Backpacker ke Tehran, Yazd, Esfahan Iran selama 5 Hari


Once you stop chasing the wrong things, the right ones catch you (By Unknown)

persia

Hello World!

Iran, 26 September 2016

Seriously travelling to Iran?” dengan mata tak tak berkedip ketika aku mengatakan aku ingin Backpacker ke Iran kepada temanku. Iya entah kenapa kalau dikatakan travelling ke Iran, seolah-olah aku tidak akan kembali lagi. Maklum sebagai negara yang “agak tertutup”, jalan-jalan ke Iran masih dianggap aneh. Tapi karena AA membuka rute penerbangan baru ke Persia dengan harga yang relatif murah di kantong akhirnya pertahanan untuk tidak membeli tiket promo ke Persia tergoyahkan!

Dengan tiket pp Jakarta-Tehran 3,165 juta akhirnya aku membeli tiket ke Persia. Duh nasib yang tidak bisa menahan diri melihat promo! Dan Iran merupakan negara ke 8 ku dengan AA, mungkin aku salah satu pelanggan setianya karena kalau bukan promo mah aku tak sanggup!! Kalau dipikir-pikir ya wajar kere tapi disi lain aku begitu menikmati hidupku, I mean literally enjoyed it! Untungnya dalam perjalana ke Iran, aku tidak sendirian ada satu teman kantor bernama Ninik yang sudah kuanggap sebagai kakak sendiri ikut dalam perjalananku ke Iran. Meski harusnya hendak pergi dengan Kak Bijo namun karena jadwal kami tidak cocok akhirnya kami tidak pergi bersama namun tetap dong aku meracuni kak Bijo ke Tehran juga.

Terus ada masa dimana Mbak Ninik mau batalin perjalanan ke Iran namun akhirnya berangkat juga. Jujur awalnya aku takut jalan bareng dengan Mbak Ninik karena phobia bawa teman khususnya berjilbab, bukan karena aku benci orang berjilbab karena aku juga seorang Muslim namun karena pengalaman salah bawa teman waktu trip Jepang membuatku kapok dan was-was membawa teman, eh ternyata Mbak Ninik adalah teman perjalanan yang baik hati, suka menolong, Mandiri dan bisa diajak “SEMI BACKPACKER”(karena memang kita tidak full backpacker seperti trip India ku) dan orangnya fleksibel. Yah aku beruntung punya teman perjalanan yang mengayomi maksudnya mengerti akan keadaanku, empati, penuh kasih sayang dan mengerti perjalanan sehingga kami asik-asik saja dalam perjalanan.

Seperti biasa sebelum ke Iran aku sudah membuat Itinerary Persia alias rencana perjalanan selama di Iran. Dalam perjalanan kali ini tidak hanya ke Iran saja namun ke Turkey sekalian namun via Tehran.  Jadi rute rencana trip perjalanan Jakarta-Kuala Lumpur-Tehran-Turki-Tehran-Kuala Lumpur-Jakarta selama 8 hari.

8 hari?

Iya 8 hari, kok bisa cuti segitu lama?

Kagak ini aja minus cuti ampe -10 (baca MINUS SEPULUH) terus dilempar sandal ama HR dan baru aku sadari kalau jalan-jalan “kilat” itu tidak menyenangkan karena kurang puas, ah aku butuh liburan lamaaa tapi daripada nggak sama sekali yah dimendingan ajalah. Maklum masih buruh kantor, itu saja syukur punya Boss baik sedunia yang mengerti kegilaanku akan jalan-jalan, kalau tidak jalan bakalan gatel kakiku haha 😀

