Akhirnya Plesiran ke Solo


When the wrong people leave your life, the right things start happening (Unknown)

travelling solo

Hello World

10 Oktober 2014

Akhirnya aku ke Solo juga, teriakku dalam hati. Banyak sekali cobaan yang berusaha menghalangi perjalanan ke Solo bareng dengan teman-teman yang telah terkontaminasi virus travelling dariku yaitu Sarta, Desti, Gladies dan Reza. Irwan yang membuat itenary perjalanan ke solo malah tidak jadi ikut karena sakit. Sementara aku yang telah membooking tiket kereta api ekonomi tujuan Jakarta-Solo-Jakarta sejak satu bulan yang lalu telah mendapat cobaan perjalanan seperti GR akan menjadi calon finalis lomba Daihatsu karena dikirim surat pernyataan serta perjalanan dinas ke Shanghai dari kantor yang batal. Intinya cobaan ke Solo bener-bener dah! Bahkan perjalanan ke Solo sebenarnya kondisi badanku tidak seratus persen fit. Tapi demi teman akhirnya aku ikut ke Solo juga…

Oh ya tiket ekonomi Jakarta-Solo seharga Rp125.000 pulang pergi plus biaya administrasi. Jujur saja aku suka sekali naik kereta api zaman sekarang karena on time dan harganya murah banget! Ok lah dibandingkan yang dulu πŸ™‚

Kami berangkat jam 4 sore dari stasiun Pasar Senen sehingga kami kumpul di SevenEleven lalu kami berlima Aku, Desti, Gladies, Sarta dan Reza satu taxi, bayangin dong taxi dimuat ama 5 orang hahaha πŸ˜€

Ongkos taxi Thamrin-Pasar Rp26.000 tapi karena kasihan kami malah ngasih Rp40.000, itung-itung lima orang sih!

tiket murah ke solo
Tiket murah ke Solo dengan kereta api

Pengalaman lucu saat di kereta api ketika Reza merasa bosan karena kami duduknya misah-misah sehingga kami mngerumpi di ruang restauran yang akhirnya diusir secara halus saking lamanya ngerumpi, bayangin 1 jam lebih. Tapi maklum saja Reza baru pertama kali naik kereta api ekonomi dengan lama perjalanan 9 jam.

Duduk kita pisah karena membeli tiket pisah juga sehingga tips menghilangkan rasa boring saat di kereta api ialah dengan sama-sama membeli tiket kereta agar bangkunya berdekatan biar gak garing. Bayangin aja jadi bego selama perjalanan karena gigit jari teman disebelah gk kenal, syukur-syukur ganteng rupanya bapak-bapak aneh juga ya hahahahahahhaha πŸ˜€

Di perjalanan akhirnya kami makan nasi goreng murah cuma Rp15000 udah pake ayam ama aqua cuma Rp3000 (standar harganya di kereta ekonomi, tidak sia ekonomi ahhaha)

Singkat cerita, kami sampai di Solo jam 2 malam tepatnya di Stasiun Solo Jebres. Nah saat menuju ke homestay murah di Solo bernama “Cakra homestay” atas rekomendasi dari Kak Yusmei, baca blognya si Intan maka aku booking deh penginapana murah Solo “Cakra homestay” sejak sebulan yang lalu maka kami bingung bagaimana menuju ke cakra homestay dari stasiun Jebres Solo.

Awalnya ada taxi yang memberikan harga Rp40.000 tapi kami menolak ruapnya saat diluar malah minta perkepala Rp10.000, buset gila akhirnya terjadi sindir menyindir ala Batak ahahhahahahaahah πŸ˜€

Untungnya dapat taxi murah Rp40.000 sehingga jam 2 pagi kami diantar ke Cakra Homestay yang sebelumnya kami DP Rp350.000 untuk 3 kamar AC. Temanku Cecil, bule Swiss sudah duluan sampai di homestay tersebut dan dia sangat menyukainya. Alamat Cakra homestay di Jl. Cakra II No. 15 Kampung Wisata Batik Kauman. Tempatnya strategis kesemua objek wisata Solo.

Cakra homestay
Cakra homestay

Tempatnya rada-rada bangunan tua sehingga kami memutuskan tidur berlima walau ada satu cowok di dalam sehingga kami meminta extra bed. Awalnya kami di tawarkan di lantai I tapi kami memilih ke lantai II yang lebih luas.

Barang kami taruh ngasal cuma cuci muka sikat gigi langsung tidur karena besok mau menjelajah wisata Solo serta mau ke Sangiran!

Akhirnya jam 2 pagi kamipun tepar…

Kami di penginapan Cakra
Kami di penginapan Cakra

Solo, 11 Oktober 2014

Pagi hari jam 6.30 Β Reza sudah membangunkan kami yang sudah tepar sedangkan teman-temanku yang lain malah tepar. Aku yang harus mencari mobil harus bangun mengelilingi Solo dan mencari mobil bareng dengan Reza karena yang lain lagi molor cin!
ckckckkc ..

