Hello World!

Payakumbuh, 21 September 2018

“Win, kalau ikutan tes CPNS  ikutin tips aku ya pasti lulus”,
“Temanku ada yang lulus karena dengerin tipsku”, 
begitu kata Kak Rika kepadaku

Memang sejak rencana perjalanan kami ke Persia, aku dan Kak Rika jadi akrab, ditambah kantor kami berdekatan di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Bahkan Kak Rika tahu betul ketika aku pindah dari perusahaan semen pindah  ke perusahaan L’oreal Indonesia terus memutuskan mengikuti tes CPNS. Kak Rika ini seperti Kakak, sekaligus teman. Meski dari segi umur lebih tua dariku tapi kayak teman sebaya. Kami sering curhat mulai dari masalah kerjaan hingga rencana perjalanan. Salah satunya ialah keputusanku mencoba tes PNS, artinya good bye perusahaan swasta asing.

“Win, ngak sayang pindah ke PNS dengan gaji sekarang?”

“PNS itu gajinya kecil loh, gajiku saja sepersian gajimu loh?”, 
tanya kak Rika memastikan

“Eh tapi daftar aja deh, PNS itu enaknya pas pensiunnya”, 
begitu kata Kak Rika

Memang betul kata Kak Rika. Menjadi PNS itu gajinya itu ya ampun elus dada tapi entah kenapa dimata sebagianorang ada “prestige” terutama di kampung-kampung, kalau di Kota besar seperti Jakarta PNS itu dianggap “biasa aja”. Yang lucu aku dulu paling benci PNS karena ibuku PNS dan gajinya kecil. Eh kualat, aku malahan lulus CPNS.

Bicara tentang tes CPNS aku pernah mengikutinya di tahun 2013, tahun dimana pertama kali diadakan system CAT (Computer-Assisted Test) secara online pada tes menjadi CPNS. Artinya seelsai ujian, nilai kita langsung kelihatan, bahkan orang saat ujianpun nilai kita sudah kelihatan loh, jadi ada tranparansi nilai.

Di tahun 2013 tidak ada batasan hanya bisa melamar satu Lembaga/instansi, tidak seperti sekarang yang hanya boleh memilih satu Lembaga/instansi saja. Jadi waktu itu kesempatan terbuka luas, tapi yah namanya bukan rezeki aku gak lolos juga tuh. Waktu itu aku melamar ke LIPI, tapi gagal di test CAT pertama, kemudian KEMENPERIN tapi gagal di tes pertama padahal soalnya gampang banget kemudian yang nyesek adalah pas di BKPM. Di BKPM aku lulus tes CAT dengan nilai yang lumayan (karena belajar dari soal tes LIPI), kalau gak salah sih aku rangking 9 dari 200 an tapi nyeseknya gagal tes berikutnya yaitu diantara tes psikotes, wawancara, focus discussion dan Bahasa Inggris. Lucunya pas aku lulus CAT di tahun 2013 di BKPM tidak ada persiapan sama sekali, malahan malam sebelumnya baru pulang dari Karimun Jawa jam 12 malam, eh ujian jam 7 pagi. Eh lulus CAT, tapi sedih gagal di tes bidang. Padahal dulu kerjaku tiap hari ke BKPM di Gatot Subroto, Jakarta. “Kan tiap hari ke BKPM, sekalin aja aku ngantor di BKPM”, begitu harapku kala itu. Tapi yah namanya gak rezeki, rezekinya di Kementrian lain. Hidup kan emang gitu, memberikan apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Kalau dapat yang diinginkan itu namanya “BONUS”.

Barulah 4 tahun kemudian aku mencoba tes CPNS lagi. Kalau tahun 2013 aku mendaftar dengan S1 ku, maka 4 tahun kemudian aku mencoba dengan gelar S2 ku. Alhamdulillah emang rezeki, akhirnya lulus juga. Walau ada embel-embel alasan lain sih kenapa aku memilih tempat aku mendaftar walau alasan itu cukup aku yang tahu saja, soalnya yang tahu juga percuma karena tidak dipercaya, yasudah dinikmati saja, Toh hidup adalah pilihan, berani mengambil resiko, maka berani menanggungnya!

