One day tour Songkhla Hatyai


The more that you read, the more things you will know.

The more that you learn, the more places you will go

Dr. Seuss

Pantai Samila Songkhla
Pantai Samila Songkhla

Hello World!

Songkhla, 01 ‎March ‎2015

Matahari seakan berada tepat diatas kepala ketika kami meninggalkan sleeping Buddha menuju Pantai Samila Songkhla Thailand untuk makan siang karena perut kami memberontak untuk diisi makan. Maklum saja dari pagi hanya makan roti berniat menjadi bule namun gagal total apalagi mengingat teman trip keliling one day tour Hatyai-Songkhla merupakan tipe orang dongok kalau lapar. Alhasil dengan segera kami mengajak bapak tourguide kami menuju ke tempat makan siang yang ternyata ialah Pantai Samila Songkhla.

Sebelum ke Pantai Samila, kami sempat untuk mengunjungi Kedutaan Indonesia yang berada di Songkhla. Beramah tamah dengan sesama warga Indonesia itu rasanya senang sekali apalagi pas melihat Garuda. Tapi karena panas aku dan Sarta memilih untuk menunggu di mobil ketika yang lain masuk kedalam sambil melihat isi dari kedutaan.

kedutaan indonesia
kedutaan indonesia

Sesampai di Pantai Samila kami pun segera keluar dari mobil tidak perduli betapa teriknya matahari tepat berada diatas kepala kami. Beberapa warung makan sudah  berjajar disepanjang pantai yang menawarkan berbagai makanan yang membuat kami bingung untuk memilihnya. Menu yang ditawarkan yang paling menggoda ialah seafood tapi harganya pasti mahal mengingat pengalaman makan malam kami yang harganya seperti makan di restauran atau sekitar 100 Bhat.

Kami pun berjalan di disepanjang pantai untuk memilih warung tempat makan siang. Satu dua tiga warung kami lewati hingga akhirnya kami kembali ke warung pertama karena warung tersebut menawarkan nasi goreng 80Bhat padahal kami sempat menolak dan mencoba melihat ke tempat lain hingga melihat harga di menu jauh lebih tinggi hingga akhirnya kami kembali ke tempat semula. Well, harus tahan malu jika ingin mempertahankan budget perjalanan yang telah dibuat.

Makan siang di Pantai Songkhla
Makan siang di Pantai Songkhla

Aku, Sarah, Sarta, Ade, Ilham dan Reza akhirnya memilih untuk makan disebuah restaurant Muslim di Pantai Songkhla. Tentu saja mudah untuk mendapatkan restaurant Halal di Songkhla dan Hayai Thailand karena banyak sekali orang Malaysia sehingga kami sebagai wisatawan Muslim tidak khawatir untuk mendapatkan makanan halal.

Untuk makan siang, bapak tourguide kami tidak ikut makan siang dengan kami hingga akhirnya kami memutuskan untuk memberikan tips kepadanya. Wajar rasa kemanusiaan teman-temanku tinggi sekali walau sebenarnya persediaan Bhat hanya cukup untuk makan siang saja

Pantai Samila Songkhla Thailand
Pantai Samila Songkhla Thailand

Memasuki warung Muslim yang berada di Pantai Songkhla, kursi disusun rapi menghadap pantai lengkap dengan hamparan pasir. Bayangkan betapa nikmatnya makan siang dengan kaki menginjak pasir pantai berteduhkan atap sambil menikmati angia laut sepoi-sepoi! Aduhai liburan banget dan marasa pelancong banget!

Menu yang kami pesan untuk makan siang bisa ditebak yaitu Tom-Yam Thailand dengan air putih beserta es, hanya saja aku yang tidak bisa minum es karena amandel yang kuderita. Sementara Ilham dan Reza memilih menu lain berupa nasi goreng. Makan siang dengan pemandangan pantai di siang hari itu merupakan pengalaman yang tidak bisa diukur dengan uang, teman!

pantai songkhla
Ade di depan Pantai Songkhla

Untuk cita rasa dan porsi Tomyam yang kami nikmati di pantai ini dengan harga yang sama dengan resturan Malaysia di Hatyai harus kami akui bahwa Tomyam semalam jauh lebih enak dan banyak tapi cukup untuk mengganjal perut kami yang lapar. Akhirnya kami makan siang dengan lahap sambal sesekali bercanda ria.

