The Republic of Indonesia is not owned by a group, does not belong to a religion, not owned by a tribe, not owned by a custom class, but it belongs to all of us from Sabang to Merauke!”

By Soekarno Hatta (Speech in Jakarta, 24 September 1955)

Museum Joang '45 Jakarta

Museum Joang ’45 Jakarta

Hello World!

Jakarta, 17 Agustus 2015

Aku memutuskan untuk napak tilas Proklamasi dan Menyambut HUT RI ke Gedung Joang 45 Jakarta alasannya ingin menggali lebih dalam tentang sejarah serta gaya bangunan Gedung Joang 45 itu menarik. Lokasi Gedung Joang 45 berada di  Jl. Menteng Raya No.31, Menteng, Jakarta Pusat. Tiket masuk ke dalam Gedung Joang ’45 atau Museum Juang 45 untuk dewasa Rp5000, mahasiswa Rp3000 dan pelajar Rp2000. Saat masuk aku hendak masuk maka aku ke loket tiket terus dikasih karcis sekaligus kaset yang berisi tentang informasi Mueum Joang ’45 dan Museum MH Thamrin. Gila travelling murah di Jakarta banget, aku emang pecinta museum deh 😀

Setelah tiket ada di tangan lalu aku masuk ke dalam museum. Museum Juang 45 sangat bagus, bayak informasi yang aku dapatkan serta peran penting dari Museum Juang pada masa zaman dahulu. Hal menarik lainnya yang aku suka ialah aku mendaptkan koleksi uang zaman dahulu, tenda pahlawan serta area photo Ir Soekarno dan Hatta. Menarik sekali, sayangnya waktu aku berkunjung ke museum Juang hanya aku saja pengunjungnya!

Museum Gedung Joang '45 Jakarta

Museum Gedung Joang ’45 Jakarta

Selain itu replika bagaiman proses Proklamasi terdapat di Gedung Joang 45. Dulu Gedung Joang 45 nama lainnya ialah Menteng 31 yang merupakan hotel Schomper pada masa penjajahan Jepang. Juli 1942  gedung menteng 31 diserahkan kepada pemuda Indonesia dan atas kerja keras pemuda seperti adam Malik, Sukarni, Chaerul Saleh, dan Ah Hanafi dijadikan asrma angkatan baru Indonesia yang kemudian dijadikan markas PUTERA “pusat tenaga rakyat” sehingga di Museum Juang 45 masih terdapat replika bendera PETA.  Selain itu Menteng 31 atau disebut gedung Joang 45 merupakan markas para pemuda radikal dalam melancarkan aksi merebet kemerdekaan dari tangan penjajah. Jadi waktu mengelilingi Gedung Joang 45 serasa menganal jauh tokoh Sukarni, Chaerul Saleh (bahkan pasport Chaerul Saleh ada di dalam Gedung Joang 45), kelompok anti fasisme Jepang kelompok PETA (pembela tanah air), hingga ke tokoh Poetera (poesat tenaga Rakyat) seperti Soekarno dan Hatta.

Uniknya lagi di museum Gedung Joang 45 terdapat kain bagor yang merupakan kain yang digunakan rakyat kelas menengah kebawa pada masa penjajahan kolonial Jepang seperti kain goni. Terus ada juga notulen rapat BPUPKI, intinya aku merasakan sensasi jejak perjuangan kemerdekaan RI dari koleksi benda peninggalan para pejuang Indonesia. Terakhir yang aku lakukan di Museum Joang 45 setelah puas melihat ruang pameran tetap dan temporer dengan pojok multimedia serta melihat perpustakaan referensi sejarah ilmiah maka aku pun menonton di bioskop Joang 45. Isi filmnya berupa penyangan film-film dokumenter dan film perjuangan lama, walau cuma aku sendiri pengunjungnya tapi aku menikmatinya. Apalagi di bagian belakang replika Soekarno Hatta terdapat kata kutipan menarik dari Soerkarno 🙂

Intinya jalan-jalan seharian di Jakarta untuk keliling museum Gedung Joang ’45 Jakarta sangat seru!

Teman-teman lain pernah juga napak tilas ke Gedung Joang 45 Jakarta?

SELAMAT HARI ULANG TAHUN REPUBLIK INDONESIA KE – 70,

Happy 70th independence day Indonesia!

“Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”~ Soekarno”

Salam

WiNNY

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

32 Comments

  1. belum sempat sempat terus ke sini

    Reply

      1. benerannnnn huhuhuhu

  2. sesuai tanggalnya ya Win !! semangat 45, Dirgahayu RI ke-70

    Reply

  3. Bener2 wisata murah, bersejarah lagi. Saya juga pengen kesana. Beberapa kali lewat di depannya, tapi belum sempat mampir.

    Reply

    1. ayo mas kesana lumayan seru

      Reply

  4. Pernah denger namanya itu Gedong Joang 45, tapi aku sendiri belum pernah kesana.
    Eh iya itu disitu dipajang karya fotografi pak Mendur (photograper proklamasi RI) ??

    Dapat CD. Tiketnya murah meriah, bay the way saat itu yang datang cuma kamu yaa?

    Reply

    1. aku baru tahu loh pak mendur

      Reply

      1. Iya pak Mendur, seorang fotograper yang memotret detik-detk proklamasi. Koleksi fotonya yang terkenal adalah foto Ir Soekarno yang sedang membaca teks Proklamasi, untungnya ada beliau jadi pada saat proklamasi RI ada yang mendokumentasikan,

  5. Bener murah muriah
    Belum prnh ke sana,hehe

    Reply

  6. Wiiinnn makasih udah nulis iniiii.
    2 Minggu lalu aku ke sini tapi udah tutup. Hotel tempatku dulu menginap ngesot juga sampe dari gedung Joeang ini tapi aku tahu keberadaannya telat pas udah sore huhuhuhu.

    Reply

    1. wah oom kalau main ke jakarta lg kabarin ya

      Reply

  7. Ini nih salah satu museum di Jakarta yg pingin aku masuki. Tapi bingung kudu naik apa kalo udah nyampe Jakarta, aslinya sih males bermacet ria juga. Unjungnya berkali-kali cuma nongkrong di Kota Tua hehehe

    Reply

    1. naik kereta bisa turun d gondangdia terus jalan kai dikit

      Reply

  8. terakhir kesini belum selengkap ini fasilitas peraganya … wajar dulu masih gratisan … dari sana lanjut ke museum jend nasution di jln teuku umar .. dekat dari sana … keren juga disana, mengenang ade irma nasution bikin terharu …

    Reply

    1. museum nasution dekat ya aku belum pernah yg itu

      Reply

  9. Udah pernah kesini, tapi ikut talk show di gedung belakangnya. Kalau masuk ke museumnya belom pernah. Nggak terlalu jauh dari kost, jadi harus dijadwalin dah 😀

    Reply

    1. dicoba fahmi emang bukan kosan di karet?

      Reply

  10. Aku pulang kerja lewatin mulu win, kalau naik motor hehehe. tapi belum pernah masuk hihihi ..

    Reply

    1. lumayan sih asyk di dalamnya syifna

      Reply

      1. Ayo dah kita balik lagi kesana hehe ,sabtu-minggu buka ?

      2. buka syifna. eh ke rumah si pitung aja

      3. Rumah pitung dimana ? ayoo dah hehe

      4. Dimana tuh Marunda, heheh jakarta mane 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s