Dari lulus tes CPNS maka aku ingin berbagi tips dan trik lulus CPNS. Memang ada yang bilang tes itu ibaratnya “keberuntungan”, ada juga yang bilang “persiapan”. Tapi kalau menurutku sih perlu namanya “trik”.  Iya dengan mengetahui tips dan trik lebih percaya diri, serta terakhir berdoa dan serahkan kepada yang Maha Mengetahui 🙂

5 Tips dan trik lulus tes CPNS

1. Memilih Instansi

Memilih instansi merupakan tahap pertama. Kenapa? Karena meski sama-sama melakukan seleksi tes CPNS, soalnya bisa bedah loh, bahkan tingkat kesulitannya juga beda. Makin banyak peminatnya, maka makin berat saingan, maka makin tinggi standarnya. Disini kita harus berkaca dengan kemampuan diri sendiri, kira-kira bisa bersaing gak ya. Kalau bisa sih lebih baik memilih lowongan yang banyak jurusan kita karena peluang diterimanya lebih besar daripada jumlah formasi yang diterima sedikit.

Misalnya di Kementrian Keuangan formasi untuk S1 Teknik Industri jumlah lowongannya hanya 1 saja, sementara di Kementrian Perindsutrian jumlah CPNS yang dibutuhkan untuk S1 Teknik Industri sebanyak 10 orang, maka peluang di Kementrian Perindustrian lebih besar. Walau hal ini tidak 100% menjamin ya 🙂

Kalau kamu merupakan orang dengan tipe “ya udah deh yang penting PNS”, nah itu coba aja tes CPNS di PEMDA atau kementrian yang sedikit peminatnya. Karena kalau pas semua intansi membuka lowongan, maka kebanyakan yang diambil kementrian yang TOP (dalam hal remun) karena pada dasarnya GAPOK alias GAJI POKOK PNS di semua instansi itu semua sama, tergantung golongan saja. Bedanya justru di tunjangannya, tapi setahuku tunjangan yang paling gede itu di Kementrian Keuangan (but correct me if i am wrong).

Nah untuk itu rajin-rajinlah mencari informasi instansi apa saja yang membuka lowongan, kemudian pilih sesuai dengan posisi yang kamu sukai dan kemampuan diri sendiri.

2. Lengkapin persyaratan dan pastikan dokumen yang diperlukan terpenuhi

Memang kelihatan sepele, namun seleksi tes CPSN membutuhkan banyak sekali persyaratan adminsitrasi yang kadang membuat BETE luar dalam. Bahkan banyak sekali orang yang memudahkan di persyaratan administri sehingga meski kesannya persyaratan administrasi gampang dan basic tapi banyak juga calon tes CPNS gagal di tahap administrasi. Akhirnya peserta tes gak bisa deh ikut tes selanjutkan. Kan malu banget mah kalah sebelum berperang. Padahal persyaratannya sederhana seperti menyertakan KTP, Ijazah, nilai TOEFL dan sebagainya. Untuk itu cermati apa saja persyaratan yang harus dipenuhi. Kalau dulu di tahap pertama harus ada SKCK, Surat keterangan sehat jasmani dan rohani, surat keterangan bebas Narkotika. Tapi sekarang untuk berkas terbebut akan diberikan ketika telah lulus di tes CPNS. Untuk itu harus teliti membaca persyaratan dokumen yang diperlukan.

Meski kualifikasi dan pengalaman kita top atau mungkin lulusan luar negeri atau IPK tinggi, kalau tidak lulus berkas maka tidak lulus. Sehingga kita harus mengecek kembali persyaratannya. Dan jangan lupa dengan deadline pendaftaran, jangan sampai kelewatan, kalau bisa mendaftar sebelum batas terakhir pendaftaran tutup.

Pengalamanku pas mendaftar pertama kali itu di situs BPN, kemudian hanya menscan KTP, Ijazah dan Transkrip Nilai. Kemudian dari situ bisa langsung mendaftar satu formasi di satu instansi.