Nah setelah selesai makan permbayaran untuk tomyam dan air putih seharga 120 Bhat, not too bad lah ya! Terus kami sholat Zuhur dulu, karena kebetulan di warung Muslim ada sebuah Musholla. Setelah sholat zuhur ada anak Thailand berkumpul. Salah seorang bocah amat manis sehingga kami sangat suka dengannya. Yang paling antusias ialah Reza, Sarah dan Sarta hingga kami meminta photo dengan si gadis kecil imut. Sadar dirinya jadi pusat perhatian jadi si anak agak bertingkahlah apalagi pas si Reza minta photo dengan si anak kecil yang kira2 kelas 1 SD makin menjadi-jadi sehingga dengan spontan si Reza bilang “KAMSEUPAY”! Dari sinilah geng kamseupay terbentuk di Pantai Samila Songkhla!!

pantai songkhla
Pantai Songkhla

Awalnya aku kira “kamseupay” ialah Bahasa Thiland yang meniru si bocah eeh siapa sangka rupanya Bahasa gaol! Meledak dong ketawa kami saat si Reza bilang kamseupay. Ditambah Ade mulutnya kayak sampah terus Sarta dan Sarah kalau ketawa nyaring banget hingga ketawa kuntilanak saja lewat! Buset jalan-jalan Songkhla-Hatyai kali ini ramai sekali bercanda ria, susah bareng terus senang bareng!

Terbentuklah nama geng perjalanan kamseupay, akhirnya kami ke tempat  Golden Mermaid Songkhla yang merupakan icon nya Pantai Samila Songkhla. Pantainya bersih sekali dengan berjejer pedagang untuk membeli oleh-oleh khas Thailand berupa gantungan kunci atau kaos bertuliskan Songkhla. Teman-temanku membeli kecuali aku dan aku malah membeli es krim kelapa Thailand seharga 40 Bhat. Jadi satu hari aku tiga kali minum es kelapa Thailand!

pantai songkhla
Aku di depan Pantai Songkhla

Hal yang aku suka di Pantai Samila Songkhla terletak pada pemandangannya serta kelestarian pantainya. Untuk patung putri duyung atau sering disebut golden mermaid songkhla menurutku biasa saja karena hanya patung putri duyung terus ditaruh diatas batu dengan latar belakang pantai. Untukku itu biasa saja malahan aku suka dengan pemandangan di sekitarnya. Beda passion kali ya!

Walau patung Golden Mermaid songkhla atau dalam Bahasa Thailand nya Nang Nguek Thong biasa saja ternyata patung ini dibuat di Pantai Laem Samila Songkhla tahun 1966 loh! Tua juga ya!

Nah karena iconic akhirnya photolah kami satu-satu dengan si putri duyung Songkhla sampai puas.

songkhla
Songkhla

Setelah itu kami ke Patung Naga Songkhla karena beberapa tempat wisata Songkhla yang berdekatan dengan Pantai Samila seperti Songkhla Aquarium, Songhkla Zoo kami lewati karena tidak tertarik sehingga jatuhlah pilihan ke Patung Naga.

Di patung Naga Songkhla, pemandangannya keren sekali. Jika di Singapura begitu terkenal dengan patung singa mancurnya maka naga mancur di Songkhla tak kalah kerennya. Cuma untuk patung Naga Songkhla merupakan salah satu dewa loh yang disembah.

songkhla
Sarta, Reza, Ilham di Songkhla

Oh ya catatan perjalanan selama ngetrip di Hatyai Thailand yang aku perhatikan dengan kebiasaan yang ada di Thailand ialah adanya kain sebagain petanda baik itu pohon, patung sebagai Dewa atau dipuja. Terus orang yang paling heboh lagi ketika disepanjang jalan terdapat gambar Raja Thailand, jadi jangan heran banyak sekali photo Raja Thailand.

patung naga songkhla
Patung naga songkhla

Untuk hal menarik selama di Songkhla dan Hatyai terletak di objek wisatanya yang rata-rata gratis. Eitss tapi jangan muluk-muluk ya karena wisatanya so-so aja alias biasa-biasa saja kebanyakan yah patung. Kalau yang tidak terlalu suka bisa muak melihat patung lagi, patung lagi.

Kira-kira begitulah!

naga pantai songhkla
Kamseupay di patung naga pantai songhkla

Puas dengan Naga akhirnya buru-buru ke dalam mobil, dipastikan kulitku terbakar parah di daerah pantai Samila begitu juga temanku yang lain.

Saatnya untuk menjelajah wisata terakhir Songhkla Hatyai..

pantai Songkla,Thailand
Songkla,Thailand

To be continue

Salam 

Weeny Traveller

Iklan

40 tanggapan untuk “One day tour Songkhla Hatyai

  1. Wahh – alangkah indah dan bagus foto2 yg disajikan … tentu lebih indah dan bagus kalau kita bisa ikut langsung menikmati wisatamu ini. Nice …

  2. Katanya amandel… kok malah banyak minum es, Win? :hihi
    Kucingnya itu lho betul-betul seperti melihat temanmu. Suka kali dia sama temanmu itu ya Win :hehe.
    Keren euy naganya. Berasa agung, apalagi memancurkan air dari mulut. Bukannya di Indonesia tidak ada naga yang mengeluarkan air dari mulut, cuma yang sebesar itu belum ada :)).
    Pantainya juga bersih dan sudah rapi, jadi nyaman banget buat wisatawan. Indonesia mesti mencontoh nih pengelolaan di sana :hehe.

      1. hm,,orang italia yg muslim jarang ya klopun ada paling sedikit dan gak kelihatan krn disini kan kebanyakan katolik roma namanya jg deket vatikan 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s