Hello World!

Mũi Né, 24 Maret 2018

Setelah membayar 500.000 Dong/3 orang kami dijemput jeap yang akan membawa kami ke 4 tempat wisata Mũi Né, Vietnam. Awalnya aku, Kak Rika dan Ana (teman trip ke Vietnam) tidak ada ide kalau di Mũi Né, Vietnam melihat apa, yang kami tahu kami bisa ke Gurun. Eh ternyata kami bisa mengunjungi 4 wisata dalam setengah hari. Itupun kami tahu setelah ikut tour dan ditunjukin kemana saja kami karena kami mikirnya ke gurun tok. Rezeki anak solehah lah ya 🙂

4 Wisata Mũi Né, Vietnam yang bisa kami kunjungi yaitu:

1. White Sands and Lotus Lake

Vietnam Sand Dunes

White Sands dan Danau Lotus adalah tempat pertama yang kami kunjungi karena letaknya paling jauh. Sama seperti namanya, warna pasirnya itu putih. Jadi kalau ingin merasakan suasana gurun ala-ala tapi tidak cukup uang jika membeli tiket ke Middle East, maka bisa ke Mũi Né, Vietnam. Karena harga tiket ke Vietnam lebih murah daripada ke Middle East. Lagian Gurun di Mũi Né, Vietnam tak kalah bagusnya dengan gurun di Middle East. Tapi perlu diingat sebaiknya menyewa tour atau ada teman yang tahu lokasinya karena jaraknya lumayan jauh dari Kota Mũi Né, Vietnam.

Baca juga tentang pengalaman di White Sands Mũi Né, Vietnam

2. Red Sands

Red Sands Vietnam

Setelah dari white sands, wisata kedua kunjungan kami adalah red sands. Lokasi red sands berada di tepi jalan, lebih mudah diakses daripada white sands. Sama seperti namanya, pasir di red sands itu berwarna merah. Saat ke red sands, Kak Rika dan Ana tidak mau ikut, mereka lebih memilih duduk santai dalam sebuah warung padahal warungnya agak bau pesing hewan.

Karena aku sangat menyukai gurun, maka aku sendirian naik ke atas gunung red sands tanpa perduli kalau matahari amatlah terik. Sendirian aku menyeberang dan berjalan ke pasir berwarna merah. Hatiku bahagia, sampai-sampai aku gulung-gulung di pasir. Dibandingan dengan white sands, red sands lebih turistik alias ramai pengunjung. Tidak hanya itu, di red sands Mũi Né, Vietnam juga terdapat penjual makanan sampai peminjaman tikar buat rekreasi di gurun. Aku sangat suka melihat pengunjung dan warga lokal Vitenam di red sands. Aku yakin betul kalau menikmati sunset di red sands pastilah cantik, sayang aku tidak memiliki kesempatan melihat sunset di red sands.

3. Fish Market

Fish Market

Tempat ketiga yang kami kunjungi adalah fish market, Mũi Né, Vietnam. Saat kami di fish market, Mũi Né, Vietnam, kami kagum dengan hamparan perahu nelayan di sepanjang pantai. Yang lucu Ana sempat bergumam “yah ini mah mirip Tasik”, katanya. Kalau aku sih baru pertama kali mengunjungi tempat Desa Nelayan, dan menurutku seru saja.

Kami melihat kegiatan nelayan di fish market, Mũi Né, Vietnam. Bahkan kami bertiga juga mencoba seafood di fish market ini, sampai Pak Supir tour kami itu bete sama kami. Kami memesan ikan, cumi dan nasi serta sayur dengan harga makan siang seafood 200.000 Dong/ 3 orang. Rasanya sih lumayan, gak enak-enak banget tapi habis juga karena lapar. Saat makan seafood disekitar fish market menjadi pengalaman menarik buat kami bertiga. Walau kami pura-pura bego saat supir maksa cepat-cepat selesai makan siang.

4. Fairy Stream

Fairy Stream

"Remember you only have time 20 minutes here", kata supir tour kami

Entah kenapa si Bapak ini bete banget saat kami banyak menghabiskan waktu di red sands. Alhasil saat di fairy stream, karena kami hanya diberi waktu 5 menit. Satu hal yang tidak menyenangkan kalau ikut tour, waktunya diburu-buru. Masalahnya aku tipikal orang yang ingin melihat dari segala sisi pas ada kata begitu agak gimana. Khusus yang tujuan terakhir kami di fairy stream, hal pertama yang dikatakan begitu langsung shok berat. Kata-katanya terngiang-ngiang di telinga.

