Meninggalkan Jejak di Tembok Besar “GREAT WALL of China”

great wall beijing

The great wall is one of the greatest wonders in the world. It is also most magnificent architecture. It was the greatest military defence in ancient China. Construction of the great wall first began during the spring and autum period and warring states period (770-221 B.C.). At that time walls were built by some warring states to protect their territories. In 221 B.C. Qin Shi Huang, who was the first emperor in Qin, unified China, he linked up the separated walls and had them extended into a ten thousand wall.

great wall china
Great wall china

Hello World

Beijing, 2015

Pagi begitu terik di Beijing ketika aku melihat jam dinding menunjukkan angka jam 9 pagi. Cepat sekali matahari terbit di negeri Panda itu, setidaknya jam 19:30 malam matahari baru mulai tenggelam dan jam 4:30 pagi matahari sudah menunjukkan dirinya. Aku lalu mengambil makanan sachet yang dibawa dari Indonesia menuju ke cafe yang ada dipenginapan. Bocah penjaga penginapanku berada sudah tahu kebiasanku untuk meminta air panas gratisan, yah aku sarapan dulu sebelum menuju ke Tempok Besar China, salah satu 7 keajaiban dunia.

Sebelum menuju ke Great Wall of China/tembok besar China maka tujuan utama ialah ke Beijing Railway Station untuk membeli tiket pulang dari Xian ke Beijing karena tiket Beijing ke Xian sudah lama dibooking, hanya saja perlu untuk diprint ulang.

Setelah sarapan lalu check out dari penginapan sambil menitip tas punggungku. Awalnya ada feeling untuk membawa barang dan dititipkan di stasiun daripada harus kembali ke penginapan yang lokasinya di Tiananmen stasiun. Tapi ada daya aku lebih menolak mengikuti instuisiku!

Beranjak dari penginapan murah di dekat Forbidden city, berjalan kaki 15 menit menuju ke Stasiun Tiananmen East yang sudah mulai akrab denganku. Langsung menuju ke line 1 dan berhenti di Stasiun militery lalu perpindah subway ke line 9 dengan tujuan Beijing Railway Station. Kurang lebih 4 Yuan harus terpotong dari Yikatongku untuk rute ini.

Khusus untuk Beijing Railway Station dan Wangfujing station (ps dari rute yang aku lalui selama di Beijing) terhubung dengan mall sehingga auranya jauh lebih menyenangkan, hanya saja cukup sulit untuk menemukan dimana harus memprint tiket menuju ke Xian, kota tujuan utama berikutnya. Beberapa kali menanyakan ke pusat informasi yang hanya bisa bahasa inggris seadanya sambil berkata “up”, tapi entah dimana “up” nya sebelah kiri atau kanan. Lalu dengan frustasi hanya berjalan saja keluar dari stasiun sambil mencari tulisan “ticketing”. Paling tidak menuju ke lantai atas atau keluar dari stasiun akan menemukan jawaban. Bener saja, keluar dari stasiun aku sudah melihat orang China bertumpuk membawa tas dari goni serta kulitnya yang sawo matang, Sungguh pemadangan diluar dugaanku karena dalam pikiranku kulit orang China pastilah putih-putih, tapi di China biasa melihat kulit yang sawo matang seperti orang Indonesia hanya saja matanya yang sipit menunjukkan yang lain.

The great wall
The great wall

Dengan perasaan bercampur aduk antara frutasi dengan penasaran maka akhirnya ditemukanlah loket untuk membeli tiket kereta menuju ke Xian dengan harga tiket hard seat Xian-Beijing 162 Yuan sekaligus untuk memprin ulang tiket Beijing-Xian yang jauh hari sudah dibeli dari China Travel highlight. Paling tidak satu masalah sudah teratasi dan cukup tenang untuk menuju ke Great Wall.

Sebelum ke Great wall sebelumnya aku sudah mencari informasi mengenai cara menuju ke Great Wall/tembok besar China yaitu “Beijing North Railway Station ke Badaling KA dengan kode perjalanan “S” Train S205. 20 menit lagi dari Stasiun KA Badaling menuju pintu gerbang utama masuk Great Wall of China seharga 12 Yuan atau dengan Menuju stasiun subway, dari stasiun Tiananmen east turun di stasiun Fuxingmen, tukar ke line 2, turun di Juhuitan exit B, dari sini jalan ke arah kanan ke Deshengmen, di sini naik bus no 919 ke great wall, bus stop ada di dekat the old city wall tower.”.

