My Selangor Story Day-2: Surga Wisata, Klang Malaysia


Hello world!

Kembali lagi bersama saya Backpacker Indonesia mau menceritakan pengalaman tentang My Selangor story di hari ke-2. Dan inilah jadwal yang diberikan panitia MySelangorStory2013

26/01/13 (Sat)

7.00am Breakfast in the hotel
8.00am Check out
8.30am Klang heritage Tour-Discover the history and culture of Klang
12.30pm Lunch at Klang
1.30pm Depart to Sunway Lagoon
2.00pm Enjoy the fun and adventure Water Park
5.00pm Depart to Arenaa Star Luxury Hotel
6.00pm Check in
7.00pm Briefing of AstuteXperience
8.00pm Dinner at Petaling Street (from allocated fund)Visit Petailing Street and explore nearby area

Pagi hari kami sudah sarapan pagi di Première Hotel yang sangat saya rekomendasikan bagi yang penyuka makanan karena layanan dari Première Hotel khususnya makanannya sangat enak. Pagi hari saya sudah sarapan cococrun ditambah dengan susu dingin. Kami para blogger bergegas check out karena Pak Safri dan Miss Chai telah memberitahukan sebelumnya bahwa kami akan mengelilingi Klang dan melihat beberapa tempat wisata yang menarik di kawasan Klang, Malaysia. Saya kutif dari perkataan Pak Safri “ Klang berasal dari kata “Kalang” yang merupakan salah satu pelabuhan yang terkenal khususnya perdagangan yang pernah menjadi 18 pelabuhan terkemuka di dunia. Klang terkenal dengan sungai Klang dan terkenal dengan “royal city” dan dulu pernah sebagai former capital of Selangor”.  Jadi kami sangat antusias untuk menjelajah Klang, negeri yang tersimpan sejuta misteri.

Jam 8:42 pagi kami meninggalkan Première Hotel menuju beberapa tempat menarik yang ada di Klang. Tempat yang pertama kali Pak Safri rekomendasikan ialah stasiun kereta api Klang. Sesampai di stasiun keereta api, ternyata stasiun ini sudah lama didirikan sejak tahun 1980 dan di sekitar stasiun beberapa bangunan tua yang menambah ‘history ancient’ yang terkandung dalam Klang. Saya mengamati para penumpang dan kondisi stasiun yang bersih dan rame dengan manusia. Ada satu tulisan yang menarik yang menyita perhatianku di stasiun ini yaitu kata yang tertulis.   Setiap daerah yang kita kunjungi maka ada tulisan kata ‘you were here’ yang sangat berguna bagi backpacker, itulah yang patut dicontoh dari tourism Malaysia. Sama halnya sewaktu aku di Klang Railway Station yang berisikan informasi:

“The Klang Railway Station was built in 1980. It was constructured to replace the original Bukit Kuda Station, which had been in use since the Selangor railway station was first completed in 1875 and located three miles away from Klang town. The state government had been struggling with a limited budget, and was unable to extend the railway to the southern boundary of Klang town. A bidge crossing the Klang river, however, was built to meet the residential and commercial transportation needs.

To accomadate the growing traffic of passengers and goods, the government built an iron bridges across the Klang river, which cost about 94,600 dollars. It also built the Klang Railway Station.

Five years later, the Klang jatty had reached its maximum capacity, thanks to the transport of tin products and coffee. This prompted the government’s decision to build a new port (Port Swettenham, the current Port Klang), which is located at the mouth of the Klang river. Between 1895 to 1901, an extension of six miles to the original railway was built from Klang town to the new port. Selangor’s railway system quickly became one of the busiest in the peninsula. “

Di stasiun ada prayer room bagi yang beragama muslim yang ingin menunaikan ibadah serta tempat duduk bagi pengungjung. Dan di depan station Klang ada restoran bismillah yang menyediakan masakan Islam. Hal yang menarik di sekitar stasiun ialah kita dapat menemukan bangunan tua yang didirikan sekitar tahun 1941 (Soom siok sendirian berhad) yang bangunannya berwarna kuning di tepi jalan dan disampingnya bangunan yang didirikan tahun 1949. Dan tak jauh dari stasiun makan ada jalan tol yang memiliki ketinggian hanya 3,5 meter  saja yang unik dan terdapat jembatan laying yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.

