Ngetrip Wisata Surabaya


Success is the result of perfection, hard work, learning from failure, loyalty, and persistence.

By Colin Powell

wisata kota tua surabya

Hello World

Surabaya, 2 Juli 2015

Untuk sekian kalinya aku mengunjungi Surabaya dan masih banyak sekali tempat wisata menarik Surabaya yang belum selesai aku tinggalkan jejak. Kalau 2 tahun lalu ditemani oleh Intan untuk mengunjungi objek wisata Surabaya dalam sehari mulai dari mengunjungi iconic Surabaya “Patung Buaya dan Hiu” hingga ke Tugu Pahlawan Surabaya terus bulan Mei 2015 lalu cuma sempat mengunjungi Museum Kapal Selam Surabaya itupun lihat dari luar maka Alhmadulillah bulan Juni 2015 aku bisa menginjakkan kaki lagi ke Kota Surabaya dengan misi menjelajah wisata Surabaya yang belum sempat untuk aku kelilingi.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya aku sering ke Surabaya tapi transit doang sehingga untuk puas menapakkan kaki di temapt wisatanya rasanya harus datang berulang-ulang. Tapi rasa penasaran itu terobatin dengan jalan sendiri di Juni lalu, mungkin agak freak atau ke nekat tapi aku tidak tahu jalan dengan tanya orang terus jalan dah!

Jadi ceritanya aku tinggal di hotel Cleo di depan Tunjungan Plaza Surabaya, nah harusnya ada jemputan kantor tapi karena mobil tidak ada akhirnya aku tidak jemput. Alhasil daripada bego di kamar terus akhirnya aku memutuskan untuk jalan saja. Apalagi aku sudah lama penasaran dengan Patung Buddha 4 wajah yang pernah aku baca dari blognya si Johannez terus ada yang pernah menyarankan untuk ke House of Sampoerna terus pas di hotel baca tulisan kak Noni tentang Kampung Ampel. Yah akhirnya aku memutuskan ketika objek wisata Surabaya yang aku kunjungi dalam sehari “House of Sampoerna, Patung Buddha 4 wajah dan kampung Sunan Ampel” 🙂

Ngetrip Wisata Surabaya aku mualai dengan Rumah Sampoerna

1. House of Sampoerna

museum sampoerna
Museum Sampoerna

Aku masih ingat ketika menanyakan kepada represonis tentang cara akses ke House of Sampoerna yang merupakan salah satu objek wisata Surabaya berupa museum kemudian aku tanya cara akses ke Patung Buddha empat muka yang si represonis dengan muka kaget membayangkan tidak mungkin bisa mengelilingi dua tempat berbeda dalam sehari dan jaraknya pun jauh dari lokasi menginapku. Tapi bukan Winny namanya patah arang terus pasrah, kalau sudah ingin pasti aku capai walau orang menggapnya tidak mungkin. Intinya aku dapat dari si kakak kalau ke Patung itu berada di daerah Kenjeran namanya sedangkan yang Rumah Sampoerna masih mungkin naik angkot alias angkutan umum. Laku aku keluar dari hotel dan memulai perjalanan dengan modal tanya orang. Agak susah memang untuk menjelajah Surabaya dengan angkutan umum karena jalurnya yang searah sehingga harus benar-benar tahu jalan serta nomor angkot. Aku saja waktu itu asal naik angkot terus tanya si Bapak angkot bagaimana caranya ke Rumah Sampoerna eeh emak-emak disebelahku ngomel samaku “kamu kok nekat naik angkot tapi tidak tahu mau kemana?”. Duh ampun kalau kena marah terus akhirnya aku turun dari angkot tersebut lalu si bapak menyuruh naik angkot yang turunnya dekat dengan Tugu Pahlawan lalu naik angkot dengan kode “N”. Yang membuat momok lagi ialah ongkos angkot sekali jalan jauh dekat di Surabaya itu Rp5000 sehingga pas aku hendak ke House of Sampoerna harus 2x naik angkot dan seharusnya 3x tapi aku hemat jalan kaki. Singkat cerita aku sampailah ke rumah Sampoerna yang merupakan museum rokok yang unik dan gratis lagi alias tidak dipungut biaya. Di dalam rumah Sampoerna bisa melihat sejarah berdirinya rokok sampoerna serta melihat cara membuat rokok di lantai 2. Unik dan menarik berkunjung ke House of Sampoerna, tidak sia-sia berjalan jauh 🙂