Iran
Iran

Rincian Rencana Perjalanan Backpacker ke Iran

Date Time Activity Budget Remark
25-Sep 11:30-13:30 Jakarta-Kuala Lumpur Rp40,000 By Damri
25-Sep 19:05 -22:40 Kula Lumpur – Tehran Eating In KLIA and bring Ringgit
25-Sep 22:40-05:00 Tidur di Bandara Tehran 20 Euro VOA Iran
26-Sep 05:00-07:00 Airport to City of Tehran, and Host House US$6-9, 20 Airport to Golestan Palace,  taxi $9, with Metro for double ticket 8000 Rials. Distance around 1 hour from airport to city. House of Mehdi North west of Tehran
26-Sep 07:00-09:00 Breakfast in Tehran Grand Bazaar  US$5-14.50 Shopping, and do not miss to visit Old Jameh Mosque and Sharaf El Islam restauran. Eat:hishlik kababs (lamb ribs) and mahicheh (lamb shank), Persian baklava, Doogh (Yogurt),Kabob. Ghormeh Sabzi (Stewed greens),polo is a generic term for rice mixed or blended with nuts, vegetables, beans and dried fruits.
26-Sep 09:00-11:00 Golestan palace US$6/450,000 rial Getting there Metro: Panzdah-e Khordad.  located in at Arq Suquare. Opening times: Mon-Wed 9am-3.30 pm
26-Sep 12:00-13:00 Anti-American Graffiti and ‘the Den of Espionage’ Free  $1 = 29,000 Iranian Rials
26-Sep 14:00 – 16:00 National Museum of Iran US$4.50 Metro: Imam Khomeini. Alamat: Si Tir St. Open 09.00-16:00
26-Sep 16:00-17:00 Milad tower US$8 Open 9 am to 8 pm, Optional
26-Sep 17:00 – 18:00 Azadi tower US$2.50 Metro: Meydan-e Azadi, located in Azadi Sq
26-Sep 19:00 -21:00 Tabiat bridge,  chitgar lake Free Near to host house Mehdi : Naft Street between 10 and 12
26-Sep 21:00-22:00 Beihaqi Bus station Beyhaghi Terminal (located near Argentine square).
26-Sep 22:00 – 06:00 To Esfahan with night bus from Tehran 220,000 Rial Jey Terminal or  southern bus station (terminale jolub)
27-Sep 06:00-08:00 Breakfast in Imam Square (Meidan Emam)  US$6.50-14.50 Eat Biryani in Hafez Street (just off Naqsh-e Jahan Square) Isfahan, Mahi Kabab (white fish), Kabab Chenjeh (lamb chop), Kabab Koobideh or Kubideh (minced lamb, beef, or chicken, often mixed with parsley and chopped onions.), Kabab Barg (lamb, chicken or beef fillet) or eat in azam beryani in Address: Masjed Seyyed Street and Kamal Esmaeel Street, Esfahan. Koresht Mast in Isfahan.
27-Sep 08:00-10:00 Naqsh-e Jahan Square Free
27-Sep 10:00-11:00 Vank Catedral 30,000 rials /2,5€ Museum,  Open 8-12 14,30-17,30 Address: Kelisa street  Jolfa District, Esfahan
27-Sep 11.00-12.00 Chehel Sotoun Palace US$0,90 Open 9am-4pm, Address Ostandari St
27-Sep 12:00-13.00 Ali Qapu palaces US$0.50 Open 9am-4pm
27-Sep 13.00-14.00 Sheikh Lotfollah and Imam Mosque US$0.4 Open 9am-4pm
27-Sep Optional Jame Mosque of Isfahan Free
27-Sep Optional Friday Mosque and Bazaar Free Shopping
27-Sep Optional Sio-se-Pol and Khajou Bridges Free
27-Sep 15:30-22:00 Esfahan toTehran 32 Euro Departure IRST (Kave Terminal Isfahan), Bus Hamsafar, duration : 6 hours
28-Sep 01:45-09:45 Tehran-Istanbul Rp913800 Aegean Airline, transit di Yunani 05:15-09:45. Temperature of Istanbul 16-21 Celcius
3 Okt 22:30-02:55 Istanbul-Baku Hayder 55 USD Flight with Azerbaijan Airlines
4 Okt 08:30-09:25 Baku Hayder-Tehran 20 Euro Flight with Azerbaijan Airlines, transit in Azerbaijan for 6 hours in terminal 1. VOA Iran
4 Okt 10:00-13:00 National jewelry museum 300,000 Rials Close in Wednesday
4 Okt 13:00-14:00 Tehran Museum of Contemporary Art. Laleh Park Address: Park-e Laleh,North Kargar Street, Tehran,
4 Okt 14:00-15:00 Sa’adabad Palace
4 Okt 15:00-16:00 Darband
4 Okt 16:00-17:00 Cinema Museum Address: Vali Asr Ave, Tehran, Iran. Open: 09:00 am – 5:00 pm
4 Okt 17:00-21:00 Tajrish Bazaar & Imamzadeh Saleh Address: Tajrish Square, Tehran
4 Okt 21:00-22:00 To the airport 6-20 USD By Taxi or metro
5 Okt 00:05 – 12:45 Tehran-Kualalumpur
5 Okt 14:55 – 16:00 Kuala Lumpur-Jakarta Rp40,000 Ongkos Damri
Iran
Iran

Nah khusus artikel ini aku pisahin tentang perjalanan Iran dan Turkey yah mana tahu bisa menjadi panduan backpacker ke Iran dan semoga bermanfaat jika ingin melakukan jalan-jalan ke Iran, Negaranya Prince of Persia.

Sedikit flashback kenapa aku memilih jalan-jalan ke Iran. Jadi di tahun 2013 aku bertemu dengan teman Couchsurfing asal German yang waktu itu dia baru datang dari Esfahan, Iran dan menunjukkan photo-photo Irannya yang membuatku kagum dan membathin “Gila aku ingin ke Iran”. Waktu itu photo yang membuatku ingin ke Iran setengah mati ialah photo “Salju di Padang Pasir”. Iya tidak habis pikir saja ada Salju di Gurun Pasir terus mataku berkaca-kaca terkagum-kagum akan Iran ditambah photo Persepolis di Shiraz yah meski akhirnya aku tidak ke Shiraz sih dan sayang sekali!

