Travelling ke Pasir Berbisik


Ambition is the path to success, persistence is the vehicle you arrive in – William Eadley IV

Pasir berbisik Bromo
Pasir berbisik Bromo

Hello World!

Tak jauh dari Bukit Teletubbies, Pak Supir dengan jeep mengantarkan rombongan kami yang terdiri dari Aku, Andisu, Robin, Lia, Pak Hidayat dan Istri ke Lautan Pasir Berbisik, sebuah spot wisata unik yang tak jauh dari kaki Gunung Bromo. Entah kenapa disebut sebagai Pasir Berbisik hanya saja permukaan pasir akan menimbulkan suara berdesing jika terkena angin, begitu kata Pak Supir jeep kami antusias menjelaskan kepada kami tentang Pasir Berbisik.

Pasir Berbisik yang masih di dalam kawasan Taman Nasional Bromo-Semeru-Tengger memang wisata populer apalagi sejak dijadikan  tempat shooting film Pasir Berbisik yang dibintangi Dian Sastro.

Saat travelling ke Pasir berbisik, hamparan gundakan pasir diantara Bukit indah Taman Nasional Bromo Semeru Tengger! Sand Dunes Bromo menjadi antiklimaks dari Savana Bromo!

Lautan Pasir Berbisik
Lautan Pasir Berbisik

Sepanjang mata memandang, hanya ada pasir di Gunung bukan pasir pantai yang biasa kita lihat. Begitu kontras dengan pemandangan Savana di Bukit Teletubbies yang hijau. Hamparan pasir di Pegunungan yang luar biasa keren!

Sumpah teman, liburan ke Bromo harus menjadi salah satu daftar wisata yang harus dikunjungi di Indonesia karena wisatanya penuh kejutan demi kejutan serta keindahan yang menakjubkan! believe me 😉

Pasir berbisik Bromo
Pasir berbisik Bromo

Travelling k Pasir Berbisik Taman Nasional Bromo Semeru Tengger merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi kami. Bahkan Pak Hidayat dan istri begitu antusias mengoceh perjalanan keren di Bromo meski menghabiskan uang yang banyak.

Kalau Robin dan Lia malah hanya asyik bernarsis ria begitu juga diriku. Sedangkan Andisu malah asyik tidur di pasir seolah Pasir berbisik merupakan ranjang empuk banginya!

Dibalik keindahakn Savana Bukti Teletubbies terdapat Lautan Pasir yang tidak jauh dari Kawah Bromo. Pasirnya berwarna hitam lembut dan menghasilkan suara ketika ditiup oleh angin!

Pasir berbisik Bromo
Pasir berbisik Bromo

Kami hanya 30 menit saja di Pasir Berbisik karena memang hanya berisi lautan pasir dan ketika itu memang tidak ada pedagang maupun sebatang tumbuhan di Pasir Berbisik di Taman Nasional, wisata kebanggan Indonesia.

Aku saja merasa seakan berada di Gurun Saharanya Indonesia meski tidak pernah ke Gurun Sahara 😀

Aku di Pasir berbisik Bromo
Aku di Pasir berbisik Bromo

Untuk pertama kalinya melihat Pasir di Pegunungan dintara perbukitan yang membuatku penasaran sumber pasir dan bagaimana pasir mengahasilkan suara saat terkena angin. Hanya saja penasaran akan liburan ke Bromo terjawab sudah meski 3x gagal untuk travelling paling tidak aku sangat mengagumi pesona Bromo dengan segala kecantikan alami nan luar biasa 🙂

Im fall in love with Bromo Simeru National Park,

the best path that i ever have in my life!

I love Indonesia!

Catatan Perjalanan Pasir Berbisik

1. Pasir Berbisik sangat cocok untuk penyuka photography

2. Untuk menuju ke Pasir berbisik bisa dengan menggunakan jeep dengan harga sewa jeep berkisar Rp450.000-800.000

3. Tak jauh dari Pasir Berbisik terdapat Kawah Bromo yang mengagumkan

Kawah Bromo
Kawah Bromo

Have you ever travelled in Bromo National Park?

If u have not visited Bromo,

do not think too much, take your shoe and bag,

go travelling to Bromo!

 

Salam

Winny-Alna-Marlina

 

 

 

 

 

 

 

 

Weeny Traveller

 

Iklan

19 tanggapan untuk “Travelling ke Pasir Berbisik

  1. Salah satu a-must-place-to-see di dalam list traveling-ku ini, Win. Belum kesampaian, sayangnya. Pinginnya sih ke sananya pas matahari terbit. Pingin motret sunrise di Bromo.
    Kemarin berangkat dari mana?

    1. Hi Mirna, semoga menjadi kenyaatan ya. bromo itu adalah destinasi yang laur biasa setelah Flores. wajib dikunjungi. waktu itu aku dari Malang langsung kesana. Sunrise Bromo jgn pas weekend karena penuh dgn manusia bagusnya pas hari biasa

      1. Pertanyaannya adl, kalau mau berangkat liat sunrise musti start jam brp dari Malang? Hahaha…
        Iya, kayaknya musti pas hari biasa. Semoga bisa cuti saat kesempatan itu datang 🙂

      2. berangkat jam 12 dini hari nyampe di bromo jam 3 pagi. Saranku mending nginap di Cemoro Lawang murah kok penginapan daripada d Malang, mahal di ongkos

    2. wuiss, mantap tuch kayanya rebahan dipasir.
      wah nyesel juga, waktu itu ga mau diajakin traveling dibeberapa tempat jatim dan jateng.
      Hufft….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s