Perjalanan ke Pulau Pramuka Pulau Seribu


Hello World!

kepulauan seribuMelanjutkan catatan perjalanan ke Pulau Pramuka, salah satu Pulau di Kepulauan Seribu. Aku, Andisu, Heri dan Nurul berangkat menuju Pulau Pramuka dengan menggunakan kapal motor. Akses menuju Pulau Seribu yang murah memang dengan KM (Kapal Motor). Kapal Motor yang kami naiki kebetulan pulang-pergi Jakarta-Pulau Pramuka, Pulau Pramuka-Jakarta ialah Kapal Motor Sinar Alam dengan jarak termpuh 4 jam.

Keadaan Pulau Pramuka bersih dan pemandangan Pulau Pramuka pada warna air launtnya yang jernih ditambah rumah penduduk yang mendiami satu pulau. Pulau ini cukup kecil jadi bisa dikelilingi dengan jalan kaki dalam waktu sehari, tapi bagi yang tidak kuat jalan lebih baik meminjam sepeda yang ada di pulau. Sewa sepeda di Pulau seharian seharga Rp45.000 yang bisa didapatkan di warung  penduduk yang menyediakan sewa sepeda, sewa alat snorkeling. Harganya relatif, tinggal pandai-pandai dalam negeisasi atau tawar menawar harga.

Perjalanan ke Pulau Pramuka cukup berkesan bagi kami, karena merasakan sensasi laut, dan jangan banyangkan yang indah di dalam motor kapal melainkan rasa mabuk laut! Penumpang ditumpuk secara lesehan layaknya ikan sarden, semua itu demi menyapa ke Pulau Pramuka. Aku sendiri tidur dalam kapal ini, menikmati perjalanan yang merupakan perjalanan mencari kebahagian. Kapan lagi aku merasakan hal yang sama, so I really enjoyed it!

Keadaan di dalam Kapal Motor ke Pulau Pramuka
Keadaan di dalam Kapal Motor ke Pulau Pramuka 

Sesampai di Pulau Pramuka kami disambut dengan pemandangan Pelabuhan yang bersih yang membuat rasa lelah kami sirna. Merasakan 4 jam diombang-ambing oleh gelombang air laut tidak terasa lagi, meski di Dabooo muntah :D, tambahan kami langsung menyantap mie ayam pulau seharga Rp8000 saja.

Aku dan tim backpack tinggal di Pulau Pramuka hanya 2 hari saja dengan memanfaatkan waktu weekend yang diberikan kantor, dan kami berangkat ke Pulau Pramuka hari sabtu pukul 07.30 dan sampai di Pulau Pramuka pukul 11.30. WIB

Ok back to the topic ;)..

Untuk pemandagan Pulau Pramuka maka saya lengkapi agar pembaca yang punya rencana ke Pulau Pramuka dapat mengetahui keadaan Pulau Pramuka.

pelabuhan pulau pramuka
Pelabuhan Pulau Pramuka

Di dalam Pulau Pramuka kami melihat papan yang berisikan gugusan Pulau Seribu yang terdiri dari banyak Pulau. Pantas saja disebut Pulau Seribu karena terdiri dari beberapa Pulau kecil diantaranya : Pulau Karya, Pulau Bidadari, Pulau Pramuka, Pulau Pari, Pulau Tidung dan masih banyak lagi.

Aku, Heri dan Nurul mengamati papan informasi yang berisi peta Pulau Seribu.

Peta Pulau Seribu
Peta Pulau Seribu

Seharian kami mencari tempat menginap dan ketika dapat tempat menginap maka kami pun meletakkan barang bawaan kami dan kemudian melakukan snorkeling, jadi hari pertama di Pulau Pramuka dengan mencari tempat tinggal dan langsung snorkeling dan meski kami harus melakukan snorkeling pada siang hari tapi  kami sangat menikmatinya. Ketika kami ke belakang Pulau maka hal yang menarik bagi kami ialah pemandangan Laut yang tak jauh dari Budidaya Bakau yang ada di Pulau Pramuka.

Pulau Pramuka
Pulau Pramuka

Warna lautnya memang indah sehingga memutuskan kami untuk snorkeling untuk keesokan harinya. Photo diatas spontan saya ambil karena keindahan Pulau Pramuka. Sayangnya keindahan laut itu di pinggirnya banyak sampah kotor yang dibuang sembarangan berupa plastik, ngiris rasanya melihat sampah di pinggir laut padahal laut seindah itu…

Pulau Pramuka
Pulau Pramuka

Kami cukup beruntung mendapatkan perumahan untuk tempat tinggal yang murah, yaitu rumah penduduk seharga Rp200.000. Setelah kami memiliki tempat untuk menyimpan barang kami, lalu kami melakukan aktivitas snorkeling. Heri dan Nurul sudah membawa alat snorekeling pribadi tapi aku dan Andisu tidak memilikinya sehingga kami harus sewa alat snorkeling seharga Rp60.000/2 orang.

Alat Snorkeling
Alat Snorkeling

Pilihan Pulau untuk snorkeling kami bukan di Pulau Pramuka melainkan di Pulau Karya, Pulau yang tak jauh dari Pulau Pramuka. Keunikan Pulau seribu terletak pada alat transportasi yang berupa kapal kecil untuk menuju pulau lainnya dengan membayar Rp3000/orang. Alasan pemilihan Pulau Karya karena Pulau Karya kecil dan tidak banyak orang sehingga kami bisa melakukan aktivitas olah raga laut sepuasnya.

pulau karya-pulau seribu
Pulau Karya, Pulau Seribu

Sesampai di Pulau Karya ada sebuah tiangyang berwarna merah, mirip seperti di Jepangm yang merupakan sambutan kepada pengunjung. Seolah  tiang tersebut menyambut kami. Tiang merah sebagai gerbang masuk ke Pulau Karya.

