Gagal ke Istanbul ke Taman Tehranpun Jadi


In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure
By Bill Cosby

tehran-persia

Hello World
Tehran, Oktober 2016
Setelah luntang lantung di Bandara Imam Khoimeini Tehran karena penerbangan ditolak karena tidak memiliki Visa Transit Yunani. Baca tentang pengalaman Gagal ke Turkey karena Visa

6 jam di Tehran Imam Khomeini International Airport dengan muka stress akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Tehran dan mencari penginapan. Penginapan yang kami pilih adalah Masshad Hostel dan dengan taxi kuning di Bandara sampai si Mbak hapal kami terus dengan biaya 750,000 Rial berdua. Jam menunjukkan jam 5 pagi dan ternyata kami salah hotel, akhirnya pesan hotel lagi dengan biaya 150,000 Rial/ 2 orang. Rugi sih 900,000 Rial berdua. Ah ternyata lokasi hostel kami dekat dengan Imam Khomeini Metro Station.

tehran
Kemudian kami beristirahat di hostel berukuran sepetak. Untungnya ada wifi kemudian aku pun mengirim pesan kepada Erp “our flight to Istanbul rejected so we are in Tehran again,” begitu isi pesanku. Sayangnya karena si Erph sedang ujian akhirnya aku dan Mbak Ninik berdua di Tehran tanpa teman.
Jam 5 pagi cukup dini untuk memikirkan kemana dan akan apa di Tehran yang pasti rasa stress kalah dengan rasa ngantuk kami.
Kemudian kamipun tepar!!
Jam 10 pagi, terlihat Mbak Ninik sudah bersiap rapi dan mandi sementara aku masih dengan muka bantal.
Setelah siap-siap jam 10 pagi, aku dan Mbak Ninik berjalan kaki. Tujuan kami mencari tiket ke Istanbul, dengan cara menanyakan warga lokal. Hingga kami sampai di sebuah agent travel yang menjual tiket direct langsung ke Istanbul. Harga tiket ke Istanbul dari Tehran lumayan membuat ngences $200 Dollar dan si Mbak cantik yang melayani kami sangat lambat (lambattttt) cara kerjanya. Hampir 2 jam kami habiskan waktu hanya untuk membeli tiket di tanggal 1 Oktober, di dua hari berikutnya. Kemudian kami juga harus membayar 500,000 Rial untuk tips kepada si Mbak, asli tiket pesawat ke Turki menjadi rekor tiket termahal yang pernah aku alami. Namun karena sudah ngebet pengen ke Turki dan Visa juga sudah ada, yasudahlah akhirnya dibeli juga.

museum-national-iran
Museum National Iran

Barulah dari agen pembelian tiket dengan pesawat lokal, akhirnya aku dan Mbak Ninik mencari makan karena sudah jam 12 siang. Kami mencari makan di dekat agen hingga pilihan kami jatuh kepada restaurant di tepi jalan yang menyediakan nasi seharga 100,000 Rial untuk nasi dan ayam. Kami puas untuk makan siang, setelah adegan stress gagal terbang akhirnya masalah kami dapat diatasi walau say Good Bye dengan 200 dollarku hiks!
Setelah itu aku dan Mbak Ninik berjalan ke arah stasiun metro Imam Khomeini, tujuan kami ke tempat Erph yang pernah bawa sayangnya tempatnya tertutup. Mungkin karena kamis, dimana hari kamis dan Jumat orang Iran libur bekerja.
Akhirnya kami berdua berjalan di sebuah taman. Duduklah kami berdua di taman menikmati suasana Tehran. Rupanya taman itu di depan National Museum of Iran, namun kami malah tidak berniat untuk masuk. Kami lebih memilih duduk manis di taman sambil melihat warga lokal yang juga di taman dan memperhatikan turis yang lalu lalang dari National Museum of Iran.
Ternyata beban gagal terbang kami sirna di Taman Tehran. Sesekali kucing Persia menghampiri kami. Meski kucing liar namum kucingnya lucu, habis kucing Persia memang montok dan menggemaskan!
“Mbak, kita jauh banget ya ke Iran hanya demi duduk santai disebuah taman”, begitu kataku kepada Mbak Ninik sambil disambut tawanya!
Kami hanya menikmati momen kami, toh tidak ada yang kami kejar!
Sungguh suatu keajaiban setelah kejadian membuat kepala pusing sampai hampir mau mimisan malah hilang dengan hanya duduk manis di sebuah taman.

tajrish

Tak terasa  sampai jam 5 juga kami bersantai di Taman hingga kami memutuskan ke Tajrish, hasil rekomendasi Erph. Awalnya kami hendak ke Saabad Palace namun karena kami lebih memilih bersantai walau penasara akhirnya kami hanya pergi ke Tajrish yang merupakan bazaar, yeee pasar ala Iran lainnya!

