The dream is the key to conquering our world running tirelessly

MT Semen Merah Putih Angkatan 2012

Hello World!

Jakarta, 5 Maret 2012

Cerita pengalaman tentang pernah menjadi Management Trainee (MT) ini aku dedikasikan kepada teman-teman seperjuangan MT GG in GG 2012. Banyak kisah yang aku alami baik suka dan duka selama bekerja di Gama Grup khususnya di PT. Sarana Agra Gemilang dan PT. Cemindo Gemilang. Paling tidak perusahaan pertamaku ini telah mengukir pengalaman kerjaku selama 5 tahun 6 bulan 🙂

Sebenarnya aku pernah membagikan pengalaman tentang Management Trainee namun di blog lama untuk temanku Melisa. Namun karena blognya sudah hilang alhasil aku ingin bercerita kembali tentang pengalaman pernah menjadi Management Trainee atau MT.

Awal penerimaan

Lalu apa itu Management Trainee atau MT?

Management Trainee (MT) adalah sebuah program khusus dari suatu perusahaan dalam pengembangan karyawan melalui pola rekrutmen dengan jalur khusus karena kriterianya bisanya lebih tinggi daripada rekrutmen jalur biasa. Bisanya Management Trainee (MT) merupakan orang-orang pilihan yang dipersiapkan oleh perusahaan untuk mempersiapkan calon pemimpin perusahaan. Bisa dikataan setelah MT diharapkan bisa mengisi jabatan di Middle Management.

Proses seleksi dari jalur Management Trainee (MT) jauh lebih sulit daripada seleksi dari jalur biasa. Sulitnya karena dari segi persyaratan standarnya jauh lebih tinggi dari jalur biasa. Namun harus hati-hati karena beberapa perusahaan hanya memakai tameng Management Trainee (MT) namun pada aktualnya hanya sekedar karyawan biasa bukan untuk calon pemimpin perusahaan. Walaupun dari jalur biasa juga loh jadi pemimpin perusahaan. Bisa dikatakan MT adalah jalur cepat meniti karir dalam perusahaan jika jalur MT nya benar ya 🙂

EX MT SEMEN 2012

Istilah lain mengenai Management Trainee (MT)

Istilah Management Trainee (MT) ini banyak sekali tergantung bidang perusahaan. Jika melihat adanya lowongan perusahaan untuk mengisi posisi seperti Management Development Program, Graduate Management Associates Programme, Graduate Trainee, Development Program, Program Pendidikan, Program Pengembangan Staff, dan lain sebagainya itu sama dengan istilah Management Trainee (MT). Di perbankan seringnya disebut Management Development Program. Temanku ada yang belerja di BI dari jalur Management Development Program kemudian selesai training di menjadi Asisten Manager.

Management Trainee Semen Merah Putih Angakatan 2012

Awal Melamar Jadi Management Trainee (MT)

Pengalamanku saat melamar menjadi MT itu agak lucu. Jadi ceritanya aku tamat  Kuliah S1 di tanggal 19 Desember 2011 namun aku wisuda tanggal 27 Februari 2012 (jadi ketahuan umur ya :)). Nah sepanjang menunggu wisuda aku suka melamar pekerjaan. Aku masih ingat waktu itu aku melihat pengumuman dengan posisi Management Trainee (MT) di perusahaan bernama Gama Group. Waktu itu aku kira Gama Grup itu adalah perusahaan di bidang logistik. Kemudian aku iseng-iseng memutuskan untuk melamar pekerjaan dan memenuhi persyaratan yang ada. Pikirku coba-coba berhadiah 😛

Management Trainee (MT)

Proses seleksi selama Management Trainee (MT)

Hal tekonyol yang aku alami adalah ketika ujian melamar pekerjaan sebagai Management Trainee (MT). Jadi ujian kami harusnya jam 8 pagi namun aku telat datang sehingga nyampe jam 9 pagi. Pengawas ujianku Bang budi, Senior Teknik Industri 2005 sampai berdecak kagum dengan keterlambatanku sambil geleng-geleng tidak percaya. Habis aku lupa jadwal ujian, kan kaco? Untungnya aku sok santai masuk kedalam kelas padahal jantung udah sreg-sreg syur heheh 🙂

Ujiannya waktu itu adalah Bahasa Inggris, kemudian pas aku masuk semua heran melihatku karena telat. Perasaanku saat terlambat itu semua tertuju padaku!

