Sometimes, things may not go your way, but the effort should be there every single night

By Michael Jordan

Hello World!

London, April 2017

Salah satu Kota impian dari kecil yang ingin aku kunjungi adalah London. Paling tidak beberapa teman yang pernah aku jumpain terutama yang tinggal di Eropa pasti tahu kalau Inggris merupakan negara top list yang ingin aku kunjungi, bisa dibilang impian sejak masih SMP. Bahkan acap kali aku diberikan pertanyaan alasan menapa begitu terobsesi dengan London. Mungkin bisa jadi gara-gara efek sihir Harry Potter, maka aku “harus ke Inggris”.

Winny, Why London? 
Do not you know that London is expensive city in this world? 

Because British Accent is sexy, begitu jawabku dengan polosnya 
kepada siapapun yang penasaran kenapalah aku fans Inggris banget

Saking ngebetnya ke London, aku rela bela-belain ngurusin Visa yang priority, padahal yah, visa biasa saja sudah mahal apalagi yang prioritas. Alasannya sih sederhana karena mumpung lagi di Eropa maka sekalian saja ke Inggris. Sehingga walau mahal dibela-belain juga proses Visa Inggrisnya. Disini jadi pelajaran banget kalau ingin mengurus Visa Inggris dari jauh-jauh hari, jangan mepet-mepet.

Baca Pengurusan Visa Inggris

London Eye

Alasan klise lainnya kenapa harus mengunjungi London karena dialam benakku begitu keren gitu melihat Big Ben, apalagi kalau bisa naik bus tingkat merahnya itu. Bahkan dulu waktu ke Bukittingi di tahun 2010 demi mencari Babang Manis, aku sempat bela-belain lihat Jam Gadang dan berharap bisa suatu saat mengunjungi Big Ben sebagai perbandingan. Namun apa daya, ternyata imaginasi tak seindah kenyataan.

Ternyata mata uang Inggris tak sesexy aksen Bahasanya!!

Yah mata uang Poundsterling memang mata uang paling mahal bila dibandingkan dengan Euro maupun Dollar Amerika, itupun mata uangnya sudah turun dari Rp18,000 menjadi sekitar Rp16,000 namun tetap bagiku yang sudah backpacker turun tahta jadi begpacker itu termasuk “MAHAL”. Euro saja sudah membuatku keringat dingin apalagilah Poundsterling. Disini aku merasa sedih betapa kurs Rupiah sangat rendah!

Jadi selamat tinggal Misi “Backpacker di London”.

Memang London semahal itu?

Jawabanya sih relative karena mahal tidaknya itu tergantung persepsi orang, namun buatku biaya di London itu “iyes mahalnya”.

Sebagai gambaran, pas baru saja aku mendarat di London, buru-buru aku mengirim pertanyaan ke temanku yang dulu aku kenal di Bukit Lawang bernama Maura mengenai London.

Hey Maura, this is Winny, i will be arriving on this noon in London, 
can we meet up?, begitu pesanku dari aplikasi Whatsapp

Welcome to London, dear! Do not forget to buy London pass, 
it might be around ยฃ90, katanya.

Melihat informasi “ยฃ90”, langsung aku berpikir apa perlu memberli turis pass London seharga 90 Poundsterling?

Mak itu kalau di Rupiahkan jeti-jeti loh! Makanya tidak usah di Rupiahkan karena pusing sendiri jadinya.

Alhasil pas sampai di Bandara, aku menukarkan uang 100 Dollarku ke Pound sterling dan hanya dapat seuprit. Karena begitu keluar dari Bandara menuju ke stasiun kereta betapa shock jantungnya aku membayar ยฃ 15 dari Bandara ke tempat penginapan di London.

Itupun baru sekali jalan saja!

Maklum sebagai pecinta “hratisan” dan tipe pejalan “murce-muriah ceria”, menghabiskan uang mahal-mahal di transportasi itu sungguh membuat hati memberontak. Hahaha ๐Ÿ˜€

Baru awal saja aku sudah kipas keringat duluan, yah London memang tidak cocok dengan pekerja kantoran tapi kantong mahasiswa sepertiku!

