Kesan pertama naik pesawat Garuda Indonesia


“Once you have tasted flight, you will forever walk the earth with your eyes turned skyward, for there you have been, and there you will always long to return.”  – Leonardo da Vinci

garuda indonesia xplorer
Pengalaman pertama naik pesawat Garuda Indonesia xplorer

Hello World!

Jakarta, 10 Januari 2015

Pengalaman pertama naik pesawat Garuda Indonesia mungkin agak katrok ya padahal kalau dihitung-hitung aku sering melanglang buana dengan pesawat dari berbagai maskapai penerbangan kecuali Garuda Indonesia. Naik pesawat Garuda pun karena dapat lantaran tiket promo yang super murah yang dipastikan membuat kalian shock yaitu harga tiket Jakarta-Pinang Sori pulang pergi Rp654.000, murah meriah banget kan?.

Buat yang belum tahu lama perjalanan naik pesawat dari bandar Udara Soekarno Hatta ke Bandara ke Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing Pinang Sori 2 jam.

Biasanya aku jika ingin pulang kampung ke Padangsidempuan biasanya dari Bandar Udara Polonia (dulunya) yang sekarang pindah ke Bandara Kuala Namu. Dari Kuala Namu aku harus ke Medan dulu kemudian dengan mini bus seperti L300 dengan lama perjalanan 10-12 jam sampailah ke kampungku, Padangsidempuan.

Padangsidempuan ialah salah satu Kota yang ada di Sumatera Utara yang terkenal dengan kota salak, masuk golongan Batak Angkola yang kesehariannya menggunakan Bahasa Batak Angkola bukan Bahasa Batak Toba seperti yang di TV. Misalnya ya kata di dalam Bahasa Bataknya dari Ketawa itu mekkel sementara dalam Bahasa Batak Angkola yaitu Martata, beda kan?

Ok back to topic

Aku mendapatkan tiket promo Garuda Indonesia yang bisa membawaku ke Padangsidempuan, ke kampung halaman via Pinang Sori..

Yee pulkam juga 😀

Rute Jakarta-Sibolga
Rute Jakarta-Sibolga

Di hari H pulang kampung tepatnya sabtu jam 11:30 maka pesawatpun take off. Sayangnya jadwal keberangkatan tertunda karena waktu itu cuaca buruk. Jujur saja aku saat paling takut naik pesawat setelah kejadian AA yang jatuh sehingga perasaan dag dig pun terjadi.

Oh ya saat di Bandara Soekarno Hatta Jakarta aku membayar tax bandara seharga Rp40.000. Untuk lokasi terminal Garuda Indonesia di Soekarno Hatta berada di terminal 2, bener kan ya?

tiket garuda indonesia
Tiket promo Garuda Indonesia

Saat memasuki pesawat, aku agak kaget dengan ukuran pesawat Garuda yang super mini mirip jet. Aku jadi teringat naik pesawat semini ini waktu di Kupang dengan tujuan wisata Ende.

Kalau biasanya jumlah kursi dalam satu baris dalam pesawat berjumlah 6 maka di pesawat Garuda Indonesia Xplore memiliki 4 kursi. Terus aku suka dengan bagasi mini, tapi tetap nyaman. Selain itu sebelum berangkat penumpang diberikan koran gratis untuk menghilangkan kebosanan.

Overall aku suka sekali dengan fasilitas dan pelayanan garuda, walaupun tiketku super murah meriah tapi pengalaman pertama begitu berkesan 😀

Terus aku membatin dalam hati, “enak rupanya naik Garuda” pantas saja mahal tapi sebenarnya kalau jeli nyari promo maka harga tiket pesawat Garuda Indonesia bisa lebih murah loh dari pesawat lain. Apalagi sekelas Garuda yang memang bukan LCC, bangga dah dengan Garuda Indonesia 🙂

pengalaman di pesawat garuda
Pengalaman di Pesawat Garuda

Selain nyaman saat pesawat take-off, getarannya tidak parah dibandingkan pesawat lain yang seakan jantung copot. Aduh aku kayak alay ya hahahaha.. tapi bukan bermaksud promosi Garuda Indonesia sih tapi emang dari pengalaman naik pesawat dibandingkan yang aku pernah naiki, pesawat garuda yang kesannya wow banget 🙂

Terus pas lapar-laparnya disuguhi makanan gratis lengkap dengan jelly serta minuman dengan berbagai pilihan seperti jus, teh, kopi, susu dan sebagainya. Perasaanku senang sekali dapat makanan gratis saat terbang di ketinggian kurang lebih 30.000 kaki. Bukannya lebay atau alay tapi makan saat perut lapar diketinggian sekian kaki itu rasanya nikmat. Mungkin kalau dikasih mie aja dikasih airnya seadanya enak, apalagi nasi putih hangat dengan lauk daging, hmmm rasa syukur itu langsung menggebu-gebu 😀

menu makanan saat di pesawat garuda
Menu makanan saat di Pesawat Garuda

Jam telah menujukkan jam 15:30 dan aku telah sampai di Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing. Lokasi Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatera Utara.

Hal yang membuatku lucu ketika sampai di Bandara Pinang Sori di ukuran bandara yang super mini lebih mini dari Bandara H Hasan Aroeboesman. Saat turun dari pesawat langsung kelihatan dari pagar sanak saudara penumpang yang menantikan saudaranya. Aku merasa selebriti yang ditunggu kedatangannya ahhahahahahah 😀

Itulah saking kecil dan mininya..