Pulau Karya
Pulau Karya

Dari Pulau Pramuka ke Pulau Karya cukup dekat hanya memakan waktu 15-25 menit dengan menggunakan motor kapal. Sebenarnya saya tidak suka snorkeling karena saya lebih menyukai diving meskipun saya tidak pandai berenang ahhaha ๐Ÿ˜€ tapi yah tak apalah demi Pulau Seribu..

Di Pulau Karya, pasirnya begitu putih dan disekelilingnya terdapat pohon. Beda dengan di Kupang, terumbu karang Pulau Seribu tidak sebagus di Pulau Timur khususnya Kupang dan Flores. Ikan yang ada juga ikan kecil-kecil tapi lumayanlah untuk snorekeling.

pantai pulau karya
Pantai Pulau Karya

Kami berempat benar-benar manusia aneh bin ajaib, snorkeling saat matahari terik-teriknya. Kenapa tidak? Kami snorkeling di Laut lepas yang jam menunjukkan jam 13.00WIB saat matahari berada di atas kepala. Wong edan! ๐Ÿ˜€ tapi no problem, as long as we loved it!

Puas dengan snorekleing di Pulau Karya, Pulau Seribu, rasa lapar pun datang sehingga kami memutuskan makan. Degan rasa penasaran akhirnya kami mencoba makan seafood di restaurat Nusa yang berada di Tengah Pulau. Horee..

Ojek Kapal di Pulau Seribu
Ojek Kapal di Pulau Seribu

Dengan ojek kapal lagi kami menuju ke Restauran di tengah laut. Awalnya kami ragu juga dengan harganya tapi kami nekat-nekatan saja berhubung rasa lapar ditambah laper hahaha..Di restauran ini banyak pengunjunganya dan kami mengamati banyak kolam ikan di sekitar restauran Nusa.

Restauran di Tengan Laut
Restauran di Tengan Laut

Tidak hanya kami yang mengamati kolam ikan yang berisi ikan hiu, pengunjung lain juga antusias untuk mengamati ikan yang berada di kolam milik restauran Nusa.

penangkaran ikan hiu
Penangkaran Ikan Hiu

Memasuki Restauran elit Nusa, kamipun mencoba seafoodnya berupa capcay,ikan bakar,nasi, kelapa muda, lemon tea, cumi-cumi yang harganya Rp320.000/4 orang. Sebenarnya hal inilah yang membuat biaya perjalanan kami besar kalau tidak ada ini maka perjalan ke Pulau Seribu kami benar-benar perjalanan hemat dan ekonomis, tapi tidak apalah kami menikmati hidup dengan menyengakan hati dengan makanan seafood yang rasanya enak.

Menu Makan di Tengah Laut
Menu Makan di Tengah Laut

Sehabis makan kamipun pulang ke Pulau Pramuka, begitulah hari pertama kami habiskan di Pulau Pramuka dan Pulau Karya dengan menyengkan!! Dapat snorkelingnya dapat makanannya ๐Ÿ˜€

Sunset di Pulau Seribu
Sunset di Pulau Pramuka

Hari Kedua

Hari kedua pun tiba, Heri dan Nurul melanjutkan snorkeling mereka di Pulau Pramuka dan sekitarnya, tapi aku dan andisu mengelilingi Pulau Pramuka dan mencari titik spot untuk photo. Maklum saya sangat suka photo  ๐Ÿ™‚ nascism wanna be!

Pemandangan Pulau  Pramuka
Pemandangan Pulau Pramuka

Untuk pulang ke Jakarta, jam kapal motor hanya pada deng pagi hari dan siang jam 13.00WIB, jadi harus bijak dalam membagi waktu perjalanan selama di Pulau Pramuka. Banyak titik spot yang indah yang ada di Pulau Pramuka. Berburu waktu pulang, dan ketika meninggalkan Pulau Pramuka  begitu berat, damai disini tapi kmai harus pulang untuk melanjutkan perjalanan kami berikutnya.

kapal motor sinar alam
Kapal Motor Sinar Alam

Untuk daftar biaya perjalanan ke Pulau Pramuka Pulau Seribu kami berempat sebesar Rp1.001.000 untuk 4 orang dengan rincian perjalanan :

Kegiatan Harga
Kapal Motor Pulang Pergi @30.000/org 240000
Makan Mie ayam di Pulau 36000
Homestay 1 Malam 200000
Sewa alat snorkeling untuk 2 orang 60000
Perahu (angkot) 3x jalan 44000
Dinner di restauran di tengah Pulau 325000
Angkot Ke Muara Angke dari Pluit 10000
Makan sore di Jakarta 72000
Busway 14000
Total 1001000

Have you been here? How was your story?

-Salam Blogger-

Winny Alna

Iklan

22 tanggapan untuk “Perjalanan ke Pulau Pramuka Pulau Seribu

  1. Misi sist, mau tanya homestaynya itu ada cpnya gaaak? Udh gitu sis naik dari kali adem apa enggak? Sama perahu motor itu adanya kapan ajaaa? Maklum nih mau kesana tapi takut ke ketook.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s