Di dalam Kelas

Aku yang telat ujian slow aja dan terus mengikuti ujian dengan tenang. Untuk masuk menjadi Management Trainee (MT) proses ujian kami dari pagi hingga petang dan jujur membuat otak panas. Dari ujian Bahasa Inggris lanjut dengan psikotest terdiri dari tes koran tapi waktu itu tes korannya berupa Pauli kemudian tes wawancara terakhir. Saat psikotest itu mengasah otak dan membuat pusing tujuh keliling. Tes wawancara juga tak kalah menariknya, untungnya waktu itu sebelum wawancara, pihak HR menjelaskan mengenai perusahaan yang aku lamar, kalau tidak aku salah karena aku mengira perusahaannya di bidang logistik yang ternyata perusahaan semen. Kan gak lucu sotoy dan salah mengenai seluk beluk perusahaan saat interview. Perusahaan yang aku lamar itu perusahaan semen baru, malah belum ada Pabriknya di tahun 2012, adanya kerjasama Operasional di Kupang. Untuk itulah kami dipersiapkan, jadi pas pabriknya ada kamilah mengisi jabatan yang ada di Pabrik.

Di dalam Kelas

Sainganku juga ampun yaitu beberapa Senior Teknik Industri USU dan yang diambil cuma 1 untuk Teknik Industri. Waktu itu aku gak begitu yakin lulus karena aku telat pas ujian Bahasa Inggris namun Alhamdulillah emang rezeki aku dipanggil tes kesehatan dan lulus sebagai Management Trainee (MT) di Gama Group dan mulai bekerja tanggal 5 Maret 2012.

Management Trainee (MT)

Lamanya proses menjadi Management Trainee (MT)

Khusus Gama Group lama menjadi Management Trainee (MT) selama 1 tahun. Namun di perusahaan lain ada yang sampai 2 tahun. Di Gama Group program MT terdiri dari 3 bulan on class training yaitu belajar di kelas selama 3 bulan (2 bulan di Bogor, 1 bulan di Kupang), 3 bulan rotary training di Kupang dan aku mendapatkan advance training selama 6 bulan di Kupang beberapa teman ada yang sudah di tarik di Jakarta.

Saat di Kupang bersama Martua Sitorus

Aku ingat sekali, beberapa hari setelah wisuda aku terbang ke Jakarta. Waktu pindah dari Medan-Jakarta aku membawa boneka dan berkenalan dengan anak MT lainnya. Khusus dari USU kami ada 8 orang terdiri dari Bang Arzan (Teknik Kimia), Haogoro (Teknik Elektro), Fran (Teknik Mesin), Richard (Teknik Elektro), Colin (Teknik Elektro), Boy (Teknik Mesin) dan Thomas (Teknik Mesin). Aku satu-satunya cewek dari USU 🙂

Saat di Bandara Soekarno Hatta itu kami berkenalan dengan MT asal Universitas Sriwijaya kemudian beramai-ramia kami ke Menara BCA lantai 53 Jakarta Pusat. Kemudian kami dikasih pengarahan dengan jumlah MT sebanyak 44 orang dari beberapa Universitas yaitu UGM, UI, Unsri, USU, ITS, ITB, Unsoed, Undip dengan jumlah cewek hanya 5 orang saja  (Monica, Lita, Ningrum, Desti, dan aku hehe :D).

Management Trainee (MT)

Pengalaman menjadi Management Trainee (MT)

Selama menjadi Management Trainee (MT) selama 1 tahun begitu berkesan. Justru tantangan bagiku secara pribadi adalah setelah lulus jadi Management Trainee (MT).

Waktu kami 44 orang berkumpul di Menara BCA untuk mendapatkan pengarahan dari Pak Ateng, Direktur saat itu. Llau setelah itu kami langsung dibawa ke Bogor, tepatnya di Cisarua. Di Cisarua juga ada acara serah terima dari Perusahaan Gama Group ke Tiga Daun Engineering, third party yang akan mengajari kami tentang semen.

Kami menginap selama 2 bulan di Wisma Tugu, Cisarua, Bogor. Selama training kami mendapatkan Gaji bersih serta mendapatkan fasilitas tempat tinggal dan makan gratis. Gaji kami untuk ukuran MT waktu itu lumayanlah di tahun 2012, justru setelah MT yang aduh gimana gitu hehe 😀

In class training

Selama on class training 2 bulan di Bogor, kami belajar seluk beluk tentang semen. Tidak hanya belajar tentang proses semen kami juga belajar softskill. Disinilah aku mendapatkan teman baru serta Cinlok alias Cinta lokasi dengan teman sesama MT, sayang kami tidak berjodoh.

