Padang, 12 Mei 2018

Winny, rekomendasikan dong wisata apa yang menarik di Padang?”

Terus nginap yang bagus dimana?”

Kuliner enak di Padang apa?”, begitulah pertanyaan Kak Ito kepadaku ketika dia hendak melakukan Dinas di Padang.

Bicara tentang wisata Padang memang tidak ada habisnya, karena Padang ibukota Sumatera Barat memiliki daya tarik sendiri mulai dari Nasi Padang yang terkenal seantero Indonesia, hingga wisata alamnya. Masih ingat diingatanku ketika tahun 2010 sewaktu zaman kuliah aku melakukan trip seorang diri dengan naik bis selama 24 jam dari Medan. Kala itu sederhana, ingin mencari cinta pertama padahal si cinta pertama itu berlokasi di Bukittinggi. Terus berbekal kenekatan aku melakukan trip panjang mulai dari Padang, Padang Panjang, Bukittinggi hingga ke Payakumbuh. Lalu di tahun 2016 silam, aku mendapat kesempatan mengelilingi wisata Sumatera Barat mulai dari Padang, Batu Sangkar, hingga ke Sawah Lunto dengan Kementerian Pariwisata. Kemudian permainan nasib membuatku ditempatkan di Payakumbuh, Sumatera Barat sehingga bolak-balik Jakarta-Padang lumayan sering.

Nah dari beberapa kali mengunjungi Padang, Sumatera Barat setidaknya ada 8 tempat wisata murah di Padang, yaitu:

  1. Bukit Padang

Bukit Padang

Sekarang jika ingin keliling wisata Padang sudah ada bis gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kota Padang. Salah satu tempat wisata yang dituju adalah Bukit Padang yang tak jauh dari Jembatan Siti Nurbaya. Untuk tiket masuk ke dalam Bukit Padang seharga Rp5.000. Menurut warga setempat, Bukit Padang sudah lama namun baru ada tulisan “Padang” di bukit baru sekitar 1 tahun. Memang beberapa kali ke Padang aku tidak pernah melihat adanya tulisan Padang di bukit dari Pantai Padang atau orang lokal sering menyebutnya dengan Taplau “Tapian Laut”. Bukit Padang itu ibarat seperti gunung dengan tulisan yang ada di Batam, atau mirip yang di Hollywood. Jadi kalau tidak bisa ke Hollywood atau Batam maka bisa ke Bukit Padang, anggap aja lagi di Hollywood versi Minang 🙂

Menariknya lagi Bukit Padang bisa trekking dengan jalan kaki sekitar 30 menit, rutenya menanjak. Walau bolak-balik ke Padang, namun baru pertama kali ke Bukit Padang itupun karena staycation di Amaris Hotel Padang dan lokasinya cukup dekat. Waktu itu aku jogging ke Bukit Padang dengan Bang David. Pemandangan menuju Bukit Padang tak kalah indahnya, melihat lautan, serta kera liar di sepanjang jalan, seolah berada di Bali. Pas naik ke atas bukit itu aku ngos-ngosan, kelihatan sudah jompo. Pas sampai di puncak, senangnya minta ampun. Nah diatas bisa juga loh membeli makanan dan minuman sambil melihat pemandangan indah Kota Padang.

  1. Pantai Malin Kundang

Pantai Air Manis

Siapa yang tidak tahu legenda Malin Kundang. Maling Kundang yang durhaka kepada ibunya setelah dia kaya dan tidak mengakui ibunya karena miskin kemudian si ibu mengutuk Malin menjadi batu. Meski legenda, ternyata di Padang ada loh Pantai Malin Kundang atau disebut sebagai Pantai Air Manis atau Pantai Aia Manih. Untuk masuk ke dalam Pantai Air Manis hanya membayar Rp5.000 saja.

Cukup murah kan?

Pantai Air Manis cukup popular di kalangan wisatawan lokal, karena pantainya yang bersih, serta tentu saja batu si Malin yang sedang bersujud. Kalau ke Padang, maka sempatkanlah ke Pantai Air Manis yang tak jauh dari Bukit Padang.