2. Patung Buddha Empat Muka Surabaya

Patung Buddha Empat Muka Surabaya
Patung Buddha Empat Muka Surabaya

Aku tidak pernah menyangka kalau objek wisata Patung Buddha Empat Muka Surabaya berada di daerah kawasan yang mirip Dufannya Jakarta walau jauh berbeda. Tentu saja dipastikan kalau patung buddha empat muka merupakan tempat ibadah umat Buddha. Untuk mencari lokasi Patung Buddha empat wajah rupanya susah-susah gampang karena berada di dalam kawasan wisata Kenjeran dan kenjeran itu adalah nama sebuah daerah di Surabaya.  Biaya masuk Rp5000 terus aku jalan kaki ke dalam-dalam hingga sampai di depan Patung empat Buddha. PS sebenarnya buddha itu ada 4 wajah gak sih? maklum tidak tahu tentang Buddha.

3. Patung kwan inn Surabaya

patung kwan inn Surabaya
Patung kwan inn Surabaya

Untuk patung kwan in sebenarnya aku tidak tahu kalau masih satu kawasan dengan patung buddha 4 wajah terus tahunya karena ada bapak yang nyuruh masuk karena lokasinya berada tepat di depan Patung Buddha. Terus masuk ke dalam nuansanya pintunya mirip mini Bali terus masuk ke dalam rupanya vihara terus masuk ke dalam lagi tradaaa ada gerbang dengan dua naga terus diatasnya Patung Kwan in terus dibelakangnya hamparan Pantai Kenjeran. Awalnya aku kira kayak Patung Kwan in yang di Siantar atau yang Hatyai rupanya yang ini tak kalah unik apalagi dibelakangnya latarnya Kenjeran beach heheheh 😀

4. Kampung sunan ampel surabaya

kampung sunan ampel surabaya
Kampung sunan ampel surabaya

Untuk wisata Kampung Sunan Ampel merupakan tempat wisata ketiga yang aku kunjungi setelah House Sampoerna, Patung Empat wajah serta Patung Kwan in. Rupanya lokasinya tak jauh dari Plaza Jembatan Merah Surabaya terus aku jalan kaki melewati pasar. Nah saat masuk ke dalam kawasan Ampel aku merasakan seperti berada di Arab soalnya banyak orang Arab yang berjualan di sepanjang jalan sehingga bisa dibilang Little Arabnya Indonesia kali ya. Sayangnya aku tidak masuk ke dalam Makam Sunan Ampel karena memang aku bukan penyuka wisata makam tapi aku cukup suka dengan mencoba kulinaran di Kampung Ampel.

Begitulah kira-kira ringkasan pengalaman ngetrip ke Surabaya dalam sehari dengan empat objek wisata.

Salam

Winny

Iklan

48 tanggapan untuk “Ngetrip Wisata Surabaya

  1. Pantai Kenjeran ya… wah saya belum pernah jelajah Surabaya lho Win :hehe. Tapi keren-keren ya wisatanya, meski jauh kata orang tapi kalau masih dalam satu kota sih sebenarnya masih bisa dijangkau dalam sehari :hehe. Iya, saya setuju juga, paling pol itu wisata dengan angkot, selain murah juga supaya hapal transportasi umum jadi kalau ke sana tidak bingung lagi, bisa langsung membaur dengan orang lokal :hehe.

  2. Win, baca ini aku jadi beneran kangen sama Surabaya. Di House if Sampoerna bisa ikutan tur bisnya Win. Gratis itu. Bisa keliling tempat2 bersejarah di Surabaya. Ada pemandunya juga.

  3. Kampung Ampel dekat Jembatan Merah? berarti dekat juga dong dengan House of Sampoerna
    kk cuma transit semalam, dan cuma ke HoS aja, nyesel deh pengen naik bis Heritage Trail, harus daftar dulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s