Gülhane Park hingga Grand Bazaar Bersama Aktor Turkey


Throw your dreams into space like a kite, and you do not know what it will bring back, a new life, a new friend, a new love, a new country.

By Anais Nin

turkey

Hello World
Turki, 3 Oktober 2016

"Hi Winny, welcome to Turkey!
I am an actor if u want to meet me in Turkey, I will bring you around

Itulah sepenggal pesan singkat yang aku dapatkan satu dari ratusan cowok Turki dari CS. Saat membaca pesan itu senyum di pipi mengembang sebenarnya karena asli itu orang antara PD atau ramah atau mau pamer. Maklum dulu pernah berkenalan juga dengan penyanyi asal Albania jadi kalau berkenalan dengan seseorang langsung menyatakan dirinya itu actor jadi kesan pertama seperti congkak.

Kemudian aku pun menjawab pesan itu

"Hi Actor, I’m engineer. What is your movie about?"
"Elif, it is famous in Indonesia", katanya
"Really?", kataku
"Have you watched it?" tanyanya
"Yes I know that but I watched only once or twice"
"What is your role on that movie?" tanyaku
"I was kindnapped Elips, Iam a bad guy", katanya

Sontak dari perkenalan itu jika berkunjung ke Istanbul maka niatku untuk menjumpain si actor ini kemungkinan di opsi terakhir, apabila waktu memungkinkan. Maklum sebagai penggemar Ibrahim Pasha dalam Film Magnificent Century maka impian yang ingin bertemu kalau aktor Turki itu ialah si Babang Ibrahim Pasha. Namun malah ketemu aktor pemain pendukung Turki Elif jadinya agak kocak sih, bisa jadi lucu bertemu dengan actor Turki.  Aktor Turki itu bernama Ramazan, dia sebenarnya menawarkan untuk tinggal di rumahnya dan membawa kami berkeliling Istanbul namun karena masalah penerbangan kami yang harus diundur akhirnya rencana perjalanan Turki kamipun berantakan. Barulah di hari terakhir di Istanbul aku dapat bertemu dengan Ramazan itupun karena aku telah ditinggal pulang duluan Mbak Ninik dan kebetulan si Ramazan sedang tidak ada kegiatan itupun jam 5 sore dia harus bertemu dengan dosennya sementara aku juga harus balik ke Bandara Atatürk Turki.

istanbul-turkey

We can meet in front of Blue Mosque around 2 pm, kataku

I want to see Grand Bazaar and Gülhane Park, lanjutku

Ternyata baru jam 2.30 sore lah kami bertemu. Ternyata aktor yang aku kira gaka-agak congkak pas ketemu anaknya baik, bahkan tasku di angkatnya. Dialah jadi tourguideku di hari terakhirku di Istanbul.

"I want to bring you to place and not all people know this place,
 even Turkish, lanjutnya
"We can see Istanbul city from the Top and u will love it, lanjutnya
"Up to you, you are the guide", lanjutku

gulhane

Kemudian kami berdua meningalkan Blue Mosque menuju ke Gülhane dulu karena lokasi Gülhane Park dengan Blue Mosque serta agar kami tidak mundur ke belakang sebab Grand Bazaar lokasinya berbeda dengan Gülhane Park.

Gülhane Park merupakan taman kota bersejarah dan tertua di Istanbul yang diresmikan tahun 1912. Berlokasi di samping Istanbul Archeology Museum, tidak jauh dari Topkapi Palace. Pada musim semi sekitar awal April, bunga tulip bermekaran di taman Gülhane. Menjadi tempat tujuan bersantai wisatawan memiliki patung pertama Ataturk di Turki dibuat oleh Heinrich Krippel pada tahun 1926.

gulhane-park-istanbul

Gülhane Park ini cocok untuk bersantai, sayangnya pas kedatanganku tidak ada apa-apa di Gülhane Park, hanya ada air mancur, taman yang bunganya dicabut, pepohonan rindang, bangku sampai air yang keluar dari tempat yang mirip dengan buku.

If you come earlier, you can see Tulip”, katanya

"I was here last month and tulip everywhere", lanjutnya

Lalu dia menunjukkan photonya dengan turis lain sedang berada di taman yang sama dengan bunga tulip. Memang si Actor Turki ini sangat aktif di CS dan banyak bertemu orang. Tidak sepertiku, menggunakan CS jika sedang melakuan perjalanan saja. Walau tidak berhasil melihat tulip bermekaran di Gülhane Park apakah mungkin aku kurang beruntung tapi paling tidak rasa penasaran akan Gülhane  Park terobati.

gulhane-park-turkey

Setelah puas mengitari Gulhane Park lalu kami menuju ke Grand Bazaar karena seorang teman dari CS juga sedang menunggu. Ternyata di Kawan ini BETE karena sudah lama menunggu plus aku datang dengan cowok lain. Padahal ya aktor yang ikut denganku ini umurnya itu 5 tahun lebih muda dibawahku jadi serasa adik sendiri. Bahkan Ramazan sudah menggapku sebagai kakak sendiri sampai-sampai di curcol mengenai masalah percintaannya. Dan yang pasti dia sangat senang dengan orang Indonesia karena film Elips itu laris manis di Indonesia dan dia merasa kalau orang Indonesia itu ramah-ramah sehingga dia sangat antusias bertemu dengan orang Indonesia. Walau aku bukan penggemarnya sih habis aku tidak terlalu suka film cengeng karena nanti jika aku baper, terus susah deh nyari obatnya. Mending nonton film romantis aja  biar bisa menghayal sekalian, manatahu bisa ketemu kembaran Bang Chris Evan hahah 😀

Nah kembali ke cerita, jadi karena si Kawan yang satu ngambek dan BETE akhirnya dia pulang duluan. Padahal yah yang ngajak jumpa siapa yang marah siapa. Untung aku orangnya cuwek tidak ketolongan sehingga pas ada DRAMA ngambek aku masa bodoh toh bukan salahku, dia ngajak ketemuan sih ok tapi kan aku harus jalan kaki dari Sultan Ahmed terus tanpa wifi lagi ditambah si kawan ini sendiri yang merubah jadwal jumpa di depan Hagia Sophia malah gak jadi terus pas aku datang telat terus bawa teman eh di ngambek!!

grand-bazaar

Untung sekali dapat teman dengan type Ramazan ini baik hati dan masih menemaniku mengitari Grand Bazar Istanbul. Bahkan saking baiknya wifi aja darinya. Maklum sebagai fakir wifi, dapat wifi hratisan itu senanganya minta ampun.

Nah saat si kawan tadi pergi gayanya sih sok cuwek eeh kemudian dia whatsapp dengan kata-kata lebay

"Winny, iam so disappointed with you, I was waiting for you", katanya

Kemudian aku menunjukkan whatsapp dari si kawan itu kepada Ramazan

"Winny I think he wants to be with you alone", 
"he is mad because you are going with me", 
"but its good that he is leaving, he is not good guy", katanya

grand-bazaar-turkey

Ternyata seorang Aktor yang awalnya aku anggap sedikit congkak ternyata sangat ramah bahkan pemikirannya sangat masuk akal dan membantuku sekali. Satu pembelajaran, jangan menilai orang dari luar!!

"Let's go to hidden place in Istanbul", lanjutnya

Maka kami berdua pun berjalan menuju tempat Istagrammable Istanbul dengan hatiku yang semakin mehek di hari terakhir perjalanan Istanbul Turki!
Salam
Winny

Iklan