Ngetrip ke Gunung Galunggung Tasikmalaya Oneday Tour


You are never too old to set another goal or to dream a new dream

By Lewis

Wisata di Gunung Galunggung Tasikmalaya
Wisata di Gunung Galunggung Tasikmalaya

Hello World

Tasikmalaya, 16 Agustus 2015

Rencana jalan-jalan one day tour ke Gunung Galunggung sebenanrya sudah lama sejak melihat postingan Rinta mengenai tempat yang bisa dikunjungi saat mengisi waktu libur yang tak jauh dari Jakarta. Nah baru Agustuslah kesampaian untuk melakukan travelling ke Gunung Galunggung Tasikmalaya. Aku pun mengajak teman-temanku untuk ikutan jalan denganku membolang mumpung ada long weekend Agustus tepatnya HUT RI. Seperti biasa aku paling rajin buat itenary perjalanan Gunung Galunggung dan Rengasdengklok karena penasaran dengan Candi Jiwanya walau akhirnya kami tidak jadi ke Rengasdengklok, sudah tepar saat naik 620 anak tangga Galunggung hehehe ๐Ÿ˜€

Itenary  Oneday Trip Gunung Galunggung Tasikmalya-Rengasdengklok

Sabtu, 15 Agustus 2015

Waktu Kegiatan Biaya Keterangan
22:00 meeting point Kampung Rambutan Rp75000 Naik bus primajasa jurusan Tasikmalaya
22:00 โ€“ 03:00 Perjalanan Jakarta-Tasikmalaya Turun di terminal indihiyang
03:00-05:30 Jalan ke pasar dan istirahat di masjid
05:30-06:30 Perjalanan ke Galunggung Rp10.000-Rp15000 Dengan ojek atau angkot
06:30-10.00 Explore galunggung Rp4000 Tiket masuk Galunggung
10:00-12:00 Menuju ke kampung Naga Rp15000-Rp20.000 Lokasi Kampung naga -> arah Cilawu. esa Neglasari, Kec Salawu, Kab Tasikmalaya titik Koordinat -7.363722 S, 107.994425 E.
12:00-13:00 Makan
13:00-16:00 Explore kampung naga
16:00-22:00 Tasikmalaya-Jakarta Rp75000 Pulang ke kampung rambutan

Senin, 17 Agustus 2015

Waktu Kegiatan Biaya Keterangan
08:00 โ€“ 09:00 Jakarta-Bekasi Meeting point stasiun Sudirman
09:00-11.00 Bekasi ke ->Terminal Bis Tanjung Pura, Karawang -> naik angkot jurusan Rengasdengklok. Tujuan monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok dan rumah Soekarno
11.00-13.00 Explore rumah soekarno
13.00-17.000 Explore candi blandongan, candi jiwa dan museum baturaja dan Vihara Budha Sasana Lokasi di kecamatan Baturaja. Cara menuju ke sana: masuk tol Bekasi, terus ke arah Karawang, keluar di pintu tol Karawang Barat. Melaju terus ke arah Rengasdengklok, nanti banyak plang arah menuju kawasan Candi di Batujaya.
17:00 โ€“ 20:00 Rengasdengklok-Jakarta Bisa naik bus ke kampung rambutan
kawasan wisata galunggung
Kawasan wisata galunggung

Teman yang ikut untuk melakukan perjalanan kali ini ialah Sarta, Melisa, Santo dan Indra. Aku sebenarnya tidak menyangka kalau mereka akan mau bergabung mengikuti kegilaanku yang akut akan jalan-jalan apalagi naik Gunung bukan hobbiku. Salut banget deh dengan teman-temanku hehehhe ๐Ÿ˜€

Kami janjian berjumpa di Kampung Rambutan jam 11 malam karena aku berpikir jarak Jakarta-Tasik itu 4 jaman eeh siapa sangka kami sampai terminal indihiang tasikmalaya jam 6 pagi dan bus berangkat jam 12 malam dari Jakarta. Artinya 6 jam perjalanan dalam bus! Padahal dengan pedenya aku kira bakalan sampai jam 3 malam dan sempat khawatir mau kemana dengan rombongan temanku in karena pergi ke Galunggung itu asli gembel dah! Untuk ongkos kami Rp75000 terus masuk ke dalam terminal bus Rambutan bayar Rp1000. Kami naik bus Budiman dan busnya lumayan kece habis bisa tidur. Yang kasihan sih temanku karena mereka tidak biasa naik bus apalagi lama begitu jadi mereka agak shock ketika mengetahui aku ke kampung naik bus 3 hari 3 malam plus dingin lagi AC nya.! Aduh kayaknya aku tidak angin malam tapi tidak kapok juga jalan-jalan naik bus soalnya hemat hehehe..