3. Pahamin tipikal soal tes CPNS

Formasi Tes CPNS di daerah (povinsi/kabupaten) berbeda dengan yang ada kementrian. Kalau di daerah/provinsi hanya menggunakan sekali tes saja yaitu Tes TKD (Tes Kemampuan Dasar) dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) secara online sedangkan di kementrian setelah TKD masih ada tahap selanjutnya yaitu TKB (Tes Keampuan Bidang).

Tes CPNS di formasi Kementrian terdiri dari dua jenis yaitu:

  1. Tes Kompetisi Dasar (TKD). Tes ini lamanya 90 menit dengan 100 soal, artinya 1 soal kurang dari 1 menit.
  2. Tes Kompetensi Bidang (TKB), tes ini sesuai dengan instansi yang kita lamar.

Misalnya kalau lamar di Kemenhukam, pas tes kebidangan diapastikan banyak tentang UU serta pertanyaannya tak jauh-jauh dari lowongan yang kita lamar. Lamanya tes ini tergantung instansi.

Tes pertama sekali yang dilakukan adalah TKD kalau sudah lulus TKD baru bisa ikut TKB.

Tes TKD (Tes Kemampuan Dasar) pada seleksi CPNS terdiri dari tiga yaitu:

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan nilai ambang batas (passing grade) 75 dengan jumlah soal 30.
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU) dengan nilai ambang batas (passing grade) 80 dengan jumlah soal 35.
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan nilai ambang batas (passing grade) 143 dengan jumlah soal 35.

Ingat pada Tes Kompetisi Dasar (TKD) dalam Tes CPNS memiliki passing grade. Hal ini mengacu pada peraturan terakhir, PERMEN PAN-RB Nomor 22 Tahun 2017, yang juga dipakai pada Tes CPNS 2017, maka nilai ambang batas yang digunakan adalah 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 untuk TWK.

Oh ya selain itu jenis formasi pendaftaran tes CPNS terdiri dari 2 yaitu:

  1. Jalur umum dimana harus melewati batas minimum kemudian di rangking per instansi lalu diambil nilai tertinggi untuk ikut tes selanjutnya yaitu Tes Kompetensi Bidang (TKB). Di jalur umum, jika gagal melewati passing grade dari salah satu TWK, TIU ataupun TKP maka langsung tidak lulus di tes TKD. Meski nilai TWK nya 100 tapi nilai TIU nya cuma 79 maka gagallah tes kemampuan dasar.
  2. Jalur Khusus terdiri dari Penyandangan cacat (disable) dan lulusan terbaik (cumlaude). Keuntungan dari jalur khusus ialah meski gagal di salah satu tes kemampuan dasar asalkan nilai rata-ratanya sesuai batas standar yaitu 143+80+75 =298 maka bisa tetap ikut tes kemampuan bidang.

Waktu itu aku lamar di jaur Cumlaude tapi Alhamdulillah tetap lulus di passing grade di tes TKW, TIU dan TKP.

4. Perbanyak latihan soal tes CPNS

Fokus utama ketika persiapan tes CPNS lebih memperbanyak latihan di  Tes TKD (Tes Kemampuan Dasar). Karena inilah yang menentukan bisa tes kebidangan atau tidak. Manfaat sering berlatih agar lebih familiar dengan soal serta terbiasa dengan soal-soal yang mirip sehingga pas tes berjalan tidak kaget lagi dan sudah biasa.

Soal tes CPNS pada tes TKD berbentuk ABCD dan tidak ada pengurangan nilai. Sehingga yang tidak tahu jawabannya, dijawab saja, siapa tahu beruntung pas dijawab ngasal eh benar.

TKD terdiri dari:

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dengan jumlah soal 30 membahas tentang materi terkai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dan sejarah baik sejarah Nasional maupun internasional.