Nah ternyata Iran memiliki 4 musim loh walau identik dengan “middle East” yang notabenya di dalam persepsi disetiap orang itu tidak jauh dari kata “tandus” dan “kering” serta “panas”. Tapi persepsi itu salah karena di Iran memiliki salju, jadi jika ingin ke Iran pastikan dulu musim apa di Iran. Aku sendiri jalan-jalan  ke IRAN bulan September-Oktober yang musim gugur alias autumn dan waktu yang tepat untuk mengunjungi Iran karena tidak panas.

Iran
Iran

Persiapan sebelum ke Iran, harus diperhatikan 

1.Passport

Pastikan passport masih berlaku 1 tahun sebelum tanggal mati agar tidak terjadi yang tidak diinginkan. Kalau passport dalam waktu dekat tidak berlaku mending urus saja perpanjangan agar tenang pas jalan-jalan.

2.Visa dan Asuransi

Sebagai WNI kita harus membayar Visa jika ingin ke Iran dan bagi WNI berlaku VOA (Visa on Arrival). Selain VOA bisa juga mengurus di Kedutaan Iran di Jakarta sebelum berangkat. Untuk proses pengurusan Visa Iran bisa baca disni. Aku sendiri mempunyai pengalaman keduanya yaitu urus di Kedutaan dan VOA Iran. Dari pengalamanku aku lebih suka urus di Kedutaan Iran karena jauh lebih murah dibandingkan dengan VOA karena VOA ada embel-embel Asuransi serta biaya VOA 45 Euro dengan mata uang Euro dibayar cash dan berlaku salama 30 hari.

3.Bawa uang berlebih

Iran tidak menerima transaksi dari Bank lain di negaranya sehingga Good bye Kartu kredit dan kartu Debit. Kalau ke Iran bawa uang secukupnya kalau bisa sih berlebih sesuai dengan perjalanan selama di Iran dan bisa bawa Dollar maupun Euro. Untuk mata Uang Iran bernama Iran Riyal dan Toman. Toman itu hanya penyebut dari Riyal karena mata Uang Iran Riyal nolnya banyak maka orang Iran malas menyebut angka nolnya sehingga di bagi 10. Waktu itu aku menukar uang di Bandara Imam Khomeini dengan rate $1 = 35,980 Iran Rial (dalam Toman baca 1$ = 3,598 Toman). Aku menukar $200 dan dapat 7,100,000 Rial Iran jika dikonversikan ke Toman jadi 710,000 Toman. Tidak perlu pusing dengan mata uang Iran karena pada dasarnya mereka memakai Riyal hanya penyebutnya suka dalam Toman.

4.Pakaian

Sebagai negara Muslim, Iran mewajibkan perempuan untuk memakai jilbab/kerudung dan berpakaian tertutup. Waktu itu aku kira wanita di Iran itu berjilbab seperti di Arab ternyata tidak, jilbabnya lebih kepada jilbab ala-ala alias Jilbab seperti di film kartun “Masha and the Bear” dimana rambut bisa kelihatan yah kerudung ecek-eceklah, kayak gak ikhlas loh berjilbabnya. Kalau di Indonesia kayak gaya jilbab Bu Atut, itu si Ibu yang fenomenal 😀

5.Couchsurfing

Aku tipe orang yang suka menggunakan situs Couchsurfing alias CS karena aku suka berkenalan dengan orang lokal. Nah jauh-jauh hari aku sudah membuat rencana perjalanan ke Iran dan lebih dari 100 pesan yang datang kepadaku dan rata-rata cowok. Namun hanya 3 orang saja yang aku jumpain dan salah satunya menjadi teman baik. Menurutku banyak keuntungan dari Cs Iran,  salah satunya aku masuk kedalam grup whatsapp Traveller Iran dari Cs dan aku mengetahui informasi yang sangat berguna seputar travelling ke Iran dari grup itu mulai dari rekomendasi penginapan sampai harganya bahkan mengetahui siapa saja yang hendak ke Iran. Pokoknya Cs Iran sangat direkomendasikan namun perhatikan referensi dari pemilik Cs Iran. Rata-rata orang Iran ramah dan baik namun tetap waspada kan!

6.Penginapan

Selama di Iran aku hanya sekali menginap di hostel itupun karena keadaaan tak terduga. Untuk penginapan murah di Tehran bernama Hostel Masshad dekat dengan metro Imam Khomeni dengan harga penginapan permalam $8.