Nah sayangnya arahannya kurang lengkap karena di Beijing Subway map/peta subway Beijing tidak ada kata “Beijing North Railway Station” karena lokasi Beijing North Railway Station berada di  Xizhimen station (line 2). Nah kalau ingin ke Badaling Great wall of China dengan kereta maka naiknya dari  Xizhemen stationdengan harga 6 Yuan.bisa menggunakan kartu Yikatong sementara jika ingin ke Great Wall of China dengan bus maka itu dari stasiun Jishuitan (line 2 subway Beijing) dengan Nomor bus 807 menuju ke Badaling seharga 12 Yuan. Dari pengalaman travelling ke China cara terbaik menuju lokasi Wisata Badaling Great Wall  secara backpacker atau tanpa embel-embel jasa tour dari Beijing baik menggunakan Kereta atau Bus maka sebaiknya dengan bus dari Jishuitan Station (积水潭站) Line 2 karena untuk kereta antriannya panjang serta harus waktunya tidak setiap ada. Seperti aku sampai jam 11 maka harus menunggu loket buka jam 1 untuk antri tiket kereta jam 2:30, sementara jam 6 aku sudah harus ke Xian. Memang dengan bus harganya jauh lebih mahal sebesar 12 Yuan tapi lama perjalanan hanya 1 jam malahan pas pulang dengan kereta mala lebih lama yaitu 1,5 jam karena selalu berhenti disetiap stasiun. 

Karena sudah terlanjur di stasiun Xizhimen jam 11 siang maka tidak putus asa karena ingin ke Great wall alhasil pilihan lain mencoba alternatif ke Great wall dengan bus dari stasiun Jishuitan. Nah saat di stasiun Xizhimen inilah bertemu dengan mahasiswa Indonesia yang kebetulan juga ngantri, hanya saja mencoba alternatif lain. Catatan penting lainnya tentang berkunjung ke Tembok besar China sebaiknya jangan pas hari weekend (sabtu/minggu) karena biasanya banyak sekali pengunjungnya. Tapi jika rasa mengunjungi Great Wall of Chinanya sudah akut sebaiknya datang lebih awal di stasiun Xizhimen, kalau bisa jam 7 sudah di stasiun.

badaling
Badaling

Dari Xizhimen station lalu menuju ke Jishuitan Station harganya hanya sekitar 2 Yuan karena satu line. Lalu keluar dari Jishuitan Station, mengeluarkan senjata ampuh berupa gambar Great Wall di brosur untuk menunjukkan dimana lokasi bus mengingat orang China jarang bisa berbahasa Inggris. Tentu saja trik ini ampuh hingga akhirnya keluar dari sastiun lurus ke tempat antrian bus.

Dari stasiun Jishuitan bejalanlah sekitar 5-10 menit menuju ke bangunan Klasik bergaya Chinese (Deshengmen Arrow Tower). Untuk menuju ke  Great Wall of China in Badailing maka bus yang dinaiki bernomor 807 maka di dekat deshengmen inialah letal halte Bus 877 yang persis dibelakang Bus 919.

Lama perjalanan dari Deshengmen Arrow Tower ke Great Wall of China Badailing 1 jam dengan harga tiket bus 12 Yuan. Antri dengan penduduk lokal hingga masuk ke dalam bus yang nyaman. Dari luar sudah banyak orang China berjualan minuman botol yang mengingatkanku akan terminal bus di Jakarta, karena tradisi jualan minuman botol. Waktu ngangtri bus maka berkenalan dengan dua pasang China yang ceweknya agak bisa Bahasa Inggris yang menyarankan untuk membeli minum pas di bus karena jika beli di Badaling harganya bisa berkali lipat. Ide tersebut langsung kusambut dengan akhirnya membeli minuman botol dengan tutup warna hijau seharga 1 Yuan saja, kalau tutup warna biru seharga 2 Yuan.

