Risk, take them.
Mistakes, do not be afraid to make them.
Love, fall for it.
Life is too short to tether oneself to the illusory safety of mediocrity.
No poison kills more slowly or painfully than regret (unknown)

Hello World!
10 Agustus 2011
Selalu ada cerita tentang Bali, tempat wisata impian hampir semua orang. Begitu juga dengan perjalanan kami, salahnya satunya liburan di New Kuta Beach Bali kami di tahun 2011 silam. Pantai New Kuta Bali berbeda dengan pantai Kuta Bali yang sudah dikenal hampir semua orang karena dari segi lokasi memang berbeda serta dari segi pemandangannya.
Aku, Santo, Surya dan William melakukan touring Bali ala gembel demi menjelajah setiap sudut objek wisata Bali. Tujuan wisata Bali kami tentu saja salah satunya pantai Kuta baru Bali. Transportasi kami ke Pantai Kuta Baru kala itu dengan motor sewaan dari tempat penginapan.

Dari GWK Bali kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Kuta Baru atau nama bekennya Pantai Kuta Baru sebelum ke Uluwatu. Tujuan utama kami ke pantai Kuta Baru ialah berburu sunset New Kuta Beach karena karena New Kuta Beach/pantai Kuta Baru merupakan salah satu tempat wisata yang direkomendasi sesama traveler untuk dikunjungi saat di Bali.

Memasuki Pantai Kuta Baru, perhatian kami tertuju pada cafe disekitar pantai Kuta Baru untuk menikmati senja serta aliran air membentuk kolam disekitarnya bukit serta pasir putih. Kami sangta menikamti momen di Pantai Kuta Baru saat sore hari. Kenapa tidak? Pantai Kuta Baru memiliki pantai yang berish dan warna pasir putih berbeda dengan Pantai Kuta walau terkenal tapi warna pasirnya agak butek “cokelata kehitaman”. Satu lagi, jauh dari kata turistik!

Hal menarik dari Pantai Kuta Baru terletak pada karang besar disepanjang pantai sehingga pas sunset aura “keeksotisan” pantai menjadi sangat keren.
Saat kunjungan kami di Pantai Kuta Baru banyak sekali bule dan wisatawan mancanegara yang berjemur sambil menunggu momen sunset. Kebayakan yang di lakukan oleh turis ialah berselanjar karena ombaknya yang tinggi. Pengnjung biasanya naik ke karang saat sunset sudah mulai. Entah kenapa mereka naik ke atas bukit hanya saja para pengunjung memanjat bukit dan karang sambil membawa papan selancarnya yang membuatku penasaran.
Kesan pertama melihat pantai Kuta Baru Bali memang menarik perhatian karena nuansanya yang cozy apalagi saat sunsetnya membuatku betah melihatnya lama-lama.

Oh ya untuk pengalaman unik ku saat di Pantai Kuta Baru Bali ialah ketika semua pengunjung berbiki ria maka aku sendiri yang aneh dari yang lain sehingga jatuh ke nyentrik karena memakai jaket serta hotpants pendek di pantai.
Saat di Pantai Kuta Baru aku masih ingat coleteh lucu dari Santo yang mengatakan “muak aku dengan BH” hahahahah 😀 gila banget dah komentar si Santo yang membuatku, Surya dan William terkekeh gila. Sekarang aja jika aku mengingatnya aku malah tersenyum sendiri.

