Ondel ondel, budaya betawi Jakarta


Hello world!

Sudah satu minggu di Jakarta dan banyak hal yang aku lihat disini, perasaanku campur aduk, ada senang ada sedih! Tapi aku senang karena berada diantara teman terbaikku Muja Dalawati dan hasianku Andi dabo. Malam hari sewaktu aku ke Thamrin city akupun mencoba martabak mesir yang merupakan makanan kesukaan, martabak mesir sudah kungidamkan sejak 1 tahun belakangan ini, maklum saja di Kupang aku tidak menemukan martabak mesir yang ada cuma martabak bandung tapi aku sukanya martabak mesir. Nah dengan harga Rp35000 akupun dapat menikmati martabak mesir yang berada di restauran sederhana padang di depan thamrin city jakarta pusat, rasanya “lezat” haha :D.. Martabak Mesir merupakan martbak yang berisi daging dan sayur dengan kuah khas dengan cabai dan bawang denagn kuah kecap! Puas sekali rasanya makan martabak haha 😀 (lebay)

Martabak Mesir
Martabak Mesir

Setelah puas makan martabak mesir akupun menikmati suasana Mall Thamrin City yang tidak jauh dari kosanku. Kemudian akupun menikmati berfoto-foto di  malam hari di kawasan Jakarta Pusat. Tiba-tiba aku mendengar suarana alunan musik padahal aku sedang eksis dengan berfoto ria dia di mall dengan gaya tak karuan. Akupun mencari asal suara hingga berlari-lari seperti anak kecil hingga si dabo mengejar ahaha.. eeh ternyata ada  “ondel-ondel”, budaya warga betawi yang merupakan penduduk asli Jakarta.

Ondel-Ondel Betawi
Ondel-Ondel Betawi

Lucu sekali melihat ondel-ondel. Ondel-ondel ialah sebuah patung yang bergambarkan budaya Betawi yang diberi pakaian dan dihias wajahnya mirip manusia yang ukurannya besar dan berisi manusia dan bisa menari. Ciri khas Betawi ialah ondel-ondel yang diiringi dengan musik sebagai iringan tarian. Kalau ke Jakarta harus melihat ondel-ondel karena unik dan menarik :D..

Ondel Ondel Betawi Jakarta
Ondel Ondel Betawi Jakarta

Siapa yang sudah bersalaman dengan ondel-ondel?

Iklan

17 tanggapan untuk “Ondel ondel, budaya betawi Jakarta

  1. Mbak Winny, tiap kali melihat ondel-ondel Betawi aku kepikiran, ini ondel-ondel jaman dulu menggambarkan apa ya? Manusia raksasa kah atau pengantin? Hehehe..Pikiran yg gak penting banget ya Mbak..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s