan sari dari Gayatri sebuah toko besar yang menjual pakaian di Little India Klang.
Tourism Klang
Tourism Klang

Di Petailing, kami merasakan sensari hiburan air yang seru yaitu Sunway Lagoon merupakan  Asia’s Best Attraction dan kami mencoba area water park dan melihat kebun binatang mini.

Kami menginap di Arenaa Star Luxury Hotel yang tempatnya sangat strategis dekat dengan Petailing Street  dan kami mendapatkan kartu member Astutexperience adalah perusahaan bergerak dibidang  deals dan voucher yang menawarkan harga yang lebih murah seperti  restaurant, hotel, spa,  shopping, pendidikan dan kecantikan.

Serta menikmati suasana malam di Petailing Street merupakan chinatownnya Malaysia.

Hari ke 2 My Selangor Story
Hari ke 2 My Selangor Story

My Selangor Story Day -3: Thaipusam, Antara Ritual dan Festival Kebudayaan yang Mendunia

Kami menimati festival Thaipusam di Batu Caves, tempat yang didirikan sebagai kuil bagi umat Hindu di Malaysia. Festival Thaipusam merupakan ritual keagamaan Hindu yang mistis dan menarik  diadakan untuk menyembah salah satu dewa Hindu, Dewa Murugan. Dewa Murugan merupakan Dewa Pelindung dan juga Dewa Perang bagi Masyarakat Tamil. Memiliki 272 anak tangga dan sampai ke Puncak Gua Batu Caves dan berdiri sebuah Patung yang ada di Batu Caves Gombak dinamakan Patung Maruhan yang tingginya 42,7m.

Thaipusam Batu caves
Thaipusam Batu caves

Di daerah Sepang selain terkenal dengan  Sepang International Circuit  F1 race juga memilki tempat wisata menarik yaitu Golden Palm Tree Resort, sebuah resort ditepi laut yang didesign sesuai dengan namanya “GoldenPalmTree”, sangat unik, villa kamar yang disusun sedemikian rupa membentuk pohon kelapa sawit. Kami beruntung karena kami bisa menginap dan merasakan suasana villa yang megah dan elegan.

My Selangor Story Day -4: “Rahasia Pariwisata dari Sepang Goldcoast hingga ke Kuala Selangor”

Kami mencoba yoga dan cycling mengitari Golden Palm Tree Resort dan melihat keadaan alamnya.

Di Kuala Selangor wajib mencoba Cendol Bakar milik pak Bahri ini terdiri dari 6 pilihan rasa  Cendol VIP, Cendol VVIP, Cendol Tapai, Cendol Pulut+Tapai, Cendol Durian, dan cendol Durian+Pulut.

Salah satu tempat pariwisata menarik di Kuala Selangor  yaitu Bukit Melawati , objek wisata yang terdapat berbagai peninggalan sejarah dan museum serta kera yang jinak.

Hal lain yang bisa dinikmati di Kuala Selangor yaitu River View Restaurant yang khusus menyediakan seafood yang enak dan lezat dan pemandangan Sunset yang indah di tepi sungai.

Di Kampung Kuantan  kami menikmati keunikan Kelap-kelip yang singgah di pohon bakau yang tumbuh liar di tebing Sungai Selangor. Kegelapan sungai diterangi oleh keindahan kelap-kelip, Kampung Kuantan.

Hari ke 3 My selangor story
Hari ke 3 My selangor story

My Selangor Story Day -4: Stay and Happy Shopping Vivatel

Kami menginap di Vivatel, Kuala Lumpur, Offers Luxurious 4-star Boutique Touches  dan satu-satunya hotel yang menyediakan fasilitas mesin untuk self check in sendiri. Dan kami merasakan shopping day di Kenanga Whole Sale City, sebuah mall yang menyediakan belanja dalam ukuran grosir maupun eceran.

Hari ke 5 My Selangor Story
Hari ke 5 My Selangor Story

My Selangor Story telah memberikan pengalaman yang luar biasa dan merasakan pariwisata yang menarik serta menjelajah pariwisata di Selangor mulai dari Klag, Petailing, Gombak, Sepanghingga ke Kuala Selangor. Perjalanan yang penuh pengalaman, memilliki keluarga baru, teman baru yang menyenangkan serta mempelajari budaya yang ada di Malaysia.

Thanks to Miss Chai, Miss Alison, Mr. Safri, Mr. Hafiz, Mr. Ramli, and many more who guide us and help us during our trip!

Selangor gives me everything!!

So come and visit Selangor, the interesting place in Malaysia!

Thanks to the all sponsor

premiere hotel

Première Hotel
Bandar Bukit Tinggi 1/KS6
Jalan Langat 41200 Klang
Selangor Darul Ehsan
Malaysia +60 3 3325 6868
+60 3 3325 6869

http://www.www.premiere-hotels.com

sunway lagoon

Sunway Lagoon Sdn Bhd
3, Jalan PJS 11/11 Bandar Sunway, 46150 Petaling Jaya
Selagor Darul Ehsan Malaysia
(603) 5639 0000
http://www.sunwaylagoon.com

arenaa luxury hotel

Arenaa Star Luxury Hotel
No.49-51, Jalan Hang Lekiu

Kuala Lumpur 50050, Malaysia

goldem palm treeGolden Palm Tree Iconic Resort & Spa Sdn Bhd
Sepang Goldcoast, Jalan Pantai Bagan Lalang, No. 67
Kg. Bagan Lalang 43950 Sungai Pelek,
Selangor Darul Ehsan, Malaysia
+603 3182 3600

vivatelVivatel Hotel
85, Jalan Loke Yew, 55200 Kuala Lumpur, Malaysia
+603 9205 8888 / +603 9285 8210

astuteXperienceAstutexperience
208 Block A, Mentari Business Park
Jalan PJS 8/5, Bandar Sunway
Petaling Jaya 46150
Selangor Darul Ehsan, Malaysia

My Selangor Story Day-3: Thaipusam, Antara Ritual dan Festival Kebudayaan yang Mendunia

Thaipusam Celebration 2013

Hello world!

Hari ketiga My Selangor Story sepertinya layak saya sebut sebagai puncak dari perjalanan MySelangorStory 2013. Bagaimana tidak, dihari ini bertepatan dengan hari suci salah satu umat beragama di Malaysia, Umat Hindu tepatnya Hindu Tamil. Ya Apalagi jika bukan Ritual Keagamaan mereka yang diadakan secara besar-besaran, Thaipusam. Lebih dari dua Juta orang berkumpul untuk merayakan hari yang suci ini, atau sekedar menyaksikan keunikan dari ritual yang diadakan. Beragam wisatawan dari mancanegara pun ikut hadir dan meramaikan acara Thaipusam 2013.