Setelah dari Stasiun kereta api kami pun singgah di Gedung Raja Abdullah merupakan penyimpanan senjata tapi tempat ini sedang direnovasi untuk dijadikan museum. Dan gedung ini merupakan warisan Negara yang dikelola oleh Kementrian penerangan, komunikasi dan kebudayaan. Aku, Uma dan Intan sempat berfoto di bangunan ini.

Tak jauh dari Gedung Raja Abdullah, kami singgah di Klang fire station. Sama dengan stasiun kereta api Klang di Klang fire station ada sebuah papan informasi yang berisi:

“This beautiful Victorian-style construction was built in the 1980s, primarily to safeguard the town from fires. It is located at the junction of jalan Tengku Diaudin and Jalan Tengku Kelana, overlooking the bridge on the latter road. Today, the building still serves as a firestation. Though it has been removated throughout the years to accommodate modersn use, the main structure and architectural design features are well maintained keeping intact the way it looked a hundred years ago”

Setelah itu bus yang dikendarai oleh Pak Ramzi ke Kuil Sri Nagara thendayuthapani, Klang.  Kuil Sri Nagara thendayuthapani terletak di Jl. Bukit Jawa No.2 Klang. Sama seperti tempat lainnya di kuil ada sebuayh papan informasi yang berisikan info tentang kuil tersebut:

The Sri Nagara Thendayuthapani temple is the oldest and richest Hindu Temple in Klang. It is situated at the junction of Jalan Dato Hamzah and Jalan Bukit Jawa. The temple provided as a place of worship for early Indian Immigrant and it is now important cultural and heritage of Klang”

Kuil ini termasuk mini menurutku tapi sangat menarik. Aku dan para blogger lainnya masuk dan menyaksikan sendiri para umat Hindu yang beribadah. Disekitar kuil ada beberapa patung dewa dan keunikan dari kuil ini ialah bentuk kuilnya yang meninggi dan terdiri dari beberapa patung dewa. Dan disekitar Kuil terdapat gereja dan masjid, dari sini bisa dilihat bahwa kerukunan antar umat beragama terjaga di Malaysia. Meskipun berbeda agama, tapi tidak membuat perpecahan melainkan kerukunan yang bisa dicontoh oleh Negara lain.

Setelah 10 menit di Kuil ini, kami pun bergegas masuk ke mobil dan Pak Ramzi pun membawa kami ke Museum Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz, The Royal Gallery. Memasuki galleri, aku sangat terkesan dengan nuansa bangunannya yang unik berwarna putih bergaya Kebangsaan yang memikat. Aku tak heran, melihat beberapa rekan blogger lainnya langsung berfoto di depan Galleri.

Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz buka setiap selasa-ahad jam 10 pagi sampai jam 5 sore dan tutup setiap senin dan cuti umum.  Ada 4 bagian yang bisa di lihat di Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz:

  1. Sejarah  yaitu tentang seluk-beluk raja yang ada di Malaysia
  2. Kesultanan yaitu berisi tentang peninggalan yang ditinggalkan raja
  3. Tugas Raja yaitu berisi tentang pekerjaan raja
  4. Koleksi raja yaitu berisi barang-barang koleksi yang merupakan hobbi raja

Ketika memasuki ruangan, kami masuk ke dalam ruangan yang berisi video lengkap tentang sejarah raja-raja yang ada di Malaysia dan sangat berguna bagi kami karena menambah pengetahuan social khususnya sejarah. Di luar gedung utama terdapat sebuah tiang marmar yang pernah di tempatkan di istiana Negara oleh Almarhum Sultan Hasanuddin Alam Shah Alhaj sekitar tahun 1950an.

Ada yang menarik dari Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz yaitu sejarah tentang bermulanya Kesultanan Selangor. Bermulanya Kesultanan Selangor  abd ke-17 Masehi, campur tangan Belanda di kepulauan Sulawesih menyebabkan orang-orang Bugis mencari penempatan baru. Sejarah mencatatkan bahwa orang-orang Bugis merupakan pelayar tersohor di Kepulauan Asia Tenggara. Mereka juga arif dalam hal ehwal perdagangan dan merupakan pahlawan yang digeruni karena mempunyai armada laut dan menggunakan baja besi sebagai pakaian perang. Awal 1714, Klang, Linggi dan Kuala Selangor dijadikan penempatan awal perantau Bugis. Disusul dengan pelantikan Daeng Merewah sebagai Yam Tuan Muda Johor pada tahun 1921, lebih ramai orang Bugis hijrah ke Taman Melayu.