  1. Pantai Padang

Pantai Padang

Pantai Padang sangat cocok untuk pemburu sunset. Aku paling suka menikmati sore hari di sepanjang Pantai Padang. Dipinggiran pantai terdapat banyak penjual makanan mulai dari jagung bakar, kelapa hingga seafood. Uniknya Pantai Padang memiliki warna pasir hitam. Pas bersantai di sore hari begitu nikmatnya. Untuk masuk ke Pantai Padang pun tak perlu bayar alias gratis. Waktu itu aku hanya duduk santai sendirian menatapi sunset dengan jagung bakar Rp10.000 dan kelapa muda Rp10.000 seolah merasa bule lokal. Aku menatapi keindahan Pantai Padang dengan sunsetnya karena menatapi nasib itu melelahkan, mending menatapi sunset lebih cakep dan hatipun bahagia 🙂

  1. Museum Adityawarman

Museum Adityawarman

Masih ingat tentang Gempa Padang? Nah untuk mengenang kejadian itu maka di Padang ada Museum Gempa di dalam Museum Adityawarman. Museum Adityawarman juga berisi tentang sejarah pers dan tokoh pers di Ranah Minang. Selain itu ada juga tentang rumah adat Minang, suku Mentawai hingga peninggalan sejarah lainnya. Untuk biaya masuk ke dalam Museum Adityawarman Rp3.000 saja, wisata Padang murah kan?

Sebagai pecinta Museum aku sangat suka traveling ke Museum Adityawarman. Museumnya memiliki bangunan dengan design rumah Gadang. Tamannya luas serta paling menyenangkan duduk santai di depan Museum Adityawarman.

  1. Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat

Mengunjungi Masjid Raya Sumatera Barat juga sangat seru sekali. Design masjid berbentuk rumah Gadang menjadikannya magnet tersendiri. Beberapa kali aku traveling ke Padang, tak sekalipun aku pernah masuk ke dalam Masjid Raya Sumatera Barat. Karena penasaran, akhirnya akupun menyempatkan sholat di dalam Masjid Raya Sumatera Barat ketika kunjungan di bulan Mei ini. Pas sholat rasanya begitu tentram. Menariknya banyak sekali wisatawan didepan masjid yang berphoto, hal ini wajar karena keindahan dari masjid. Kan jarang ada masjid dengan design rumah adat 🙂

  1. Menikmati Sunset di Teluk Bayur

Teluk Bayur Sumatera Barat

Teluk Bayur adalah tempat yang aku sukai. Sederhana, karena melihat matahari tenggelam di Teluk Bayur sangat indah seolah menghipnotis. Pemandangan matahari tenggelam di Teluk Bayur itu sungguh menawan. Disepanjang jalan Teluk Bayur juga banyak warung yang berjualan sehingga bisa makan sekaligus menikmati sunset di Teluk Bayur. Sama seperti di Bukit Padang, di sepanjang jalan Teluk Bayur juga banyak kera-kera liar. Waktu pertama kali ke Teluk Bayur, temanku sengaja memberi makan kera liar. Bagi yang penyuka sunset, maka wajib banget ke Teluk Bayur. Wisatanya juga gratis loh!

  1. Jembatan Siti Nurabaya

Jembatan Siti Nurbaya

Jika sedang traveling di Padang, jangan lupakan mengunjungi Jembatan Siti Nurbaya apalagi pas sore hari. Karena di sepanjang Jembatan Siti Nurbaya terdapat penjual jagung bakar sehingga bersantai ditemani jagung bakar benar-benar terasa santai. Kalau yang tidak mau mengeluarkan uang, ke Jembatan Siti Nurbaya gratis kok, kemudian bisa melihat kapal-kapal yang bersandar di bawah Jembatan Siti Nurbaya. Sore hari banyak sekali warga lokal nongkrong di Jembatan Siti Nurbaya.