Selembar kertas telah tersedia di tangan saya yang berisikan jadwal yang akan dilaksanakan di Hari ketiga MySelangorStory yang diberikan oleh Miss Chai kepadaku. Dan akupun mengamati jadwal untuk hari ketiga

27/01/13 (Sun)

6.00am Check out and depart to Batu Cave
8.00am Gather at Menara MPS and take marshall car to Batu Cave
8.30am Celebration of Thaipusam Festival at Batu CaveLuch  (from allocated fund)
1.30pm Gather at Tourism Selangor and marshall car take back to menara MPS
2.00pm Depart to Goldem Palm Tree Resort
3.30pm Check in Resort
4.00pm Enjoy water sport in the resort
7.00pm Dinner  in the resort
8.00pm Activites arranged by Golden Palm Tree Resort

Kami para blogger sangat antusias mengikuti Thaipusam ini.

Khususnya aku, karena pada saat di pertama kali di pesawat menuju Malaysia,  majalah Airasia Inflight Magazine yang terletak di bangku pesawat menyita perhatianku, khususnya mengenai article tentang Thipusam. Masih terekam di ingatanku tentang isi artikel tersebut:

Malaysia

Thaipusam

Jan 27 Thaipusam celebrates  the occasion when Goddess Parvati gifter her son, Murugun, a vel or divine spear to vanquish the demon Soorapadman. This Hindu festival is celebrated grandly in Kuala Lumpur and Penang, where devotees undergo a strict period of fasting, abstinence and prayers before bearing burdens called kavadi to fulfill vows to Lord Marugan.

sumber: www.tourism.gov.my

Itulah alasan kenapa aku sangat antusias dan menunggu momen Thaipusam dan aku sangat penasaran melihat Thaipusam secara langsung dan jujur saja, aku tidak pernah mengetahui dan melihat ritual agama seperti ini sebelumnya dan membuatku sangat penasaran. Aku sangat senang ketika Miss Chai dan Miss Alison mengatakan kami akan melihat perayaan Thaipusam begitu juga Pak Safri yang selalu menceritakan perayaan ini dan Pak Safrilah yang memberitahu kami bahwa pengunjung akan seperti semut untuk menyaksikan Thaipusam ini.

Thaipusam Celebration 2013

Hari masih beranjak pagi, Matahari belum muncul di singgasannya. Tanggal 27 Januari 2013,  kami bergegas meninggal Hotel Arena Star untuk menuju keperayaan Besar-besaran umat Hindu di Batu Cave, Gombak, ” Thaipusam“.

Thaipusam merupakan Festival Umat Hindu yang dirayakan setiap tahun yang jatuh pada bulan kesepuluh kalender Tamil atau sekitar Bulan Januari Hingga Februari di Kalender Masehi. Perayaanya mengikuti penanggalan Hindu dan saran saya sebaiknya sering-sering melihat SelangorTourism  untuk mendapatkan informasi mengenai Thaipusam karena tanggal setiap tahunnya pasti berbeda. Festival Thaipusam diadakan untuk menyembah salah satu dewa Hindu, Dewa Murugan. Dewa Murugan merupakan Dewa Pelindung dan juga Dewa Perang bagi Masyarakat Tamil. Festival Thaipusam sendiri diadakan secara besar-besaran dibeberapa negara, khususnya di Malaysia.

Patung Dewa Murugan
Patung Dewa Murugan

Di Malaysia sendiri, Festival Thaipusam terpusat di Batu Caves. Sebuah tempat yang didirikan sebagai kuil bagi umat Hindu di Malaysia. Tempat ini juga terkenal di seluruh dunia, hampir setiap tahun para wisatawan dari mancanegara datang dan hadir kesana untuk menyaksikan kemeriahan festival tahunan Thaipusam.

keramaian Acara Thaipusam

Ketika menyaksikan festival Thaipusam ini untuk pertama kalinya, saya benar-benar merasakan takut atas apa yang dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti ritual ini. Ada yang ditusuk mulutnya dengan jarum yang terbilang besar dan diujungnya bergelantungan beragam benda seperti jeruk dan sebagainya. Ada juga yang sebagian besar punggungnya di tusuk dengan kail yang begitu besar dan digantungi banyak benda seperti buah, kendi atau benda-benda lain yang tak kalah beratnya.

Kavadi atau artinya beban dalam bahasa Indonesia yang bermakna penyembahan kepada sang Dewa Murugan atas kewajiban seseorang karena doanya telah terkabul atau sebagai penebusan dosa. Tak hanya para pria yang mengikuti ritual ini, para wanita dan anak-anak juga ikut.

Pendeta Memberikan Doa kepada pengunjungkavadi

Kavadi

Kavadi ada banyak jenisnya, dan yang paling menarik adalah Vel Kavadi. Vel Kavadi adalah beban yang seperti bangunan besar dan biasanya diatasnya terdapat patung Dewa Murugan dan berhiaskan bulu-bulu dari burung Merak. Sungguh indah.

Val Kavadi

Vel Kavadi 2

Festival Thaipusam ini sendiri berakhir di dalam Batu Caves.  Untungnya aku satu group dengan Uma Devi, Wulan dan Ericka serta perut telah diisi nasi Lemak untuk bekal melihat Thaipusam. Karena saya sangat antusias dan begitu penasaran dengan festival ini, saya mengikuti jalannya acara hingga selesai. Bahkan saya dan Uma memberanikan diri menembus keramaian untuk sampai ke dalam gua. Saya penasaran apa yang dilakukan di dalam gua. Dengan modal dekat, aku dan Uma berjalan sedikit demi sedikit menembus manusia yang menyemut dan semuanya sungguh padat, keringat umat Hindupun sudah tidak kami rasakan dan dan tidak terasa kami telah melewati 272 anak tangga dan sampai ke Puncak Gua Batu Caves. Begitu sampai di dalam gua, Saya sungguh terpesona dengan keindahan dinding-dinding kapur yang masih begitu alami. Ditambah lagi cahaya dari lampu-lampu yang ada menambah eksotisme dari Batu Caves ini. Dan disekeliling gua terdapat tenpat sembahyang umat Hindu dan beberapa patung Dewa-dewa.

Batu Caves

Sesampai di dalam Batu Caves, Beban-beban yang terpasang di wajah, badan dan punggung orang-orang yang mengikuti ritual ini akan dilepas. Menurut sebagian orang, mereka tidak akan merasakan sakit saat benda-benda tersebut terpasang ditubuhnya meskipun mereka menjalaninya dalam keadaan sadar. Ada proses “trans” disini. Namun setelah kail, kawat dan benda-benda itu di lepaskan dari tubuh mereka, barulah rasa sakit itu timbul dan terasa di sekujur tubuhnya.