Selain itu di Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz dapat mengetahui beberapa raja yang pernah menjabat di Selangor dinatararanya:

  1. Raja Lumu (Sultan Salehuddin) Ibnu Opu Daeng Chelak, Raja Selangor (1742-1766), dan Sultan Selangor Pertama (1766-1782), baginda ini diakui sebagai “Raja Selangor” setelah kemangkatan ayanhanda baginda pada tahun 19 Mei 1745.
  2. Sultan Ibrahim Ibni Raja Limu (1782-1826) yang merupakan Sultan Selangor Kedua.  Sultan Ibrahim merupakan seorang pahlawan yang berani dan bijak dalam soal ekonomi.
  3. Sultan Muhammad Ibni Sultan Ibrahim (1826-1857) yang merupakan Sultan Selangor Ketiga. Semasa pemerintahannya, bijih timah merupakan komoditi terpenting.
  4. Sultan Sir Abdul Samad Ibni Raja Abdullah (1857-1898) yang merupakan Sultan Selangor Keempat. Banyak pembangunan berlaku di Selangor di zaman ini.
  5. Sultan Sir Ala’Eddin Sulaiman Shah Ibni Raja Muda Musa (1898-1938) yang merupakan Sultan Selangor Kelima. Baginda terkenal sebagai seorang yang rajin dan memulai pekerjaannya pukul enam pagi setiap hari.
  6. Sultan Tengku alam Shah (1938-1942) yang merupakan Sultan Selangor Keenam.
  7.  Sultan Musa Ghiatuddin Riayat Shah Ibni Sultan Sir Ala’Eddin Sulaiman Shah (1942-1945) yang merupakan Sultan Selangor Ketujuh.
  8. Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Aljah Ibni Sultan Sir Hisamuddin Alam Shah (1960-2001) yang merupakan Sultan Selangor Kedelapan.
  9. Sultan Sharafuddin Idris Shah Alhaj Ibni Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah Alhaj (2001-current) merupakan Sultan Selangor Kesembilan. Mempunyai hobbi diantaranta mendaki gunung, memandu kereta antik jarak jauh, dan berlayar mengelilingi dunia. Raja praktikal,s ensitif akan keperluan rakyar, teliti dan melaksanakan sesuatu dan cinta alam sekitar.
di dalam galeri kerajaan
Di dalam Galeri Kerajaan

Didalam Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz terdapat pakaian kerajaan, silsilah Kesultanan Selangor, pakaian kerjaan, alat pedang, dan benda-benda atik kerajaan. Hal yang unik yang aku lihat di galleri ini ialah gambar Sultan dengan Mantan Presiden RI, Alm Khi Abdul Rahman Wahid dan Ibu Megawati yang dipajang di dinding galleri. Lalu kami keluar dari galleri dan aku mengamati banyak pengunjung luar kesini seperti wisatawan mancanegara.

Dari  Galeri Diraja Sultan Abdul Aziz kamipun mengunjungi Lady of Lourdes, sebuah gereja yang berdiri tahun 1928, berdiri tegak di tepi jalan dengan warnanya yang putih . Warnanya yang putih membuat kami berfoto di depan  Lady of Lourdes. Letak Lady of Lourdes di Jl.Tengku Kelana, Klang Selangor, Malaysia.

Lalu kami melanjutkan perjalanan kami untuk melihat jembatan yang unik karena jembatan layang ini dibawahnya khusus sepeda motor namun bagian atasnya ialah untuk mobil. Unik bukan? Dan jembatan layang satu-satunya yang ada di Malaysia yang bisa untuk pengendara motor dan mobil sekaligus.

jembatan

Setelah melihat uniknya jembatan tersebut lalu kamipun menuju destinasi berikutnya yaitu Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm, Klang.

Yaitu sebuah vihara untuk umat Buddha. Di depan vihara, terdapapat beberapa penjual yang menjual barang-barang bermotif Chiness dan sayangnya di depan kuil , saya melihat beberapa pengemis. Tanpa ragu sayapun memasuki vihara dan saya terkesan dengan kebersihan vihara dan saya mencoba untuk menyantap makanan yang ada disamping vihara yang diberikan secara gratis bagi pengunjung.

Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm, Klang
Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm, Klang

Di dalam vihara saya mengamati umat yang beribadah dan melihat beberapa patung Buddha di  dalam vihara serta relief bangunan yang kaya akan design Chiness yang sangat aku suka, khususnya warna merahnya. Di dinding vihara, di ukir gambar relief yang berisikan cerita budaya Buddha serta bertuliskan Mandarin. Ada terdapat beberapa dupa disini dan beberapa patung kecil Buddha yang terbuat dari tinta warna emas yang disusun rapi. Vihara Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan Imm terletak di Jl. Raya Barat, Klang.

