Ngetrip ke Danau Toba Via Brastagi


“And, when you want something, all the universe conspires in helping you to achieve it.”

By Paulo Coelho, The Alchemist

silalahi nabolak
Silalahi Nabolak

Hello World!

Medan, 2011

Aku hendak mengenang kenangan perjalanan indah bersama teman kuliahku waktu di USU dulu tepatnya kalau tidak salah tahun 2011 apa tahun 2010. Teman-temanku itu ialah Santo, Nono, Kak Emma, Indra dan Erik yang sengaja menculikku untuk melakukan trip ke Danau Toba via Brastagi dengan mobil. Aku yang hobi jalan suka-suka aja diajakin jalan apalagi mengelilingi Danau Toba dari sisi lain, selain itu aku selalu jatuh cinta dengan keindahan Danau Toba, objek wisata populer Sumatera Utara bukan objek wisata Medan ya karena jaraknya jauh dari Medan 🙂

Aku masih ingat betul waktu itu kami trip ke Danau Toba dari rute jalan Brastagi 2 hari 2 malam dengan mobil pribadi dan singgah ditempat tempat wisata menarik Sumatera Utara mulai dari Puncak Brastagi hingga ke air terjun Sipiso-piso. Nah kalau ingat tentang Puncak maka langsung kepada Puncak Bogor bukan? Tapi ini bukan Puncak Bogor melainkan Puncak Brastagi sebuah tempat untuk melihat Kota Medan dari atas pegunungan dengan jalan berliku serta tempat favorite warga Medan untuk menghabiskan liburan di akhir pekan. Selain itu di Puncak Brastagi yang aku lupa sebutan tempatnya, bisa makan mie panas, minum kopi atau makan jagung sambil memandangi hamparan kota dibawahnya. Terus cuaca disana juga dinginnya seperti Bogor, pokoknya puncak Brastagi mirip Puncak Bogornya versi Sumatera Utara dah!

Brastagi Puncak Sumatera Utara
Kami di Brastagi Puncak Sumatera Utara

Walau kenangan perjalanan ke Brastagi sudah lama tapi aku masih ingat betul betapa dinginnya cuaca Brastagi jam 12 malam. Gilanya teman-temanku emang sengaja datang pas jam 12 malam, alhasil untuk menghangatkan diri maka kami minum air susu panas dengan jagung bakar. Terus menghabiskan waktu dengan seru-seruan! Kalau diingat kenangan lucu beginian jadi senyum-senyum sendiri dah hahaha 😀

Yang paling gokil ketika temanku Santo dan si Nono alias Suhartono menyuruhku pura-pura berphoto seperti cinta segitiga dengan pilihannya uang atau handphone jadul ahahhahah 😀

Saking lucunya lupa betapa dinginnya Brastagi pas malam hari, kayaknya waktu itu kami kurang kerjaan banget, bener-bener mahasiswa aneh ;D

puncak brastagi
Suhartono, aku dan Susanto di puncak brastagi

Setelah puas makan jagung bakar maka kami berenam pun kembali untuk melakukan trip menjelajah Medan dan sekitarnya. Tujuan berikutnya ialah mandi air panas di pemandian Pemandian Air Panas Sidebu Debu. Sumatera Utara tentu saja punya air panas yang cukup terkenal dikalangan orang Medan yang terletak di Brastagi. Untuk jarak Brastagi-Medan hanya 3-5 jam saja loh jadi tidak heran kalau orang Medan tempat liburannya pasti ke Brastagi dan tentu saja mandi di pemandian air panas Sidebu-debu sudah jadi salah satu pilihan rekreasi.

Buat kami mandi di Pemandian Air Panas Sidebu Debu tak lain tak bukan untuk menunggu jam 6 pagi karena dari puncak Brastagi kami sudah sampai di Sidebu-debu jam 3 dini hari. Nah waktu itu mataku sudah lima volt sehingga aku lebih memilih tidur di kursi daripada mandi di kolam air panas Sidebu-debu. Kalau tidak salah kak Emma juga tidur, yang mandi hanya cowok saja. Jadi kalau ada rencana ke Medan bolehlah bekunjung ke Brastagi untuk mencoba objek wisata menarik Medan dan sekitarnya yaitu sensasi kolam sulfure Brastagi.

Pemandian Air Panas Sidebu Debu
Pemandian Air Panas Sidebu Debu

Keesokan harinya maka perjalanan kami lanjutkan ke air terjun Sipiso-piso, salah satu air terjun yang menakjubkan yang ada di Sumatera Utara. Untuk sampai kebawah harus melalui jalanan yang berliku serta dari jalan setapak dipinggir serta lamanya sampai kebawah jalan kaki kurang lebih 1 jam perjalanan menurun. Ibaratnya kayak jalan kaki merapat ke dinding batu dari sekitaran Sipiso-piso. Bayangkan saja tinggi air terjun Sipiso-piso kurang lebih 800 meter diatas permukaan laut, sehingga tidak heran Air terjun Sipiso-piso merupakan salah satu air terjun tertinggi di Sumatera Utara.

