Try hard, work hard, and rock hard. As long as you do your part and never step on other people’s feeling.

No need to worry

By Unknown

 

Hello World!

Kosovo, 2017

Ketika berada di Pristina, Kosovo aku sempat khawatir bagaimana caranya ke Italia. Karena Negara terakhir yang akan aku kunjungi selama backpacker di Eropa itu Italia. Sempat ragu ke Kosovo karena tiket bus dari Budapest ke Pristina 50 Euro tapi lihat harga tiket pesawat eh gila mahal amat 150 Euro jika ke Roma. Tapi bukan Winny namanya kalau menyerah begitu saja. Aku coba saja tetap travelling ke Kosovo, toh tidak ada salahnya mencoba daripada tidak sama sekali. Daripada menyesal tidak pernah mencoba, lebih baik gagal namun pernah mencoba. Hasilnya aku mendapatkan tiket bus dari Pristina, Kosovo ke Cassanova, Italia itu 50 Euro. Jauh lebih murah dari yang aku duga.

Memang hasil tidak pernah menghianati usaha 🙂

Serunya lagi aku melakukan trip dengan jalur darat, artinya aku melewati Negara Serbia, Kroasia kemudian Slovenia. Yang lucu adalah aku baru mendengar Kota Cassanova, dan Kota ini berada di Italia. Aku berangkat dari Pristina jam 4 sore bergabung dengan warga lokal yang rata-rata adalah orang Kosovo atau kalau tidak, orang Albania. Saat itu hanya aku seorang diri etnis ASIA,  cewek pula plus sendiri lagi. Walau sendiri, aku tetap senang dengan tripku karena aku bertemu dengan orang, kemudian kapan lagi coba mempromosikan Indonesia di Negara orang. Kan keren kalau ditanya, “where are you come from?”, terus aku jawab “INDONESIA”, ada kebanggan tersendiri:D

Walau kebanyakan kalau melihat aku paling dikira kalau gak Philipina yah Thailand. Sampe gemes pas gak ada yang bilang “From Indonesia”. Nah khusus Kosovo mereka menganggap aku dari China sama kayak di Iran dulu.

Selama perjalanan Pristina ke Cassanova itu aku memandangi pemandangan khususnya Negara Balkan. Hal yang aku suka ketika travelling dengan jalur darat, bisa melihat kondisi suatu tempat.  Sepanjang jalan menuju ke Cassanova, aku 3x keluar masuk area Imigrasi. Pertama di Imigrasi Kosovo yang ruangannya kecil sekali, maklum di perbatasan. Kami disuruh keluar dari bis kemudian passport diperiksa kemudian ditanya jawab lalu keluar kantor Imigrasi mencari bis yang ditumpangi tadi. Karena aku sendiri yang memiliki kulit dan wajah Indonesia, alhasil di setiap kantor Imigrasi seolah aku adalah magnet, jadi semua mata tertuju padaku. Persis merasa jadi artis. Nah yang lucu saat di Imigrasi Croatia, waktu itu kami sampai tengah malam. Si Bapak petugas Imigrasi setengah tak percaya saat melihat Passport hijauku.

"Wow, from Indonesia, are you alone?", tanyanya dengan muka kagum.

"Yes, Sir", jawabku dengan sopan.

"Where are you going next and what do you do?", tanyanya lagi dengan penasaran

"I'm going to Venice then to Nederland", jawabku

"Have a nice holiday", sambal ngecap passportku

Jangankan dia ya, aku aja masih tidak percaya bisa sendiri menaklukkan Eropa dengan biaya minim (tiba-tiba bangga pada diri sendiri). Cuma PR nya adalah membawa tas merah 15kg ku kemana-mana selama berada di Imigrasi, ambil tas dari bis diperiksa kemudian dibawa kembali kedalam bis.

Venice

Terus pas melewati Kroatia kemudian melewati Slovenia, aku masih ingat sekali melihat pedesaan dan pegunungan dengan salju diatasnya. Hampir pengen keluar dari bis kemudian naik ke Gunung Salju itu! Jangan tanya itu dimana, yang pasti itu countryside. Nah pas sampai di Cassanova itu jam 7 pagi dan harus membayar lagi sekitar 10 Euro kalau hendak  ke Venice karena mamang tujuan ku itu Venice, Italia. Aku juga harus pindah dari bis gede ke bis kecil dengan muatan hanya 8 orang. Sungguh mendapatkan pengalaman baru lagi.