Yazd
Yazd

Secara Garis besar rangkuman perjalananku salama di Iran

25 September 2015 Jakarta-Kuala Lumpur-Tehran

11.30-14.30 Bandara Soekarta-KLIA, makan Penang Curry ditraktir Mbak Ninik

19:05-23:00 Terbang ke Tehran dari Kuala Lumpur, mengalami jetlag pertama kali

23:00-11.00 Tukar Dollar di Bandara dengan kurs $1 = 35,980 Rial dan antriannya panjang

11:00-01:30 Naik Taxi dari Bandara Imam Khomeini ke Kota Tehran 580,000 Rial/2 orang dengan taxi lux warna kuning yang ada di Imam Khomeini Airport

bandara-tehran
Bandara Tehran

26 September di Tehran

01:30 -07:00 Di Tempat host Mehdi dari Cs Tehran

07:00-10:00 Di kasih sup enak yang aku tidak tahu namanya lengkap dengan roti

10:00-10:48 Naik taxi ke Grand Bazaar, minum Doogh ditraktir host Sattar kemudian aku dan Mbak Ninik minum jus 200,000 Rials di Grand Bazaar Tehran

12:00 – 13:59 di Masjid Jamek sholat zuhur kemudian makan siang Sate + roti 200,000R

14:00-17:00 Golestan Palace dengan biaya masuk ke Golestan Palace 300,000 Rial

17:00-18:00 aku dan Mbak Ninik mencari National jewelry Museum namun kami malah nyasar hingga berjalan kaki 5 km.

18:00-19:00 Sholat di Masjid dekat Imam Khomeini Metro station

20:00-22:00 Di Jemput Erp naik mobilnya kemudian kami ke Bagh (Iran Tourism office) kemudian aku sempat dibawa ke Tabiat Bridge kemudian diantar ke Terminal bus West

22:00 Perjalanan bus malam ke Yazd sendirian dengan harga bus VIP 400,000 Rial. Disini Erp memberiku kartu debitnya berisi uang dan kartu telepon serta menitipkanku kepada si Paman Khasan untuk menuntun nomor bus dan bangku karena di tiket pake Aksara Arab Botak alias Aksara Persia yang cukup jauh berbeda.

Pengeluaran hari pertama Backpacker Iran di Tehran = 1,390,000 Rials

Tempat wisata di Tehan hari pertama yang bisa dikunjungi:

Grand Bazaar, Golestan Palace dan Tabiat Bridge

Iran
Iran

27 September di Yazd

07:00-08:00 Sampai d Terminal bus Yadz, ada cowok yang menawarin mobilnya dan mengantarku dan si Paman Khasan ke Kota

08:00-09:00 Berjalan kaki dengan tas backpack merahku sekitar 2 km dengan si paman

09:00-10:00 Ke rumah teman Paman Khasan bernama Mohammad terus di jamu layaknya keluarga dikasih roti, manisan, buah, dan teh

10:00-11:00 Diantar ke Towers of Silence in Yazd, a Zoroastrian sky burial site (Death of People) tiket 800,000 Rial tapi tidak jadi masuk dan adegan hendak ditangkap polisi disini

11:00-12:00 Old Town of Yazd dan ke kantor anak si Paman Mohamamad yang usia kantor tempat anak si Paman bekerja berumur 3500 tahun.

12:00-14:00 Ke Masjid Jamek Yazd dan tiket masuk kedalam Masjid Jamek Yazd 80,000 Rial namun aku tidak bayar karena ada dua paman Mohammad sebagai guide local.

14:00-17:00 Di rumah Paman Mohammad dan makan bersama dengan keluarganya, keluarga besar Pahlavi, keluarganya baik, ramah, aku dinggap kayak keluarga dikasih buah diantar ke tempat wisata Yazd

17:00-18:00 Ke Kavir desert Yazd, Padang Pasir Yazd dengan Farideh dan ayahnya, Paman Mohammad Pahlavi

18:00-21:00 Menemani Farideh dan Ibunya ke Saloon dan aku sempat diajak Farideh ke Dolat Abad Garden dan dibayar uang masuk ama Farideh 80,000 Iran Rial.

21:00-22:00 makan malam dengan roti, dikasih bekal roti buat makan di jalan dan jilbab

23:00 Bus malam dengan bus biasa Yazd ke Espahan 150,000 Rials

Pengeluaran hari kedua Backpacker Iran di Yazd 150,000 Rials

Tempat wisata yang aku kunjungi di Yazd Iran: Towers of Silence in Yazd, a Zoroastrian sky burial site (Death of People), Old Town Yazd, Masjid Jamek Yazd dan Gurun Pasir Kavir.