The great wall - Badaling
The great wall – Badaling

Aku sempat tidur selama perjalanan hingga sampai tepat di depan sampai di kawasan The Great Wall of China. Sebenarnya lokasi The Great Wall of China itu banyak sekali ada di Jiayunguan, Badaling, Simatai, Jinshanling, Mutianyu, Shanhaiguan dan Dandong. Tapi yang paling sering dijunjungi oleh wisata itu The Great Wall of China di Badaling, Beijing.

Sesampai di tempat pemberhentian bus maka harus berjalan melewati pasar untuk membeli oleh-oleh khas China karena ada petunjuk yang mengatakan “way to great wall” lalu mengikuti petunjuk yang ada. Keluar dari pasar menemukan jalanan raya berjalan sekitar 10 menit hingga akhirnya menemukan loket penjualan tiket masuk ke Great Wall. Harga masuk tiket ke tembok besar China sebesar 40 Yuan. Dari tempat loket sebenarnya sudah terlihat betapa banyaknya manusia dari kejauhan serta aku benar-benar takjub dengan luasnya tembok besar China, tidak heran masuk ke dalam salah satu The 7 wonder.

Aku malah penasaran bagaimana orang China membangun tembok segitu luas diatas bukit kapur yang panjangnya dipastikan bisa membuat kaki pegal luar dalam dan dipastikan tidak cukup satu hari untuk mengelilinginya! Bisa mandi keringat bok 😀

tembok besar china
Tembok besar china

Badailing Great Wall, the most prominent representative of China’s ten-thousand miles great wall is the assence of Ming Great Wall. The badailing great wall which location in Yanqing, a country of Beijing, is 60 km from the downtown. It occupies a forbidden strategic point in the way to Beijing from notherheast of China. In 1961, the Badailing Great Wall was listed as the first protection units of cultural relics. In 1982, it was approved to be a national scenic area by the state council. In 1987, it was included in the world cultural heritage list by UNESCO. In 1991, the Badaling great wall as a representative of the great wall, received the certificate if human cultural heritage from UNESCO.

tembok besar china
Aku di tembok besar china

Berbekal tiket 40 Yuan, aku memasuki Tembok Besar China dengan perasaan bercampur aduk karena dulu melihatnya di buku sekolahan pas lihat langsung itu sungguh “Subhallah”! Sayangnya pas aku datang matahari itu terik sekali terus aku paling tidak suka mendaki. Di Tmebok Besar China, jalanannya terjal, miringnya aja minta ampun serta puncak-puncaknya banyak sekali. Banyangkan saja sampai di Tembok china jam 1 siang terus harus gempor berjalan hanya melewati 3 puncak sudah habis 3 jam sampai jam 3 sore.

Diluar rasa capek keindahan dari Tembok China yang bejajar mengelilingi pegunungan merupakan pemadangan yang mempesona!

tembok besar china-beijing
Tembok besar china-beijing

Kesan yang aku dapatkan ketika berjalaan mengelilingi Tembok besara China ialah tingkat kemiringannya yang membutuhkan pengalaman esktra sehingga sebaiknya memakai sepatu atau sandal yang tidak licin saat berada di tembok China. Selain itu jangan lupa untuk membawa payung serta sunblok di muka dan badan ketika mengunjungi Great Wall saat summer karena panasnya ampun dah! Bahkan penduduk lokal China juga memakai payung waktu berjalan mengitari Tembok China.

Sedikit informasi untuk explore Great Wall bisa hiking menyusuri Tembok Besar China selama 4-5 jam dengan tiket cable car great wall seharga 240 Yuan. Tapi karena penghematan maka aku tidak mencoba cable car great wall, padahal lumayan juga kali ya sensasi melihat great wall dari atas. XD

Habisnya sayang uang hehehe 😀

great wall -beijing
Tingkat kemiringan Great Wall

Ketika jam 3 maka tadi yang awalnya panas sekali di Tembok besar china tiba-tiba berubah menjadi sangat dingin karena tiba-tiba hujan turun. Untungnya aku membawa payung sehingga tidak terkena hujan. Hanya saja pemandangan yang awalnya cerah di Tembok Besar China berubah menjadi mendung. Yang lucu saat lihat pengunjung dengan kaki seribu menuju jalan keluar sementara aku stuck diatas bukit yang jaraknya 3 bukit dari tempat pintu keluar. Padahal harus buru-buru pulang demi ke Xian, akhirnya baru karena hujanlah beranjak dari Tembok Besar China kalau tidak bisa saja kali bermalam di Great Wall 😀