Uma yang beragama Hindu menjelaskan kepadaku tentang makna Thaipusam tersebut dan aku dapat melihat pancaran mata Uma yang berkaca-kaca dan dia sangat antusia dan satu hal kesan menarik sewaktu aku disana yaitu ibu yang mengikuti perayaan Thaipusam memanggil kami berdua. Uma mengatakan kami mendapat ‘blessing’ dan ibu itu memilih sendiri siapa orang yang akan dia berkati. Aku seakan terhanyut dalam perayaan Thaipusam ini, rahasia aku dan Uma sampai ke puncak Gua ialah karena aku dan Uma saling berpegangan tangan, berjalan berlahan-lahan mengikuti dan larut dalam perayaan serta rasa keingintahuan yang besarlah yang membuat kami ingin melihat langsung ada apa di Gua, kenapa semua umat kesana. Dan sampai disana rasa penasaranku terjawab karena disanalah akhir dari Thaipusam yaitu dengan melepas kaitan yang berupa mata pancing yang menancap di kulit  punggung yang bergantungan buah-buahan seperti jeruk, apel dan buah lainnya ataupun bejana yang berisi susu  boleh dilepas di dalam gua dan para umat yang telah puasa sebelumnya untuk mengikuti perayaan Thaipusam inipun akan mendapatkan kelapa yang telah dibelah dua dengan harapan doa-dia yang terkabul.

Ada 3 hal yang membuat umat Hindu mengikuti perayaan Thaipusam yaitu:

1. Mendekatkan diri kepada Tuhan

2. Membayar Nazar

3. Meminta kepada Tuhan

Seperti Jay yang berhasil saya wawancara dia mengatakan alasan dia mengikuti perayaan Thaipusam karena dia berharap doa-doanya akan terkabul. Meski orang awam menganggap ritual ini adalah ritual penyiksaan, tapi sebenarnya ritula ini adalah ritual yang melibatkan rohaniah dan spiritual khususnya umat Hindu dan terlihat jelas betapa mereka sangat sungguh-sunguh bahkan wanita mau rambutnya jadi botak, itulah yang namanya ‘determination’.

Hal unik lagi yang aku dapat dari perayaan Thaipusam ialah saat melihat imam yang menunggu para umat yang membawa Kavadi masuk kedalam gua yang akan menerima sesaji dan doa dan umat telah berjalan jauh namun seolah tidak ada lelahnya dan iringan doa-doa yang bernuansa India yang membuat perayaan ini menarik.

Ketika kait yang menempel di kulit dilepas barulah terasa sakit nya dan disekitar gua, aku dan Uma mengamati tempat ritual pemberian doa. Thaipusam yang penuh dengan lautan manusia mulai dari bawah hingga ke atas Gua, namun tidak akan terasa sama sekali karena Thaipusam merupakan perayaan yang luar biasa, pengalaman yang tidak terlupakan.

Thaipusam

Ada hal yang unik lainnya yang terjadi selama festival, ternyata tidak hanya orang-orang keturunan India saja yang mengikut ritual Thaipusam ini. Tetapi juga di ikuti oleh warga keturunan China yang beragama Hindu.

Thaipusam Festival

Wah, Festival Thaipusam yang diadakan di Batu Caves memang luar biasa menarik, Festival yang begitu besar dan begitu meriah. Perpaduaan antara ritual keagamaan yang telah mengakar rumput selama berabad-abad dan menjadi kebudayaan setempat. Sungguh menarik.

Catatan Penting bagi Backpacker

-Perayaan Thaipusam berlokasi di Batu Caves, yang merupakan bukit batu kapur yang terdiri dari  rangkaian  gua dan 8 km dari Kuala Lumpur

-Patung yang ada di Batu Caves Gombak itu dinamakan Patung Maruhan yang tingginya 42,7m

-Sebaiknya jika ingin mengetahui detail tentang perayaan Tahipusam silahkan kunjungi Tuorism Selangor

-Salah satu tempat pariwisata yang bisa dilihat di Gombak ialah Batu Caves

My Selangor Story Day-2: Surga Wisata, Klang Malaysia


Hello world!

Kembali lagi bersama saya Backpacker Indonesia mau menceritakan pengalaman tentang My Selangor story di hari ke-2. Dan inilah jadwal yang diberikan panitia MySelangorStory2013

26/01/13 (Sat)

7.00am Breakfast in the hotel
8.00am Check out
8.30am Klang heritage Tour-Discover the history and culture of Klang
12.30pm Lunch at Klang
1.30pm Depart to Sunway Lagoon
2.00pm Enjoy the fun and adventure Water Park
5.00pm Depart to Arenaa Star Luxury Hotel
6.00pm Check in
7.00pm Briefing of AstuteXperience
8.00pm Dinner at Petaling Street (from allocated fund)Visit Petailing Street and explore nearby area

Pagi hari kami sudah sarapan pagi di Première Hotel yang sangat saya rekomendasikan bagi yang penyuka makanan karena layanan dari Première Hotel khususnya makanannya sangat enak. Pagi hari saya sudah sarapan cococrun ditambah dengan susu dingin. Kami para blogger bergegas check out karena Pak Safri dan Miss Chai telah memberitahukan sebelumnya bahwa kami akan mengelilingi Klang dan melihat beberapa tempat wisata yang menarik di kawasan Klang, Malaysia. Saya kutif dari perkataan Pak Safri “ Klang berasal dari kata “Kalang” yang merupakan salah satu pelabuhan yang terkenal khususnya perdagangan yang pernah menjadi 18 pelabuhan terkemuka di dunia. Klang terkenal dengan sungai Klang dan terkenal dengan “royal city” dan dulu pernah sebagai former capital of Selangor”.  Jadi kami sangat antusias untuk menjelajah Klang, negeri yang tersimpan sejuta misteri.

Jam 8:42 pagi kami meninggalkan Première Hotel menuju beberapa tempat menarik yang ada di Klang. Tempat yang pertama kali Pak Safri rekomendasikan ialah stasiun kereta api Klang. Sesampai di stasiun keereta api, ternyata stasiun ini sudah lama didirikan sejak tahun 1980 dan di sekitar stasiun beberapa bangunan tua yang menambah ‘history ancient’ yang terkandung dalam Klang. Saya mengamati para penumpang dan kondisi stasiun yang bersih dan rame dengan manusia. Ada satu tulisan yang menarik yang menyita perhatianku di stasiun ini yaitu kata yang tertulis.   Setiap daerah yang kita kunjungi maka ada tulisan kata ‘you were here’ yang sangat berguna bagi backpacker, itulah yang patut dicontoh dari tourism Malaysia. Sama halnya sewaktu aku di Klang Railway Station yang berisikan informasi:

“The Klang Railway Station was built in 1980. It was constructured to replace the original Bukit Kuda Station, which had been in use since the Selangor railway station was first completed in 1875 and located three miles away from Klang town. The state government had been struggling with a limited budget, and was unable to extend the railway to the southern boundary of Klang town. A bidge crossing the Klang river, however, was built to meet the residential and commercial transportation needs.