MT

Tiap hari kami belajar dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore dengan pengajar yang ahli di bidang Semen. Kami juga harus mengikuti ujian dan harus lulus sesuai dengan standar. Setelah 2 bulan di Bogor lalu kami pindah ke Kupang. 1 bulan di dalam kelas di Kupang kami menginap di Bapelkes dekat Bandara El-Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Training di Semen Kupang

Setelah proses on class training selesai, kemudian kami mulai rotary training. Waktu itu kami training di Semen Kupang di Osmo. Rotary training maksudnya kami belajar disetiap Departemen yang ada di Semen Kupang mulai dari Departemen Mesin, Elektro, Produksi, Warehouse hingga di Human Resource. Setiap minggu kami dirotasi ke departemen dan belajar tiap hari. Jadi menjadi MT itu benar-benar ditempah banget dengan harapan menjadi orang-orang yang terbaik.

MT GAMA GROUP

Hasil dari rotary kami tiap kelompok dari beberapa jurusan harus membuat presentasi untuk perbaikan pabrik. Waktu itu satu kelompokku adalah Bobi, Bang Richard, Frans, dan Aries. Prsentasi kami kemudian diuji oleh penguji. Presentasi kami mengenai perbaikan Siklon.

Setelah lulus dari rotary training maka kami harus mengikuti advance training selama 6 bulan. Waktu itu aku training di Gudang sehingga belajar tentang inventory dan warehouse. Selama di Gudang aku bekerja tiap hari dari jam 8 apgi hingga jam 5 sore, kami tinggal di Mess di dalam pabrik.

Selama di Gudang aku memiliki banyak teman khususnya anak-anak Gudang. Bersama anak Gudang itu seru sekali bahkan aku dipanggil dengan sebutan “Nona” hehhe 🙂

Selama di Kupang selama 10 bulan memberiku kesempatan menjelajah NTT hingga ke Timor Leste.

Setelah 1 tahun akhirnya kami lulus dan akupun dipindahkan ke Jakarta di Maret 2013. Tahun pertama 2 orang dari kami keluar yaitu di 2 bulan pertama keluar Ferdinan dengan membayar finalti kemudian di susul Monica.

MT Semen merah putih 2012

Pelajaran yang diambil pernah menjadi Management Trainee (MT)

Banyak sekali pelajaran yang aku dapatkan selama menjadi Management Trainee (MT) mulai dari ilmu semen, leadership, networking hingga tentang keinginan untuk belajar tanpa henti. Dengan menjadi MT aku bertemu dengan berbagai orang dari Universitas ternama, kami sama-sama merasakan pahit dan senangnya menjadi Trainee bahkan pindah dari satu tempat ke tempat lain. Belum lagi pengalaman berantem sesama rekan kerja, pernah loh hehe 🙂 baik berantem kecil-kecilan maupun besar-besaran. Tapi yang namanya teman itu lumrah lah, paling ujung-ujungnya berteman kembali.

Selama MT juga aku belajar untuk bisa bergaul dengan siapapun serta ramah tamah. Alhasil teman pun banyak dan tahu dunia kerja bagaimana.

Management Trainee

Kesan selama menjadi Management Trainee (MT)

Kesan selama MT ketika kami mendapatkan fasilitas dari perusahaan mulai dari sepatu safety pertama, tas baru, modul pelajaran, ilmu tentang semen yang berguna hingga kepada jalan-jalan gratis ke Taman Safari sebelum kami pindah ke Kupang. Berkat jadi MT juga aku mulai suka jalan-jalan karena kami pindah ke NTT. Waktu itu mikiranya apa salahnya menjelajah NTT.

Di Kupanglah aku memulai menyadari betapa serunya traveling. Belum lagi aku pernah merasakan sensasi Cinta Lokasi sesama rekan. Waktu itu kami cukup drama, maklum satu angkatan jadi kalau berantem semua pada tahu. Meski kami tidak berjodoh, dia pernah menjadi bagian hidup terbaik.

In Class Training MT

Setelah Graduated dari Management Trainee (MT)

Tantangan mendasar justru setelah tamat menjadi Management Trainee (MT) karena perusahaannya termasuk baru sehingga kepastian level dan beban kerja belum terinci sehingga harus siap dibuang (istilah kasarnya) di Departemen manapun. Siap-siap juga belajar dari baru.

Kalau selama MT harus menjaga nilai sesuai dengan standar serta ujian setelah training maka setelah tamat MT itulah menjadi beban moral karena ekpektasi orang tentu tinggi. Ibaratnya orang-orang pilihan maka setidaknya kerjaan juga harus lebih baik dari karyawan biasa. Tapi kalau dijalani bisa kok itu tergantung adaptasi, kemauan, bekerja keras dan terus belajar.