  1. Pulau Pasumpahan

Pulau Pasumpahan, Padang, Sumatera Barat

Bagi yang suka dengan wisata Pulau maka tak ada salahnya mencoba Pulau Pasumpahan. Pulau Pasumpahan memiliki pantai dengan pasir putih serta warna laut toska yang menawan. Untuk menuju ke Pulau Pasumpahan bisa dengan menyewa kapal atau dengan kapal umum dari Dermaga Siti Nurbaya.

Oh ya selain 8 wisata murah di Padang, ada satu lagi yanga harus dilakukan di Padang yaitu mencoba kuliner khas Padang. Maklum aku sangat suka dengan makanan sehingga pas di Padang itu sehabis keliling wisata yang aku lakukan adalah mencari makanan.

Mencoba Kuliner Padang

Martabak Mesir

Kuliner yang tak pernah bosan aku coba adalah Martabak Mesir. Setiap kali ke Padang pasti aku akan mencoba Martabak Mesir. Harga satu porsi juga murah sekitar Rp20,000 saja, dan rasanya enak.

Dimana menginap di Padang, Sumatera Barat?

Amaris Hotel Padang

Ada beberapa hotel yang sangat aku suka ketika berada di Padang salah satunya adalah Amaris Hotel Padang dari Santika Grup. Akses booking Amaris Hotel Padang juga mudah bisa melalui santika.comLink Text>. Amaris Hotel Padang sangat bersih, modern dan harganya sudah termasuk sarapan loh. Selain itu lokasinya sangat stategis ke tempat wisata di Padang. Sehingga beberapa kali ke Padang pasti aku menginap di Amaris Hotel Padang. Menariknya lagi di Padang sudah ada aplikasi Gojek Online loh sehingga jika mau keliling wisata Padang dari hotel mudah. Selain Gojek Online bisa juga dengan taksi, tinggal minta bantuan dari resepsionis. Sederhana ya?

Alasan menginap di Amaris Hotel Padang

Sumber: Santika.com

Alasan menginap di Amaris Hotel Padang via santika.com karena selain murah, aku sangat suka dengan design dari kamar hotel. Hotel Amaris Padang terdiri dari 3 pilihan yaitu:

  1. Smart Room Hollywood
  2. Smart Room Twin
  3. Smart Room Superior

Sewaktu staycation di Amaris Hotel Padang via Santika.com aku menginap di Smart Room Superior dengan fasilitas yang sangat lengkap mulai dari AC, kamar tidur luas dengan nuansa putih dan hijau, TV layar datar dengan saluran TV kabel serta akses Wi-fi yang kencang. Kamarnya dilengkapi dengan shower serta jika ingin meminjam sajadah dan hair dryer juga ada. Gara-gara kasurnya yang empuk hampir saja aku tidak mau keluar untuk keliling, kapan-kapan aku ingin pure staycation di Amaris Hotel Padang karena seru juga. Hotelnya juga memiliki tempat minum di setiap sudut jadi bisa refill minum jika habis.

Waktu itu aku menginap di kamar lantai 9 sehingga bisa melihat puas Kota Padang dari atas.

Padang

Selain fasilitas kamar yang bersih, yang aku suka dengan Amaris Hotel Padang adalah dapat sarapan pagi. Sarapannya juga lengkap mulai dari buah-buahan sampai dengan makanan khas Padang yaitu Lontong Padang. Aku bahkan sempat sarapan dulu di Amaris Hotel Padang sebelum jogging ke Bukit Padang.

Oh ya untuk waktu check in Amaris Hotel Padang jam 14:00 dan waktu check out jam 12:00. Nah bagi yang melakukan pembatalan tidak usah khawatir karena bebas denda jika jika dilakukan 48 jam sebelum kedatangan, cukup fleksibel bukan?