Kami berjalan ke stasiun Metro Imam Khomeini menuju ke Tajrish. Untuk urursan Metro selama di Tehran cukup mudah dan yang pasti harganya murah.

Sesampai di Tajrish ternyata merupakan pasar yang padat orang. Kemudian kami sempat berhenti ketika melihat sebuah restauran. Dari luar kelihatan enak dan penasaran mencoba makanan tradisionalnya, kami tidak kapok mencari makanan yang cocok dilidah selama di Tehran, Iran.

tehran-iran

Dari etelase kelihatan enak akhirnya kami masuk walau akhirnya kami bingung SENDIRI. Hingga adalah seorang pria Iran mendatangi kami dan membantu kami bagaimana cara memesan dan membeli serta menjelaskan secara rinci makanan apa yang ada di depan kami. Cukup beruntung karena tanpa orang Iran yang datang mungkin bingung makan apa.

Bahkan sebelum si Bapak datang aku berkata ke Mbak Ninik “piye ike mbak e, makan opo? terus Mbak Ninik ketawa dengan khasnya sambil berkata “aku juga bingung”.!

Untung datang Bapak yang membantu kami hingga akhirnya pilihanku kepada Pizza. Iya pizza ala Iran dan rasanyaaaaaaa jrenggg “tidak enak” wkwkkwkwk 😀

Zonk lagi!!

iranian-food

Harga pizza yang aku pesan untuk makan malam di Tajrish seharga 160,000 Rial tapi tidak enak, padahal Mozarella. Fix, di Iran aku hanya suka kebabnya. Untuk makanan lainnya tidak deh kecuali dimasak di rumah lumayan enak!

Setelah makan di lantai dua baknya warga lokal akhirnya aku dan Mbak Ninik mengelilingi Tajrish dan mengamati warga Tehran yang cukup padat. Di Tajrish ini pula kami belanja buah karena enaknya di Iran itu harga buahnya murah banget. AKu sendiri membeli anggur seharga 35000 Rial dan segar!! Bahagia sekali pas mendapatkan buah murah. Terus si Babang jual buah cakep lagi wkkwkw!!

tajrish-iran

Ternyata di balik kegagalan ada sebuah perjalanan seru!

Rincian Perjalanan 29 September di Tehran
23:30 Sampai di (Tehran- IKIA)
01:00-04:00 Flight ke Istanbul ditolak karena visa transit Yunani tidak ada walaupun transit hanya 1 jam.
04:00-05:00 Naik Taxi ke Masshad hostel 750,000 Rial/2 orang namun salah ke hotel kemudian naik taxi lagi 150,000 Rial/2 orang
05:00-10:00 Hostel Masshad dekat dengan Imam Khomeini Metro Station
10:00-13:00 Beli tiket direct flight ke Istanbul $200 + 500,000 Rial untuk tips
13:00-15:00 Makan siang nasi dan ayam 100,000 Rial
15:00-17:00 Duduk santai di Taman depan National Museum of Iran
17:00-20:00 Naik Metro ke Tajrish 11,000 Rial untuk pulang pergi, Beli buah 35,000R
20:00-21:00 Makan malam di Tajrish pizza 160,000 Rial tapi tidak enak
22:00-23:00 Ke penginapan, istirahat
Pengeluaran hari keempat Backpacker Iran di Tehran 1,411,100 Rials + $200
Tempat wisata yang aku kunjungi di Tehran backpacker ke Iran: Tajrish

Salam

Winny

Iklan

39 tanggapan untuk “Gagal ke Istanbul ke Taman Tehranpun Jadi

  1. Dari Tajrish naik angkot ke Sa’dabad Palace deket Winny. Angkotnya sedan butut yang ngetem di dekat Tajrish Station, dulu aku naik itu rame2 sama orang gak kenal.

    Bengong tanpa rencana perjalanan juga menyenangkan kok 😊

      1. sedan butut yg banyak ngetem di samping stasiun tajrish itu angkot. Tanya sopirnya mana yg mau anter ke mana, ntar nunggu ada penumpang lain baru bisa jalan

  2. dari baca2 blog orang …. katanya di iran itu orangnya ramah2 dan baik2 ya
    tempat asyik untuk travelling … apalagi banyak bangunan2 yang indah2 … tapi mereka jarang yang bisa berbahasa inggris , bener ga sih mba …

  3. Aamin untuk transportasi Indonesia yang lebih baik.
    .
    kucingnya padahal ambil aja mbak, jual deh di Indonesia.hahaha.kucing persia kan mahal.
    .
    waduh kalau mbak stres bisa sampai mimisan ya.😢
    .
    aku pengin ke Instanbul jugaaa.
    ngiler. buru buru ke next post baca waktu di Instanbul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s