Hello World!

Payakumbuh, Oktober 2018

"Udah pernah ke rumah Barbie belum"? tanya Riski kepadaku

"Belum, dimana itu? "tanyaku

Jadi aku baru tahu kalau ada sebuah rumah disebut Rumah Barbie yang berada di Jorong Kurangji. Disebut Rumah Barbie karena bentuk dari rumah mirip seperti dalam film kartun dengan nuansa putih dengan atap seperti ijuk. Rumah Barbie cukup terkenal dikalangan warga Payakumbuh dan sering dikunjungi. Katanya sih karena keunikan dari bangunnaya serasa berada di Eropa, rumahnya kayak kastil karenanya. Sementara aku kalau tidak diajak Riski, tidak akan tahu mengenai rumah Barbie ini.

Sewaktu ke Rumah Barbie itu siang hari, kebetulan lokasinya dekat dengan pusat Kota Payakumbuh. Rumah ini di Nagari Gaguak dengan bentuk yang unik. Malahan aku merasa seperti rumah Belanda. Pas sampai di Rumah Barbie, pekarangannya luas dengan rumput hijau tertata rapi. Menariknya jika mengunjungi Rumah Barbie, tidak perlu membayar. Tapi aku tidak masuk kedalam Rumah Barbie, hanya masuk sampai pekarangan saja. Karena aku segan masuk kedalam rumah. Masuk ke halaman depan saja takut-takut. Takut dimarahin, padahal asal masuk-masuk saja. Maklum pas kami datang, Rumah Barbie sepi.

Rumah Barbie di lima Puluh Kota ini dibangun di tahun 2016 merupakan rumah warga lokal loh. Namun karena nuanasa ala Eropa sehingga banyak orang yang datang khsusu berphoto. Meski kalau menurutku aneh aja rasanya masuk ke rumah orang untuk mengambil photo rumahnya.  Walau ujung-ujungnya aku ikut-ikutan mengambil photo Rumah Barbie dari luar . Disini aku merasa seperti follower 😀

Meski dari luar saja, aku jadi mengerti kenapa warga menyebutnya Rumah Barbie karena atapnya itu serta bentuk bangunnya sendiri. Apalagi zaman sekarang dimana wisata hits ala-ala itu disukai termasuk rumah-rumah unik. Pas lihat rumah Rumah Barbie ini aku cukap terkesan juga karena gak nyangka aja ada rumah unik di dekat Payakumbuh.

Oh ya di depan Rumah Barbie banyak sekali bunga hias cantik tapi karena aku tidak mengerti tentang ilmu perbungaan jadi nama bunganya saja tidak tahu. Namun bunganya cakep jadi pas diambil dari pagar Rumah Barbie itu jadi Instagramable banget. Sayangnya karena Rumah Barbie memang cocoknya untuk wisata kekinian apalagi pecinta photo maka sewaktu aku di Rumah Barbie hanya 10 menit saja. Singkat sekali kan?

Aku bingung mau ngapain dirumah ini, terus segan juga. Yang ada aku cukup menikmatinya dari kejauhan, udah gitu aja. Simple banget kan ya? Walau demikian aku cukup suka dengan Rumah Barbie, 1 per sekian rumah unik yang pernah aku kunjungi.

Wait, kalau ingat-ingat malahan ini rumah unik pertama yang aku lihat di Indonesia 🙂

Rumah Barbie Payakumbuh

Karena di Rumah Barbie tidak begitu banyak yang bisa dilihat, sehingga kami ke tempat wisata lainnya yaitu Menhir di Belubus. Menhir Belubus ini sudah lama kami tahu tapi sekitar 4 bulan dari teman, kesampainnya pas sekalian dari Rumah Barbie. Jarak dari Rumah Barbie ke Menhir di Belubus tidaklah jauh.

