Cerita Relief di Prambanan Yogyakarta


So many of our dreams at first seem impossible, then they seem improbable, and then, when we summon the will, they soon become inevitable

By Unknown

Temple of Prambanan

Hello World

Yogyakarta, 2013

Aku salah satu penyuka wisata Candi meskipun jangan tanya tentang seluk beluk sejarah di Candi tersebut dipastikan aku tidak tahu, hanya sebatas tahu secara umum. Tapi bukan berarti aku tidak menikmati perjalananku justru dari ketidaktahuan itu membuatku penasaran. Dari sekian Candi yang pernah aku kunjungi, Candi Prambanan merupakan Candi yang aku sukai. Lokasi Candi Prambanan atau disebut Candi Loro Jonggrang di Yogyakarta dibangun pada abad ke-9 Masehi  merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi Prambanan bahkan memiliki denah dengan bentuknya tinggi menjulang yang merupakan ciri khas Candi Hindu. Saking kerennya Candi Prambanan, maka tak heran Candi Prambanan masuk menjadi salah satu UNESCO HERITAGE.

Candi Prambanan
Candi Prambanan

Candi Prambanan terdiri dari 

  1. 3 Candi Trimurti: candi Siwa, Wisnu, dan Brahma
  2. 3 Candi Wahana: candi Nandi, Garuda, dan Angsa
  3. 2 Candi Apit: terletak antara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan
  4. 4 Candi Kelir: terletak di 4 penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk halaman dalam atau zona inti
  5. 4 Candi Patok: terletak di 4 sudut halaman dalam atau zona inti
  6. 224 Candi Perwara: tersusun dalam 4 barisan konsentris dengan jumlah candi dari barisan terdalam hingga terluar: 44, 52, 60, dan 68 (Sumber Wikipedia)

Untuk tiket musuk ke Candi Prambanan Rp30.000 (tahun 2013)

Candi Prambanan Yogyakarta
Candi Prambanan Yogyakarta

Nah ada yang unik yang aku temukan di dalam perjalanan ke Candi Prambanan yaitu tentang relief yang ada di dinding Candi Prambanan. Dinding di Candi Prambanan bahkan bercerita hanya dari relief yang ada, dan salah satu yang membuatku takjub dengan karya manusia pada zamannya. Kok bisalah ya ada Candi zaman dulu terus masih ada hingga sekarang, seakan beribu pertanyaan bodoh yang tak sanggup aku jawab sendiri. Intinya mengunjungi Candi Prambanan must visit banget dah kalau hendak jalan-jalan ke Yogyakarta.

Beberapa relief Candi Prambanan Yogkarata yang memukau yang aku temukan sewaktu trip ke Yogyakarta tahun 2013 silam

Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan
Relief di Candi Prambanan

Ada yang tahu kisah dibalik relief Candi Prambanan?

Salam

Winny

Iklan

44 tanggapan untuk “Cerita Relief di Prambanan Yogyakarta

  1. Bagunan seperti candi memang takjub, kalau sekarang pasti butuh biaya yg besar untuk membangun candi seperti candi prambanan. Sering liat d natgeo dan td pagi bahas tajmahal itu dulu membutuhkan belasan tahun dan 20.000 pekerja.. Prambanan butuh berapa ya? Apa pake bantuan mahluk gaib hehe

  2. Aku waktu ke Candi Prambanan nyesel nggak sewa jasa guide jd nggak tahu ceritanya relief. Kalau di Borobudur pake guide 🙂 sedihnya pokoknya sama Prambanan, sampah di mana2!! Pengen pites semua org yg buang sampah seenaknya

  3. kemarin aq wkt ke prambanan pas mendung2nya terus mendekati hujan gerimis eh malah nemu payung tergeletak gitu aja, qiqiqi yowis ambil aja dipake sampe pintu gerbang keluar dan balikin ke penyewaannya 😀
    terus smpt liat turis bule nemu duit 2rebu eh dikantongin sm dia *pemandangan ga penting.

  4. Belum pernah kesitu. Apalagi nerjemahin relief. Mungkin mas gara tahu soalnya suka banget sama candi dan sejarah. Coba liat blognya di mencarijejak.com

  5. Komplek Prambanan punya nuansa sendiri ya Win,, hikayatnya Roro Jongrang dan Bandungbondowoso katanya, tapi kan jg ada patung Shiwa dan Ganesha di situ, mungkin sejarah dlm kitab Hindu kali,,

  6. Wah, betul. Relief di candi-candi itu mesti bercerita hal-hal bagus. Saya pernah coba baca relief di borobudur, tp saya gagal mengerti hubungan tiap relief. Kalau satu2, bisalah saya tebak itu relief ttg apa, tapi ketika dihubungkan satu per satu, kayak ndak berhubungan. Kalau saja ada buku petunjuk untuk memahami gambar relief itu, seharusnya kunjungan ke borobudur saat itu lebih bermakna 🙂

  7. Terakhir ke sini sama ponakan, dia bilang Tante ini istana ya? Hehehe. Emang canggih banget jaman dulu bisa membuat bangunan seperti ini. Btw Win, Roro Jonggrang bukan Loro Jonggrang 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s