Nah saat ber 8 orang, kami sempat sarapan di Italia. Tapi aku tak tahu itu dimana, yang pasti penumpang dan driver berhenti makan. Saat makan aku ditraktir makan ama penumpang, aku sampai terheran-heran. Memang selama di trip ini mereka memperhatikan aku dengan seksama seolah aku itu makhluk Alien mana gitu. Pas ditraktir, tiba-tiba aku menyesel hanya mengambil teh dan roti saja. Kalau tahu dibayarin kan aku ambil kue mahal sekalian haha 😀 (manusia tak tahu diri banget kan ya). Aku juga masih tak paham kenapa mereka traktir, tapi Alhamdulillah rezeki anak soleh 🙂

Salah satu penumpang itu baik hati, seorang ibu paruh Baya kemudian menyuruhku mengikutinya karena dia akan mengajari cara ke Venice. Walau si Ibu kagak bisa Bahasa Inggris ya, dia nelpon anaknya biar aku bicara dengan anaknya yang bisa Bahasa Inggris dan mengikuti Ibunya. Akhirnya aku ngikut si Ibu dah. Hingga akhirnya sekitar jam 10 siang kami sampai di sebuah stasiun.  Tempat pemberhentian mobil itu namanya Treviso. Lalu aku masuk ke stasiun Treviso kemudian aku membeli tiket ke Venice S Lucia 3,4 Euro. Dari Treviso ke Venice, Italia kira-kira 2 stasiun lagi. Karena kalau ingin ke Venice yang ada air-airnya maka itu di Venice S Lucia, tapi aku menginapnya di Venice Maestro. Akhirnya aku balik lagi, kelewatan satu stasiun, akhirnya jadi dua kali bayar kereta. Nyasar itu sudah menjadi makanan sehar-hari selama di Eropa hehe 🙂

Setelah perjalanan panjang 12 jam dari Pristina, Kosovo, melewati Negara Serbia, Croatia hingga Slovenia dan Cassnova, hola akhirnya jam 1 siang aku berhasil menuju ke penginapan dengan mengandalkan alamat penginapan di Venice Maestro.

Ciao, benvenuti e benarrivati in Italy

Rincian Pengeluaran Kosovo ke Venice, Italy

Phristina, 15 April 2017

09:00-12:00 Ketemu Valon, ditraktir air ama teh doang,  terus ngobrol empat mata mengenang masa lampau, kemudian makan siang 4 Euro, belanja makanan di Kosovo 15,77 Euro

12:00-16:00 ditraktir Visari the ke Danau

16:00-07:00 Ke terminal bus Kosovo, Kemudian perjalana bus Kosovo-Cassova

Tempat wisata yang didatangi pada hari-23 di Eropa

Danau di Kosovo

Biaya pengeluaran pada hari-23 di Eropa = 4 Euro + 15,77 Euro = 19,77 Euro

Venice, Italy

Venice, 16 April 2017

00:00-09:00 Perjalanan Kosovo-Italy dengan bus, sering singgah, berhenti di Imigrasi Serbia, Kosovo, Croatia hingga Slovenia.

09:00-10:00 ditarktir teh oleh penumpang orang Kosovo

10:00-12:00 Bayar bus ke Treviso 10 Euro, tiket kereta ke Venice S Lucia 3,4 Euro salah harusnya berhenti di Venice Maestro

12:00-13:00 Makan kebab 5 Euro di Venice Maestro dekat penginapan

13:00-20:00 ke Penginapan dan istirahat

20:00-21:00 makan malam pizza di Colombus 35,5 Euro/2 orang

Tempat wisata yang didatangi pada hari-24 di Eropa

Belgrade, Croatia, Slovenia, Casanova, Venice Maestro

Biaya pengeluaran pada hari-24 di Eropa = 10 Euro + 3,4 Euro + 5 Euro + 35,5 Euro = 53,9 Euro

Salam

Winny

 

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

11 Comments

  1. Yang seru kalo naik bis atau kereta, meski perjalanannya lama, tapi pemandangannya bervariasi dibanding naik pesawat atau kapal.
    Cuma ya itu capeknya hahaha.

    Reply

  2. Kereeeen banget Win, perjalanannya…

    Reply

    1. Terimakasih Firsty 🙂

      Reply

  3. duh jatuh cinta sekali sama pemandangan Venice ini

    Reply

  4. Mbak ada rincian semua perjalanan selama di Eropa ngga? Terima kasih mbak Winny 🙂

    Reply

  5. Orang Eropa kadang susah ya ngebedain orang Asia dari negara mana-mananya.. Eh tapi kita juga mungkin gitu kali ya,, susah bedain orang Eropa yang mungkin gampang aja bagi mereka 😀

    Seru yah bisa backpacker-an sendiri ke Eropa,, nyalimu sebagai seorang wanita sungguh besar mbak hehe..

    -Traveler Paruh Waktu

    Reply

    1. iya ya kita mah kalau lihat kulit putih, mata berwarna bilangnya bule ya 😀

      Reply

  6. winny…selalu kereeeen

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s