London

Tidak sampai disitu, pas hendak makan mencoba Fish and Co satu porsinya 10 Pound sterling, karena memang salah satu yang fast food yang terkenal di Inggris adalah fish and Co, bahkan kalau ke Inggris tidak makan fish and Co bukanlah ke Inggris katanya. Memang dari segi porsi sangat banyak dan mengenyangkan, namun kalau aku Rupiahkan yang 10 Pound sterling di Indonesia aku sudah bisa makan Sate, gado-gado, pecel, ayam penyet, Martabak dan lain-lain. Tapi ini bukan di Indonesia, ini sedang di London, Bu yang semua-semua serba mahal. Namun tetep meski mahal karena lapar yasudah makan saja. Apalagi aku adalah tipe pejalanan yang tidak bisa menahan lapar, biar mahal yang penting makan.

Untuk makanan di London, fast food adalah pilihan terhemat kalau sedang jalan-jalan di London, kalau restoran say no dah di London apalagi tipe pejalannya on budget. Sekali makan saja misal kaya di McD itu kena 4-5 Pounds, terus  belum harga satu botol minuman air itu syukur-syukur kena 1 Pounds, kadang-kadang kena 2 Pounds.

Transportasi Kota London juga tak kalah mahalnya. Bayangkan naik sekali tube (kereta api bawah tanah London) bisa kena 4 pounds meski itu jaraknya dekat. Bayangkan itu sekali stasiun aja dekatnya kena segitu apa gak bangkrut lama-lama di London. Uang 100 Dollar Amerika yang aku tukar aja tak sampai sehari sudah “ludes”.

Gara-gara tidak terima kemahalan akan Kota London, akhirnya memutar otak “bagaimana cara hemat keliling London”. Memang Tuhan itu sangat sayang kepadaku, karena pada akhirnya aku mendapat ilham untuk berhemat di London.

Sebelumnya aku sudah membuat tujuan wisata di London terutama yang dekat-dekat dengan Big Ben, barulah dari sana kemana-mana. Meski tujuan utama ke London ada dua yaitu mencari ATM BNI di London yang hanya ada satu-satunya di Eropa serta pergi ke Topshop mengambil barang pesanan Yuki. Untuk alamat Bank BNI di London berada di 30 King St, London EC2V 8AG, UK. Selebihnya random keliling wisata London. Dengan bermodalkan peta dari penginapan di London, akhirnya menggunakan kereta ala London yang sekali jalan bisa kena 3 Pounds menuju stasiun terdekat ke arah Big Ben.

London Map (From Web Myenglandtravel)

Belum sampai dan masih jauh dari Big Ben eh akhirnya pas asik-asik keliling London, tiba-tiba aku melihat sepeda berjajar nganggur yang ternyata disewakan. Sepeda yang berada di tepi jalan dan ada petunjuak bagaimana cara memakainya. Itu dari hasil melihat warga lokal yang mengambil sepeda dengan mudahnya, Harga sewa sepeda pun cukup membuat bibirku sumringah tak karuan hanya 2 Poudsterling saja seharian penuh. Namun bayarnya memang pakai CC alias kartu kredit.

Padahal aku tidak punya CC sama sekali loh!

Beruntungnya bisa dipakai sepeda dan ide gila keliling London bersepeda alias gowes cantik di London pun terjadi. Habis mau gimana rencana gowes di Indonesia malah kecapain gowes di London saking tak tahan degan mahalnya transportasi London.  Aku kan gak ikhlas memberikan 3 Pounds setara dengan Rp50.000 kalau kurs 1 Pounds = Rp16,000 untuk sekali jalan. Maka pilihan terbaik ada bersepeda keliling London. Padahal jangan tanya gimana cuaca di London saat April, dingin!! Belum pas hari-H hujan pula, makin menjadi-jadi dinginnya. Belum salah kostum yang aku pakai, ini asli semua demi jalan hemat di London.

Pertemuan dengan sepeda tadipun karena adegan setelah tidak berhasil mengambil uang di BNI, London. Disana tidak ada tanda-tanda ATM BNI adanya Bank itupun tutup karena hari Sabtu padahal sudah bela-belain jauh-jauh demi mengambil uang. Meski apes justru membuatku mendapatkan cara hemat keliling London dengan sepeda sewaan .

