Khao San Road is the perfect place to do some people watching, and only minutes walk away lies the distinctive bohemian atmosphere of Phra Arthit Road. What to see in Khao San Road : Bangkok National Museum, Democracy Monument, The Grand Palace, National Galery, Phra Sumen Fort, Santichaiprakarn Park, Soi Rambutri, Wat Chanasongkram, Wat Mahathat, Wat Pho, Wat Phea Kaew, Wat Saket in Bangkok (Bangkokdotcom)

Democracy Monument

Democracy Monument

Hello World!

Teringat akan pengalaman jalan sendiri di daerah Khao San Road, tempat Backpacker Thailand. Jadi tengah malam hari aku iseng jalan sendirian melewati  Khao San Road yang menggila. Kenapa aku bilang menggila? karena pas malam hari daerah Khao San Road akan ribut dengan dugem, musik, keriangan, mirip di Kutai Bali tapi di Thailand lebih gila lagi, sepanjang jalan Khao San Road Bangkok seakan antara satu club ke club lainnya beradu keras musiknya untuk menarik perhatian para wisatawan. Para bule mabuk, pedagang berkumpul intinya malam yang berisik.

Khao San Road

Khao San Road

Khao San Road pertama kali aku lihat membuat seakan berada di Negeri Orang pada saat itu aku memang berada di Ngeri orang. Aku merasa seperti orang terdampar mungkin karena aku tidak biasa melihat dunia seperti itu. Misalnya saja di satu cafe atau club maka para bule akan nongkromg duduk di tempat duudk yang telah disediakan sambil minum yang paling tidak bir sambil nongkrong dengan temannya dengan alunan musik sekencang-kencangnya. Ada musik yang keren ada juga yang aneh tergantung clubnya! Tapi intinya disini aku mengalami yang namanya culture shock! Padahal waktu di Bali juga melihat seperti itu..

 Khao San Road

Khao San Road

Saat berjalan sendiri karena penasaran apa yang dilakukan backpaker di Khao San Road ternyata aku bertemu dengan seorang bule yang aku ketemu saat di Bandara sewaktu dia menjempu sepupunya karena aku menyakan arah kepadanya. DIa yang mengenalku lalu menanyakan aku mau kemana dengan kameraku lalu dia memperkenalkan teman-temannya yang menurutku aneh. Teman-temannya kebetulan sedang minum bir lalu mereka berkata: “want to drink a glass of bir?” lalu dengan spontan dan polos aku berkata “no thanks, its like urine”! Sontak mereka tertawa terbahak-bahak karena mengira aku orang Thailand tapi melihat bir seperti urine. Atau mungkin mereka merasa langka bertemu dengan manusia sepertiku 😀

Padahal aku ngejawab asal karena memang aku tidak pernah minum lalu aku pun permisi melanjutkan perjalanan mengitari Kawasan Khao San Road 😀

Tapi jujur saja pengalaman ketika menjawab urine jadi benar-benar berkesan loh! Secara mana ada orang yang akan berkata sefrontal itu! Kalau ingat pengalaman Khao Sand malah tertawa sendiri.:D

Hal menarik lainnya yang aku dapatkan selama perjalananku sendirian di malan hari sekitar Khao San Road ialah terdapat germo yang menjajakan perempuan atau beberapa shemale yang mencari mangsa dengan penampilan super sexy. Acap kali juga para ladyboys tiba-tiba memeluk cowok yang lewat entah siapa untuk mengencaninya. Selain itu di jalalan sepanjang Khao San Road juga terdapat tempat membuat tato, penjual makanan aneh seperti kalajengking, larva, kecoak, hingga belatung. Oops tapi jangan coba-coba untuk memphoto karena disuruh bayar 50 Baht hanya untuk sekali photo. Saat melihat jualan aneh aku merasa jijik tapi tetap ada loh yang mencobanya,. Penasaran kali ya!

Oh ya saat di Khao Sand ada loh penjual muslim yang memakai jilbab, inilah salah satu yang aku salut dari orang Thailand yaitu sangat menghargai orang lain. Selain itu juga terdapat gembel juga yang tidur dijalanan, kasihan lihatnya! Kalau melihat orang jalanan tidur di jalan aku jadi teringat Jakarta cing!

