Travelling di kawah Bromo


Bromo mountain has wonderfull landscape.  The best view in Bromo is sunrise in top of volcanic Bromo. Bromo is stunning and amazing!

image

Hello World!
Travelling Bromo memiliki catatan perjalanan lucu dan gokil karena kebiasaan burukku yang “geek” kata teman-teman buleku. Letak ke geek an ku pada bermain tab dimanapun berada mau d gunung, di kawah, di pantai, di Danau dan dimana aja pasti tidak akan lepas dai yang namanya upadate status. Tapi bukan disitu letak kelucuan dari perjalanan ke Bromo bersama Andisu. Letak kelucuan perjalanan ke Bromo ketika kami hanya berdua dengan bersiapan seadanya. Andisu telah membuat itenarynya tapi karena aku pengen ke Jatim Park alhasil itenary perjalanan Bromo tidak sesuai lagi. Akhirnya niat hemat malah boros ckckkckck alias backpacker gagal hahahah!

Tips ke Bromo sebaiknya rame-rame sih biar sharing cost apalagi yang bikin mahal ialah harga  transportasi bikin sakit hati banget. Bayangin aja Malang plus Bromo bayarnya satu orang Rp400.000 padahal aku sempat berdebat ama Andisu harga sewa jeep itu cum berkisar Rp300.000-Rp400.000 saja iupun buat ber 6. Tapi walau bagaimanun aku belajar sesuatu dari perjalanan mencari sunrise Bromo yaitu keep tight for what you believe! Dari sini aku belajar banyak yaitu kalau ke suatu tempat khususnya national park harus ekstra waktu karena kalau tidak begitu akan seperti mengejar target sehingga liburannya walau menyenangkan agak bengkak di kantong hahahha (maklum cost oriented) 😀

Buat teman-teman yang punya rencana ke Bromo sebaiknya waktunya jangan mepet agar objek wisarta di Taman Nasional Bromo dapat dieskplore satu persatu seperti menelusuri padang savana, menjelajah pasir berbisik, mendaki Gunung Batok, mendaki ke kawah Bromo, melihat sunrise Bromo hingga trekking ke Gunung Simeru serta tinggal bersama Suku Tengger. It could be cozy moment in Bromo!

Salam
Weeny Traveller

Iklan

12 tanggapan untuk “Travelling di kawah Bromo

  1. Hmmm sunrise dari Puncak Bromo? Setauku puncak Bromo itu kawah aktif gitu, nggak bisa lihat sunrise. Untuk lihat sunrise justru di punggung gunung, yang terkenal di Pananjakan atau Mentingan. CMIIW

  2. Ngak perna bosen ke bromo, dah bolak balik tapi selalu saja kangen pingin balik. Btw gw kalo lagi travelling malah ngak perna jarang banget pegang HP atau update status atau foto2 pake hp. Kebanyakan HP di taruh di tas dan gw cuekin, kalo dah masuk kamar hotel, nah baru deh gw mulai aktif socmed

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s