To accomadate the growing traffic of passengers and goods, the government built an iron bridges across the Klang river, which cost about 94,600 dollars. It also built the Klang Railway Station.

Five years later, the Klang jatty had reached its maximum capacity, thanks to the transport of tin products and coffee. This prompted the government’s decision to build a new port (Port Swettenham, the current Port Klang), which is located at the mouth of the Klang river. Between 1895 to 1901, an extension of six miles to the original railway was built from Klang town to the new port. Selangor’s railway system quickly became one of the busiest in the peninsula. “

Di stasiun ada prayer room bagi yang beragama muslim yang ingin menunaikan ibadah serta tempat duduk bagi pengungjung. Dan di depan station Klang ada restoran bismillah yang menyediakan masakan Islam. Hal yang menarik di sekitar stasiun ialah kita dapat menemukan bangunan tua yang didirikan sekitar tahun 1941 (Soom siok sendirian berhad) yang bangunannya berwarna kuning di tepi jalan dan disampingnya bangunan yang didirikan tahun 1949. Dan tak jauh dari stasiun makan ada jalan tol yang memiliki ketinggian hanya 3,5 meter  saja yang unik dan terdapat jembatan laying yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Setelah dari Stasiun kereta api kami pun singgah di Gedung Raja Abdullah merupakan penyimpanan senjata tapi tempat ini sedang direnovasi untuk dijadikan museum. Dan gedung ini merupakan warisan Negara yang dikelola oleh Kementrian penerangan, komunikasi dan kebudayaan. Aku, Uma dan Intan sempat berfoto di bangunan ini.

Tak jauh dari Gedung Raja Abdullah, kami singgah di Klang fire station. Sama dengan stasiun kereta api Klang di Klang fire station ada sebuah papan informasi yang berisi:

“This beautiful Victorian-style construction was built in the 1980s, primarily to safeguard the town from fires. It is located at the junction of jalan Tengku Diaudin and Jalan Tengku Kelana, overlooking the bridge on the latter road. Today, the building still serves as a firestation. Though it has been removated throughout the years to accommodate modersn use, the main structure and architectural design features are well maintained keeping intact the way it looked a hundred years ago”

Setelah itu bus yang dikendarai oleh Pak Ramzi ke Kuil Sri Nagara thendayuthapani, Klang.  Kuil Sri Nagara thendayuthapani terletak di Jl. Bukit Jawa No.2 Klang. Sama seperti tempat lainnya di kuil ada sebuayh papan informasi yang berisikan info tentang kuil tersebut:

The Sri Nagara Thendayuthapani temple is the oldest and richest Hindu Temple in Klang. It is situated at the junction of Jalan Dato Hamzah and Jalan Bukit Jawa. The temple provided as a place of worship for early Indian Immigrant and it is now important cultural and heritage of Klang”

Kuil ini termasuk mini menurutku tapi sangat menarik. Aku dan para blogger lainnya masuk dan menyaksikan sendiri para umat Hindu yang beribadah. Disekitar kuil ada beberapa patung dewa dan keunikan dari kuil ini ialah bentuk kuilnya yang meninggi dan terdiri dari beberapa patung dewa. Dan disekitar Kuil terdapat gereja dan masjid, dari sini bisa dilihat bahwa kerukunan antar umat beragama terjaga di Malaysia. Meskipun berbeda agama, tapi tidak membuat perpecahan melainkan kerukunan yang bisa dicontoh oleh Negara lain.

Setelah 10 menit di Kuil ini, kami pun bergegas masuk ke mobil dan Pak Ramzi pun membawa kami ke Museum Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz, The Royal Gallery. Memasuki galleri, aku sangat terkesan dengan nuansa bangunannya yang unik berwarna putih bergaya Kebangsaan yang memikat. Aku tak heran, melihat beberapa rekan blogger lainnya langsung berfoto di depan Galleri.

Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz buka setiap selasa-ahad jam 10 pagi sampai jam 5 sore dan tutup setiap senin dan cuti umum.  Ada 4 bagian yang bisa di lihat di Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz:

  1. Sejarah  yaitu tentang seluk-beluk raja yang ada di Malaysia
  2. Kesultanan yaitu berisi tentang peninggalan yang ditinggalkan raja
  3. Tugas Raja yaitu berisi tentang pekerjaan raja
  4. Koleksi raja yaitu berisi barang-barang koleksi yang merupakan hobbi raja

Ketika memasuki ruangan, kami masuk ke dalam ruangan yang berisi video lengkap tentang sejarah raja-raja yang ada di Malaysia dan sangat berguna bagi kami karena menambah pengetahuan social khususnya sejarah. Di luar gedung utama terdapat sebuah tiang marmar yang pernah di tempatkan di istiana Negara oleh Almarhum Sultan Hasanuddin Alam Shah Alhaj sekitar tahun 1950an.

Ada yang menarik dari Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz yaitu sejarah tentang bermulanya Kesultanan Selangor. Bermulanya Kesultanan Selangor  abd ke-17 Masehi, campur tangan Belanda di kepulauan Sulawesih menyebabkan orang-orang Bugis mencari penempatan baru. Sejarah mencatatkan bahwa orang-orang Bugis merupakan pelayar tersohor di Kepulauan Asia Tenggara. Mereka juga arif dalam hal ehwal perdagangan dan merupakan pahlawan yang digeruni karena mempunyai armada laut dan menggunakan baja besi sebagai pakaian perang. Awal 1714, Klang, Linggi dan Kuala Selangor dijadikan penempatan awal perantau Bugis. Disusul dengan pelantikan Daeng Merewah sebagai Yam Tuan Muda Johor pada tahun 1921, lebih ramai orang Bugis hijrah ke Taman Melayu.

Selain itu di Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz dapat mengetahui beberapa raja yang pernah menjabat di Selangor dinatararanya:

  1. Raja Lumu (Sultan Salehuddin) Ibnu Opu Daeng Chelak, Raja Selangor (1742-1766), dan Sultan Selangor Pertama (1766-1782), baginda ini diakui sebagai “Raja Selangor” setelah kemangkatan ayanhanda baginda pada tahun 19 Mei 1745.
  2. Sultan Ibrahim Ibni Raja Limu (1782-1826) yang merupakan Sultan Selangor Kedua.  Sultan Ibrahim merupakan seorang pahlawan yang berani dan bijak dalam soal ekonomi.
  3. Sultan Muhammad Ibni Sultan Ibrahim (1826-1857) yang merupakan Sultan Selangor Ketiga. Semasa pemerintahannya, bijih timah merupakan komoditi terpenting.
  4. Sultan Sir Abdul Samad Ibni Raja Abdullah (1857-1898) yang merupakan Sultan Selangor Keempat. Banyak pembangunan berlaku di Selangor di zaman ini.
  5. Sultan Sir Ala’Eddin Sulaiman Shah Ibni Raja Muda Musa (1898-1938) yang merupakan Sultan Selangor Kelima. Baginda terkenal sebagai seorang yang rajin dan memulai pekerjaannya pukul enam pagi setiap hari.
  6. Sultan Tengku alam Shah (1938-1942) yang merupakan Sultan Selangor Keenam.
  7.  Sultan Musa Ghiatuddin Riayat Shah Ibni Sultan Sir Ala’Eddin Sulaiman Shah (1942-1945) yang merupakan Sultan Selangor Ketujuh.
  8. Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Aljah Ibni Sultan Sir Hisamuddin Alam Shah (1960-2001) yang merupakan Sultan Selangor Kedelapan.
  9. Sultan Sharafuddin Idris Shah Alhaj Ibni Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Alhaj (2001-current) merupakan Sultan Selangor Kesembilan. Mempunyai hobbi diantaranta mendaki gunung, memandu kereta antik jarak jauh, dan berlayar mengelilingi dunia. Raja praktikal,s ensitif akan keperluan rakyar, teliti dan melaksanakan sesuatu dan cinta alam sekitar.
di dalam galeri kerajaan
Di dalam Galeri Kerajaan

Didalam Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz terdapat pakaian kerajaan, silsilah Kesultanan Selangor, pakaian kerjaan, alat pedang, dan benda-benda atik kerajaan. Hal yang unik yang aku lihat di galleri ini ialah gambar Sultan dengan Mantan Presiden RI, Alm Khi Abdul Rahman Wahid dan Ibu Megawati yang dipajang di dinding galleri. Lalu kami keluar dari galleri dan aku mengamati banyak pengunjung luar kesini seperti wisatawan mancanegara.

Dari  Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz kamipun mengunjungi Lady of Lourdes, sebuah gereja yang berdiri tahun 1928, berdiri tegak di tepi jalan dengan warnanya yang putih . Warnanya yang putih membuat kami berfoto di depan  Lady of Lourdes. Letak Lady of Lourdes di Jl.Tengku Kelana, Klang Selangor, Malaysia.

Lalu kami melanjutkan perjalanan kami untuk melihat jembatan yang unik karena jembatan layang ini dibawahnya khusus sepeda motor namun bagian atasnya ialah untuk mobil. Unik bukan? Dan jembatan layang satu-satunya yang ada di Malaysia yang bisa untuk pengendara motor dan mobil sekaligus.

jembatan

Setelah melihat uniknya jembatan tersebut lalu kamipun menuju destinasi berikutnya yaitu Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm, Klang.

Yaitu sebuah vihara untuk umat Buddha. Di depan vihara, terdapapat beberapa penjual yang menjual barang-barang bermotif Chiness dan sayangnya di depan kuil , saya melihat beberapa pengemis. Tanpa ragu sayapun memasuki vihara dan saya terkesan dengan kebersihan vihara dan saya mencoba untuk menyantap makanan yang ada disamping vihara yang diberikan secara gratis bagi pengunjung.

Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm, Klang
Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm, Klang

Di dalam vihara saya mengamati umat yang beribadah dan melihat beberapa patung Buddha di  dalam vihara serta relief bangunan yang kaya akan design Chiness yang sangat aku suka, khususnya warna merahnya. Di dinding vihara, di ukir gambar relief yang berisikan cerita budaya Buddha serta bertuliskan Mandarin. Ada terdapat beberapa dupa disini dan beberapa patung kecil Buddha yang terbuat dari tinta warna emas yang disusun rapi. Vihara Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm terletak di Jl. Raya Barat, Klang.

Vihara Kwan Imm, Klang
Vihara Kwan Imm, Klang

Setelah puas, kamipun melanjutkan perjalanan kami ke Little India, Klang. Di Little india,Klang, kami merasakan sensasi seperti tinggal di India, real India karena disepanjang jalan ini yang kami temukan ialah orang India yang merupakan mayoritas penghuni Litte India. Uniknya disini kita bisa membeli perlengkapan india seperti Mehdi, hiasan tangan, aksesoris, sari, makanan khas India sampai video India yaitu kaset film yang membuat kami merasa di Negeri Bolliwood. ‘So Fun on Little India Klang 😀

Intan, aku, Tahid, Wulan Husni di Littel India
Intan, aku, Tahid, Wulan Husni di Litte India

Letak Little india terletak di Jl. Teuku Kelana disilah mulai Little india. Kemudian kami dijamu makan khas India yang membuat saya sangat antusias karena baru pertama makan masakan asli India dan halal pula  :D.

Kami mampir di Archana Curry house yang  memberikan kami makanan khas India. Tempat ini sangat ramai dikunjungi dan masakannya enak. Aku mencoba Chappatai dan minuman Lemon yang enak. Harganyapun bervariasi dan sangat cocok dengan kantong dimula dari 1,2 RM hingga 13,5 RM dengan variasi makanan: nasi sayur, nasi ikan, nasi ayam, nasi udang, nasi sotong, telor goring, nasi goring, utthappam, thosai, roti canai, roti telur dan masih banyak lagi dan minumannya ada murukku, kara sevu, alwa, sweet sevu dan masih bayak lagi. Dan pelayanannya sangat cepat dan siap melayani pemesanan anda. Bolehlah dicoba masakan khas India.

Arcahana Curry House (S.Subramanian) yang beralamat di Jl. Tengku Kelana No.62, Klang, Selangor Darul Ehsan, 41000 Malaysia. 

Archana Curry house
Archana Curry House

Setelah mencoba makanan India, kamiun singgah di Toko Madura yang menjual Aksesoris India. Pak sangat baik kepada kami dan memberikan kami aksesoris India, buat teman-teman yang sangat suka akan aksesoris India bolehlah belanja ke Madura Stores yang ada di Little India.  Madura stores terletak di Jl. Teuku Kelana Klang, Malaysia. Madura stores ialah tempat untuk imitation Jewellery. Tersedia beberapa aksesoris khusus wanita, mulai dari gelang India, Mehdi, Anting-anting bahkan manik-manik tangan dengan harga terjangkau serta ukuran yang variatif.

madura store
Madura Store

Dari Madura Stores, kamipun singgah ke Gayatri, Kedai Menjual Kain , Pakaian dan Lain-lain. Di Gayatri, kami melihat beberapa sari yang halus dan warna-warni yang memanjakan mata wanita. Dan Farah seta Ericka Regen mencoba sari yang diajarkan oleh pegawai pemilik Gayatri ini. Jika anda berkunjung ke Little India, Klang jangan lupa untuk membeli sari yang merupakan baju khas India. Harga yang ditawarkanpun bervariatif mulai dari harga 59,90 RM hingga 5000RM. Sari ini didatangkan langsung dari India dan dibuat dengan tangan, sehingga hasilnya halus dan menarik. Kami sangat senang di Little India karena kami mendapatkan aksesoris dari Madura Stores dan mendapat Sari dari Gayathiri yang merupkan buah tangan kami. Sari yang aku dapatkan ialah sari berwarna kuning. Sari yang dijual di Gayatri ialah 100% pure silk saree sehingga kainnya sangat halus dan lembut karena terbuat dari sutera asli.