Nah saat hendak keluar aku dan Reza malah keliling serta mengambil beberapa photo di dalam Cakra sebelum mencari taxi.

Oh ya Cakra homestay merupakan tempat favorit bagi turis mancanegara karena kental dengan nuansa Jawanya sehingga banyak sekali bule menginap di tempat ini.

penginapan murah di solo
Penginapan murah di Solo

Di dalam penginapan murah Cakra homestay juga terdapat kolam renang. Teman kami yang renang cuma di Gladies di hari kedua karena ini bocah tidak tahan melihat air, slurr langsung nyebur!

Melewati lorong kamipun berhenti di ruang makan karena ternyata kami disediakan sarapan roti.

cakra homestay
Swimming Pool di Cakra Homestay

Akhirnya aku dan Reza sarapan pagi yaitu roti dan teh sebelum menelusuri kota Solo di pagi hari.

Saat menjelajah Solo di pagi hari ternyata kotanya rapi dan bersih tertata rapi. Aku dan Reza juga penasaran akan makanan yang ditawarkan di jalanan yang ternyata rupanya ialah nasi liwet, masakan khas Solo dengan harga Rp5000-Rp7000.

Tak jauh dari gang kami menginap kami melihat Kampung wisata batik kauman Surakarta, yang merupakan batik Solo dengan harga murah meriah πŸ™‚

sarapan pagi di Cakra Homestay
Sarapan pagi di Cakra Homestay

Bagi yang heran dengan nama kata Surakarta sama dengan Solo. Jadi aku dan Reza langsung melihat peta wisata Solo yang salah satunya Kampung wisata batik. Pagi hari mengitari Solo seru sekali apalagi daerahnya yang teratur serta mudah untuk mempelajari arah jalan sehingga aku dan Reza dengan mudah kembali ke penginapan kami.

Pengalaman yang lucu saat kami mencari jasa penyewaan mobil sambil mengitari kampung batik yang ternyata hasilnya kami tidak dapat, padahal di homestay menerima jasa penyewaan mobil loh, walau akhirnya malah memakai jasa Pak Yoyo, bapak yang aku kenal sewaktu di Jakarta.

Kejadiannya bapak tersebut nyasar jadi karena orang tua serta kasihan akhirnya aku bantulah bapaknya sehingga bapaknya memberikan nomor jika ingin ke Solo beliau akan membantu mencari mobil. Sebenarnya menolong bapak Yoyo ikhlas tapi memang kebaikan itu akan dibalas kebaikan sekecil apapun, jadi teman-teman yang doyan ngebolang berbuat kebaikanlah dalam perjalanan karena kebaikan itu akan datang sendiri dengan caranya sendiri πŸ˜‰

peta solo
Peta Wisata Solo

Jadi karena tidak mendapatkan mobil akhirnya aku dan Reza balik ke penginapanan karena aku memutuskan menanyakan ke homestay dari saran temanku Mestika (teman SMA yang kuliah di Solo), serta saran Kak Yusmei yang juga blogger. Akhirnya malah dicarikan Pak Yoyo untuk mobil kami menjelajah. Dalam perjalanan balik ternyata tak jauh dari penginapan kami melihat klenteng tepat di tepi jalan yang menarik perhatian kami, jepret.. balik ke homestay segera bersiap karena jemputan datang jam 10 pagi!

Aku melihat jam masih jam 8 pagi padahal Cecil, Gladies, Sarta serta Desty sudah bersiap akhirnya malah curcol dengan backpacker lain dari Kediri Β di lobbi utama penginapan.

Tak lama kemudian jam 10 si Bapak datang dengan Mas Cendil yang mengantarkan kami ke Sangiran, tempat manusia purbakala!

wisata solo
Wisata Solo

To be continue…

Salam

 

 

Weeny Traveller

Iklan

62 tanggapan untuk “Akhirnya Plesiran ke Solo

  1. huaa aku jd nyesel ga ikut ajakan kamu Win, kayanya menarik nih Solo..
    aku juga suka trip ala backpacker soalnya lebih seru, dan penginapannya khas lokal banget yah, dibanding nginep di hotel bagus aku suka homestay2 tradisional gini hihi
    emang berbuat baik selalu ada hikmahnya kan, untung ada Pak Yoyo, kalau ngga repot cari sewaan mobil πŸ˜›
    ditunggu lanjutan cerita di Sangiran πŸ™‚

  2. ahh gak ngajak nihh si ito. boleh lah one day ngetrip bareng. tp seru sih, kalo ada teman yang baru pertama kali naik sesuatu. kyk dulu teman saya pertama kali naik pesawat senang and grogi saat take off / landing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s