Catatan penting tentang Yazd: Disini sangat berkesan karena aku orang asing dianggap layaknya keluarga sendiri dan bertemu dengan keluarga yang baik hati. Call me “Miss Lucky Charm”!

old-town-yazd-iran-persia

28 September di Esfahan

04:00 Sampai di Kaveh Station, Esfahan

04:00-06:00 Berkenalan dengan dengan backpacker asal Korea dan istirahat

06:00-06:30 Naik bus 1000 Rial ke Amir Kabhir Hostel

07:30-08:00 Breakfast di Amir Kabhir Hostel Esfahan 80,000 Rial (roti, telur, teh)

08:00-10:30 Mengunjungi Si-o-seh pol Bridge terus mencari Vank Catedral Church

10:30-11:00 Masuk ke Vank Catedral dengan biaya masuk Vank Catedral 50,000 Rial

11:00-11:30 Minum Jus jeruk di dekat Vank Catedral 80,000 Rial

11:30-12:00 Naik bus dari Si-o-seh pol Bridge ke Imam Square Esfahan 5000 Rial

12:00-14:00 Jalan kaki ke Imam Square Esfahan atau disebut Naqsh-e Jahan Square

14:00-15:30 Makan siang di Imam Square 80,000 Rial

15:30-15:43 Ke Ali Qapu Palace dengan biaya masuk Ali Qapu Palace 200,000 Rial

15:43-16:30 Taxi ke Amir Kabhir Hostel terus ke terminal Bus 200,000 Rial/2 orang

16:30-22:30 Naik bus dari Esfahan ke Tehran, harga bus VIP Esfahan ke Tehran 300,000 Rial dan sempat berhenti jam 8 malam di KFC dengan harga 70,000 Rial

22:30-23:00 Sampai di Behaqi bus station kemudian ke Bandara Imam Khomeini Tehran dengan biaya taxi 600,000 Rial/2 orang

Pengeluaran hari ketiga Backpacker Iran di Esfahan 790,000 Rials

Tempat wisata yang aku kunjungi di Esfahan: Si-o-seh pol Bridge, Vank Catedral Church, Masjid Jamek Esfahan, Imam Square Esfahan (Naqsh-e Jahan Square) dan Ali Qapu Palace

church-esfahan

 

29 September di Tehran

23:30 Sampai di Tehran Imam Khomeini International Airport (Tehran- IKIA)

01:00-04:00 Flight ke Istanbul ditolak karena visa transit Yunani tidak ada walaupun transit hanya 1 jam.

04:00-05:00 Naik Taxi ke Masshad hostel 750,000 Rial/2 orang namun salah ke hotel kemudian naik taxi lagi 150,000 Rial/2 orang

05:00-10:00 Hostel Masshad dekat dengan Imam Khomeini Metro Station

10:00-13:00 Beli tiket direct flight ke Istanbul $200 + 500,000 Rial untuk tips

13:00-15:00 Makan siang nasi dan ayam 100,000 Rial

15:00-17:00 Duduk santai di Taman depan National Museum of Iran

17:00-20:00 Naik Metro ke Tajrish 11,000 Rial untuk pulang pergi, Beli buah 35,000R

20:00-21:00 Makan malam di Tajrish pizza 160,000 Rial tapi tidak enak

22:00-23:00 Ke penginapan, istirahat

Pengeluaran hari keempat Backpacker Iran di Tehran 1,411,100 Rials + $200

Tempat wisata yang aku kunjungi di Tehran backpacker ke Iran: Tajrish

masjid-jameh

30 September di Tehran

10:00-11:00 Bangun dan siap-siap

11:00-12:00 ke Tajrish bersama Mohhamad, CS Tehran. Tiket kereta dari Imam Khomeini Metro ke Tajrish 20.000 Iran Rial

12:30-13:00 Sholat di Shrine Masjid di Tajrish

13:00-14:00 Makan siang 440,000 Rial/3 orang

14:00:15:00 Ke Iran Cinema Museum (Cinema Museum of Iran) dengan biaya masuk Museum Cinema Iran 200,000 Rial

15:00-17:00 Balik ke hostel dari Tajrish dan membayar uang hostel $32/2 orang

17:00-20:00 Dijemput Erp dan dibawa ke Gelata Tower, Tol 5000 Rial, ditraktir Erp minum jus

20:00-21:00 Diantar Erp ke Tehran Imam Khomeini International Airport dengan mobilnya

21:00-23:00 Menunggu penerbangan ke Istanbul

23:00 Terbang ke Istanbul

Pengeluaran hari kelima Backpacker Iran di Tehran 665,000 Rials + $16

Tempat wisata yang aku kunjungi di Tehran backpacker ke Iran: Cinema Museum dan Gelata Tower.

Iran
Iran

4 Oktober di Tehran

10:00 Sampai di Tehran Imam Khomeini International Airport, Iran

10:00-12:00 mengurus VOA Iran dan ribet bayar visa 45 Euro dan berkenalan dengan turis asal Francis

14:00-15:00 ke Kota Tehran 350,000 Rial

15:00-15:30 Naik Metro ke Ekbatan Station 10,000 Rial

15:30-19:30 Ke Chitgar Lake bersama Erph dan ditraktir makan “Joojeh Kabab”

19:30-20:30 Ekbatan ke Bandara Tehran Imam Khomeini International Airport dengan taxi 410.000 Iran Rial

20:30-00:00 Menunggu Imigrasi

00:00 Tehran Imam Khomeini International Airport ke Kuala Lumpur, selamat tinggal Tehran

Pengeluaran hari keenam Backpacker Iran di Tehran 45 Euro + 760.000 Rials

Tempat wisata yang aku kunjungi di Tehran backpacker ke Iran: Chitgar Lake

Iran
Iran

Nah kenapa sampai 3 hari di Tehran? Ceritanya panjang! Akan aku ceritakan di perjalanan berikutnya, ditunggu ya!