Gayatri yang khusus menjual sari ini beralamat di: Jl. Tengku Kelana No. 88-90, 4100 Klang, Selangor Darul Ehsan, Malaysia.

Managing Director: RA. Moorthy

Telp: 03-33731717 Fax:03-33727249 

Di Little India kami juga bertemu dengan Manoharan Malayalam yang merupakan Ahli Dewan Undangan Negeri Selangor Kota Alam Shah yang kantornya beralamat di Persiaran Raja Muda Musa, No.7A, 4100 Klang, Selangor, Darul Ehsan Fax: 03-3371 5888.

Untuk lebih jelas mengeani little India dan beberapa tempat menarik di Selangor silahkan klick disni

Setelah Puas dari Little India kamipun menuju ke Sunway Lagoon sebuah wahana permainan air di Malaysia. Sunway Lagoon Sdb Bhd  berlokasi di Jalan PJS 11/11, 3, Bandar Sunway, 46150 Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan Malaysia. Executive-PR dan Custumer Care dengan Kenny Ooi dengan fax: +603-5639 0050

Sunway Lagoon sangat mudah dijangkau karena berada di Petaling Jaya sekitar 15 menit dari Kuala Lumpur. Sunway Lagoon merupakan salah satu tempat wisata yang terbesar di Kuala Lumpur karena ada area bermain yang lengkap dan luas.

Ada beberapa pilihan bermain yang bisa dipilih di Sunway Lagoon yaitu area water park yang suka akan tantangan air, ada kolam raksasa, ada  amusement park yang bisa bermain rollercoaster dan Lost City, ada extreme park yang suka dengan olahraga, ada wild park yang merupakan miniature kebun binatang kecil yang bisa melihat beberapa hewan seperti kakak tua, ular, berang-berang dan sebagainya serta ada scream park yang merupakan tempat unutk uji nyali karena dilengkapi dengan teknologi visual.

Sunway Lagoon merupakan  Asia’s Best Attraction yang penghargaan ini diberikan oleh International Association of Amusement Parks and Attractions (IAAPA) as Asia’s Best Attraction selama 4 tahun (2007 – 2010). Motto dari Sunway Lagoon ialah ‘Non Stop Fun @Sunway Lagoon”. Sunway Lagoon  bisa merasakan surf beach :D..

Sunway Lagoon buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 6 sore dan untuk surfing jam 6 sore sampe 6:45 pm.  Ketika memasuki Sunway Lagoon  kami dikasih tanda berupa gelang yang akan kami tunjukkan disekitar area bermain.

Aku dan beberapa blogger mencoba nonton 4D dan kami dibawa ke sensasi nonton yang seolah kami mengikuti petualangan airnya padahal hanya nonton tapi kami seakan basah dan ikut di dalam petualangan air.  

Kemudian kami mencoba bermian air dari ketinggian dengan menggunakan balon,, sangat seru sekali disini, aku dan Intan tidak bisa berenang tapi nekat untuk mencoba aktivitas air.. intinya, kami sangat suka dengan dunia air yang ditawarkan oleh Sunway Lagoon.

Untuk  tiket bisa dipesan online disini dan harga masuk tiket ke Sunway Lagoon untuk dewasa Tiket 90 RM (Normal 120 RM) dan Tiket untuk anak-anak 65RM (Normal RM 90.00).

Sorenya kami pun menginap di Arenaa Star Luxury Hotel yang tempatnya sangat strategis dekat dengan Petailing Street .

Di hotel ini sangat strategis ada akses internet dan interiornya sangat unik dan saya sangat suka melihat design dari ruang makannya. Dan kamarnya juga sangat unik didesign dengan warna ungu dan di depan custumer service terdapat bangku yang berbentuk bola-bola berwarna-warni dan ada kumpulan kaca di depanyang menambah kesan eksotis.

Setelah kumpul lalu kami mendengarkan penjelasan tentang   Astutexperience. Bagi yang belum tahu, Astutexperience adalah perusahaan bergerak dibidang  deals dan voucher yang menawarkan harga yang lebih murah seperti  restaurant, hotel, spa,  shopping, pendidikan dan kecantikan dan lain-lain. Sangat untung bergabung menjadi member dari  Astutexperience  dan kami  sangat senang sebab kami mendapatkan kesempatan emas untuk mencoba Astutexperience karena kami dihadiahi member card yang sangat elegen dan bertuliskan nama kami, para blogger. Keuntungan yang didapatkan ialah mendapatkan harga terjangkau lebih murah serta mendapatkan discon untuk beberapa hotel atau penginapan yang bekerjasama dengan Astutexperience. 

For more information about Astutexperience : klick here

Malamnya , kamipun makan malam lalu pergi ke Petailing Street, namun aku dan beberapa blogger lainnya malah pergi ke Menara Twins Petronas yang ada d Kuala Lumpur. Beruntungnya kami, tempat penginapan kami berada di Kuala Lumpur dan memudahkan kami untuk menuju ke Petronas Twins Tower yang sangat tersohor dan kami dipandu oleh bang Rusli, blogger Malaysia yang mau menemani kami.

Aku, Intan, Kasri, Beni, Citra, Husni sangat senang dan memanfaatkan untuk berfoto. Dari Twins Tower kami pun bergegas ke Petailing Street, sebuah tempat belanja sebenarnya yang berada di Kuala Lumpur. Petailing Street merupakan chinatownnya Malaysia. Hal yang menarik adri petailing street ialah lampu Neon chiness yang indah dan menawan.  Meskipun waktu aku dan rombongan sampai di Petailing Street tengah malam tidak membuat semangat kami turun karena kami masih sempat melihat kehebohan Petailing Street yang  terletak di jantung kota Kuala Lumpur.  Petailing Street  baru mulai ramai jam 7 malam dan mulai tututp jam 12 malam.

Setelah selesai, kamipun bernajak pulang dengan jalan kaki, cukup mudah untuk mencapai  Arenaa Star Luxury Hotel.

Dan berkat Astutexperience kami mendapatkan kemudahan untuk tinggal di Arenaa Star Luxury Hotel, keuntungan menjadi members Astutexperience ialah kita bisa mendapatkan potongan harga. Kalau di Malaysia salah satu hotel yang parner dengan Astutexperience ialah Arenaa Star Luxury Hotel.