Menelusuri jalanan yang curam dengan kondisi yang licin karena hujan hingga akhirnya jam 4 baru keluar dari Tembok besar China dengan jalur yang berbeda dari jalur masuk. Untuk jalur keluar sebenarnya dekat dengan jalur masuk cuma beda arah saja. Karena sudah jam 3 sore dan harus sudah sampai di Tiananmen jam 4 maka berpikir dengan naik kereta akan lebih cepat. Berjalan melewati taman beserta tulisan The New 7 wonder didinding lalu jajaran cafe untuk berburu kuliner dekat Tembok China harus aku hindari karena harus bergegas pulang ternyata sampai di stasiun kereta setalah berjalan kurang lebih 25 menit, antriannya panjang gila!

Belum lagi aku harus kembali ke tempat loket karcis di depan karena Yikatong tidak berlaku, padahal barang sudah di scan tinggal ngantri harus kembali ke loket beli balik lagi!

Yang paling gila ketika ada seorang wanita China dengan berbahasa China entah apa dia bilang sambil menyerobot antrian yang lalu aku ikutin seolah dia temanku 😀

Buset kalau dipikir-pikir aku jahil ya, habisnya aku udah antri dipotong yasudahlah anggap saja dia teman 😛

Terus pas kereta datang manusia yang seubrek harus berlari untuk mendapatkan bangku yang hasilnya tidak dapat bangku duduk sama sekali! No problem, alhasil duduk di lantai mengikuti orang tua yang duduk dengan santai di lantai kereta. Untuk harga tiket kereta jauh lebih murah seharga 6 Yuan tapi yang paling membuat stress itu ialah berhenti setiap stasiun terus perasaanku kok lebih lama dengan kereta. Paling tidak dari Badailing ke Xiangmen 1,5 jam! Duh 😦

great wall Beijing
Great wall Beijing

Pengalaman saat di kereta ketika mencoba es krim China seharga 6 Yuan karena melihat nenek-nenek yang makan es krim dengan nikmatnya persis disampingku. Lalu aku tanya beli dimana terus dia memanggil kondektur penjual! Eh ternyata bungkus tak selalu sama dengan rasa, rasanya cukup aneh 😀

Lesehan di kereta itu berbaur dengan orang lokal sebenarnya pengalaman travelling yang menyenangkan tapi karena diuber waktu alhasil tidak tenang selama perjalanan. Dan benar saja pas sampai di Xiangmen station harus belari demi mengejar waktu ke Tiananmen East seperti orang kesetanan! Ah padahal feelingku bakalan ketinggalan kereta juga ke Xian!

Nyesel deh tidak menaruh barang di Beijing west Railway station, lari-lari dari Xianghmen ke Tainmen ke penginapan bolak-balik rasanya mau meledak eeh pas di Beijing West Railway station ketinggalan kereta!

OMG!

great wall beijing china
Great wall beijing china

Sesampai di Beijing West Railway Station telat 5 menit, sia-sia lari kesetanan. Untungnya bisa ditukar dari jam 6 ke jam 10 malam tapi dari hard seat ke standing!

Bayangkan berdiri 14 jam!

Ah yasudahlah aku bersyukur paling tidak, aku tidak perlu membayar uang tiket lagi plus masih bisa bernafas. Selain itu lengkap sudah edisi ketinggalanku mulai dari ketinggalan pesawat, ketinggalan bus hingga ketinggalan kereta 😀

Ok ke Xian jam 10 malam…

Great wall
Jalanan pintu keluar Great wall

Rincian pengluaran biaya hari kedua Beijing-Xian, 6 Juni 2015

-Tiket Xian-Beijing 162 Yuan

-Bus ke great wall dari Jishuitan (line 2 subway Beijing) dengan Nomor bus 807 menuju ke Badaling seharga 12 Yuan

