Summer Palace Beijing, Istana dikelilingi Danau


The Summer Palace built in 1750 and named Garden of Clear Ripples, it was an imperial garden and temporary palace of royal family in the Qing Dynasty. In 1860, the garden was burned down by the Anglo-French forces and rebuilt in 1888, known as Summer Palace. The summer palace includes mainly the Longevity hill and Kunming lake with a total area of 300.59 hectares of which 75% are covered by water. The Summer Palace is well known for its conversation of 70,000 square meter palaces and gardens, as well as large collection of valuable cultural relics. It was designated one of the first national priority protected sites in 1961 and inscribed on the World Heritage List in 1988.

Summer Palace Beijing
Summer Palace Beijing

Hello World

Beijing, 9 Juni 2015

Kembali lagi ke Beijing ketika melakukan perjalanan panjang 14 jam dari Xi’an, sebuah Kota yang banyak penduduk Muslimnya untuk ukuran China. Rencana objek wisata yang ingin dikunjungi ialah Summer Palace karena sisa liburan di China untuk melihat tempat wisata China yang belum dikunjungi. Untuk tempat tinggal di Beijing maka kembali membooking Fell inn karena alasan penginapan murah di Beijing kemudian jalanan juga sudah hapal.

Check in penginapan, taruh barang, istirahat sebentar kemudian mandi lalu menuju ke The Summer Palace, salah satu objek wisata populer di Beijing China. Untuk menuju ke Summer Palace cukup mudah, intinya hapalin rute subway di Beijing Subway Map. Kalau dari Tiananmen East (subaway terdekat dari tempatku menginap) rutenya ialah Tiananmen East station – Military Museum station (turun ganti ke line 9 dengan tujuan National Library) -National Library station (turun ganti ke line 4) – Beigongmen station. Turunnya pas di Beigongmen station terus jalan tinggal dikit sampailah ke pintu masuk Summer Palace. Intinya rajin-rajin bawa peta Beijing karena itulah petunjuk jalan. Kalau tidak salah kartu Yikatong (semacam e-money) dipotong 5 Yuan dari Tiananmen ke Beigongmen.

Sebelum jalan-jalan ke Summer Palace aku sudah top up Yikatong seharga 20 Yuan untuk keliling Beijing kemanapun agar tidak perlu rempong untuk masuk karena masuk ke stasiun Beijing itu rempong karena harus scan baranglah terus antri jadi untuk lebih fleksibel.

Nah sesampai di stasiun Beigongmen, cukup berjalan kaki kurang lebih 10 menit ke Summer Palace. Nah masuk ke dalam Summer Palace, harus membayar tiket di loket karcis. Harga tiket masuk Summer Palace (Juni 2015) itu 30 Yuan. Terus dikasih lah tiket masuk ke Summer Palace.

Oh ya sedikit catatan trip ke China, kalau aku perhatikan tiket masuk ke objek wisata China rata-rata sudah memiliki hologram di karcisnya sehingga pas masuk tinggal screen hologram itu secara otomatis. Canggih ya 🙂

Aku di depan pintu Gerbang Summer Palace
Aku di depan pintu Gerbang Summer Palace

Ketika masuk ke dalam Summer Palace, dari luar kelihatan biasa saja. Ciri khas China banget yaitu patung putih penjaga Summer Palace lalu siapa sangka ketika berjalan melalui jembatan terdapat air dan disekelilingnya toko-toko penjual oleh-oleh atau makanan. Waktu itu aku tidak pernah menyangka kalau Summer Palace itu dikelilingi oleh Danau. Awalnya di pintu masuk aku kira hanya Sungai terus di depannya kelihatan hanya bangunan biasa yang ternyata merupakan Sida Buzhou.

Sida Buzhou (Four Great Regions) was built during Emperor Qianlong’s reign (1736-1795), this group of Buddihist structures was built in accordance with the Tibetan style of architecture. They were called the Jambudvipa, Uttrakara, Purvavidewa, and Aparagodahiya

Summer Palace
Summer Palace

Karena ketidaktahuan maka naiklah mendaki melewati Sida Buzhou padahal kalau mau berjalan dari samping tidak perlu melakukan hiking. Naik tangganya yang super melelahkan, karena jujur saja aku tidak suka mendaki karena butuh tenaga ekstra. Untungnya rasa letih mendaki tangga serta jalanan yang tidak biasa terobati ketika sampai di atas puncak dengan pemandangan Beijing yang indah.

Aku suka sekali dengan ornamen atap dari Isatan ini yang menurutku unik ditambah aku bisa menikmati siluet pegunungan dari atas. Maklum takut ketinggian tapi penyuka pemandangan dari atas, agak kontradiksi memang 😉

Oh ya di atas itu juga terdapat patung Buddha berupa kuil tapi karena aku tidak begitu tertarik masuk ke dalam, jadi melihat dari luar saja sudah cukup sehingga aku beralih ke samping dari The Summer Palace.

Untuk luas Summer Palace sendiri amat sangat luas, bayangin saja mengelilingi Danau!

DANAU!