Asli, pikir dua kali sih kalau Backpacker ke London ๐Ÿ˜‰

London

Jujur tidak pernah aku bayangkan bisa mengelilingi London dengan puas bersama sepeda. Kelilingnya pun sesuka hati kemana yang diinginkan. Seolah tahu jalan, padahal baru juga hari kedua di London, bak familiar.

Selama keliling London dengan bersepeda seharga 2 Poundsterling ada beberapa tempat yang bisa aku kunjungi terutama wisata London yang terkenal seperti:

1. Big Ben

Dengan mengayuh sepeda sambil mengandalkan peta offline di HP maka pilihan pertama adalah Big Ben, jam super terkenal dari London. Ketika sampai di JEMBATAN yang dekat dengan Big Ben, rupanya beberapa hari sebelumnya terjadi kejadian yang kurang mengenakkan disekitarnya. Sampai-sampai Yuki ngirim pesan untuk waspada mengenai teror yang terjadi. Untungnya pas aku ke Big Ben, aman jaya bahkan banyak juga pengunjungnya. Sayangnya cuaca kurang bersahabat karena agak mendung sehingga pas sampai di Ben Ben yang terucap dalam hati “Kok Big Ben biasa saja?”! Kalau menurutku itu Big Ben itu biasa. Begini nih kesahalan kalau harapan terlalu tinggi.

Bahkan warna Sungai Themes itu cokelat tapi yah memang bersih.

Entah kenapa aku merasa mengeliling London pada malam hari lebih menarik daripada siang hari.

Big Ben

2. Buckingham Palace

Buckingham Palace

Menuju Buckingham Place dari Big Ben tidak lah sulit dan lumayan dekat. Namun sayangnya pas sampai di Buckingham momennya tidak tepat karena sedang ada shooting di lokasi luar istana. Alhasil tidak leluasa melihat Buckingham dari luar. Bahkan untuk masuk ke area komplek Buckingham sepeda tidak diperbolehkan. Terpaksalah sepeda didorong pelan-pelan masuk di jalanan setapak yang sudah dibuat orang shooting. Sampai aku sempat sebel sama yang shooting karena merusak pemandangan saat di Buckingham. Memang mungkin saat ke London timingku tidak tepat. Alhasil melihat tentara ala Inggris pun gagal. Boro-boro membayangkan istana cantik dengan taman bunga indah di depannya seperti yang aku lihat di postcard yang ada yang aku lihat di depan Istana adalah kerumunan manusia ditambah kru yang sedang membuat film. Pupus sudah harapan melihat kegantengan Pangeran Harry apalagi mencium tangan Ratu Elizabeth. Bye dah impian! Hiks ๐Ÿ˜ฆ

3. London Eye

London Eye and Bus

London Eye semacam bianglala yang tak kalah terkenalnya di London. Tapi seperti biasa karena takut ketinggian dipastikan aku tidak mau menaikinya. London Eye pun dekat dengan Big Ben sehingga sekaligus satu area dapat mengunjungi beberapa spot wisata terkenal di London. Padahal aku penasaran juga naik ke atasnya namun karena rasa takut lebih besar daripada keinginan, cukup melihat dari jauh saja sudah cukup.

4. Oxford Street

Oxford Street

Mengunjungi Oxford Street London memang karena permintaan Yuki, si butet Blogger yang sebelumnya sudah ke London. Hanya saja waktu itu dia tidak beli sehingga nitip aku ambilkan. Karena sayang teman akhirnya aku bela-belainlah bersepedamencari dimana letak Topshop sepanjang Jalan Oxford Street London. Tokonya pun susah sekali dicari sampai ada nyasar-nyasar 3 kali keliling, padahal kondisi sepatu juga tidak bersahabat.

Iya lagi-lagi sepatuku rusak, asli setiap perjalanan aku selalu mengalami sepatu rusak. Bahkan sepatu yang aku beli di Jepang dan baru sekali pakai tetap tak bertahan namun apa daya pas gowes rusak parah. Kebayang kan betapa menyedihkannya bersepeda dengan keadaan sepatu rusak.