Informasi tentang Arenaa Star Luxury Hotel

Security Manager: Jaafar Sidik Ahmad

Alamat Arenaa Hotel: Jalan Hang Lekiu, No. 49-51, 50100 Kuala Lumpur

Telp: +603 2022 0962

Fax: +603 2022 0962

Email: inquiry@arenaahotels.com.my

Catatan Penting Tentang Malaysia:

– Selangor merupakan tempat yang wajib dikunjungi di Malaysia karena tempatnya yang menarik

-Ada beberapa tempat yang menarik yang bisa dikunjungi di Klang: Klang Railway Station,Gedung Raja AbdullahKuil Sri Nagara thendayuthapaniGaleri Diraja Sultan Abdul AzizVihara Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan ImmLittle india

– Untuk kawasan bermain air yang menarik di Kuala Lumpur ialah Sunway Lagoon

-Penduduk Malaysia kebanyakan memiliki motor sehingga tidak heran kalau mobil banyak di jalan raya

-Bagi backpacker jika ingin mengelilingi Klang jangan lupa membawa air minum dan sunglasses serta kamera dan uang

-Kata Kuala Lumpur berasal dari kata Kuala yang artinya sangat berlumpur merupakan pertemuan sungai Gombak dan Kelang

My Selangor Story Day-1: “KEMEWAHAN PREMIÈRE HOTEL DI BALIK KEMERLAP KLANG”


Hello World!!

Kembali lagi bersama saya backpacker Indonesia mau menceritakan pengalaman tentang My Selangor Story. Penulis sangat beruntung karena terpilih menjadi salah satu finalis My Selangor Story 2013 dari Kupang, Indonesia. Tiket yang diberikan oleh pihak panitia bukan dari kota asal saya tetapi mengharuskan saya berangkat dari kota yang memiliki Bandara Internasional seperti Jakarta atau Surabaya. Saya memilih Jakarta sebagai kota awal pemberangkatan ke Selangor, Malaysia.

Pagi-pagi saya pergi ke Bandara El-Tari Kupang diantar oleh AndiSu, hasianku. Kami berangkat pagi-pagi sekali dari Mess menuju Bandara El Tari untuk mengejar penerbangan pertama ke Jakarta. Di Jakarta saya bertemu dengan sahabat saya Monica dan Muja. Di Jakarta saya sempat bermalam sejenak di tempat sahabat saya, waktu saya mamfaatkan untuk mengelilingi kota Jakarta dan menukar uang dalam bentuk Ringgit Malaysia. Keesokan Harinya saya pergi ke Blok-M sesuai janji dengan finalis lainnya yang berasal dari Jakarta yaitu Marintan dan Erika untuk bertemu dan berangkat bersama. Dengan naik Kopaja saya pergi menuju Blok-M dan saya membayar ongkos sebsar RP.2000,-.

Sesampainya di Blok-M, ternyata Marintan bilang jika terminal telah pindah ke SMK6. Saya langsung bergegas naik angkot dan untungnya tidak jadi kesana  karena saya tanyakan Pak Supir dan saya langsung turun dan berjalan ke arah pemberhentian Damri dan disana saya bertemu dengan Erika. Aku dan Erika menunggu Intan dan berselang tak begitu lama, kami bertemu dengan Marintan yang diantar oleh Ibunya. Kami pun dari terminal berangkat ke Bandara menggunakan Bus Damri dan membayar ongkos sebesar Rp.25.000,-. Di Bandara kami sempat bertemu dengan seorang ibu yang berkewargaannegara Australia dan beliau menawarkan kami untuk mengambil S2 di Australia.

Di Bandara Soekarno Hatta, kami mempersiapkan keberangkatan kami ke Selangor dengan ticket Air Asia yang telah di berikan oleh Pihak Penyelengara My Selangor Story 2013. Ternyata kami masih di kenakan Airport Tax sebesar Rp.150.000,- untuk penerbangan International. Lalu kami masuk ke Terminal International Bandara Soekarna Hatta dan menunggu di ruang tunggu penumpang. Disana kami bertemu dengan salah satu finalis My Selangor Story 2013, Helga. Akhirnya waktu keberangkatan yang ditunggu-tunggupun tiba, kami berangkat dari Jakarta pukul 14.00 WIB menuju ke Selangor, Malaysia.

Setibanya di Bandara Kuala Lumpur International Airport (KLIA), Malaysia pada pukul 16.00WIB. Ternyata di Malaysia terdapat perbedaan waktu satu jam, jadi saya langsung memperbaiki jam saya agar sesuai dengan waktu setempat.

Di Bandara KLIA, Malaysia kami beremapat berencana mencari kartu telepon local. Tetapi karena harga yang di patok di Bandara sedikit lebih mahal. Akhinya kami membatalkan niat tersebut. Kami keluar dari Bandara, tetapi tidak ada satupun spanduk My Selangor Story 2013. Jadi kami sedikit kebingungan dan panik dengan hal tersebut.  Jadi kami memutuskan untuk berjalan sedikit lagi, dan ternyata kami bertemu dengan para finalis lainnya khususnya para blogger yang berasal dari Aceh, Indonesia. Bersama mereka juga ada Pak Safri, yang merupakan tour guide kami, My Selangor Story 2013. Lalu kami menunggu finalist lainnya dan kami berkenalan.

Adapun ke 2o finalist My Selangor Story 2013 ialah:

Engku Nurul Huda Binti Engku Azman, Farah Nadiah binti Zainudin, Rusli bin Abd Wahab, Umadevi Vengdesh, Andika Setiawan, Citra Rahman, Hijrah Saputra, Husni Fahrizal, Muhammad Asy Syauqie, Ridha Yusardi, Sri Wulan Aprlia, Helga Indra Rukmana, Marintan, Rika Yudani, Kasri , Muhammad Beni Saputra , Andi Kusmianto, Erick Reagan Margayudha Irana Akbar, Mujtahid, Winny Alna Marlina (saya sendiri).

Para Finalist My Selangor Story 2013
Para Blogger My Selangor Story 2013 dan Miss Chai dan Miss Alison

Tak lama kemudian, kamipun bertemu dengan Miss Alison dan diikuti dengan Miss Chai. Ternyata Miss Chai sejak tadi sudah menunggu di sisi depan bandara berseberangan dengan tempat kami berkumpul. Miss Chai juga memberikan kami Itenary yang baru dan uang sebesar RM 100 untuk uang saku. Selain itu juga kami diberikan Name Tag sebagai tanda pengenal kami sebagai peserta My Selangor Story 2013.

Dan seperti inilah itenary kami yang baru.

25/01/13 (Fri)

2.00pm-5.00pm Indonesian Bloggers flights in to Kuala Lumpur
6.30pm Check in Première Hotel, Klang
7.30pm Dinner in the hotel
10.00pm Supper at Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan, Klang (from allocated fund)Enjoy the ikan bakar and feel the breeze at the seaside

Setelah semua finalis telah berkumpul di Bandara KLIA, Malaysia lalu kami semua naik bus menuju ke Première Hotel. Pak Safri yang merupakan tour guide kami orangnya sangat lucu dan sangat lihai menjelaskan seluk beluk tentang Selangor. Dan aku sempat mengambil vidio Pak Safri saat menerangkan tentang Selangor.

