Hello World!

Eropa 2017

Dalam trip backapckeran Eropa 1 bulan aku mengunjungi wisata-wisata mainstream di Eropa, alias yang sering dikunjungi oleh banyak umat. Saking terkenalnya sepertinya tidak ke Eropa kalau tidak mengunjungi tempat wisata tersebut. Beberapa tempat wisata mainstream ini ada yang gratis dan ada juga yang bayar. Cuma lucunya pas 1 minggu di Eropa rasanya “wow” eh minggu kedua rasanya “biasa aja”, terus minggu ketiga “kok mulai bosan”. Tapi itu mungkin hanya aku saja, karena jujur saja jauh sebelum ke Eropa aku adalah orang yang memiliki mimpi menakulukkan Eropa dengan biaya minim dan impian itu terwujud. Hanya bermodalkan 10 juta selama di Eropa 1 bulan aku bisa bertahan dan mewujudkan impian mengelilingi wisata Eropa dari Barat ke Timur sampai ke Inggris dan ke Balkan. Kalau dipikir-pikir aku tidak pernah menyangka kalau impian itu tercapai apaalgi dengan dana terbatas.

Dari 1 bulan jalan-jalan di Eropa ala backpacker maka ada 6 tempat wisata yang menurutku maintream yaitu:

1.Menara Eiffel

Menara Eiffel

Siapa yang tidak kenal menara Eiffel. Saking terkenalnya banyak sekali lokasi shooting film dengan latar belakang Menara Eiffel. Bahkan Eiffel sudah menjadi icon global yang sepertinya wajib dikunjungi jika di Eropa. Kalau hanya melihat Menara Eiffel dari luar saja tidak perlu bayar tapi jika masuk ke dalam dan ingin naik ke atas menara maka bayar. Karena aku turis kere makanya hanya melihat eiffel dari luar saja aku sudah senang. Menara dengan tinggi 300 meter ini dibangun tahun 28 Januari 1887. Saat mendatangi Menara Eiffel aku sangat senang sampai senangnya aku kesana pagi dan malam hari. Bahkan aku tidur-tidur di rumput sambil meliaht mainan lampu Eiffel pada malam hari. Entah kenapa walau Eiffel adalah wisata mainstream Eropa aku senang saja mengunjunginya. Saat di Eiffel juga sepatu bootku rusak parah sehingga pulangnya aku harus jalan pelan-pelan biar sepatunya gak kelihatan menganga. Untung urat maluku tipis jadi masa bodoh banget dengan pengalaman sepatu rusak. Selain itu pas di Menara Eiffel aku juga melihat bunga tulip padahal di Belanda aku tidak melihatnya sehingga senangnya kebangetan. Di Menara Eiffel juga aku tawar menawar gantungan kunci Eiffel dengan para imigran dengan harga murah meriah. Senang sekali nongki manis di menara Eiffel, padahal kalau di Jakarta sama aja kayak Monas. Tapi entahlah mungkin suasanya itu yang membuatku betah.

2. Menara Pisa

Menara Pisa

Menara Pisa

Kesan pertama melihat menara Pisa adalah “kok menara Pisa kecil?”, “yaelah segini doang”! Padahal aku jauh-jauh loh niat ke Pisa hanya demi menara Miring Pisa. Walau sediki kecewa tapi Kota Pisa dapat membayar rasa kecewaku karena kotanya itu cakep dan tenang. Menurutku Kota Pisa ini kecil dan seru kalau hendak menghilang sebentar dari rutinitas. Untuk masuk ke dalam Menara Pisa dengan ketinggian 57 meter ini dibangun tahun 14 Agustus 1173 perlu bayar. Kalau hanya melihat Menara Pisa dari luar tidak perlu membayar. Kalau ada yang niat banget ke Kota Pisa hanya untuk melihat Menara Pisa tok, aku saranin mending gak usah karena takut kecewa. Tapi kalau menghilangkan rasa penasaran wisata mainstream di Eropa bisa mengunjungi Menara Pisa di Itali.