Sesampai di  indihiang tasikmalaya kami plangak plengok jadi sasaran empuklah ama sopir angkot. Yang paling sebel saat nanya berapa naik ojek ke Galunggung katanya Rp40000 terus kalau naik angkot Rp15000 perorang. Aduh siap-siap dah ditipu-tipu kalau tidak tahu jalan serta arah apalagi kalau gaya turis banget jadi sasaran empuk dah! Terus awalnya lihat di google map harga angkot dari terminal indihiang tasikmalaya ke Galunggung sekitar 15 km dan angkotnya Rp15000, jadi Rp1000 1 km. Buset! Eits ke Singaparna lagi disuruh padahal kan ya jauh ke Galunggung. Karena malas ama tukang angkot akhirnya aku mengajak teman-temanku untuk berjalan kaki ke arah pom bensin eeh diikutin tau ama si tukang angkot. Udah gak sreg ama ini tukang angkot terus karena udah ngikutin terus akhirnya kami sepakat untuk membayar Rp80.000 sampai ke Galunggung karena awalnya dia pengen ke Singaparna aja Rp100.000 terus ke Galunggung. Akhirnya kamipun ok kan lah ya daripada ribet. Hingga akhirnya dia menawarkan sewa angktonya seharian saja dengan memawa kemanapun kami mau kecuali yang jauh-jauh seperti ke Pantai. Karena tujuan kami hanya Galunggung dan Kampung naga maka tukang angkotnya menawarkan kami ke Situ Gede tapi sewa angkot jadinya Rp300.000. Begonya kami malah mau saja daripada ribet karena dia selalu bilang “jauh, tidak ada transportasi dan bla-bla”. Perasaan udah gak enak diawal karena tukang angkotnya gak banget tapi karena gak ada pilihan yang sudahlah kami pun mengiyakan yang akhirnya membuat kami dibodoh-bodohin. Jadi buat traveler yang ingin ke Gunung Galunggung, sebaiknya sewa mobil pribadi sekalian aja biar lebih hemat dan tanpa tipu-tipu.

Gunung Galunggung
Aku, Sarta, Melisa, Santo dan Indra di Gunung Galunggung

Sesampai di kawasan Gunung Galunggung ternyata si tukang angkot tidak mau mengantar kami naik sampai ke atas Kawah Galunggung. Kami malah ditinggalan di kolam terus terpaksanalah kami naik ojek dari yang ada tulisan Kawasan wisata galunggung seharga Rp10.000 perginya dan pulangnya Rp15.000. Awalnya mau jalan kaki karena cuma 5 km yang ternyata pas naik ojek, OMG jauh dan berliku. Untung naik ojek dalam hati! Terus si ojek bawanya bikin jantungan copot ahhahaha…

Sesampai di kaki Gunung Galunggung yang ada tangganya maka kami pun melihat tangga yang berjumlah 620 anak tangga! Amazing ehheheh ๐Ÿ™‚

Lalu kami naik anak tangga. Yang paling kuat naik sih Santo ama Indra serta Melisa, kalau aku dan Sarta mah pelan-pelan sampai ke atas. Kami mendaki Galunggung dengan anak tangga jam 9 pagi dan lumayan agak ramai yang berdatangan. Yang aku suka dengan Galunggung itu pemandangan belakangnya. Tapi jangan coba-coba jalan kaki ya kalau dari kaki Galunggung ke Kawahnya soalnya jaug tu walau 5 km! Mirip kayak naik Gunung Tangkuban jalan kaki ke atasnya, bisa gempor kan belum naik anak tangga 620. Tapi kalau yang sudah biasa naik Gunung mungkin sudah biasa kali ya !

Sesampai di atas maka kamipun makan mie dan rujak sambil ngadem setelah melewati anak tangga. Terus mie yang dimasak itu horor sekali karena plastiknya juga hendak direbus, untungnya Santo lihat sehingga kami minta agar plastiknya jangan direbus. Makan mie sambil ngerujak dengan latar belakang Galunggung itu asyik sih terus waktu panas lagi jadi ngadem dah ditenda. Buat yang suka makan jangan khawatir banyak kok warung di Kawah Galunggung jadi bisa makan dan minum.  Tips ke Gunung Galunggung sebaiknya datang pagi karena kalau agak siang pengunjungnya banyak sekali apalagi pas hari libur panjang makin ramailah Galunggung.