Turun dan naik ke bawah air terjun Sipiso-piso itu memiliki kesan tersendiri.  Kalau kau bilang sih air terjun Sipiso-piso merupakan tempat menarik di Medan dan sekitarnya. Terus waktu kami traveling ke air terjun Sipiso-piso ada pelangi sehingga pemandangannya indah sekali. Kami beruntung melihat pelangi dengan latar belakang air terjun Sipiso-piso 🙂

Sipiso-piso
Sipiso-piso

Oh ya satu lagi informasi yang mungkin berguna bagi pelancong yang hendak melihat view Danau Toba terbaik. Kalau menurutku salah satu view pemandangan Danau Toba terbaik itu dari Air Terjun Sipiso-Piso karena Danaunya kelihatan luar biasa dengan pemandangan pohon vinusnya. Kalau misalnya mau lihat Danau Toba dari Simalem resort kemahalan maka sebaiknya jalur lainnya bisa via Sipiso-piso dan dapat dua keuntungan sekaligus yaitu Air Terjun Sipiso-piso sekaligus Danau Toba super keren.

Waktu di Sipiso-piso pastinya kami berenam turun ke bawah walau akhirnya kami naik kembali itu ngos-ngosan banget tapi kami sangat menikmati perjalanan kami. Melihat sisi lain Danau Toba, karena biasanya dari Parapat maka kami melihatnya sebelah utara.

Danau Toba Sumatera Utara
Danau Toba Sumatera Utara

Puas dengan Danau Toba serta Sipiso-piso maka perjalanan keliling objek wisata Medan dan sekitarnya kami lanjutkan ke Tugu makam raja Silahisabungan. Untuk sampai ke Tugu Makam Raja Silahi itu tidak mudah karena waktu itu jalannya jelek sekali sehingga mobil agak susah lewat sehingga acap kali kami harus turun serta temanku bantu dorong. Kadang teman yang cowok harus menaruh batu sebagi pengganjal dan untungnya jalalan jelek tidak menghalangi kami sampaike Tugu Makam Raja.

Oh ya untuk pemandangannya lumayan kece habis loh menuju ke Tugu Makam Raja bahkan ada air terjun bertingkat yang bisa dilihat di atas pegunungan dari Tugu Makam Raja. Terus persawahan serta tepian Danau Toba yang memukau. Kurang keren apalagi coba perjalanan ke Danau Toba kami 🙂

 

Untuk tugu makam Raja Silahisabungan terdiri dari makam Raja dan tugu yang mirip Monas loh. Kalau diperhatikan mirip replika mini Monas ya? Kalau mau tahu seperti apa makam Raja Batak maka bolehlah ke Silahisabungan. Terus disekitar jalan sekitar Silahisabungan juga masih bisa melihat rumah tradisional Batak seperti jabu dengan Taruma artinya rumah panggung. Lokasi tugu makam Raja Silahisabungan di Silalahi Nabolak, Sumatera Utara.

Buat yang tidak tahu siapa itu Raja Silalahi maka dari buku Tarombo Siraja Batak, Raja Silalhi itu anak generasi ke lima dari Siraja Batak yang dimana Raja silalhi memiliki 2 istri dan 8 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Nama-nama anak Raja Silalahi yaitu Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Bariba Raja, Batu Raja dan Tambun Raja yang kemudian bermunculan marga-marga dari cucu dan cicit Raja Silahisabungan .

Puas dari Raja Silahisabungan maka kami pun melanjukan perjalanan kami untuk mandi-mandi di tepian Danau Toba serta mencoba pasir putih Danau Toba. Katanya namanya Pantai Pasir putih Parbaba tapi cmiw ya 🙂

Waktu itu aku sempat kaget dengan adanya pantai pasir putih karena Danau Toba kan Danau bukan pantai. Bahkan aku punya pertanyaan bodoh kala itu “woi kita mandi di pantai apa di Danau ini?” hahahahh 🙂

Ok jadi pasirnya memang berwarna putih tapi tentu saja berasal dari Danau Toba bukan pantai seperti pantai laut. Nah Pasir putih bisa mandi Danau serta minjam ban-ban. Kami berenam tentu saja mandi di tepian Danau Toba dan disinilah ujung perjalanan kami hingga sore.

 

PS:

Tulisan ini aku tulis untuk mengenang perjalanan semaasa kuliah khususnya buat  Santo, Nono, Kak Emma, Indra dan Erik! It was amzing journey 😉

Danau Toba dari sebelah utara
Kami dengan latar belakang Danau Toba dari sebelah utara

Salam

Winny

Iklan

42 tanggapan untuk “Ngetrip ke Danau Toba Via Brastagi

  1. Saya mau jelajah semua spot yang kamu tulis di sini Win :hehe. Tugu raja Silahisabungan terutama :haha, tarombo Batak adalah satu dokumen genealogis terlengkap yang pernah saya dengar dan menyelaminya pasti akan jadi kegiatan yang sangat menarik :)). Terus pelangi di Sipiso-piso, sudah sering saya mendengar kemashyurannya dan ingin sekali bisa tandang ke sana, semoga terlaksana :amin.
    Senang sekali melihat ekspresi kalian yang kayaknya bahagia-bahagia banget di sana :hehe, aura happy-nya menguar sampai di tempat saya saat ini :hehe. Keep traveling!

  2. foto makan jagung bakarnya jadi inget kalau pernah juga ke salah satu titik di brastagi

    kalau ke danau toba pernah sekali…. sekitar hampir sepuluh tahun silam… kurang lebih

  3. Btw, nyimpen file foto yang udah bertahun-tahun gini biar filenya nggak hilang gimana caranya mbak?
    Saya seringnya nyimpen file di laptop, eh lama setelah itu… Laptopnya kena virus, harus install ulang plus kosongin hardisk, udah deh hilang filenya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s