3. Colossium Roma

Colosseum, italy

Colloseum termasuk salah satu tujuh keajaiban dunia sehingga tak heran menjadi daya tarik wisatawan mancanegara. Sama seperti Eiffel dan Pisa, Colosseum sering dikunjungi. Kalau hanya dari luar saja maka tidak perlu bayar namun kalau masuk ke dalam perlu bayar. Aku sendiri masuk kedalam Colosseum tapi tidak begitu aku rekomendasikan ke dalam sih kecuali jika penasaran silahkan saja. Kalau aku malahan lebih suka melihat Colosseum dari luar. Sama seperti Eiffel, menara Pisa juga aku datangi pagi dan malam hari. Yang paling aku suka suasana pada siang hari dari pada malam, kecuali Eifffel aku suka suasana malamnya.

4. Iamsterdam Belanda

Iamsterdam icon

Salah satu wisata mainstream di Belanda ialah icon Iamsterdam yang sangat populer. Saking populernya kalau ke Belanda wajib deh photo di depannya. Bahkan mau ngambil photo saja harus antri. Aku mengunjungi Iamsterdam pas malam hari sekitar jam 9 malam dan masih rame aja yang antri apalagi pas siang hari, gak kebayang. Padahal hanya berupa tulisan, mungkin disitu letak menariknya kali ya?

5.Kota Tua Praha

Praha

Praha

Gara-gara nonton Surat dari Praha, rasanya ingin sekali mengunjungi Kota Tua Praha. Meski Praha berada di Eropa Timur, namun Praha cukup populer dikunjungin wisatawan. Serunya tidak perlu membayar jika ingin ke Kota Tua Praha. Jalan sore sambil menikmati bangunan tua Praha sangat menarik. Apalagi kalau sama pasangan, kalau aku mah waktu itu dengan teman pas hujan lagi. Sehingga pas keliling Kota Tua Praha tidak terlalu puas tapi rasa penasaran mengenai wisata mainstream di Praha, lumayan terobati.

6. Big Ben London

Big Ben

Impian wisata dari kecilku itu adalah London karena aku sangat suka dengan aksen dari British makanya pas ke Eropa aku bela-belain mengurus Visa Inggris seharga 5 juta. Karena ingin menjawab rasa penasaran dengan wisata iconic London yang salah satunya Big Ben. Bahkan dulu di tahun 2010 ke Bukittingi melihat jam Gadang dalam hati ku ” Ya Allah gak apa deh sekarang lihat jam Gadang dulu, semoga nanti bisa melihat Big Ben”. Alhamdulillah 7 tahun kemudian impian itu tercapai. Walaupun Big Ben termasuk wisata mainstream, tapi banyak banget loh yang mengunjunginya. Menariknya Big Ben ini selesai dibanguntahun 1859, tua ya?

Dari 6 wisata mainstream Eropa yang aku kunjungi, masih banyak lagi wisata mainstream di Eropa baik Eropa Barat maupun Eropa Timur. Kira-kira ada lagi gak ya daftar wisata mainstream Eropa lainya?

 

Salam

Winny

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

14 Comments

  1. Keren Win, masing2 menjual ciri khasnya ya. Salam

    Reply

    1. iya kak kebanyakan malahan buatan

      Reply

  2. Paris itu sih yang paling mainstream kayaknya ya 😀

    Reply

  3. Hahaha, tulisan IAmsterdam itu nggak cuma di situ aja lokasinya Win. Bahkan di Schiphol juga ada sebenarnya 😛 . Tapi yang paling terkenal dan mainstream memang yang di Museumplein itu 😀 .

    Reply

    1. aku jadi penasaran yang di Schiphol Zilko

      Reply

  4. Seriusan kak cuma habis 10 juta? Aku jadi ngebet banget nih uhuhuhu.
    Tapi pertama tama, ngurusin pasport dulu ah 😀

    Reply

  5. Aku suka tempat-tempat yang Wini tulis di atas. Sekalipun orang bilang mainstream, senang aja sudah pernah menginjakkan kaki di sana. Nah kalau sudah pernah ke lokasi mainstream mudah-mudahan suatu saat bisa menginjak kaki di Eropa lagi dengan destinasi yang lebih unik

    Reply

    1. betul kak seru meninggalkan jejak walau mainstream

      Reply

  6. Keren Win. Saya waktu kecil juga kagum Bog Ben. Semoga bisa juga kesana.

    Reply

  7. Belum bisa keliling Eropa 🙂.. tapi baca aja dulu ceritanya..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.