Catatan tentang Perjalanan ala Backpacker ke Iran

  1. Cewek Iran sudah cantik namun masih suka operrasi hidung dan mulut. Entah kenapa mereka ingin seperti ala Kardahsian wanna be padahal menurutku Kardasian itu gak ada cantik-cantiknya. Cewek Persia udah cantik dengan hidung mancung gitu masih saja kurang cantik. Aku saja hidung pesek masih cinta-cinta aja ama hidung plus karena gak ada uang juga sih kalau ada uangnya mending beli tiket. Travelling tingkat akut!
  2. Cowok Iran juga cakep, cakepnya ampun DJ bahkan penjual buah aja cakep. Kalau dibandingkan cowok Turkey, aku merasa cowok IRAN jauh lebih ganteng-ganteng. Duh abang Persia!
  3. Tehran itu ramai, padat penduduk SEBELAS DUABELAS dengan Jakarta. Bahkan aku mencoba Metro pas pulang kerja aku seperti di dalam kereta Jabodetabek pagi hari, desak-desakan tapi Jakarta masih tetap juaranya.
  4. Yang membuatku kaget lagi adalah Kota Tehran sangat maju, metro canggih dan berada di tanah dibawah tanah dan tinggi-tinggi lagi esklatornya, hebat betul teknologi mereka. Tak salah banyak sekali Insinyur di Iran karena dari negaranya yang maju untuk ukuran negara tertutup. Tertutup saja maju bagaimana tidak tertutup coba?
  5. Orang Iran rata-rata benci dengan Ahmadinejad. Bahkan temanku sempat shock ketika aku bilang orang Indonesia akan menyebut Ahmadinejad ketika mendengar kata Iran. Aku juga heran kenapa orang Iran tidak suka dengannya hingga temanku menjelaskan alasannya.
  6. Penyebarangan di Iran suka-suka jadi boleh menyebarang sembarangan.
  7. Harga buah di Iran murah, jauh lebih murah daripada harga makanan
  8. Jalanan Iran bersih dan banyak sekali tempat sampah
  9. Minuman khas Iran Doogh (semacam yougurt) aku tidak suka karena asam, rata-rata makanan Iran tidak begitu cocok dengan lidahku karena kebanyakan asam, paling yang cocok itu kebab dan aku paling bosan makan roti di Iran. Maklum sebagai orang Indonesia dan terbiasa makan nasi dan ketika harus makan roti tiap hari itu tersiksa sekali
  10. Udara di Iran panas namun anehnya aku tidak keringatan.
  11. Saat di Metro Iran jangan heran kalau banyak pedagang asongan dan boleh masuk kedalam Metro untuk berjualan. Aku sempat membeli permen Iran di Metronya.
  12. Saat masuk di dalam Bandara, pemeriksaan Wanita dan laki-laki dipisah mirip seperti di India. Jadi jalur masuknya dibedakan, wanita yang periksa wanita.
  13. Pas masuk kedalam pesawat antriannya seperti sembako, entah kenapa orang Iran suka sekali antri pas masuk kedalam pesawat walau petugasnya belum ada
  14. Transportasi Metro di Iran jauh lebih murah hanya 10,000 Rial saja dan naik bus juga murah hanya saja harus bisa baca Aksara Persia dengan tulisan Arab Botak. Dan abjadnya beda dengan abjad Arab ada persamaan tapi banyak perbedaan. Walau aku bisa baca aksara Arab tapi di Iran hilang semua kemampuan bisa baca Aksara Arab karena Arab Botak itu, tidak ada tanda baca.
  15. Di Iran orang taat peraturan, jika lampu merah mereka akan berhenti dan jika tanda kuning hati-hati. Namun demikian di Iran banyak loh orang tanpa helm bahkan ada yang boncengan sampai 4 orang dalam satu sepada motor. Terus saat mengemudi orang Iran suka dengan laju kencang hingga 140km/jam. Aku perhatikan bahkan 100km/jam itu kecepatan standar mereka. Fast farious banget!!
  16. Orang Iran jujur dalam mengambil uang misalnya aku dan Mbak Ninik sering stress mengenai uang Rial terus kami kasih uangnya untuk diambil maka mereka cenderung mengambil uang sebatas yang mereka butuhkan. Makanya orang Iran jujur.
  17. Kran Air di Iran itu ada yang dingin dan panas jadi sangat fleksibel dan banyak air minum di Iran.
  18. Colokan listrik di Iran sama persis seperti yang di Indonesia sehingga tidak perlu khawatir akan sumber listrik selama di Iran
  19. Di Iran kebiasaan menyuguhkan buah kepada tamu sangat normal dan orang Iran itu ramah-ramah terhadap tamu mereka. Jangan heran meraka akan senang berbicara apalagi kalau muka kita seperti turis
  20. Selama di Iran aku sering dianggap dari Chin (China) terus aku bilang dari INDONESI!
  21. Orang Iran suka dengan minuman bersoda sehabis makan atau Doogh jadi pilihannya ada Doogh dan minuman bersoda.
Iran
Iran