Tapi ada juga loh orang yang kurang kerjaan ingin mengelilingi Summer Palace mengitari Danau hingga balik ke asal tapi aku tidak tahu apakah Danau ini akan balik ke titik awal dari pintu masuk Summer Palace. Paling tidak, aku tahu pasti bahwa aku tidak akan mengelilingi Danau di Summer Palace dengan jalan kaki. Karena mendaki ke atas saja cukup menantang 😀

Setelah berjalan melewati bebatuan, tangga masuk kemudian melewati bangunan yang mirip kuil maka ada sebuah bangunan yang menarik perhatian karena di satu bangunana terdapat ribuan patung Buddha yang menempel didinding bangunana tersebut. Aku lalu mengingat perjalanan waktu ke Bandung dulu bersama Santo dkk karena kami mengunjungi kuil seribu Buddah di Bandung. Bedanya di China itu nempel di dinding bukan didalam kuil/vihaara. Jujur agak sedikit surprise juga di China karena notabenenya Komunis tapi agama Buddha lumayan kental di China!

Nah untuk tempat fovorite pengunjung baik wisatawan lokal maupun mancangera itu pas di puncak dari Summer Palace, ada sebuah batuan dengan background Danau serta istana. Disamping itu terdapat sebuah toko yang menawarkan jasa untuk pakain traditional China sambil berphoto dengan latar belakang tersebut.

Dari puncak Summer Palace maka siap-siap menuruni tangga yang lumayan jauh! Kemudian melewati sebuah benteng dari zaman dulu. Sayangnya salah ambil jalan, harusnya melihat Summer Palace dari sisi Danau malah jalan menjauh ke Danau. Kesan yang tidak pernah aku lupakan betapa capeknya jalan di sisi Danau Summer Palace!

Summer Palace Beijing China
Summer Palace Beijing China

Biar tidak penasaran luasnya Summer Palace itu, peta summer palace ada aku buat dimulai dari masuk ke sisi lain ters nyasar ke seberang Danau melewati jembatan. Harusnya masuk ke depan dari Summer Palace eeh malah nyasar entah kemana hahahaha 😀

Kadang travelling itu tidak melulu indah saja loh, ada perjuangan di dalamnya serta ada “seni”, seni nyasar, seni adaptasi, seni baca peta, seni bertanya dan seni memakai bahasa Tarzan hahaha 😀

Map of Summer Palace
Map of Summer Palace

Walau demikian dengan salah jalur maka aku bisa melihat hal lain salah satunya jalan dipinggir Danau itu dipakai oleh warga lokal untuk jogging di sore hari. Serta pepohonannya sejuk, jembatannya khas China banget serta jika hendak keliling Danau ada sewa perahu tapi siap-siap mengeluarkan uang lagi. Dan yang paling lucu ialah ketika melihat seorang ibu berenang di Danau padahal ada tulisan “forbidden to swim” terus ada tulisan Chinanya lagi.

Terus bagi yang tidak mau membayar uang masuk 30 Yuan ke dalam Summer Palace masuknya dari jalur keluar atau sisi Danau karena Danau terhubung dengan Summer Palace 🙂

The Summer Palace Beijing
Aku di The Summer Palace Beijing

Overall mengunjungi Summer Palace lumayanlah untuk dijelajahin tapi siap-siap untuk berjalan jauh karena rute perjalanannya menantang serta butuh waktu lama di Summer Palace jika ingin berjalan mengelilinginya.

Biaya pengeluaran backpacker ke Summer Palace 

Harga penginapan di Feel inn Beijing seharga 55 Yuan

– Top up Yikatong seharga 20 Yuan

– Harga tiket masuk ke summer palace seharga 30 Yuan

 

Salam

Winny

 

Iklan

45 tanggapan untuk “Summer Palace Beijing, Istana dikelilingi Danau

  1. Aku sambil baca sambil bayangin istana musim panas yang sering dipake para kaisar china buat liburan … sering banget deh novel2 yg berisi ttg kisah kaisar china nyeritain istana ini.

  2. Jika istana Summer Beijing di bangu sekitar tahn 1730an sepertinya sewaktu dengan pembangunan keraton/kerajaan Yogyakarta… great vacation Win ..!! Btw mudik ga nich lebaran?atau masih di negra mana gitu?

      1. Iya lah mumpung masih muda masih ada banyak kesempatan Win bwt jalan-jalan, nikmat aja….iya keraton Jogja di bangun sekitar tahun 1733

  3. Aaak ini seni berjalan sampai gempor juga ada yah Win yah? Dan saya pikir saya sudah cukup tahu bagaimana ketakutan dirimu akan ketinggian, tapi semoga saja ketakutannya makin lama makin hilang yak, kan pemandangan dari atas sana bagus banget.

    Istana yang spektakuleeeer. Waa itu gede banget, entah deh apa saya kuat jalannya di sana tapi kalau tidak banyak jalan mah rugi banget ya. Dan pariwisata di Tiongkok sudah bagus banget ya Win, transportasi mereka sudah bagus, sistem ticketing juga sudah lumayan, ah semoga Indonesia bisa segera menyusul deh :hehe.

  4. Wah ini keren bgt. Dulu pernah kesana tp udah lupa-lupa inget saking lamanya. pokoknya pas jaman Beijing belum ada subway. Ihik Skrg jadi lbh mudah ya kemana mana kl ada kereta bawah tanah gt. hrs mampir kesana lg nih.

  5. Itu melihat denah dan peta Summer Palace-nya jadi terasa kayak baca komik/cerita silat ya, hahaha 😆 . Dan itu gede banget kayaknya istananya!!

    Btw kalau dari samping nggak perlu mendaki maksudnya ada bus/keretanya gitu Win?

  6. Assalaamu’alaikum wr.wb, Winny…

    Besar ya kawasan istananya. Nampak indah dan pastinya senjuk nyaman oleh deru angin tasik. Jadi ingin ke sana suatu hari nanti. Foto yang indah dan penuh kenangan ya , Win.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s