Alamat Amaris Hotel Padang

Jl. Jendral Sudirman No. 19 Kota Padang,

Sumatera Barat – Indonesia

Telp +62-751-32777

padang@amarishotel.com

Email: padang@amarishotel.com

Pemesanan kamar: santika.com

Oh ya, terakhir setiap tahun ada acara Pacu Jawi loh di Ranah Minang di Batusangkar. Setiap tahun acara ini selalu di buru oleh fotografer mancanegara.

Pacu Jawi

Salam

Winny

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

27 Comments

  1. iya kak di padan dan bukit tinggi makanan dan tempat wisata masih murah murah

    Reply

    1. iya betul masa Lontong Rp2.500 kak

      Reply

  2. No 3,5,6,7 yang aku udah pernah. Kuliner gak ada matinya.

    Reply

    1. bertul kak. Padang khatam ya

      Reply

  3. Ada bus gratis lumayan juga untuk wisatawan agar tidak tersesat, harga tiket tempat wisatanya juga murah-murah…

    Reply

    1. iya kak jadi wisata murah namanya

      Reply

  4. Aku pengen banget ke Masjid Sumbar, megah gituuu….dulu pas ke sana gak sempet. Harus diagendakan nih ke Padang dan nginep Amaris

    Reply

    1. iya betul Rinta dekat ke Masjidnya

      Reply

  5. Wah menarik ya, btw sarapan di Amaris Padang ada masakan Padang nya kah? Atau fussion seperti di kota lain?. Sudah pernah coba kereta bandara Minangkabau?share dong kak kalau sudah, tadi baca presiden Jokowi ke Padang meresmikan kereta bandara Padang.

    Reply

    1. ada kak itu Lontong Padang. kereta udah pas banget aku naik baru diresmikan terus harganya Rp10.000 saja

      Reply

      1. Wah, jadi tertarik ke Padang. Ada kah peta kota yang menggambarkan posisi stasiun dari bandara, hotel dan tempat wisata di kota Padang? Walkable ga kota Padang? Maksud saya kalau Singapura, Penang dan KL kan enak buat jalan kaki di kotanya.

      2. Padang gak terlalu walkable, kalau posisi stasiun tepat di Bandara Minang Kabau

  6. Di Padang nggak ada rumah makan Padang ya? Wkwkwkw
    Teluk Bayur itu menarik kayaknya, kayak di lagu lawas itu. 😀

    Reply

    1. Di Padang namanya Ampea :D… iya betul ada lagu lawas tentang Teluk Bayur

      Reply

  7. Cakep …

    Reply

  8. Dekat dari Padang juga ada bukit Hollywood. Sibolga punya nih namanya “puncak tor simarbarimbing”. thn 2004 udah ada….udah kesitu belum win? Sekarang mungkin lbh cakep lagi tuh atau sebaliknya 😀

    Reply

    1. aku jadi pengen ke Sibolga Uchi, itu dekat kampungku

      Reply

      1. Yaa… Ke sibolga thn 2004 udh cantik. Konon lg sekarang pasti lbh cantik lg. Dtunggu win tulisannya 😀

  9. Mumpung sama2 tinggal di Padang, kuylah explore Sumbar bareng,, aku sama istri rutin banget explore Sumbar tiap bulannya 😀 …

    Btw dulu pernah tinggal di Kupang juga kan?? Kayanya arus yang sama membawa kita ke tempat mencari rejeki yang sama juga ahaha.

    -Traveler Paruh Waktu

    Reply

    1. ikut kak, maulah trip bareng 🙂

      Reply

  10. keren ya.. masih asri disana

    Reply

    1. Iya ito udaranya juga segar

      Reply

  11. Kampung halamanku berbatasan langsung dengan Provinsi Sumbar, nenek moyangku pun berasal dari sana. Tapi, aku belum pernah kesana, bagaimana dong? 😣😣

    Insya Allah baru ada rencana akhir bulan Juli 2018 ini akan kesana. Dalam rangka pulkam dan jalan2, dari Manado ke Jakarta, lalu Bengkulu Mukomuko. Dilanjutkan dengan Kerinci dan Padang..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.