Pas di dalam Topshop banyak sekali harga miring yang cukup membuatku hampir “hilap”. Bayangkan satu sepatu saja Rp500.000 yang paling murah itupun sudah diskon gede-gede. Untung pertahananku cukup tinggi sehingga tidak membeli sepatu di Topshop ini. Kalau di Jakarta Oxford Street ini seperti berada di area Segitiga Emas Jakarta Kuningan-Thamrin-Sudirman yang penuh dengan shopping mall.

Walau jujur ada enaknya ketika berjalan di area Oxford Street London karena merupakan area untuk shopping. Walau dipastikan aku hanyalah kurir barang saja namun lumayan cuci mata toko-toko.

Oxford Street London memang cocok bagi si Shopaholic!

5. British Museum

British Museum

British Museum di London merupakan tempat yang sangat aku suka. Memang tak seindah dan selengkap di Louvre Museum di Paris namun mengelilingnya seru sekali. Bahkan aku melihat Mummi asli di Bristih Museum. Kerennya lagi masuk ke dalam British Museum itu “hratis” alias gratis tis tis.

Apa gak senang hatiku!

Alamat British Museum :

Great Russell St, Bloomsbury,

London WC1B 3DG, UK

Semua wisata top London yang aku kunjungi kesemuanya hasil gowesan, dan memang tidak hanya itu saja tempat yang aku kunjungi selama di London. Memang sedikit capek tapi mengingat murahnya apapun kulalakukan. Kan keren keliling London murah meriah dengan sepeda, sambil olahraga sambil hemat pengeluaran ๐Ÿ™‚

Itinerary Trip London, April 2017

08:00-09:00 Naik Kereta ยฃ3 kemudian sewa sepeda seharian ยฃ2,membeli makan di supermarket ยฃ8,85

09:00-22:00 Keliling London dengan sepeda mulai dari Big ben, Parliament, British Museum, London Eye, dan lain-lain

Tempat wisata yang didatangi di London Benua Eropa: Big ben, Parliament, British Museum, London Eye

Total biaya pengeluran di London = ยฃ3 + ยฃ2  + ยฃ8,85 = ยฃ13,85

Nah jika ingin berhemat keliling London maka bisa mengikuti pengalamanku tapi dengan catatan siap-siap dengan mengayuh sepeda yang lumayan menguras tenaga serta nyasar-nyasar dikit dan tentu saja siapkan mental.

Kapan lagi coba gowes di London dengan ยฃ2 ?

Salam

Winny

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

82 Comments

  1. London kota tua yang bagus banget ya.
    Kalo penginapan di London berapa tarifnya Win?

    Reply

    1. mahal kak, aku yang dalam kamar ukuran 4×6 aja 6 orang semalam kena 15 Pounds

      Reply

  2. Petualangan Winny di London cetar loh…dari big ben hingga shopping (abaikan predikat titipan). Bawa param tuk kaki pegal kah Win?

    Reply

    1. pegal kali kak tapi puas karena bisa keliling

      Reply

  3. Kenapa gak minta diantar Beckham aja Win? Wkwkwkwk

    Reply

    1. takut ama Victoria Beckham kak haha

      Reply

      1. Hahahaha sama bule aja takut wakakaka

      2. karena kecemburuan wanita lebih menyeramkan kak

  4. Kalo nuker duit di money changer komisinya gede kak.. mending ngambil di atm, kena biaya jg sih, tapi ga segede lewat money changer.. banyak atm bisa nerima atm Indonesia juga disana…

    Reply

    1. kemaren takut pakai ATM kak karena bank ku itu agak mahal pas narik eh tp kalau thau lbh murah mending narik

      Reply

  5. Anjir, London keren banget.

    Reply

    1. tapi masih bagusan perancis sih kalau menurutku

      Reply

  6. Aan Sandurezu (ใ‚ตใƒณใƒ‡ใ‚ฅใƒฌใ‚บ) July 9, 2017 at 10:37 am

    London is incredible! ๐Ÿ˜

    Reply

    1. but expensive ๐Ÿ˜€

      Reply

  7. Nah pengen tanya, parkir sepeda disetiap pemberhentian itu dimana, Win? atau memang ada area khusus parkir sepeda, misalnya di area Oxford Street?