Tips Backpacker ke Iran

  1. Dari Bandara Imam Khomeini hanya ada taxi saja sekitar $20-25 ke Kota Tehran, jika mau hemat maka sebaiknya mencari teman seperjalanan, pura-pura asik saja agar bisa sharing cost karena tidak ada Metro maupun bus ke Bandara Tehran. Tapi ada satu aplikasi mirip Uber tapi ala Iran namun harus mengerti Bahasa Persia tentunya.
  2. Banyak terdapat minuman yang bisa dimimun langsung di Iran (raw water) sehingga membawa botol minuman akan menghemat perjalanan
  3. Bawa tissue basah dan kering banyak karena di Iran toiletnya jongkok
  4. Saat di Iran bibirku pecah padahal sudah membawa lip balm sehingga jangan lupa membawa lip balm karena udara di Iran lembab tapi panas
  5. Download Maps.me terus peta Iran dan Kota Tujuan di Iran karena sangat bermanfaat. Aku menggunakan Aplikasi Maps.me selama di Iran dan banyak terbantu walau aku tidak membeli paket dan nomor Iran tapi aku bisa tahu jalan dari peta Iran offline ini.
  6. Tidak ada wifi di Bandara Imam Khoeimemi Tehran Iran namun bisa membeli SIMCARD Iran di Bandara Imam Khomeini dan Bandaranya tergolong kecil menurutku.
  7. Ingat Iran tidak menerima ATM dan segala jenis transaksi bank sehingga bawa uang chas secukupnya dan kalkukasi kebutuhan uang selama melakukan perjalanan di Iran.
  8. Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Iran kurang lebih 3,5 jam dimana jam INDONESIA lebih cepat 3,5 jam daripada waktu di Iran.
  9. Rata-rata biaya sekali makan di Iran itu paling murah 80,000 Rial sekali makan
  10. Untuk menentukan objek wisata yang hendak aku kunjungi di Iran, biasanya aku membuat key word di Google “10 things to do in Tehran, 10 things to do in Iran, 10 things to do in Yazd, dan 10 things to do in Esfahan/Isfahan” dan lumayan cukup membantu tempat wisata apa yang hendak aku kunjungi.
  11. Di Bandara banyak terdapat tempat duduk sehingga jika ingin tidur bisa saja namun bandaranya kecil dan tidak senyaman KLIA karena di KLIA kan banyak tempat untuk tidur.

Sistem Transportasi selama di Tehran

1.Metro

Peta Metro Iran (Reource 66 Media)
Peta Metro Iran (Reource 66 Media)Kereta Api

2. Kereta

Bisa menggukan website http://www.iranrail.net/trains.php namun pembayaran dengan sistem Paypal dan Kartu Kredit.

3.Bus

Bisa menggunakan bus asal bisa Aksara Persia

Iran
Iran

Dimana bisa menukar uang di Iran?

Aku sih menukar uang di Bandara Imam Khomeini Tehran dengan kurs yang tidak terlalu mahal menurutku ada di lantai 2.

Uang Rial Iran
Uang Rial Iran

Bagaimana cara ke Kota dari Bandara Imam Khomeini Tehran?

Naik taxi karena tidak ada bus dan harganya sudah fix antara 20 dollar sampai 25 dollar jadi makin banyak teman yang ikut makin murah. Waktu itu aku dan Mbak  Ninik memesan taxi kuning di Bandara Imam Khomeini Tehran lantai 1.

Aku dan Mbak Ninik di Bandara Tehran
Aku dan Mbak Ninik di Bandara Tehran

Makanan apa yang aku makan selama di Iran?

Kebanyakan kebab dan daging dengan sayur-sayuran dan buahan.

Makanan di Tehran, Iran
Makanan di Tehran, Iran

Dimana bisa membeli Kartu Iran atau SIMCARD?

Di Bandara Imam Khomeini Tehran

Tempat membeli SIMCARD di Bandara Tehran
Tempat membeli SIMCARD di Bandara Tehran

Tempat menarik di Iran yang akan aku kunjungi berikutnya jika ada rezeki ke Iran lagi yaitu Masshad, Kashan, Masuleh, Tabriz dan Shiraz dan khusus trip Iran saja.

Backpacker ke Iran sangat menyenangkan karena aku bertemu dengan orang yang ramah-ramah, bahkan aku dianggap keluarga. Kemudian mereka sangat welcome dengan orang asing dan diperlakukan sebagai keluarga mereka. Dan yang terpenting aku mendapat teman baru!