Contoh:

Hak Asasi Manusia pada UUD 1945 diatur dalam bab…

  1. 3    9       C. 11      D.12

Tips untuk cepat mengingat materi pada TKW khususnya UUD 1945 dengan membuat rangkuman isi UUD 1945. Waktu itu kau hanya focus kepada UUD 1945 serta tentang serjah Indonesia sejak zaman penjajah hingga Merdeka. Kemudian itu saja yang aku baca berulang-ulang. Pernah malahan ketahuan sama bosku ketika aku membaca tentang UUD 1945. Waktu itu dia bertanya “kamu kok baca UUD 1945?” begitu katanya. Padahal si bosku gak tahu kalau aku ikut daftar tes CPNS sehingga aku belajar sejarah hehehhe J

  1. Tes Intelegensi Umum (TIU) dengan jumlah soal 35 membahas tentang pengetahuan umur mencakup soal matematika dasar, derat angka/bilangan, penalaran, logika dan bahasa (antonim, sinonim, silogisme, wacana), padanan hubungan kata (analogi).

Contoh:

3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, ….

Poa bilangan berikutnya adalah

  1. 24 27      C. 30      D. 33

Pada TIU tips adalah perbanyak latihan karena matermatika itu bisa karena diasah. Kalau bisa cari trik menghitung cepat dan ingat tentang rumus. Cermati soal kemudian jawab dengan cepat.

  1. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) dengan jumlah soal 35 membahas tentang psikotes kepribadian. Dalam hal ini jawab saja karena masing-masing jawaban memiliki nilai dari 1-5.

Contoh:

Manakah yang akan kami lakukan pada saat bekerja

  1. Jika ada maslaah langsung saya adukan kepada atas saya
  2. Jika ada masalah saya akan cari solusi kepada rekan kerja
  3. Jika ada masalah saya akan cari sendiri solusinya
  4. Jika ada masalah saya akan diamkan saja

Tips pada tes TKW dengan memilih salah satu jawaban dan jangan terlalu banyak mikir. Disini triknya adalah gak usah baca soalnya langsung baca jawabannya kemudian baca soal belakangan terus langsung jawab cepat. Tidak perlu berlama-lama berpikir pada TWK karena bacaannya itu ya ampun banyak dan menyita waktu. Toh apapun jawabannya memiliki nilai. Walau kadang itu bukan kepribadianmu, tapi kayaknya jawab yang tepat itu maka jawab aja yang kira-kira jawabnnya bagus haha 😀

Apabila lulus TKD maka selanjutnya tes bidang dimana soal nya tergantung instansi yang kita lamar. Tes bidang ini beda-beda ya. Sama kayak aku dulu tes BKPM itu tes bidang itu malahan terdiri dari wawancara, tes psikotes, tes Bahasa Inggris, grup diskusi dan wawancara yang waktu itu 1 hari tesnya untuk tes bidang. Tapi aku gak tahu sih gagal dimana, ingatnya waktu itu saingan di formasi yang aku lamar setelah TKD itu hanya 2 orang. Artinya sainganku 2 di akhir, tapi Alhamdulillah gagal tes hahha 🙂

4. Menjaga kesehatan pada saat sehari sebelum tes

Memang kelihatan sepele, namun saat sehari sebelum tes CPNS harus menjaga kesehatan. Bila perlu jangan begadang, jangan belajar. Makanya belajarnya jauh-jauh hari sebelum tes, bila perlu buat minggu tenang sehingga pas ujian tidak Grogi alias khawatir yang berlebihan. Buat pikiran lebih tenang dan rileks. Pada saat tes jangan lupa untuk sarapan agar bisa konsentrasid an jaga kesehatan jwa juga. Jangan mau stress, harus santai agar ujian nyaman!

5. Pada saat tes untuk menghitung waktu pengerjaan soal

Karena ujian TKD menggunakan sistem CAT secara online dengan jumlah soal 100 dengan waktu hanya 90 menit maka pintar-pintarlah dalam manajemen waktu. Harus bisa menghitung waktu pengerjaaan sehingga waktu yang ada benar-benar dapat dimaksimalkan. Waktu itu aku ujian TKD pertama kali yang aku jawab adalah soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP) karena jawabannya tidak ada yang salah, Kalau tidak salah soal ini dimulai dari NO. 66-100. CAT langsung aku klik ke Nomor 66 dan jawab cepat untuk TKW dan gak banyak mikir. Kemudian aku kembali ke soal nomor 1-35 berupa Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) karena aku sudah memperbanyak membaca tentang UUD 1945, sejarah sebelum dan sesudah kemerdekaan serta disini gak perlu berhitung. Lalu dari Nomor 31 ke Nomor 65 aku menjawab soal TIU secara cepat dan tidak mau fokus pada satu soal. Jika aku tidak tahu jawabnnya aku langsung ke soal berikutnya yang penting aku harus dapat minimal nilai 80 (80 dobagi 5 = 16 soal harus benar dari 35 soal yang ada). Barulah jika ada waktu aku baca ulang soal-soal yang aku anggap meragukan. Bahkan yang aku tidak tahu sama sekali aku asal ngisi aja, sehingga tidak ada jawaban yang kosong.