Selangor is the richest country in Malaysia’, begitulah Pak Safri menjelaskan kepada kami disepanjang perjalanan dan di dalam bus setiap blogger menyebutkan nama masing-masing. Disepanjang perjalanan, hujan menyambut kedatangan kami dan aku sangat menikmati perjalanan.

Di Première Hotel, kami di jamu dengan begitu mewahnya. Kami merasa begitu dimanjakan oleh pihak hotel. Mr. Ng Kien Ti yang merupakan e-business Manager di Première Hotel sangat ramah dalam menyambut kami dan beliau tidak segan-segan turun langsung untuk menyapa kami.

Manager of Premiere Hotel
Manager of Premiere Hotel, Mr.Ng Ken Ti

Saya secara pribadi sangat terkesan dengan ke ramahan beliau, serta service yang diberikan oleh Première Hotel karena selain designnnya yang elegant dan menunjukkan ciri khas Klang, namun juga membuat kami serasa di rumah dan sangat nyaman. Para karyawan yang tanggap dalam mengangkat barang kami. Senang sekali rasanya, merasa seperti Raja. Hehehehhehe :D…

Première Hotel
Première Hotel

Sebelum kami memasuki kamar, Mr. Ng Kien Ti memberikan kami kenangan-kenangan yang sangat berguna dan unik. Miss Allison Wee dari Tourism Selangor  mengajak kami melihat kamar executive yang membuat kami makin terpesona. Première Hotel ini sangat cocok untuk pernikahan, pesta ulang tahun ataupun untuk melakukan business karena kenyamanan dan keunikan serta fasilitas yang disediakan.

Hal yang menarik lagi ialah anda bisa melihat keindahan Klang dari kamar hotel. Bisa melihat Klang di malam hari, penuh dengan lampu seolah menambah maraknya malam. Aku sangat suka pemandangan Klang di malam hari yang bisa ku nikmati dari atas Première Hotel. Ternyata ada kemewahan Première Hotel di balik Klang, Malaysia.

Première Hotel terletak di Bandar Bukit Tinggi 1/KS6,  Jalan Langat 41200 Klang , Selangor Darul Ehsan, Malaysia dan untuk reservasi silahkan klik disini. Première Hotel letaknya sangat strategis dan ada 250 ruangan dan suites yang bisa menjadi pilihan serta kolam renang yang bersih dan indah yang setiap orang yang melihat ingin mandi disana, dan ada tempat gym, tempat SPA, dan restaurant yang menyediakan beberapa makanan Internasional baik Chiness, Japaness, maupun local yang dimasak oleh koki yang hebat dan berpengalaman.  Selain mencirikan Klang, hotel ini sangat strategis karena kita dapat berbelanja, jarak shopping mall dengan hotel ini dekat sekali tinggal jalan sehingga membuat para tamu tidak usah bingung dan memudahkannya untuk melakukan aktivitasnya.

Untuk informasi yang lengkap tentang PREMIÈRE HOTEL:

Bandar Bukit Tinggi 1/KS6

Jl. Langat 41200 Klang, Selangor Darul Ehsan Malaysia

Telp: +603-3325 6868

Fax: +603-3325 6850

http://www.premiere-hotels.com

 

 

Aneka makanan yang ada di hotel ini mulai dari cakes, pasta, roasted black pepper chicken, lamb, roasted duck with orange cranberry sauce, janssons temptation, salmon noisette topped with spinach topenate, medallion of beefs topped with vegetable salsa, assorted cold cuts and pickled vegertables, frech tropical sliced fruits dan masih banyak aneka makanan yang enak.

Dinner di Première Hotel, kami blogger sangat berkesan, semua makanan enak dan yummy 😀 bahkan aku dan Tahid sampai dua kali tambah.. hehehe 😀

Aku sendiri sekamar dengan Wulan, blogger dari Aceh karena memang kamarnya terdiri dari dua bed dan TV plasma. Ada beberapa buah sudah tersedia di atas meja yang dihidangkan special buat kami. Dan asiknya lagi di Première Hotel kami bisa menikmati akses internet yang super kencang, dan pihak hotel akan memberikan passpword dan username bagi tamu hotel.

Setelah itu sekitar jam 10.30 malam kamipun pergi ke Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan, Klang dan sampai disana pukul setengah duabelas.  Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan  terletak di Jalan Sultan Hishamuddin Kaw 20, Bandar Sultan Suleiman, Pelabuhan Klang Utara, 42000 Port Klang, Selangor, merupakan tempat favorite masyrakat Selangor karena menyediakan berbagai macam variasi seafood dengan harga terjangkau serta terkenal dengan masakannya yang lezat dan enak.

Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan sama seperti tempat makan seafood biasa tapi bedanya disini makanannya lebih murah dan lebih sedap serta konsumen bisa memilih sendiri seafoodnya dan ditimbang lalu di bayar dan tempat ini cukup tergolong strategis karena kita bisa menikmati keindahan pelabuhan dan pantai serta laut yang indah.

Di Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan ikan seharga 4,5 RM dan ada tempat untuk mencuci tangan. Buat yang suka mancing, ada tempat khusus untuk mancing. Untuk otak ikan 4 bungkus seharga 2Rm rasanya enak dan pedas. Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan buka setiap hari Senin sampai Jumat jam 5.30 sore sampai 2 dini hari, untuk Libur Nasional tutupnya jam 3 dini hari.  Kebanyakan pengunjung lebih memilih tempat duduk di tepi agar bisa memandang pelabuhan dan di Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan   ini pengunjung bisa bernyayi karena ada panggung khusus yang dibuat khusus yang hobby nyanyi. Untuk makanannya sendiri, Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan memilih ikan yang segar, jadi tak heran kalau makanan yang dihasilkan enak dan segar. Medan Muara Ikan Bakar Tanjung Harapan merupakan tempat menarik di Selangor yang bisa dinikmati khususnya bagi penyuka makanan seafood.

Catatan penting tentang Malaysia

-Salah satu destinasi yang harus dikunjungi ke Malaysia ialah Negeri Selangor

-Ada 9 tempat yang menjadi pilihan untuk dikunjungi di Selangor: Gombak, Klang, Kuala Langat, Kuala Selangor, Petaling, Sepang, Sabak Bernam, Hulu Langat dan Hulu Selangor.

Mata Uang Malaysia ialah Ringgit Malaysia dengan nilai tukar Rupiah 1RM =Rp3300 (Januari, 2013)

Mayoritas penduduk Malaysia ialah berasal dari keturunan Malayu, Chiness, Indian dan pendatang

Bahasa yang digunakan ialah Melayu, Bahasa Inggris, Mandarin+Hokkien, Tamil