Saat melihat fairy stream, hal pertama yang kami lihat adalah parit becek yang dilewati orang.

"Eh ini mah, ngapain orang jalan di becek-becek", kata Ana

Vietnam

Akhirnya Ana dan Kak Rika tidak ikut. Aku awalnya juga ikut mengejek eh langsung pengen ke dalam karena melihat photo dari dua bule.

Waktu itu aku bertanya "how look likes inside?",  

"O you should go inside, its amazing", kata mereka.

Kemudian dengan menunjukkan photo aku agak tertarik dengan pasir merah dalam air serta batuan yang unik. Ah aku jadi mau masuk dan melewati kali becek dengan tanah.Tapi untungnya aku menelusuri fairy stream karena pemandangannya menarik. Aku melihat penjual disepanjang kali, kemudian bebatuan cantik sampai dengan red sands. Barulah aku sadar tanah yang aku pijak walau berair lembut karena dari red sands.

Sayangnya karena ingat kata-kata supir yang galak, aku tidak sampai ke ujung padahal penasaran jalan sampai ke ujung dan mencari lokasi photo wisata yang ditunjukkan turis bule kepadaku. Habis takut digalakin ama drivernya padahal masih ingin jalan sampai ke ujung. Aku ikhlas sajalah daripada melihat muka bete orang. Jadi kalau ada yang punya waktu lebih maka harus mencoba berjalan sampai ke ujung.

Vietnam

Perjalanan Mũi Né kami memang terbilang singkat, namun kami bisa menjelajah 4 wisata dalam 5 jam itu luar biasa. Aku sangat puas bisa melihat gurun, dua sekaligus yang bertepatan di hari Ulang tahunku bersama teman yang luar biasa.

What a good life 🙂

Rincian Biaya Trip Mũi Né, Vietnam

03:00 Tiba di Phan Thiết

03:00-07:00 Istirahat di tempat pemberhentian bis di Phan Thiết, Vietnam

07:00-10:00 Mũi Né Trip sewa Jeap 500.000 Dong/3 orang. Beli tiket bis pulang ke Ho Chi Minhn 110.000 Dong/orang. Makan siang seafood 200.000 Dong/ 3 orang dan ke Fairy stream

10:00-13:30 Menunggu bis ke Ho Chi Mihn

13:30-18:30 Perjalanan dari Mũi Né ke Saigon. Sempat beli es di jalan pas bis berhenti 20.000 Dong.

18:30-20:00 Berhenti di Ben Thanh Market keliling terus naik bis 6000 Dong. Makan malam di Assalamualaikum restaurant 110.000 Dong. Numpang sholat juga lalu beli kopi Vietnam di area Benh Tan 3 RM dan roti 5RM

20:00-21:00 Belanja makanan di Supermarket 54.000 Dong

21:00-22:00 Makan lagi di food street dengan Pham Ngu Lao. Beli telur 15.000 Dong, kerang 25.000 Dong, yogurt 20.000 Dong

22:00-23:00 Ke terminal bis dan menuju ke Bandara Vietnam.

23:00-24:00 Di Bandara, siap-siap check in dan melewati Imigrasi Vietnam

*Note: Kurs Rp10.000 = 16.000 Dong (Maret, 2018)

Salam

Winny

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

9 Comments

  1. Berarti yang Fairy Streamnya belum maksimal ya, Kak? Bisa ini ke sini lagi haha~

    Reply

  2. Kalo lewat dari 5 jam ya kenain charge aja dibanding galak begitu. Tapi seru, Winny 👍

    Reply

    1. Iya betul kak. Kami gak apa kalua nambah cuma karena aku aja yg jalan sendiri akhirnya aku sebentar di tempat wisatanya

      Reply

  3. Iya itu jalannya kenapa harus melewati parit becek gitu ya Win, hahaha…

    Reply

    1. itu dia fairy stream nya Zilko hehhehe. parit becek dengan tanah pasir merah 😀

      Reply

  4. seru banget ya jalan2 ke padangpasir

    Reply

  5. Kalau boleh tau, pesan tiket ke Mui Ne dan tiket jeep itu HCMC? Di mananya? Terus 500.000 dong itu /3 orang atau /jeep?
    Maaf ya, aku nanya mulu. Habisnya pengen banget ke Mui Ne habis baca postingan kamu. Hehehe.

    Reply

    1. pas di tour mba kami berhenti. itu untuk jeep tp kami isinya bertiga org

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.