    Reply

    1. area tertentu kak tapi bisa di check, kemaren minjam dan balikin di area yang berbeda kak

      Reply

      1. Ah i see.. ok ok thanks buat infonya Win.. ๐Ÿ™‚

  8. itu jadinya sewa sepeda pakai CC atau bisa metode pembayaran lain?

    Reply

  9. datengnya kecepetan Win, sekarang Poundsterling lg drop, di bawah Euro ๐Ÿ™‚

    Reply

    1. waaaa harusnya datang pas pounds lbh rendah ya kak

      Reply

  10. Keren kak, unforgettable moment tuh gowes di london ๐Ÿ˜๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป

    Reply

    1. iya kak ampe beberapa kali ampir ditabrak

      Reply

  11. ih keren banget sih kamu kak. Kamu kantoran tapi uang mahasiswa. Trus gimana aku. Hiks

    Reply

    1. aku ngarep mahasiswa tp uang kantoran kak ๐Ÿ˜€

      Reply

  12. Mau dong dibonceng keliling London ๐Ÿ˜„

    Reply

    1. kalau sepatuku dah ok boleh dah kak haha

      Reply

  13. betul london mahal…kenapa nggak coba ke rural mba win? lbh bersahabat…kalau bikin kemah sendiri mungkin nggak mahal ya…hihihi

    Reply

    1. wwkwk klo buat kemah mah bisa dilihatin apalagi pas ditengah kota heheh

      Reply

  14. Baru tau London itu mahal pake banget๐Ÿ˜…
    Hahaha aku jg suka denger aksen british mungkin keracunan film Harry Potter.

    Reply

    1. sama sexy tp negarany gk sexy haahha

      Reply

  15. waaah… bikin iri bisa sepedaan di london. semoga saya bisa gowes disana. ๐Ÿ˜€

    Reply

    1. amin semoga bisa ๐Ÿ™‚

      Reply

  16. Kamuu kereennn banget pokonya ๐Ÿ‘

    Reply

    1. terimakasih kakak frany ๐Ÿ™‚

      Reply

  17. Aaaah jadi pengen balik ke London lagiiii. Satu2nya moda transportasi yg belum aku coba justru naik sepedanya, seru kaaan jelajah London murah meriah.
    Kalau mau murah cari makan di London beli di supermarket Win, kan banyak sandwich/cold food 1-2 Pound yg bisa diangetin…

    Reply

    1. aku pas disana memang cari makan di supermarket kak hanya sekali nyobain yang fish and co karena penasaran dan emang lebih enak walau mahal ๐Ÿ˜€ selebihnya beli makanan di supermarket

      Reply

      1. Iyaa wajib yaa makan fish n chips di alondon walau menurutku B aja.. hahaha.. mungkin pas dapet yg rasanya biasa….

      2. kwkkw benar kak rasa B harga M. belum saosnya harus bayar lagi, tpi porsinya gede banget

  18. Aku iri ke Londonnya, ngga terlalu iri nyepedanya. Kaki Win, kaki. Pegel. Hahaha. Kamu keren kali sih ๐Ÿ‘

    Reply

    1. tapi serius kak, London tak seindah yang dibayangkan

      Reply

  19. win trs kamu pake CC siapaa kalau ga bawa CC tapi kok akhirnya bisa pakai sepeda

    Reply

    1. minjam CC orang ๐Ÿ˜€

      Reply

      1. luar biasaaa kamu win hahahaaa

  20. wahhh keren banget win…bisa sepedaan di London kelilingnya..kebayang cape gowesnya, yang penting puas yaa dengan budget terbatas bisa sampe ke tempat2 yang jadi highlight kota London

    Reply

    1. iya kak aku senang sekali bisa jalan hemat ke London dengan bersepeda meski lelah

      Reply

  21. Mantap lihat pengalaman jalan-jalannya di London, Win…
    Bikin pengen cepet-cepet ngurus visa, trus jalan ke sana…
    Lumayan kan nambah referensi kota dunia yang sudah pernah dikunjungi… #maksa