Tips Menjadi Management Trainee (MT)

Yang terakhir jika ingin melamar posisi sebagai Management Trainee (MT) maka perhatikan perusahaannya, sebaiknya perusahaan yang bonafit karena itu adalah penentu pengalaman kerja. Gak apa seleksinya susah dengan saingan dari Universitas ternama, namun percayalah yang namanya emas meski dibuang dikubangan tetap emas. Beberapa perusahaan hanya mengatas namanakan Management Trainee (MT) namun pada prakteknya hanya jalur murah untuk mendapatkan orang yang digaji tidak sesuai dengan beban kerja. Ibaratnya gaji Mandor tapi kerjaan Jendral. Untuk itu sebaiknya lihat dulu deskripsi perusahaan sebelum melamar terlebih bagaimana sifat lulusan setelah program Management Trainee (MT) berakhir.

Kalau suatu perusahaan benar-benar mempraktekkan program Management Trainee (MT) dengan baik maka lulusan setelah tamat dipastikan minimal level jabatannya adalah Supervisor. Kalau setelah tamat hanya jadi karyawan biasa mending lamar jadi karyawan biasa karena buat apa menghabiskan waktu 1-2 tahun secara totalitas, mending langsung terjun kerja paling probition 3 bulan kemudian 6 bulan lumayan mengerti akan kerjaan. Kalau MT harus belajar kembali serta belajar lebih keras daripada karyawan biasa (tapi ini menurut pendapatku ya).

Di dalam Kelas

Semoga pengalamanku yang pernah menjadi Management Trainee (MT) berguna khususnya bagi orang-orang yang ingin melamar posisi Management Trainee (MT).

Alhamdulillah aku pernah merasakan jadi Management Trainee (MT) 🙂

Salam

Winny

 

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

26 Comments

  1. Mantab Win. Belajar gak ada ruginya. MT itu kan belajar yang dibayar, hehehe…

    Reply

    1. Betul kak, justru tantangannya sih setelah MT nya heheh

      Reply

  2. hahahaha

    lah kok aku sedih ya bacanya

    Reply

      1. kangen masa masa dulu, yang mana masalah terbesarku hanyalah remidi ujian tiap hari senin yang sebenernya remidi pun ga masalah ahhahaha

      2. Terus gak perlu hapal juga semua pelajaran karena pas di dunia kerja belajar lagi

  3. Wuooh kalo MT tuh kayak sekolah lagi gitu yaaa.
    Beda kalo langsung staf gitu, tuntutannya langsung udah ngerti dan kerja. Tantangannya beda 😀

    Reply

    1. MT lagi kayak belajar yang arus lulus ujian kalau tak say good bye

      Reply

  4. Keren maksimal, Winny. Aku justru menghindari apply MT karena gak mau ada syarat : “bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia”. Jiwa manja dan hati ini tuh beraattt rasanya. Jadi aku main aman aja. Hehe. Oh sama ikatan dinas sekian tahun dan bayar pinalty juga yang bikin aku makin gak tertarik. Salut sama Winny 👍👏

    Reply

    1. Iya betul banget kak harus siap pindah-pindah kalau jadi MT. Aku malhana terakhir ngembalikan uang karena belum 6 tahun kerja.

      Reply

  5. Wah, ada muka yang saya kenal di situ. Kawan SMA saya rupanya ada yg satu angkatan juga dengan Winny. 😀

    Reply

    1. siapa kak? penasaran hahah

      Reply

      1. Yang asalnya dari Malang, hehe

      2. aha I know.. yang sekarang kerja di Power of Indonesia kan?

  6. T. Industri angkatan 2007 ? eheheh.

    Reply

    1. betul hahhaha kelihatan umurnya ya

      Reply

      1. seangkatan dan satu jurusan cuma beda universitas wkwkw. salam kenal. 🙂

      2. hidup Teknik Industri 😀

  7. lama juga ya prosesnya hihi..

    kita berada di tahun yang sama di kupang tapi tak jumpa ya,,, dan ada satu kesamaan lagi, aku juga mulai suka traveling sejak bertugas di Kupang akhir 2011.. Tapi bedanya sampe sekarang aku masih liburan lokal aja, Winny udah ke berbagai negara hihi..

    -Traveler Paruh Waktu

    Reply

    1. iya ya kak tapi lumayan kak sudah menjelajah Kupang

      Reply

  8. Pengalaman MT yang luar biasa ya, Mbak Win. Tentu ini sangat bermanfaat untuk teman-teman, terutama bagi yang ingin atau menghendaki posisi MT.

    Reply

    1. Iya Pak semoga bermanfaat

      Reply

  9. Kak winny ini kalau semisal ada yang gak lulus gimana ya? atau bayar denda juga?

    Reply

    1. Kalau gak lulus harusnya gak bayar denda tapi lihat isi dari kontrak kerja bagaimana. Sebelum tanda tangan kontrak kerja harus dibaca tanggung jawab dan kewajiban apa

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.