Vihara Kwan Imm, Klang
Vihara Kwan Imm, Klang

Setelah puas, kamipun melanjutkan perjalanan kami ke Little India, Klang. Di Little india,Klang, kami merasakan sensasi seperti tinggal di India, real India karena disepanjang jalan ini yang kami temukan ialah orang India yang merupakan mayoritas penghuni Litte India. Uniknya disini kita bisa membeli perlengkapan india seperti Mehdi, hiasan tangan, aksesoris, sari, makanan khas India sampai video India yaitu kaset film yang membuat kami merasa di Negeri Bolliwood. ‘So Fun on Little India Klang 😀

Intan, aku, Tahid, Wulan Husni di Littel India
Intan, aku, Tahid, Wulan Husni di Litte India

Letak Little india terletak di Jl. Teuku Kelana disilah mulai Little india. Kemudian kami dijamu makan khas India yang membuat saya sangat antusias karena baru pertama makan masakan asli India dan halal pula  :D.

Kami mampir di Archana Curry house yang  memberikan kami makanan khas India. Tempat ini sangat ramai dikunjungi dan masakannya enak. Aku mencoba Chappatai dan minuman Lemon yang enak. Harganyapun bervariasi dan sangat cocok dengan kantong dimula dari 1,2 RM hingga 13,5 RM dengan variasi makanan: nasi sayur, nasi ikan, nasi ayam, nasi udang, nasi sotong, telor goring, nasi goring, utthappam, thosai, roti canai, roti telur dan masih banyak lagi dan minumannya ada murukku, kara sevu, alwa, sweet sevu dan masih bayak lagi. Dan pelayanannya sangat cepat dan siap melayani pemesanan anda. Bolehlah dicoba masakan khas India.

Arcahana Curry House (S.Subramanian) yang beralamat di Jl. Tengku Kelana No.62, Klang, Selangor Darul Ehsan, 41000 Malaysia. 

Archana Curry house
Archana Curry House

Setelah mencoba makanan India, kamiun singgah di Toko Madura yang menjual Aksesoris India. Pak sangat baik kepada kami dan memberikan kami aksesoris India, buat teman-teman yang sangat suka akan aksesoris India bolehlah belanja ke Madura Stores yang ada di Little India.  Madura stores terletak di Jl. Teuku Kelana Klang, Malaysia. Madura stores ialah tempat untuk imitation Jewellery. Tersedia beberapa aksesoris khusus wanita, mulai dari gelang India, Mehdi, Anting-anting bahkan manik-manik tangan dengan harga terjangkau serta ukuran yang variatif.

madura store
Madura Store

Dari Madura Stores, kamipun singgah ke Gayatri, Kedai Menjual Kain , Pakaian dan Lain-lain. Di Gayatri, kami melihat beberapa sari yang halus dan warna-warni yang memanjakan mata wanita. Dan Farah seta Ericka Regen mencoba sari yang diajarkan oleh pegawai pemilik Gayatri ini. Jika anda berkunjung ke Little India, Klang jangan lupa untuk membeli sari yang merupakan baju khas India. Harga yang ditawarkanpun bervariatif mulai dari harga 59,90 RM hingga 5000RM. Sari ini didatangkan langsung dari India dan dibuat dengan tangan, sehingga hasilnya halus dan menarik. Kami sangat senang di Little India karena kami mendapatkan aksesoris dari Madura Stores dan mendapat Sari dari Gayathiri yang merupkan buah tangan kami. Sari yang aku dapatkan ialah sari berwarna kuning. Sari yang dijual di Gayatri ialah 100% pure silk saree sehingga kainnya sangat halus dan lembut karena terbuat dari sutera asli.

Gayatri yang khusus menjual sari ini beralamat di: Jl. Tengku Kelana No. 88-90, 4100 Klang, Selangor Darul Ehsan, Malaysia.

Managing Director: RA. Moorthy

Telp: 03-33731717 Fax:03-33727249 

Di Little India kami juga bertemu dengan Manoharan Malayalam yang merupakan Ahli Dewan Undangan Negeri Selangor Kota Alam Shah yang kantornya beralamat di Persiaran Raja Muda Musa, No.7A, 4100 Klang, Selangor, Darul Ehsan Fax: 03-3371 5888.