Yang lucu waktu ujian, meski dari jalur Cumlaude waktu itu di gelombang aku ujian, hanya aku sendiri yang lulus sekelas. Bahkan ada yang kesel sendiri karena gagal di salah satu tes TKD

“Iih kurang 1 lagi”, begitu kata mereka

Tapi yah namanya sistem, mau nilai 100 di kedua tes tapi ada salah satu gak lulus passing grade yah tetap aja gak lulus. Untuk itu pintar-pintarlah membagi waktu!

Nah, menjadi PNS ternyata susah ya? Tesnya aja ribetnya Astagfirullah, peminatnya Masyaallah, padahal gajinya “elus dada”. Bagi yang dari pekerja swasta langsung ke CPNS itu dari sisi gaji, ya ampun bagai LANGIT ke BUMI apalagi pas di swasta itu posisinya udah lumayan. Seperti diriku yang lama dengan Gaji Alhamdulillah pas di CPNS benar-benar syok. Akhirnya aku belajar berdamai dengan diri sendiri, dan hingga saat ini masih terus belajar dengan keadaan. Karena ini namanya “pengabdian”. Kalau memikirkan gaji jangan jadi PNS apalagi pekerja, jadilah pengusaha.

Terakhir, bagi yang berjuang ingin menjadi PNS dan lulus tes CPNS, semoga berhasil!

Cayooo

Salam

Winny

 

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

40 Comments

  1. Taun lalu ikut nggak lolos. Semoga taun ini bisa haha~

    Reply

    1. Amin semoga tahun ini lulus ya. Cari yang formasinya banyak hehe

      Reply

  2. aku udah berkali kali ikutan CPNS tapi gak lolos2
    hahah belum rizky ya

    Reply

    1. Aku juga tes kedua kali baru lulus kak. Mungkin rezekinya bukan disitu kak

      Reply

      1. Iya kak..rizkynya jadi wiraswasta nih..

      2. Aku malahan pengen mengikutin kakak jadi wiraswasta

  3. KemenKeu😍
    Ia tuh kak. Tunjanganya lebih besar dari gaji pokok.

    Skrg pemda atau pemprov sudah ada TKB kak.

    Klo TKD bagian TKP. Cukup sisihkan 10 menit. Karna jawabanya biasanya udah nampak yg skornya tinggi. Intinya baik dan diutamakan munafik dalam menjawab karakter pribadi. Wkwk.

    Oh ia kak. Tiu gak ada skor 79. Skor TIU kelipatan 5 kak.
    Sekian. Cmiiaw😊✌

    Reply

    1. Bener gak ada nilai 79 itu cuma permisalan..btw udh bisalah ya dirimi daftar di Kemenkeu😁

      Reply

      1. Huahaha..
        Ntar dicoba ya kak ✌
        Dimna pun kerja dijalani aja kak heheh.

        Semoga bisa sperti kakak. Bisa kerja sambil S2an. CumLaude lagi.

  4. KemenKeu😍
    Ia tuh kak. Tunjanganya lebih besar dari gaji pokok.

    Skrg pemda atau pemprov sudah ada TKB kak.

    Klo TKD bagian TKP. Cukup sisihkan 10 menit. Karna jawabanya biasanya udah nampak yg skornya tinggi. Intinya baik dan diutamakan munafik dalam menjawab karakter pribadi. Wkwk.