Liburan di Pantai Kuta Baru Bali memang singkat bagi kami karena hanya untuk melihat sunset nya saja. Tapi walau demikian kami jatuh cinta dengan Pantai Kuta Baru dengan pasirnya yang bersih serta karangnya yang mengagumkan.
Btw gara-gara keasyikan di Pantai Kuta Baru kami malah sampai di Uluwatu malam hari serta melewatkan pesona Uluwatu yang terkenal. Jika aku kembali lagi ke Bali, aku ingin sekali ke Uluwatu karena merupakan objek wisata Bali impianku.
Oneday I hope…

Tips perjalanan Pantai Kuta Baru
- Pantai Kuta Baru/New Kuta Baru cocok untuk penyuka berselancar dan penikmat photography
- Sebaiknya ke Pantai Kuta Baru saat jam 3 sore sehingga ada waktu bersantai sambil menunggu sunset indahnya
- Untuk menuju ke Pantai Kuta Baru bisa menggunakan transportasi mobil atau motor. Untuk harga sewa motor di Bali perhari diluar bensin Rp35000 (tahun 2011) serta KTP dan uang sebagai jaminan.
- Disepanjang pantai banyak sekali jasa pijat dari warga lokal Bali yang umurnya paruh baya sehingga jika lelah bisa menikmati pijat

Salam
Weeny Traveller
Aku belum pernah sengaja jalan jalan ke bali lho
kenapa gitu?
Melihat foto keempat, rasanya dulu aku pernah kesini juga deh, hehehe 🙂
hihi tahun kapan itu
Baru sekali ke Bali dan belom pernah ke pantai kuta euy. Huhuhu.. Sedih saya…
tak apa next time
Belum ada sampah ya di Kuta Baru? Wah aku penasaran mau ke sana nanti kalau ke Bali..Terimakasih Winny infonya 🙂
kalau sekarang tidak tahu Indah karena sudah 3 tahun yang lalu, tapi waktu itu tidak ada. Kalau kamu ke Indonesia sebaiknay menocba ke Flores apalagi u pecinta alam laut, dijamin TOP 🙂
pengen ke bali T_T
ayoo
Pertama kali ke Bali dulu langsung ke pantai Kuta dan langsung ilfil karena rame banget (kata si M, kebanyakan bule..hahaha) dan banyak sampah.. Jadinya sampe sekarang belum pengen lagi ke Bali..
hihi itu yang pantai Kuta yang di dekat Poppies ya mbak? emang pantai bali udah banyak yang kotor, kasihan sih
Ya kayaknya yang itu.. Sampe sekarang belum pengen ke Bali lagi..
iya aku mengerti itu mbak
Hampir setahun tinggal di Bali tapi baru ini denger soal New Kuta Beach.
Weekend jadi wajib kunjungan nih 😉
cobalah kak winda itu mw ke arah uluwatu dekat dengan gwk
Wah itu tahun 2011 aja udah lumayan rame ya mbak? Apa lagi sekarang tuh? Eh… apa masih sepi ya?
sekarang mungkin lumayan ramai juga
4 tahun yang lalu menginjakkan kaki di Bali,
semakin rindu pengen mengulang petualangan lagi.
sama aku juga heheh.. mari menyusun jalan kesana lgi
kereeeennnnn
Bali selalu istimewa bagiku karena di tempat ini lah saya uji coba melancong sendirian.
salam kenal dari Jayapura
sama aku juga.. wow kamu jauh di jayapura ya salam kenal kembali
yoha, jauuuuhhhhhhh di Timur. Jangan lupa singgah ya ke blog saya
siap menuju ke tkp
Assalaamu’alaikum wr.wb, Winny…
Pantainya sangat indah dan yang paling saya senangi apabila melihat keindahan matahari terbenam dari foto Winny di atas. Kuasa Allah SWT yang tidak bisa dipungkiri yang telah memperlihatkan lukisan hidup alam berputar mengikut waktunya.
Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂
iya benar Siti indah sekali buatan Allah SWT
Aku mah ke Bali beda urusannya, beda fokus kita ito
kagak pake hunting sunset, tp ke pasar tradisional, hunting makanannya (babi guling, bebek n ayam betutu) sama foraging ke penampungan kerapu n lobster terus keluar masuk supermarket gourmet dsn, hahaha
bah ngeri kali emang chef hahah nyarinya bahan makanan hihi
foto fotonya kok keren keren sekali jangan lupa kunjungannya kembali.
Terimakasih nanti saya luangkan untuk berkunjung ke webnya