Untuk lebih jelas mengeani little India dan beberapa tempat menarik di Selangor silahkan klick disni

Setelah Puas dari Little India kamipun menuju ke Sunway Lagoon sebuah wahana permainan air di Malaysia. Sunway Lagoon Sdb Bhd  berlokasi di Jalan PJS 11/11, 3, Bandar Sunway, 46150 Petaling Jaya, Selangor Darul Ehsan Malaysia. Executive-PR dan Custumer Care dengan Kenny Ooi dengan fax: +603-5639 0050

Sunway Lagoon sangat mudah dijangkau karena berada di Petaling Jaya sekitar 15 menit dari Kuala Lumpur. Sunway Lagoon merupakan salah satu tempat wisata yang terbesar di Kuala Lumpur karena ada area bermain yang lengkap dan luas.

Ada beberapa pilihan bermain yang bisa dipilih di Sunway Lagoon yaitu area water park yang suka akan tantangan air, ada kolam raksasa, ada  amusement park yang bisa bermain rollercoaster dan Lost City, ada extreme park yang suka dengan olahraga, ada wild park yang merupakan miniature kebun binatang kecil yang bisa melihat beberapa hewan seperti kakak tua, ular, berang-berang dan sebagainya serta ada scream park yang merupakan tempat unutk uji nyali karena dilengkapi dengan teknologi visual.

Sunway Lagoon merupakan  Asia’s Best Attraction yang penghargaan ini diberikan oleh International Association of Amusement Parks and Attractions (IAAPA) as Asia’s Best Attraction selama 4 tahun (2007 – 2010). Motto dari Sunway Lagoon ialah ‘Non Stop Fun @Sunway Lagoon”. Sunway Lagoon  bisa merasakan surf beach :D..

Sunway Lagoon buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 6 sore dan untuk surfing jam 6 sore sampe 6:45 pm.  Ketika memasuki Sunway Lagoon  kami dikasih tanda berupa gelang yang akan kami tunjukkan disekitar area bermain.

Aku dan beberapa blogger mencoba nonton 4D dan kami dibawa ke sensasi nonton yang seolah kami mengikuti petualangan airnya padahal hanya nonton tapi kami seakan basah dan ikut di dalam petualangan air.  

Kemudian kami mencoba bermian air dari ketinggian dengan menggunakan balon,, sangat seru sekali disini, aku dan Intan tidak bisa berenang tapi nekat untuk mencoba aktivitas air.. intinya, kami sangat suka dengan dunia air yang ditawarkan oleh Sunway Lagoon.

Untuk  tiket bisa dipesan online disini dan harga masuk tiket ke Sunway Lagoon untuk dewasa Tiket 90 RM (Normal 120 RM) dan Tiket untuk anak-anak 65RM (Normal RM 90.00).

Sorenya kami pun menginap di Arenaa Star Luxury Hotel yang tempatnya sangat strategis dekat dengan Petailing Street .

Di hotel ini sangat strategis ada akses internet dan interiornya sangat unik dan saya sangat suka melihat design dari ruang makannya. Dan kamarnya juga sangat unik didesign dengan warna ungu dan di depan custumer service terdapat bangku yang berbentuk bola-bola berwarna-warni dan ada kumpulan kaca di depanyang menambah kesan eksotis.

Setelah kumpul lalu kami mendengarkan penjelasan tentang   Astutexperience. Bagi yang belum tahu, Astutexperience adalah perusahaan bergerak dibidang  deals dan voucher yang menawarkan harga yang lebih murah seperti  restaurant, hotel, spa,  shopping, pendidikan dan kecantikan dan lain-lain. Sangat untung bergabung menjadi member dari  Astutexperience  dan kami  sangat senang sebab kami mendapatkan kesempatan emas untuk mencoba Astutexperience karena kami dihadiahi member card yang sangat elegen dan bertuliskan nama kami, para blogger. Keuntungan yang didapatkan ialah mendapatkan harga terjangkau lebih murah serta mendapatkan discon untuk beberapa hotel atau penginapan yang bekerjasama dengan Astutexperience. 

For more information about Astutexperience : klick here

Malamnya , kamipun makan malam lalu pergi ke Petailing Street, namun aku dan beberapa blogger lainnya malah pergi ke Menara Twins Petronas yang ada d Kuala Lumpur. Beruntungnya kami, tempat penginapan kami berada di Kuala Lumpur dan memudahkan kami untuk menuju ke Petronas Twins Tower yang sangat tersohor dan kami dipandu oleh bang Rusli, blogger Malaysia yang mau menemani kami.