    Salute sama kamu yang sudah keliling ke mana-mana…
    Walaupun ‘pekerja kantoran, kantong mahasiswa’, tapi setidaknya pengalaman jalannya sudah mirip ‘jutawan’…
    Hahahaa…

    Reply

    1. karena kalau nunggu jutawan lama hehhe ๐Ÿ˜€

      Reply

  22. wakakakak, mauliate godang butet Winny yang merangkap jadi kurirku.
    baguslah kau ke Oxford Street biar bisa merasakan suasana ramainya tempat belanja di London, hahaha.

    aku malah belum coba naik sepeda karena beli traveler pass tube dan bus.
    eh eh aku makan di McD chicken burger ada yg murah kok, cuma 1,5 pounds, enak pula!

    Reply

    1. wkkwk apa sih yg gk demimu butet hihi, eh murah juga di Mcd 1,5 pounds aja

      Reply

      1. iya, udah gitu toilet gratis, tapi antrenya panjang banget hahaha…

  23. Gak murmer ya Win, hihi…

    Ujung2nya gowes jg. Ide yg bgus, tp btul, kudu siapkan mental, ๐Ÿ˜€

    Reply

  24. Sewa sepedanya murah banget ya Dek, petualangannya seru. Yang penting bisa lihat yang kita pengen kan yah…

    Reply

    1. iya kak sampai puas keliling London dan murah meriah

      Reply

  25. Martha Amelia Stefani Bancin July 19, 2017 at 3:14 pm

    anw, atm BNI ngeluarin poundsterling apa rupiah? hahah…

    Reply

  26. wah asyikkkk … bisa bersapedahan muter muterin London nih ..
    murah meriah sehat .. dan cape .. hehe

    Reply

  27. sebelumnya selamat atas wisudanya ya winny :), btw 2 pundsterling sisanya gratisan? hehe
    o iya klo inget london jadi inget Daniel Craig

    Reply

    1. makasih kak ๐Ÿ™‚
      sisanya gratisan ke tempat wisata di London kak

      Reply

      1. duh win mupeng aja nih wisgratisannyah

  28. kan gak punya CC jadi pake apa dong sewa sepedanya ??

    Reply

  29. Halo ka winny, mau tanya sewa sepedanya didaerah mana ya yg murah itu ? aku rencana mau ke london , terima kasih

    Reply

    1. banyak sepanjang jalan fiska

      Reply

  30. Hai aku baru baca artikelmu. Seriusan keren banget. Pengen nyoba sih tapi takut cape hehehe. pokoknya terus berkarya ya ๐Ÿ˜€

    Reply

  31. Hi.. Nanya, kalau ga salah kamu mention gak punya kartu kredit sama sekali. jadi bayar sepeda gimana? thank you ๐Ÿ™‚

    Reply

    1. Minjam kartu kredit org mba pas disanya

      Reply

      1. Ah nice.. Thanks Winny. ๐Ÿ™‚
        btw berapa lama liburan kamu kemarin?

      2. di UK total 5 harian mbak

  32. Hai Winny, mau tanya dong.
    Itu sewa sepedanya bagusnya langsung 12 jam atau gimana? terus kalau lagi pas ke museum, ada kah tempat parkir sepedanya?

    Reply

    1. ada tempat parkir sepedanya, sewanya langsung 24 jam

      Reply

  33. akhirnya jadi beli London pass ngga winny? kira kira perlu ngga? dan sepeda itu ada ngga ya buat boncengan ama anak itu?

    Reply

    1. aku gak jadi beli london pass, kalau boncengan tidak ada pak, kalau mau beli bisa kemana-mana di london dan jauh lebih hemat kalau memang ingin menjelajah london

      Reply

  34. […] masih lanjutan cerita Backpackeran di London dengan 2 Pondsterling. Gara-gara mencari ATM BN* di London tepatjya di 30 King Street London kemudian harus ke Oxford […]

    Reply

  35. Kaka winny juara d. aku selalu suka dengan tulisan mu kaka. inspirasi banget d keliling london dengan gowes. patut di coba nih, karna aku budget traveller juga kaka. hahaha..

    Reply

    1. cuma sakit kak ngayuhnya pas dingin dan sepatu rusak ๐Ÿ™‚

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s