Memang sekitaran Payakumbuh dan Lima Puluh Kota banyak sekali Menhir. Tapi karena aku ingat kata teman kalau Menhir itu bisa jadi makam sehingga aku mengurungkan niat menjelajah. Yang ada aku cukup melihat dari luar saja. Ukuran dari Menhirnya pun bervariasi. Aku yang anaknya penakut bukan karena kurang iman, cuma emang aku anaknya soft banget meski kelihatan strong dari luar, kurang punya darah kalau main ke kuburan. Beda cerita kalau ke kuburannya itu Ziarah. Padahal Menhir di Belubus ini cukup banyak loh dan cukup membuat penasaran.

Dari segi waktu kedatangan, kami datang pas siang menjelang sore. Jadi waktunya sepertinya tidak masalah. Entah kurnag beruntung entah apa, pas kami di Menhir Belubus dari luar pintunya terutup. Untungnya beberapa Menhir kelihatan dari luar pagar, jadi kayak mengintip  Mnehir dari luar gitu. Lokasi Menhirnya pun dekat dari jalanan utama. Kalau dijelajah mungkin jumlah Menhir Belubus lumayan dan perlu esktra waktu untuk melihat hamparan Menhir satu persatu.

Gara-gara Menhir di Belubus, sampai membuatku penasaran kenapa segitu banyak Menhir di sekitaran Lima Puluh Kota dan Payakumbuh. Why????

"Dirimu takut ya?" tanya Riski

Iya, kataku

Yang pasti lihat sebentar terus langsung cus. Habis daripada kepikiran meski sebenarnya penasaran, jadi mendingan udah lihat langsung cabut. Kalau ramai-ramai untuk mengelilingi Menhir di Belubus mungkin aku cukup berani plus kalau pintu gerbangnya juga pas dibuka. Pasti seru, ditambah ada tourguide yang menjelaskan sejarah dari Menhir di Belubus.

Ternyata cukup banyak juga wisata di sebuah Kota ayng dulu aku hanay tahu sekilas, Payakumbuh dan Lima Puluhh Kota. Jadi kalau teman-teman hendak liburan ke Payakumbuh dan Lima Puluh Kota maka dua wisata Rumah Barbie dan Menhir Belubus patut dihitung untuk dikunjungi.

Aku senang mengunjungi wisata yang tidak terlalu turistik. Gara-gara Menhir Belubus aku jadi penasaran bagaimana asal muasal penyebaran Menhir khususnya di Lima Puluh Kota karena sewaktu di Mahek juga segitu banyaknya Menhir.

Entahlah..

Entah kenapa aku suka dengan peninggalan sejarah meski aku tidak tahu seluk beluknya. Kalau melihat peningalan sejarah begitu bisa memacu adrenalin meski takut. Harusnya dulu jadi anak Arkeolog aja kali ya saking sukanya dengan benda-benda kuno, habis jadi anak Teknik itu berat sekali. Mungkin dulu aku salah jurusan kali ya:)

Mengunjungi kedua wisata ini membuatku sadar kalau ternyata banyak sekali tempat wisata di Indonesia, saking banyaknya butuh waktu lama agar bisa mengunjunginya satu persatu.

Alamat Rumah Barbie Payakumbuh

Jl. Kuranji, Guguak VIII Koto,

Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota,

Sumatera Barat 

Salam

Winny

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

10 Comments

  1. Aku malah tertarik dengan Menhir-nya ya hahahahha.
    Entahlah, sepertinya perlu dibaca sejarahnya lebih dalam 😀

    Reply

    1. betul kak pengen tahu sejarah Menhir

      Reply

  2. Iya arsitektur rumahnya memang Eropa banget ya Win 😀

    Reply

    1. iya Zilko di Payakumbuh lagi

      Reply

  3. kapan2 aku ke Payakumbuh temenin ke balubus ya tok :)))

    Reply

      1. itok di kotanya kah ya?

  4. anaknya soft kayak es krim Mc D :p

    Reply

    1. wkwkwk betul kak, it is me 😀

      Reply

  5. Persis kayak rumah rumah di Eropah sana. Cakep, Win. Penasaran.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.