Democracy Monument,

Democracy Monument,

Saking jalannya rupanya aku sampai ke Monumen Demokrasi tempat remaja Thailand berkumpul dan nongkrong. Kalau di Jakarta mirip Bundaran HI, katanya kalau demo sering diadakan disini juga!

Dari Democracy Monument hal yang membuat berkesan ialah relief dinding di monumen yang menurutku keren. Nah  tak juah dari Monumen ada jualan monza loh (Monza = penjual baju bekas) hahaha 😀 tapi hari bukanya tertentu.

Lucu banget dah pengalaman di Khao Sand Road menjadi backpacker abal-abal aku 😀

Note:

Selain kegilaan malamnya hal yang menarik di Khao Sand Road merupakan tempat penginapan murah di Bangkok, tempat hunting makanan murah di Bangkok serta tempat berburu oleh-oleh di Bangkok!

Salam

Weeny Traveeler

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

30 Comments

  1. ya ampuuun…ada itu yang mau makan kalajengking, larva, dan kecoak?? yikessss…udah bayar terus makan yang menjijikan begitu lagi..ampun ya manusia itu 😀

    Reply

    1. ada loh Indah hihi aku heran dan shok juga.. di Indo lihat kecoak aja ada yg takut

      Reply

      1. 😀 gak kebayang rasanya ya? hahaha

  2. Ada ya orang yang bilang kalau bir itu kayak urin dan di depan orang yang lagi mabok pula. Waaah kamu terlalu berani mbak haha 😀

    Reply

    1. waktu itu ngasal soalnya hahaha

      Reply

      1. Kamu terlalu berani deh ah pokoknya mbak, salut deh salut hhhee 😀

      2. Mbak, aku udah follow twitternya mbak, di accep dong hehehe 🙂

      3. baik menuju tkp haha

      4. Asiiik di follow back sama backpacker kece hehehe 😀 Yang @bayutaufani accept juga dong mbak? :p

      5. Waaah di follow sama cewek backpacker kece nih hehehe 😀

  3. hihi memang warna bir rata2 seperti urin ya. tapi ada bir yang warnanya item juga lho.

    btw sampai sekarangpun saya gak bisa memahami enaknya rasa bir itu dimana. makanya heran kog pasa bisa minum bir banyak.

    salam
    /kayka

    Reply

    1. baru tahu loh ada bir warna hitam.. tp mungkin beda budaya kali ya Kayka.. disana gimana itu

      Reply

  4. Emang Khaosan ini selalu keceh dahh 😀

    Reply

  5. Aku di khaosan road jg liat tuh dagangan kalajengking n kecoak yg dibikin keripik, dijual pakai tusukan sate di gerobak.. Geli bngt hahaha
    Waktu di khaosan pijitnya murah win, cm 100 thb utk sejam 😀

    Reply

    1. aku malah coba mijet di Kamboja bukan di thailand pijanta 70rb/jam

      Reply

  6. hiiiiiii keripik kalajengking >.<
    mendingan makan bakso ajalah kita 😀

    Reply

    1. ayoo rindu jalan samamu,, kpn lg ya

      Reply

      1. Ayoooo, stelah km pulang dr Cina kita jalan yaaa

  7. Salut Win, menyusuri jalan sendiri di malam hari mana merasa ‘terasing’ lagi,
    urine dan keripik kecoak hehehe, kebiasaan masing2 ya.

    Reply

  8. win ada rekomen penginapan di khao san atau daerah yg strategis di bangkok kah?

    Reply

  9. Aku coba makan kak belatung sama apa gitu di Phuket hahahaha…

    Reply

  10. The opening pic is stunning. As always, I really enjoy your travels.

    A special invitation to you and your readers to stop by this weekend for a blog party regarding a special occasion. Plenty of entertainment!

    Reply

  11. Blog-nya keren… bikin pengen jalan2 🙂 Aku 2007 dulu pernah backpackeran sama adikku, nginep di Khao San Rd… Emang asik banget. Hotel murmer tapi bagus, gampang ke mana2, suasana asik, banyak makanan enak… Perfect!

    Reply

    1. terimakash telah mampir kak

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.