-Harga karcis masuk ke dalam Great wall seharga 40 Yuan

-Es krim di kereta 6 Yuan

– Tiket kereta dari Great wall Badaling ke subway stastion Xizhimen 6 Yuan

-Tiket hard sleeper ke Xian karena telat naik kereta hard seat seharga 129 Yuan

Total pengeluaran di hari kedua trip to China sebesar 355 Yuan

Tempat yang dikunjungi di hari kedua ialah great wall


Salam

Weeny Traveller

Iklan

70 tanggapan untuk “Meninggalkan Jejak di Tembok Besar “GREAT WALL of China”

  1. Wah kebayang gimana capeknya mengexplore Great Wall, belum lg panasnya. Tapi semuanya terbayar dengan pemandangannya yg keren ya, Mbak. Dan yg paling penting, meninggalkan jejak di salah satu dari greatest wonders in the world. 😊

  2. Selamat Win sudah sampai tembok besar sekaligus berdiri 14 jam, hehehe, pasti bakal terkenang terus. 😀

    Aku malah penasaran sama ujungnya tembok besar itu ada di mana sebenernya. Klo ga salah ada juga beberapa bagian tembok besar yang masih “liar” alias nggak jadi lokasi wisata turis. Penasaran banget pengen blusukan ke tempat-tempat kayak gitu. Bagian tembok besar yang nggak mainstream, hahaha. 😀

  3. Ngebayanginnya tembok Cina ini dibuat …. Panjangnya 21.000 km lebih kata national geographic …. Gendenggg … Memang wajib dikunjungi …. Meskipun perjuangan untuk sampai kesana … Termasuk pulangnya … He he

  4. capek juga ya kalo mau naik tembok cina itu, btw sampe ketinggalan kereta ya ampun, gak apa namanya juga lagi travelling pasti banyak cerita lucu di balik itu ya 🙂

  5. Hmmm, ini posting pertama yang membuatku baru mikir bahwa Tembok Besar China itu miring dan licin Win. Selama ini aku mikirnya enak gitu buat dijalanin, hahaha 😆 .

    Ah, sampe ketnggalan kereta juga 😦 . Tapi kejadian begini yg justru membuat pengalaman semakin berkesan ya Win, hehe 😀 .

  6. Ini ceritanya keren banget Win, mohon maaf sekali karena saya baru bisa baca sekarang :hehe. Deskripsimu tentang rute-rute bus di Tiongkok ini lengkap banget habisnya rutenya bahkan membuat saya takjub, gila banyak banget ya rute bus di sana, terus kayaknya lebih rumit dibandingkan di sini :hehe.

    Dan akhirnya dirimu bisa menjejakkan kaki di The Great Wall! Satu-satunya bangunan buatan manusia yang bisa tampak dari bulan. Wah, pastinya keren banget! Cuma ya memang akan agak panas, kemarin juga saya pradaksina di Borobudur tanpa payung dan apa sudah yang dehidrasi banget :huhu.

    Saya mesti membaca cerita selanjutnya buat tahu apakah dirimu benar naik berdiri selama 14 jam itu! Semoga saja tidak, ya… dan saya yakin Tuhan selalu bersama orang-orang baik :)).

  7. Hijaunya bebukitan di seputaran great wall di musim panas. Ikutan ngos-ngosan baca Winny kejar-kejaran kereta.
    Kami ke sana di musim semi belum sehijau ini. Buat nama yang dipigura dalam bahasa lokalkah Win?
    Salam

  8. Waow berdiri 14 jam.. sampe “gelar koran” ga tuh mba ? resiko yang harus kita ambil ya mba, dari pada semu rencana berantakan.

    Nice story mba, mudah2an nanti sy kesampaian juga ninggalin jejak di great wall of china 😀

    1. kalau niak pesawat dari beijing ke xian nya bisa kak tp kalau jalur darat gk cukup waktunya. di beijing bisa lihat anyak tempat kak kayak summer place, forbidden city dll, kalau di xian aku suka yag muslim quarternya kak ada juga onsen dan pegunungan

  9. Salah satu tempat yang sangat ingin kukunjungi, selalu pending karena rencana overland sekalian ke karakoram highway. masih belum dpt izin overland ke Pakistan lewat China. jadinya ke pending terus. Semoga, oneday

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s