Pengalaman Shooting #Artis Wannabe


 “Maybe the strings break, or maybe our ships sink, or maybe we’re grass — our roots so interdependent that no one is dead as long as someone is still alive. We don’t suffer from a shortage of metaphors, is what I mean. But you have to be careful which metaphor you choose, because it matters.”

By Paper Towns

surprise japan

Hello World

Jakarta, Mei 2016

Masih ingat cerita perjalanan konyol mengenai Penonton Gratisan? Yah penonton gratis yang artinya demi melihat dunia shooting seperti apa maka rela-relain jadi penonton gratisan tanpa bayaran. Sekaligus menjawab rasa penasaran serta memuaskan naluri kemarok artis. Dimulai dari menonton acara live music di salah satu TV Swasta Nasional sampai ke acara paling alay di dunia. Bahkan waktu itu aku dan temanku Elisa nontonnya tanpa bayaran seperti penonton bayaran ada yang Rp30.000 bahkan mirisnya ada yang Rp10.000 saja lengkap dengan nasi kotaknya. Tentu saja kami berdua tidak mengecap bayaran meski Rp10.000 yang ada pengalaman yang membuat Elisa kapok untuk jadi penonton bayaran meski belum 100% penonton bayaran juga. Tidak denganku, aku masih penasaran gimana rasanya masuk TV, yah masuk TV event itu sebagai penonton atau hanya sekedar tampil. Bagai durian runtuh entah kenapalah ada teman di kantor yang punya teman bekerja di salah satu stasiun TV prabayar yang mencari orang untuk shooting sebagai peserta quiz. Lalu dengan semangat 45 menghubungi si Kakak yang bernama Melli. Jadi agak sedikit naik tahta dari penonton bayaran naik pangkat jadi peserta quiz. Selain itu pengalaman shooting berikutnya asli dibayarin dan berhasil jadi penonton bayaran dengan bayaran Rp20.000 saja dan untungnya acaranya berbobot karena mengikuti penonton gratisan di acara alay itu bener-bener kesan yang amit-amit banget.

Untuk 2 pengalaman shooting maklum obsesi jadi artis

1.Peserta Quiz di Waku-Waku Japan

waku-waku japan
Kami di waku-waku japan

Siapa sangka ide mengajak teman untuk mengikuti quiz untuk tampil di acara Waku-waku Jepang disambut manis oleh beberapa temanku baik dari teman kuliah dulu, teman main sampai teman blogger. Sebagai peserta kita tidak ada embel-embel digaji hanya diberi kompensasi ongkos pulang serta dapat makan. Kami semua ikut tergiur dengan hadiahnya ke trip ke Jepang untuk kelompok yang menang terdiri dari 3 orang meskipun dari 12 orang yang aku bawa, tidak satupun dari kami yang menang. Anggap saja pengalaman lucu-lucuan! Pertanyaannya jangan ditanya, pertanyaannya gak masuk diakal. Yang paling gokil aku, Melisa dan Elizabeth sok-sokan berbagi untuk membaca tentang sejarah, budaya Jepang terus aku kepedean karena pernah ke Jepang jadi paling tidak tahu sedikit tentang wisata Jepang. Ternyata Sodara-sodara pertanyaannya jauh dari hapalan dan termasuk kocak. Jadi dalam satu episode terdiri dari 4 kelompok yang masing-masing satu kelompok terdiri dari 3 orang kemudian menjawab pertanyaan yang diberikan. Contoh pertanyaan quiz waku-waku Jepang ialah crayon terbuat dari apa? Rupanya dari sayur! Terus pemenang akan menebak benda dari harga yang murah sampai mahal, kalau berhasil maka satu kelmpok ke Jepang secara gratis. Tapi menurutku untuk menang hadiah Jepang harus memiliki tingkat Hocky yang luar biasa. Habis kesempatan menebaknya sekali saja! Nah kami semua datang jam 8 pagi dong bertemu di Gading hingga acara dimulai jam 1 serta diarahkan dan menariknya dari quiz nya ialah Fun! Akhirnya kami semua tidak dapat hadiah. Setelah shooting maka baru ditayangkan 3 bulan kemudian. Yang jujur aku anggap bakalan gak ada temanku yang nonton karena kan TV Prabayar. Ternyata aku salah, setidaknya 3 teman kantor menonton acara tersebut sambil berkomentar.

Shooting waku-waku japan
Shooting waku-waku japan

Pesan Whatsapp masuk ke Hpku..

Lisa:”Win kamu ikut waku-waku Jepang ya, itu aku lihat sekarang, ih gemuk kali di TV ama butek”.

Sebulan kemudian

Ade:”nya masuk Waku-waku TV kan, is jaim kali kau disana, jijik, sok manis gitu”..

Terus aku dengan muka datar hahahaha

Lalu yang lain

Tika:”win aku lihat dirimu di TV”.

Bukan hanya itu ada juga blogger Maswar yang kirim fb langsung apakah aku ikut acara quiz atau tidak.

Pokonya lucu-lucu dah, dan yang bikin gokil teman blogger juga ikut kaya Salman, Rinta dan Kak Indri. Kocak dah!

2. Penonton di Acara Sentilan Sentilun Trans 7

sentilan sentilun
sentilan sentilun

Bisa dibilang pengalaman pertama jadi penonton bayaran yang berhasil. Aku mengajak teman kuliahku, Melisa, Elisabeth, Tika, Yosi, Defi dan untungnya mereka mau. Acara yang kami tonton sentilan sentilun tentang teman koruptor waktu itu. Untungnya acara seru jadi kami gak perlu pura-pura ketawa meski tidak lucu atau sekedar tepuk tangan meski tidak asyik. Nah di acara ini juga kami berphoto dengan Cak Lontong yang aslinya lucu sekali. Nah meski kami bukan pameran utama dalam acara ini seperti di Quiz Japan tapi disini adalah satu nyempil kami di shoot pas ketawa.

Dari dua pengalaman mengikuti shooting maka aku simpulkan merasa artis itu susah banget sehingga mending aku jadi blogger aja dah.

Salam

Winny

Iklan

64 tanggapan untuk “Pengalaman Shooting #Artis Wannabe

  1. Aku adalah saksi bisu yang melihat mbak winny di tv waku waku japan, keren banget mbak, jd pengen ikutan quis juga, katanya skrg lagi nyari peserta lagi untuk ditayangkan mulai juni atau juli 2016 ( aku mbok didaftarkan……siapa tau nongol di tv juga)

  2. hahahaaha seruuu banget ya Win ikut kuis.. jdi ingaaat jaman kuliah dulu aku dan temen2 kampusku rajin jd peserta kuis. kuis di tv apa, you name it.. hampir semua kami pernah ikuti (ngguaaayaa).. kayaknya si kuis satu dekade yg lalu belum se-alay kuis di an tv.. dan tentu aja sering lolos casting krn syaratnya cm satu.. gak jaim (pdh jelek bangggeet).

  3. Waduh… gila ya perjuangannya tuh pnonton byaran smpai kadang terlihat sperti dipaksa utk ketawa.. hehe 😀 BTW, klo udh bisa smpai ngajak temah tuh ke depan bisa jd manager pnonton bayarah tuh, lho.. hehe 😀

  4. Ahahhahahaha winny pengalamannya unik banget siih *cubit pipi winny* 😄 tapi blog ini ga ditulis sama manajermu kan win ya 😆

  5. wah mba bisa jadi penonton papan atas dong … terus lama2 jadi artis deh … terus lupa deh sama kita … 😀
    pernah sekali masuk tipi … koq .. mau2nya reporter itu wawancara saya … 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s