Aku, Intan, Kasri, Beni, Citra, Husni sangat senang dan memanfaatkan untuk berfoto. Dari Twins Tower kami pun bergegas ke Petailing Street, sebuah tempat belanja sebenarnya yang berada di Kuala Lumpur. Petailing Street merupakan chinatownnya Malaysia. Hal yang menarik adri petailing street ialah lampu Neon chiness yang indah dan menawan.  Meskipun waktu aku dan rombongan sampai di Petailing Street tengah malam tidak membuat semangat kami turun karena kami masih sempat melihat kehebohan Petailing Street yang  terletak di jantung kota Kuala Lumpur.  Petailing Street  baru mulai ramai jam 7 malam dan mulai tututp jam 12 malam.

Setelah selesai, kamipun bernajak pulang dengan jalan kaki, cukup mudah untuk mencapai  Arenaa Star Luxury Hotel.

Dan berkat Astutexperience kami mendapatkan kemudahan untuk tinggal di Arenaa Star Luxury Hotel, keuntungan menjadi members Astutexperience ialah kita bisa mendapatkan potongan harga. Kalau di Malaysia salah satu hotel yang parner dengan Astutexperience ialah Arenaa Star Luxury Hotel.

Informasi tentang Arenaa Star Luxury Hotel

Security Manager: Jaafar Sidik Ahmad

Alamat Arenaa Hotel: Jalan Hang Lekiu, No. 49-51, 50100 Kuala Lumpur

Telp: +603 2022 0962

Fax: +603 2022 0962

Email: inquiry@arenaahotels.com.my

Catatan Penting Tentang Malaysia:

– Selangor merupakan tempat yang wajib dikunjungi di Malaysia karena tempatnya yang menarik

-Ada beberapa tempat yang menarik yang bisa dikunjungi di Klang: Klang Railway Station,Gedung Raja AbdullahKuil Sri Nagara thendayuthapaniGaleri Diraja Sultan Abdul AzizVihara Persatuan Penyokong Rumah Berhala Kwan ImmLittle india

– Untuk kawasan bermain air yang menarik di Kuala Lumpur ialah Sunway Lagoon

-Penduduk Malaysia kebanyakan memiliki motor sehingga tidak heran kalau mobil banyak di jalan raya

-Bagi backpacker jika ingin mengelilingi Klang jangan lupa membawa air minum dan sunglasses serta kamera dan uang

-Kata Kuala Lumpur berasal dari kata Kuala yang artinya sangat berlumpur merupakan pertemuan sungai Gombak dan Kelang

Iklan

140 tanggapan untuk “My Selangor Story Day-2: Surga Wisata, Klang Malaysia

  1. wowooowowowowo… keren oiiiiii.. ingin segera berlibur ke sana, terutama ke Sunway Lagoon. Seru nampaknya bermain di arena airnya. memancing adrenalin

  2. keren tu tempatnya… tapi sayng kenapa harus negara orng lain yg dibngga2kan… seharusnya kita negara indonesia bisa lebih dari itu….

  3. wowwww keren ya jalan2 ke selangor, malaysia. banyak tempat2 wisata yang menarik untuk dikunjungi. dari foto2 yang dishare kelihatan tempatnya bagus2 semua… jd pengen kesana nih 🙂

  4. Huuff…lap keringat dulu sebelum komen…
    Panjang juga ceritamu yaaa…
    Detail banget…tp asik nih..bisa sekalian buat review.. 😀

  5. Pasti banyak ketemu orang indonesia yg kerja disana kan, kak. Aku pernah ketemu supir taxi yg ternyata org medan juga. Sukses terus, kak 🙂

  6. “Kata Kuala Lumpur berasal dari kata Kuala yang artinya sangat berlumpur merupakan pertemuan sungai Gombak dan Kelang”

    nah yang ini baru tau gw kak, ternyata ada artinya

  7. That you started with commentary also in English is great, for me 🙂 I know that you did not write the part but it is a shame (internationally) that your pictures do not have a line or two in English. Never the less:- a great collection of photos making me feel like visiting!
    What is the story behind the moped?

  8. Every weekend i used to go to see this site, as i want enjoyment
    WASP shock rock (Tory), for the reason that this this web page conations really nice funny data too.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s