So what are you doing in Iran? I’m looking for Prince of Persia! Well, even I can not find the Prince, at least I can find the Persian cat in the street! For me, travelling to Iran is impressived and full of affection and would be back to Persia again!

Salam

Winny

 

Iklan

159 tanggapan untuk “Backpacker ke Tehran, Yazd, Esfahan Iran selama 5 Hari

  1. Hebat Winny 👍👍👍 fyi, yg benar2 negara tertutup dan taat syariat Islam gak semua tanah arab. Mungkin hanya Mekkah dan Madinah. Menginjak Jeddah saja bisa pake jilbab ala2, yg wajib abaya (gamis hitam) atau pakaian muslim lengkap dengan jilbab/pashmina. Salut deh sama Winny.

  2. iran panas ga keringetan karena kelembaban udara di iran rendah… sehingga keringat keluar langsung menguap… kerah baju yang di indonesia sering kotor di sana akan tetap bersih

  3. Winny, kamu luar biasa. Masih muda tapi sudah menjelajah dunia. Aku beneran mangap karena kamu sudah sampai di Iran yang dalam pikiranku negara yang jauhnya seperti dalam cerita Aladin. Dan ternyata orang Iran ramah ramah ya. Aku pikir mereka kaku terutama terhadap orang asing. Asik banget membaca pengalamanmu Win 🙂

  4. seruuuu banget ceritanya. biasanya aku suka malas baca cerita travel ( klo gak ada butuhnya :p). tapi ceritamu seru win, mana detil banget pulak..

    klo travel mate, yg spt kamu biasanya ini didapuk jd leader hihi..

    btw aku penasaran knp dgn Ahmadinnejad, terus temanmu yg ke jepang bikin trauna knapa?

    1. esfahan cantik kak tapi aku lebih suka yazd, pengennya backpackeran kak tapi teman jalanku kurang cocok pure backpacker akhirnya semi backpacker kak namun seru juga. btw kapan jalan bareng kak? aku mau diajak ke nepal hehhe

  5. Keren, hebat detail. Penasaran pingin tau kelanjutan ceritanya.. Aksara Arab gundul gitu mirip nggak sama Arab Melayu di Pekanbaru/Riau? Semoga bisa ikutan nyusul backpakeran ke Iran

      1. Wah, Kalo gitu sama persis disini tuh. Disini juga ( tulisan arab melayu=armel) beneran arab gundul, cuma pake titik2 sebagai pembeda. Bolehlah buat latihan disini, hihihi .. Tinggal ngikut bahasa sananya (belajar bahasa Parsi)#sokteung, hahaha..

  6. Kagum dengan detail rancangan itinerary Winny, pasti sangat bermanfaat bagi pembaca yg bersiap wisata. Siap menanti postingan petualangan Winny dan teman. Salam

  7. kapan mau ke iran lagi? mau ikuuuuuut
    sampe detik ini gak berhasil ngajak mas bebeb buat ke Iran T_T

    btw kalo di passport ada visa Iran gitu masalah gak sih kalo mau ke US atau Eropa?

  8. Winni… seru euy udah jelajah Iran — aku masih penasaran sama itu negara.
    hehehe, aku malah punya pengalaman buruk ngajak teman dekat klo travelling gitu — jadi kapok juga sih, mending sendiri atau orang yang terbiasa backpackeran dan mandiri. 🙂

    🙂

  9. Luar biasa Cici Winny backacking sampai Iran! Eh, bukan Cici ya? Hahaha. Eh, ini kok nampak seru sih ke Iran.. Ga pernah kebayang buat liburan ke sana.. Ga nyangka juga kalo orangnya ramah-ramah dan teknologi di dlam kotanya sangat canggih. Dikira lebih canggih fasilitas-fasilitas di Jakarta. Hehe. Ditunggu foto-foto da cerita-cerita makanan ala Persia!

  10. Gatau kenapa dari dulu selalu ngefans berat ama Ahmadinejad presiden.
    Di Esfahan paling nyentrik bangunan-bangunannya wow keren banget desainnya.
    Pulang-pulang dr Iran berat badan juga makin melebar deh kak, gegara banyaknya asupan daging huhuhu 😂

  11. duh lengkap banget ceritanya, jadi tambah mupeng ke Irang nanti aku tanya2 sm winny ya
    kalo mau ke Iran, trus waktu winny ke India solo backpacker kah? soalnya aku maju mundur mau ke india takut karena cewek kan disana pemberitaanya serem2

  12. arghhh, Winny udah sampe Iran aja. Aku baru spring tahun depan dan tiket udah di tangan. Makasih udah nulis banyak tentang Iran. Bisa mulai aku pantengin weekend kl gak ngantor nih.

  13. Aduh aku sesak napas bacanya Win, karena mupengnya udah tingkat dewa 😀
    Meskipun udah banyak info di sini, aku malah punya banyaaaak pertanyaan jadinya. Nanti kita bahas khusus pas ketemuan aja ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s