Dari luar aku sudah melihat adikku menungguku dan aku buru-buru masuk ke dalam bandara untuk mengambil bagasiku.

Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing
Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing

Sesampai di dalam bandara aku kaget juga karena tempat pengambilan bagasi kecil banget. Saking kecilnya aku shock berat dengan ekpresi kaget luar binasa hahahaha…

Tapi tak apalah yang penting aku bisa menginjakkan kaki di Pinang Sori Tapanuli Selatan dan untuk menuju ke kampungku di Padangsidempuan butuh 2,5 jam perjalanan.

Buat yang bingung nyari referensi objek wisata Sumatera Utara dan mencoba sesuatu yang baru dari yang lain maka yuk ke kampungku “Padangsidempuan”

bandara sibolga
Bandara Sibolga

Akhirnya aku pulang kampung juga!!

Salam

Weeny Traveller

Iklan

74 tanggapan untuk “Kesan pertama naik pesawat Garuda Indonesia

  1. Hehehe, dapat pesawat Bombardier CRJ1000nya Garuda tuh. Dapat salah satu yang paling baru juga karena pesawat yang ada di foto pertama tersebut baru dikirim dari pabriknya Mei 2014. Aku juga suka CRJ1000-nya GA ini karena nyaman dan tidak berisik walaupun ukuran pesawatnya agak kecil untuk tinggi badanku 😛 . Btw itu kursinya 37A kok duduknya di aisle? 😛

    Kalau urusan pelayanan di dalam pesawat Garuda memang top banget deh. Menurutku sih lebih unggul loh dibandingkan sesama maskapai-maskapai full service di Eropa untuk penerbangan-penerbangan jarak pendeknya 🙂 .

  2. Dulu mbak2 pramugari itu cuma ramah sama orang yang duduk di bisnis. Orang yang duduk di kelas ekonomi kalau minta selimut ga bakal dikasih. Setelah manajemen dirombak, mereka jadi lebih ramah.

    Hebatnya, garuda Indonesia itu lebih bagus dari penerbangan nasional negara tetangga. Membanggakan ya.

  3. “Garuda Indonesia, kebanggan bersama yang terus kita bela.”
    Kira-kira jingle Garuda yang sempat sering diputar di TV itu seperti itulah :hihi
    Yep, menurut saya dari segi pelayanan sekarang Garuda masih jadi yang terbaik. Moga-moga tetap bertahan sampai nanti 🙂

    Apalagi makanannya, enak-enak :haha

  4. Aku sering banget pake Garuda tapi belum pernah naik pesawat CRJ ini, unik ya.. Kayaknya pernah lihat aja di bandara Balikpapan.. Dan Garuda baru-baru ini naik peringkat ke maskapai berbintang 5, berdasarkan riset independen Skytrax. Saat ini hanya ada 7 maskapai di dunia yg masuk kategori bintang 5, di antaranya Singapore Airlines dan Qatar Airways.. Bangga deh!
    Trus itu bandaranya sama kayak bandara Sangatta, Kaltim.., kapan-kapan aku bikin post tentang ini.. Kita lihat yg mana yg paling kecil..😝

  5. Terakhir kali naik garuda, inget pramugarinya numpahin minuman (hmm, jeruk, lupa mereknya apa) ke celanaku, padahal otw ke hmmm lupa ke kota apa, yang jelas kudu langsung kerja itu hahaha

  6. Gak usah khawatir dibilang katrok, Win. Bagi banyak orang (termasuk saya) naik Garuda itu memang sebuah kemewahan :p. Naik Garuda dulu pertama kali dan kedua (saat baliknya) jg karena dibayarin. Kalo suruh bayar sendiri mah ogah. Mahal amitt. Tapi, makanannya memang enak2. Kalo pagi (waktu pertama kali, berangkatnya pagi), dikasih telur dadar. Enak bngt telur dadarnya. Sampe saya msh suka ngidam sampe sekarang. Kalo siang atau malam, dikasih nasi. Minumnya jg macem2. Trus dikasih roti pula. All included waktu kita beli tiket. Jd, kita gak perlu beli lg di atas pesawat spt maskapai lain. Mau lah naik Garuda lg. Tp siapa yg mau bayarin lg, yak? Hahaha

  7. Soal pelayanan memang Garuda so pasti lebih oke diband maskapai lain Mak. Soalnya pernah gara2 delay harus nginep dulu di hotel seputaran bandara. Kalau sama Garuda, akomodasi ditanggung, dipastikan juga besoknya bakal dapat penerbangan ganti. Jadi kalau dapat tiket Garuda harga murah ya mending naik itu hi hi

  8. Wah sama tuh. Saya juga orang p. Sidimpuan tapi besar di jakarta dan liburan ke situ tapi pulangnya naik garuda take off dari pinang sori. Dan itu juga pengalaman pertama saya naik peasawat . Wkwkwk
    Mba sidimpuan mananya kampungnya ?

  9. Hallo kak winny..seru deh baca posting nya..ma nanya doonk..kalau dari bandara pinang sori ke padang sidempuan bisa naik taxi ato ada angkutan umum apa ya?

  10. wahaha karena baru nikah sama orang sidimpuan, jadi sekarang sering mudik kesana. sayangnya mahal yaaah huhu rata2 1,5jt sekali jalan. klo pp ber2 harga tiketnya bisa nyampe jepang klo lagi dapet tiket promo huhuhu. terus sedihnya lagi cukup bosan 2 jam ga ada hiburan di pesawat kecil itu 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s