Nah pas turun maka ada adegan kami mencari pengemudi angkot kami karena kami hendak mau ke Kampung Naga dan kami turun dari Galunggung itu jam 11. Ada adegan keliling bersama-sama mencari tukang angkot sampai pake pengeras suara es krim. Untungnya si bapak datang kalau tidak maka entah gimana jadinya apalagi Tasik pas kami datang panas banget, panasnya serasa menyengat.

Kalau dibilang oneday tour Galunggung enggak juga karena kami one day tour Tasikmalaya walau hanya ke objek wisata Tasikmalaya yaitu Galunggung, Kampung Naga dan Situ Gede. Cuma pas ke Kampung Naganya pengalamannya gak baget terus terobati dengan minum es kelapa di Situ Gede.

Kawah Galunggung
Kawah Galunggung

Untuk biaya pengeluaran kami mengelilingi wisata Tasikmalaya Rp250.000 dan cukup puas di Galunggung kecuali Kampung Naga yang mengecewakan. Nah lucunya saat kami berempat pas pulang tidak ada uang jadi ngumpulin receh buat ongkos pulang. Lucunya lagi ATM tidak bisa menarik uang sehingga kami hampir kebakaran jenggot terus mana angkot yang kami charter seharian mengecewakan. Cuma itu seninya jalan-jalan kami karena di akhir nilai Rp5000 sangat berarti ketika kami bus bisnis Rp70.000 jadi ada kembalian Rp5000. Kocak sih pengalaman ngetrip ke Tasimalaya kami ala backpacker abal-abal hahaha ๐Ÿ˜€

Ibaratnya gado-gado, ada senang, sedih, kecewa, seru dan yang paling penting kaki kami gemetar ketika turun dari Galunggung serta sampai di Jakarta tepar! ๐Ÿ˜‰

Mount Galunggung
Kami di Galunggung

Rincian pengeluaran Oneday Trip Gunung Galunggung Tasikmalya 

– Bus executive Jakarta-Tasikmalaya Rp75.000

– Sewa angkot seharian mulai dari Terminal Indihang – Gunung Galunggung – Kampung Naga-Situ Gede Rp250.000 seharian/5 orang

– Makan bubur Rp5000

– Makan indomie di Gunung Galunggung Rp5000

– Makan Rujak Rp5000

– Makan siang Saung Singaparna Rp161.000/6 orang

– Tiket masuk ke Galunggung Rp30.000/5 orang

– Ojek dari kaki Gunung Galunggung pulang pergi Rp25000

– Bus bisnis dari Tasikmalaya-Tanjung Priok Rp70.000

-Taxi dari Tanjung Priok ke Thamrin Rp150.000/5 oang

 

Salam

Winny

Iklan

54 tanggapan untuk “Ngetrip ke Gunung Galunggung Tasikmalaya Oneday Tour

      1. bagussss kok aku sukaaa informatif ๐Ÿ™‚ kalau mau go ahead aja lho, aku terima artikelnya plus silahkan kamu promo blog mu dan socmed semuanya deh di artikel itu ๐Ÿ™‚

  1. Mending nanjak jalan tanak setapak daripada ratusan anak tangga yaa hahaha.

    Galunggung ini kalau meletus ngeri loh, efeknya bisa kayak Papandayan karena dapur magmanya di dalam tanah…

      1. Iya suka Mbak, makanya lebih enak jalur trekking yang natural. Hahaha. Iyaa mbak, Jawa Barat bisa habis tuh ๐Ÿ˜ฆ

  2. pengen banget ke gunung galunggung ini … belum kesampaian
    memang seninya traveling itu … banyak suka dukanya … he he
    btw .. kenapa di kampung naga mengecewakan .. ?? kalau saya waktu ke kampung naga senang banget malah .. berkesan ,,

  3. Kalau ke Rengasdengklok jangan lupa ajak-ajak Win :hehe. Situs Batujaya itu kalau saya tak salah juga dekat dengan Cibuaya (atau mereka sebenarnya satu situs? Entahlah saya belum riset lagi :hehe) yang menyimpan arca perunggu Hindu tertua dari tanah Jawa (aslinya sekarang ada di Rotunda Museum Nasional tapi jalan ke sana buat melihat situs aslinya pasti menyimpan rahasia tersendiri :hehe). Saya tunggu!

  4. Ah padahal sama aja orang Indonesianya ya mbak? Tukang angkot nyebelin itu sama kayak tukang tambal ban yang narik tarif sekena kepalanya. Merugikan deh pokoknya, tapi mau gimana lagi, wong kitanya juga butuh ya mbak? Yaaaah itung-itung amal deh jadinya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s