    Oh ia kak. Tiu gak ada skor 79. Skor TIU kelipatan 5 kak.
    Sekian. Cmiiaw😊✌

    Reply

    1. Udah bisalah ya dirimu daftar Kemenkeu ini 😁

      Reply

  5. Aku koment la…

    Reply

  6. Tips dan trik nya mantap win,, makasih yaaa

    Reply

  7. PNS di pusat kerjanya bagai quda hahaha,, sama aja kyk pekerja swasta. Makanya ada yang gak tahan juga dan akhirnya keluar dari PNS. Ya, tergantung orangnya juga ya win. Btw, tipsnya bermanfaat banget nih buat yang nyoba CPNS lagi tahun ini.

    Reply

    1. Kalau di Pusat ampun kak tapi sebanding dengan uangnya. Aku juga masih proses kak untuk tahan hahha karena takut gk tahan juga🙀

      Reply

      1. Setuju apanya ini kak haha

  8. Jadi nostalgia tes cpns tahun lalu haha. Semoga panitia tes tahun ini lebih baik deh dari yg kemarin

    Reply

    1. Dirimu gimana strateginya lolos tes cpns puspo?

      Reply

  9. Aku bukan PNS tapi aku mau koreksi soal tunjangan paling besar. Ada yang namanya honor tim, itu sah secara hukum namun tidak sah secara etika. Honor tim ada di hampir semua instansi. Jadi gak mutlak di kemenkeu aja.

    Btw selamat ya sudah jadi PNS, semoga betah dan lancar selalu. Aamiin.

    Reply

    1. Makasih koreksinya kak. Kalau di tempatku gak ada honor tim kak, tiba-tiba jadi sedih

      Reply

  10. Tipsnya keren Win. Saya gak pernah ikutan tes cpns. Mungkin nasib saya di swasta, dan semoga jadi pengusaha.

    Harusnya kalo lewat jalur Cumlaude punya masa depan cerah, ya, Win.
    Selamat untuk Winny.

    Reply

    1. Amin kak semoga jadi pengusaha. Aku pun ingin berwiraswasta. Mudah-mudahan juga jalur cumlaude masa depan cerah, amin.

      Reply

  11. oo skrg udah PNS ya, makanya kok pulang kampung, kak Winny Pns di mana skrg? kalo aku dulu ikutan CPNS dari jalur jurusan yang tidak begitu terkenal, aku lulusan sarjana IKIP Yogyakarta jurusan bahasa jawa lulus februari 2006, waktu itu ada lowongan guru SMP bahasa jawa, jumlah formasi CPNSnya 5 orang, yang daftar cuma 7 orang, alhmadulillah ketrima bulan Maret 2006 (jadi cuma sempat nganggur sebulan aja), semoga Tahun ini yang pengen jadi PNS pintar pintarlah cari peluang

    Reply

  12. wah ini tips yang berguna banget … tips dari yang sudah terbukti sukses
    ayo viralkan … haha

    Reply

  13. Terima kasih Winny tips yg dibagikan. Selamat mengabdi berkarya di SumBar ya Win. SumBar bakalan disisir wisatanya oleh Winny. Sukses.

    Reply

    1. Makasih banyak kak. Mengemban amanat kak

      Reply

  14. Wahh bermanfaat banget ini, jadi nambah wawasan untuk tes cpns pas lulus kuliah nanti 😀

    Reply

  15. thn 2013 aku juga ujian diombudsman jakarta dan alhamdulillah ngga lulus. sama kyk kata temen sekelasmu ujian “yaah 1 lagi” persis!! haha
    btw yang susah ijin dikantor nih klo mau ikut cpns lg 😀

    Reply

    1. wah samaan kita mba aku juga pertama kali ikut di tahun 2013 dan Alhamdulillah gak lulus hehehe

      Reply

  16. Terimakasih yaa mba tipsnya. Aku juga mau daftar tahun ini… doakan aku yaaa 😀 hehehe

    Reply

    1. Amin Mba, semoga sukses ya mba

      Reply

  17. Wah mantap sekali kak Winny tips nya. Dan selamat juga sudah menjadi PNS semoga sukses terus buat kak Winny. Walaupun sudah mengabdi kepada negara tapi tetap akan berpetualang kan kak Winny?

    Reply

    1. Mudah-mudahan masih bisa kak 🙂

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.