Leave nothing but footprints, take nothing but picture, kill nothing but time (Unknown)

Jam Gadang

Jam Gadang

Bukittinggi, 6 Januari 2012

Sudah dua tahun ternyata saya menapakkan kaki di Tanah Minang demi jalan-jalan ke objek wisata di Sumatera Barat. Objek wisata Bukitinggi yang aku kunjungi tentu saja Jam Gadang yang merupakan icon nya Sumatera Barat selain rumah Gadangnya. Kalau melihat Jam Gadang seakan melihat Big Ben versi Indonesia 🙂

Saat aku melakukan travelling ke Bukittinggi bersama temanku Nyakmat alias Rahmat, teman SMP ku yang kuliah di ISI Padang Panjang, Sumatera Barat, sekolah untuk para musisi di Indonesia. Waktu itu aku melakukan solo travelling dengan modal nekat dari Medan dengan menggunakan bus ALS yang cukup membuatku kapok naik bus, 27 jam perjalanan.

Sebenarnya aku sudah melakukan penjelajahan di Padang tapi aku berhenti sebentar di Padang Panjang demi ke Bukittinggi demi melihat wisata Bukittinggi Jam Gadang.

Bersama Nyakmat kami naik motornya dari Padang Panjang dengan lama perjalan kurang lebih 1 jam. Jalanan menuju Bukittingi dari Padang Panjang Sumatera Barat begitu berliku. Tapi tidak menyurutkan niatku untuk tetap ke Jam Gadang. Sebenarnya aku sewaktu kuliah ingin sekali jalan-jalan di Sumatera Barat serta ke Jam Gadang karena melihat photo si Lautse di Jam Gadang pada malam hari tapi karena waktu kuliah bokek berat akhirnya hanya melihat photo orang saja sampai di dalam hati berkata “Semoga suatu saat aku mengunjungi Jam Gadang”. Ternyata dalam hidup kita harus memiliki impian ya walaupun kecil, mungkin orang akan mengira aku itu kaya berat jalan terus tapi sebenarnya tidak, aku hanya mengumpulkan uang demi melihat keindahan Indonesia karena mimpi itu akan tercapai suatu saat nanti (jadi curcol hehehhe :D)

Jam Gadang is a clocktower and major landmark of the city of Bukittinggi, West Sumatra, Indonesia. It is located in the centre of the city, near the main market, Pasar Atas, and is a tourist attraction (Wikipedia)

Jam Gadang

Jam Gadang Bukittingi

Waktu sampai di Bukittinggi kami langsung memarkirkan motor dan menuju ke Jam Gadang. Saat itu kami sampai sore hari dan begitu banyak wisatawan lokal yang menikmati sore hari di Jam Gadang, Bukittingi Sumatera Barat. Lokasi Jam Gadang terletak di depan Plaza Bukittinggi,  Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kec. Guguk Panjang. Bukittingi, Sumatera Barat  serta menjadi daya tarik di daerah Bukittinggi,

Kebanyakan orang merasa Jam Gadang hanya jam biasa serta tidak istimewa tapi berbeda denganku, aku merasa Jam Gadang ialah jam yang keren! Apalagi saat duduk dibawah pohon menikmati suasana Jam Gadang di tengah keramaian sambil menikmati teh panas yang dijual oleh pedagang sekitar yang membuat perjalanan Bukittingi menyenangkan!

Bahkan saking sukanya dengan Jam Gadang aku mengajak Nyakmat menunggu malam karena aku juga ingin melihat bagaimana rupa Jam Gadang di malam hari. Alhasil suasana Jam Gadang di malam hari ramai! Mungkin karena bertepatan dengan malam minggu juga kali.

Fakta Unik tentang Jam Gadang yaitu mesin Jam Gadang hanya dibuat 2 unit di dunia yitu Jam Gadang dan Big Ben di London

Jam Gadang Bukittinggi

Jam Gadang Bukittinggi

Aku sendiri sangat menyukai Jam Gadang dan semoga bisa kembali ke Kota ini suatu saat nanti 🙂

Catatan Perjalaan Bukittinggi

1. Tidak dipungut biaya jika ingin berada di kawasan komplek Jam Gadang serta jika hanya sekedar berphoto tapi jika ingin masuk ke dalam Jam Gadang cukup membayar Rp5000 (tahun 2011) tapi waktunya terbatas

2. Jam Gadang merupakan tempat nongkrong pemuda Minang untuk menikmati suasana akhir minggu

3. Objek wisata disekitra Jam Gadang berupa Museum serta pasar Atas.

4. Bukittinggi Kota Nan Elok secara geografis  terletak di wilayah dataran tinggi Sumatera Utara memiliki ketinggian 750-1000 dpl yang merupakan kota kelahiran Proklamator Bung Hatta.

5. Jam Gadang dibangin oleh arsitke Yazid Sutan Gigi Ameh tanpa menggunakan besi penyangga dan adukan semen

Baca juga ya artikel ku di Djarum ya 😀

Klik disini

Salam Weeny

winnyalnadotcom (1)

 

 

 

 

Traveller

Advertisements

Posted by Winny Marlina

Indonesian, Travel Blogger and Engineer

13 Comments

  1. saya termasuk rombongan yang menganggap jam gadang jam luar biasa lho 🙂

    sempet mratiin gak win kalo angka empat di jam gadang bukan IV tapi IIII?

    salam
    /kayka

    Reply

  2. indahnya dipagi hari, alam yang masih sejuk, gak banyak orang. membuat duduk2 disana adem ayem 🙂

    Reply

    1. iya suka nongkrong di jam gadang

      Reply

  3. Keren tulisannya..belum pernah ke sana Winny..moga-moga suatu saat bisa mampir dan menikmati masakan Bukittinggi

    Reply

    1. amin semoga Indah kesana

      Reply

  4. ini jam gadang skrg rame banget… mau foto tanpa bocor di sana susah bener

    Reply

    1. hihi iya dulu aja ramainya minta ampun tp asyk disana

      Reply

  5. Makan kue sserabi ala padang, terus pagi2 sarapan empiang dadiah

    Reply

    1. belum pernah coba itu ito,,, maunya berburu kuliner juga ya

      Reply

  6. Monumen ikonik banget. Big Ben-nya Indonesia. 😎

    Reply

    1. iya tapi benar kan ? 😀

      Reply

  7. aku juga pernah kesini…abis foto2 terus kepasar yg disebalahnya buat beli baju kaos oleh2 hehe..abis itu meluncur ke ngarai sianok mantab
    pengen ksini lagi suatu hari nanti

    Reply

    1. aku paling suka bukit tinggi doang ama beli souvenir replika jam gadang ya

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s